APKDock Logo
Bab
Bagikan
Sampul Novel Suamiku, Bukan Suamiku!

Suamiku, Bukan Suamiku!

Seorang istri dilingkupi rasa takut yang luar biasa saat menatap pria di hadapannya, sosok yang memiliki wajah sangat identik dengan suaminya sendiri. Situasi semakin mencekam ketika ia menerima sebuah pesan singkat yang sangat ganjil. Pesan tersebut dengan tegas memperingatkan bahwa pria yang bersamanya saat itu bukanlah suaminya yang asli. Ironisnya, peringatan menakutkan itu justru dikirim langsung dari nomor ponsel sang suami. Di tengah kebingungan dan ancaman misterius ini, ia kini harus memilih siapa yang sebenarnya bisa ia percayai.
Bab
Bagikan

Bab 2

Ketakutan

Ternyata ini tujuannya! Masalah ini dimulai dari minggu lalu.

Minggu lalu, aku mendapat telepon dari pengacara yang mengatakan bibiku meninggal. Bibiku tinggal sangat jauh dan tidak punya keturunan. Sebelum meninggal, dia menulis surat wasiat, menyatakan seluruh hartanya akan diberikan kepada satu-satu kerabatnya, yaitu aku.

Selama beberapa tahun ini, bibiku menghasilkan banyak uang dengan berbisnis. Warisannya senilai puluhan miliar. Pengacara mencariku, menyerahkan kartu ATM dan sepucuk surat.

Di atas surat itu, bibiku berpesan bahwa hanya aku yang boleh mengambil uang. Tidak boleh ada yang tahu tentang uang itu, termasuk Jeffrey. Nahasnya, Jackson kebetulan melihat surat itu, lalu memberi tahu Jeffrey dan Sarah.

Masalah ini membuat Jeffrey dan Jackson terus bertengkar. Jeffrey merasa uang itu adalah aset kami, tidak ada hubungannya dengan Jackson dan Sarah.

Sementara itu, Jackson malah mengatakan aku adalah bagian dari keluarga ini sehingga aset bibiku harus dibagi rata. Ketika melihat Jackson yang biasanya hanya diam tiba-tiba bertengkar dengan Jeffrey karena masalah ini, aku buru-buru mencairkan suasana.

"Sudahlah, totalnya adalah 40 miliar. Aku ambil 20 miliar. Sisanya kalian bagi bertiga. Gimana?" usulku.

Jackson malah mencela, "Kalau seorang mendapat 6 miliar, masih ada sisa 2 miliar. Gimana cara membagikannya?"

Sejak saat itu, suasana di rumah ini menjadi aneh. Jeffrey dan Jackson bertengkar setiap hari, bahkan hampir main tangan.

Selain itu, aku beberapa kali menangkap basah tiga bersaudara ini menggeledah kamarku dan diam-diam menanyakan kode sandi kartu ATM. Demi berjaga-jaga, aku menyimpan kartu ATM itu dan tidak memberi tahu siapa pun kode sandinya.

Pada akhirnya, aku tidak bisa menahan bujukan Jeffrey. Aku setuju membawa mereka pergi ke bank bersamaku. Sebentar! Sesuatu tiba-tiba berkelebat di benakku.

Jeffrey dan Jackson adalah saudara kembar. Wajah dan suara keduanya sama persis. Jangan-jangan orang di depanku adalah Jackson? Pasti benar seperti itu!

Jeffrey kemungkinan besar dalam bahaya. Itu sebabnya, aku yang di masa depan tiba-tiba mencariku. Karena situasi sudah seperti ini, aku terpaksa bersandiwara. "930 ...."

Saat berikutnya, aku memegang kepalaku dan berguling-guling di ranjang, berpura-pura kesakitan.

Jackson terperanjat. Dia mundur beberapa langkah, tidak sengaja menjatuhkan gelas di nakas hingga pecah.

Ketika merasa sandiwaraku sudah cukup meyakinkan, aku berhenti meratap dan duduk di ranjang dengan terengah-engah. "Obat apa ini? Kenapa kepalaku tiba-tiba sakit setelah makan?"

Ekspresi pria di depanku tampak agak panik. Dia menyahut, "Obat ini direkomendasikan temanku yang bukan dokter. Memang nggak bisa dipercaya!"

Aku terkekeh-kekeh dalam hati. Tadi katanya ini adalah obat baru dari dokter, sekarang katanya direkomendasikan teman. Benar-benar alasan yang konyol!

Jackson memegang nampan dengan tangan kirinya dan mulai memungut pecahan gelas tanpa berbicara sepatah kata pun. Kemudian, dia bilang masih ada pekerjaan sehingga harus kembali ke ruang kerjanya.

Aku mengangguk sambil tersenyum, lalu pura-pura memejamkan mata. Sementara itu, Jackson pun pergi dengan tenang setelah melihat tidak ada kejanggalan apa pun.

Setelah Jackson pergi, aku mengeluarkan ponselku dan mengetik pesan dengan tangan bergetar.

[ Kamu adalah aku di masa depan? ]

Orang itu membalas dengan cepat dan singkat.

[ Ya. ]

Otakku sontak tidak bisa mencerna apa yang terjadi. Larut malam, aku diam-diam pergi ke ruang bawah tanah. Begitu mendekati pintu, aku langsung mencium bau amis darah.

