APKDock Logo
Sampul Novel Suamiku, Bukan Suamiku!

Suamiku, Bukan Suamiku!

9.0 / 10.0
Seorang istri dilingkupi rasa takut yang luar biasa saat menatap pria di hadapannya, sosok yang memiliki wajah sangat identik dengan suaminya sendiri. Situasi semakin mencekam ketika ia menerima sebuah pesan singkat yang sangat ganjil. Pesan tersebut dengan tegas memperingatkan bahwa pria yang bersamanya saat itu bukanlah suaminya yang asli. Ironisnya, peringatan menakutkan itu justru dikirim langsung dari nomor ponsel sang suami. Di tengah kebingungan dan ancaman misterius ini, ia kini harus memilih siapa yang sebenarnya bisa ia percayai.

Suamiku, Bukan Suamiku! Bab 1

Aku menatap pria di depanku yang wajahnya persis dengan suamiku. Aku takut sekali.

Aku mendapat pesan aneh.

[ Dia bukan suamimu! ]

Padahal, yang mengirim pesan kepadaku adalah nomor suamiku!

Siapa yang seharusnya kupercayai?

Pesan

[ Jangan ke bank! Kamu bisa mati! Cepat kabur! Dia bukan suamimu! ]

Aku menatap pesan yang tiba-tiba kuterima. Hatiku terasa dingin. Lenganku tidak sengaja menarik penyuara telingaku hingga membuatnya terlepas.

Ketakutan sontak meliputi seluruh hatiku. Ini karena orang yang mengirim pesan adalah suamiku, Jeffrey. Namun, Jeffrey jelas-jelas berada di rumah. Kalau Jeffrey bukan suamiku, siapa dia?

[ Siapa kamu? Kenapa bicara begitu? ]

Saat ini, pintu kamar dibuka seseorang. Jeffrey menyerbu masuk dengan wajah merah dan pakaian berantakan. Ekspresinya dipenuhi kecemasan.

Aku buru-buru menyimpan ponselku. Ketika mengingat pesan di ponsel dan menatap wajah panik Jeffrey, aku merasa sangat gelisah.

"Ada apa?" Aku benar-benar takut, tetapi tetap berpura-pura tenang.

"Ponselku hilang. Kamu lihat nggak?" tanya Jeffrey.

Aku segera menggeleng, merasa makin heran. Baik itu paras ataupun suara pria di depanku, semua persis Jeffrey. Dia jelas-jelas suamiku! Apa mungkin ada yang mengambil ponselnya dan menipuku? Keterlaluan sekali!

Jeffrey menggaruk kepalanya. "Berarti jatuh di suatu tempat. Kalau ada yang meneleponmu atau mengirim pesan aneh, jangan percaya."

Aku mengangguk, tetapi tetap merasa heran. Bagaimanapun, hanya keluarga kami yang tahu besok akan ke bank. Orang luar tidak mungkin tahu. Apalagi, kami tidak membahas soal bank di pesan.

Mungkin saja, keluarga Jeffrey yang mengambil ponselnya dan ingin menjahiliku. Makanya, Jeffrey langsung masuk setelah aku menerima pesan aneh itu dan berpesan kepadaku untuk tidak percaya apa pun.

Namun, apakah faktanya seperti ini? Apa benar ini hanya kejahilan seseorang? Aku tidak percaya sepenuhnya.

Jeffrey duduk di pinggir ranjang sambil mengelus kepalaku. "Kamu sudah ingat kejadian dulu?"

Aku mencoba berpikir, lalu akhirnya menggeleng dengan putus asa. "Aku sudah hilang ingatan satu tahun. Seharusnya nggak bakal pulih lagi, 'kan?"

Jeffrey menghiburku sesaat. Ketika melihat tidak ada kejanggalan dariku, dia baru pergi. Aku diam-diam mengeluarkan ponselku untuk mengirim pesan ke nomor suamiku.

Namun, tidak peduli apa yang kutanyakan, tidak ada balasan apa pun lagi. Aku memegang ponsel dengan erat, memikirkan siapa yang mengirim pesan kepadaku.