Aku mencoba mengetuk pintu, tetapi tidak ada respons apa pun. Jadi, aku menggunakan kunci cadangan untuk membuka pintu.

Begitu pintu terbuka, aku langsung dikejutkan dengan pemandangan di depanku. Aku tak kuasa berteriak, tetapi segera menutup mulutku agar tidak menarik perhatian orang.

Di dalam sana, terlihat seorang pria terkapar di lantai. Punggungnya ditikam gunting. Darah menodai seluruh karpet, bahkan sudah kering.

Wajahnya memandang ke arah pintu. Orang itu tidak lain adalah Jeffrey. Aku sontak merasa mual. Untungnya, aku belum makan apa pun. Kalau tidak, lantai sudah pasti kotor karena muntahanku.

Aku duduk dan bersandar di dinding untuk menenangkan diri. Kemudian, aku memberanikan diri untuk mendekati jasad Jeffrey. Ada bau busuk yang samar. Sepertinya, Jeffrey sudah mati cukup lama.

Jarum jam di pergelangan tangannya berhenti pada pukul 10.35. Tangan kirinya terkepal, seolah-olah sedang memegang sesuatu. Aku membuka tangannya, mendapati ada serpihan kertas yang menuliskan kata "R".

Saat ini, aku melihat sebuah kartu karyawan di tubuh Jeffrey. Aku menjulurkan tangan untuk mengambilnya, lalu merasa pusing saat melihat nama di atasnya. Ternyata itu adalah kartu Jackson!

Lanjut Nonton!
Ceritanya makin seru! Buka Aplikasi untuk lanjut membaca
Buka Semua Episode
Cari "B30960" di goodnovel para membaca buku selengkapnya.
Salin kode dan cari di aplikasi Goodnovel untuk melanjutkan membaca.
B30960
Salin

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Desah Di Kamar Sebelah
8.2
Seorang istri mendadak terbangun dari tidurnya setelah menenggak jamu dari sang adik ipar. Ia terkejut mendapati suaminya tidak ada lagi di sampingnya. Di tengah malam yang sepi itu, kecurigaannya merebak saat mendengar suara desahan asing dari balik kamar adik iparnya. Berbagai pertanyaan mulai menghantuinya. Ke mana suaminya pergi? Misteri apa yang disembunyikan di dalam kamar sebelah? Sebuah rahasia gelap kini mengancam keutuhan rumah tangga mereka.
Sampul Novel Pernikahan yang Ketiga Puluh Tiga
8.5
Lima tahun bertunangan dan gagal menikah 32 kali karena kecelakaan, Chiara kembali kritis di upacara ke-33 akibat runtuhnya dinding gereja. Usai berjuang hidup di ICU, ia mendengar kenyataan pahit dari tunangannya yang merupakan bos mafia, Lorenzo Corsica. Lorenzo sengaja merekayasa semua musibah itu demi menghindari pernikahan karena ia mencintai Sophia, sementara Chiara hanya dianggap sebagai utang budi masa lalu. Menatap tubuhnya yang penuh luka, Chiara memutuskan untuk mengakhiri hubungan ini.
Sampul Novel Poison, I'll Kill My Husband
9.4
Aaron telah meninggalkan dunia pembunuh bayaran demi membina rumah tangga dengan Alice. Di balik pernikahan mereka, Alice rupanya seorang agen rahasia yang mengincar Aaron atas kematian orang tuanya. Sambil memanfaatkan ketulusan sang suami, ia menyelidiki sindikat Greenice Group. Kini, Alice didera konflik batin yang hebat antara menuntaskan dendam atau menjaga rasa cintanya yang mulai tumbuh di tengah bahaya yang mengintai.
Sampul Novel Setelah Aku Meninggal, Putriku Meneleponnya
8.5
Lima tahun pascakematian sang ibu, seorang gadis kecil bernama Elsy menemukan catatan di buku harian lama dan memutuskan menghubungi Gavin Geraldy. Elsy menanyakan apakah miliarder tersebut menyukai ibunya dahulu. Namun, Gavin merespons dengan sinis. Ia menuduh mendiang ibunya sebagai wanita murahan yang tega memanfaatkan anak kandung sendiri demi mendekatinya, tanpa tahu wanita itu telah tiada dan pernah menikah dengan pria lain.
Sampul Novel Terjebak Dalam Mantra Istriku
8.8
Demi membalas dendam pada keluarga Evans, Lena yang lahir dari perselingkuhan terpaksa berpura-pura menjadi putri mereka untuk menikahi Dylan karena diancam. Lena sengaja memikat Dylan hingga pria itu mencintainya dengan sangat obsesif, lalu memakai perasaan tersebut untuk merusak nama baik Evans. Namun, di tengah aksi balas dendamnya, Dylan mulai menaruh curiga pada identitas asli istrinya yang menyembunyikan rahasia gelap di balik daya pikatnya.
Sampul Novel The Syndrome: Diperkosa Setan
9.0
Kehidupan malam yang glamor membuat Sintia lengah akan ancaman yang mengintai dirinya. Seorang iblis kejam mengincarnya, lalu menculik gadis itu ke tengah hutan belantara yang jauh dari peradaban. Di tempat terasing tersebut, ia dipaksa menghadapi siksaan keji serta pemerkosaan yang menghancurkan harga dirinya. Siapakah sebenarnya sosok iblis tersebut? Dapatkah Sintia bertahan hidup dan melarikan diri dari sekapan di dalam hutan yang penuh teror itu?