Total hanya ada empat orang di rumah. Selain aku dan Jeffrey, masih ada kedua adik Jeffrey, yaitu Jackson dan Sarah. Mereka tinggal di ruang bawah tanah dan loteng. Karakter mereka sangat aneh, makanya aku jarang sekali bicara dengan mereka.

Segera, aku menyingkirkan kecurigaanku dari mereka berdua. Dengan sikap aneh mereka, mereka tidak mungkin menjahiliku seperti ini.

Apa mungkin suamiku benar-benar diculik? Namun, kenapa dia tidak lapor polisi kalau punya ponsel? Aku mengernyit merenungkan misteri ini. Rasanya aneh sekali!

Aku bergumam, "Apa aku lapor polisi dulu saja?"

Tentu bagus kalau ini cuma kejahilan seseorang. Namun, jika sesuatu benar-benar terjadi, setidaknya aku bisa menyelamatkan nyawa dengan lapor polisi.

Ketika aku hendak melapor polisi, tiba-tiba masuk pesan lagi.

[ Aku bukan suamimu, tapi orang terdekatmu. Masalah ini sangat aneh. Aku takut kamu nggak bakal percaya setelah mendengarnya. Percaya padaku, jangan lapor polisi. Pura-pura bodoh saja dan pergi ke bank dulu. ]

Keringat dingin sontak bercucuran. Orang tuaku meninggal satu tahun lalu. Selain Jeffrey, tidak ada yang lebih dekat denganku lagi.

Anehnya, bagaimana bisa orang yang mengirim pesan kepadaku ini tahu aku ingin menelepon polisi? Apa mungkin dia penguntit yang mencuri ponsel suamiku, lalu sedang mengawasiku di sekitar? Dia juga bisa membaca pikiran orang?

Pemikiran ini membanjiri benakku. Aku turun dari ranjang dengan gelisah, lalu berniat mengangkat tirai. Namun, saat melihat bayanganku sendiri di tirai, tiba-tiba muncul pemikiran yang sangat tidak masuk akal di benakku.

Sekujur tubuhku sontak terasa dingin. Orang yang paling dekat denganku? Apa mungkin orang itu ... adalah aku sendiri?

Punggungku bercucuran keringat dingin. Kakiku sampai melemas karena pemikiran ini. Aku berlutut dan terengah-engah, seperti baru mengalami kejadian yang membuatku syok berat.

Ini tidak mungkin! Bagaimana bisa peristiwa supernatural seperti ini terjadi padaku? Saat berikutnya, isi pesan yang kuterima makin mengejutkanku.

[ Jangan makan obat malam ini. Obat itu bisa membiusmu! ]

Obat? Orang ini sampai tahu aku bakal makan obat malam ini?

[ Sebenarnya siapa kamu? ]

Aku menatap ponselku dengan gelisah, tetapi tidak ada balasan lagi.

Malam hari, Jeffrey masuk dengan membawa obat dan air. "Sayang, ayo makan obat."

Aku menatap obat berwarna putih itu dengan perasaan kecewa. Biasanya obatku berbentuk kapsul. Kenapa hari ini malah pil?

"Kok ganti obat?"

"Ini obat baru dari dokter."

Aku menatap wajah Jeffrey yang tidak menunjukkan kejanggalan apa pun. Aku tidak tahu siapa sebenarnya pria di hadapanku ini, jadi memutuskan untuk mengelabuinya.

Aku pura-pura memasukkan obat ke mulutku, padahal sebenarnya aku mengapit obat itu di jariku. Teknik sulap ini kupelajari dari internet dulu. Dulu aku merasa seru. Siapa sangka, malah berguna sekarang.

Jeffrey tidak menyadari apa pun. Aku bisa melihat senyuman bangga pada wajahnya. Kemudian, aku pura-pura pusing dan bersandar di ranjang dengan lemas. Kedua mataku menatap dinding di depan, berusaha untuk tidak memejamkan mata.

Jeffrey mengira efek obat itu telah bekerja. Dia mendekatiku dan bertanya, "Poppy, di mana kamu sembunyikan kartu bank yang dikasih Bibi? Apa kode sandinya?"

Aku terkesiap dan teringat pada pesan yang kuterima. Aku tidak menduga Jeffrey akan memberiku obat seperti itu. Aku kira hal seperti ini hanya ada di film.

Selain itu, orang yang mengirimku pesan benar-benar bisa memprediksi masa depan! Kini, aku makin yakin yang mengirimku pesan adalah aku di masa depan!

Lanjut Membaca

Daftar Isi Suamiku, Bukan Suamiku!

Ch. 1 Ch. 2
Ch. 3
Ch. 4
Ch. 5
Ch. 6
Ch. 7
Ch. 8
Ch. 9
Ch. 10
Ch. 11
all

Anda Mungkin Juga Suka

Novel Rilisan Baru

Sampul Novel Berbagi suami
8.7
Atas dasar kemanusiaan, Sofia Marwah merelakan Nizam, suaminya, untuk beristri lagi dengan menikahi Nurmala. Sahabatnya itu kini hidup sebatang kara dan mengalami kelumpuhan akibat kecelakaan tragis. Di sisi lain, Nizam juga harus menepati janji pada mendiang temannya untuk menjaga Nurmala. Lewat keputusan berat ini, Sofia kini harus tegar mengarungi kehidupan poligami. Akankah keikhlasannya ini berujung pada kebahagiaan, atau justru luka pengkhianatan yang akan didapatkannya?
Sampul Novel HOLD ME
9.6
Alice, gadis berprestasi usia 18 tahun, harus mengubur mimpinya jadi desainer setelah orang tuanya meninggal. Hidupnya kian hancur saat Martin, sang kakak, tega menjual dirinya kepada miliarder muda berkuasa di Jakarta, Devan Adipati Gumilang. Terjebak sebagai pemuas nafsu pria tampan yang berhati kejam itu, Alice kini diperlakukan layaknya mainan belaka. Sanggupkah ia melepaskan diri dari jeratan Devan yang begitu dominan dan menyelamatkan masa depannya?
Sampul Novel I'm Baby Doll
8.1
Model seksi Gea Mexalla terjebak dalam sisi gelap dunia hiburan, dipaksa melayani para sponsor demi ketenaran. Saat berniat keluar demi kariernya, ia malah diperkosa oleh manajer dan sponsornya sendiri. Di tengah keputusasaan, sosok Cale Vertoghen hadir menyelamatkannya. Namun, penyelamat tersebut adalah seorang CEO kejam yang sangat terobsesi pada Gea. Sanggupkah ia membebaskan diri dari jeratan para pria yang terus memangsanya?
Sampul Novel Istri Pertama Dengan Jendela Kaca
9.5
Demi membiayai pendidikan adik-adiknya, Elsa rela bertahan dalam kepedihan poligami selama lima tahun. Delon dan istri mudanya, Ika, menganggap Elsa sebagai sosok yang tulus menerima keadaan. Padahal, Elsa memendam derita mendalam akibat kemandulan, serta perih menyaksikan kemesraan suaminya. Di balik ketegarannya, ia juga menyembunyikan penyakit kanker mematikan yang siap merenggut nyawanya. Seperti kaca yang tampak kokoh, Elsa sebenarnya sangat rapuh dan menanti saat untuk hancur.
Sampul Novel Pernikahan Penuh Dusta
9.7
Setelah kecelakaan tragis membatalkan pernikahannya dan merenggut nyawa ibunya, Lina diselamatkan oleh Johan, teman masa kecilnya. Johan membiayai operasinya hingga ia bertahan hidup meski cacat, lalu menikahinya. Lima tahun hidup dalam rasa syukur, Lina tidak sengaja mendengar kebenaran yang mengerikan. Johan adalah dalang di balik kecelakaan yang membuatnya cacat, semua demi memuluskan jalan wanita lain bernama Shenina. Menyadari pernikahannya hanyalah sebuah kebohongan dan tebusan dosa, Lina memilih untuk pergi.
Sampul Novel Tergoda Gairah Ayah Tiri
8.9
Angel sangat mengagumi ayah tirinya yang rupawan sebelum rasa itu tumbuh menjadi cinta terlarang. Hubungan mereka melampaui batas setelah sang ayah menyatakan cinta saat mabuk. Namun, konflik batin Angel kian menyiksa ketika ibunya membeberkan fakta mengerikan: pria itu adalah pembunuh ayah kandungnya. Kini, Angel terjebak dalam dilema besar, tersiksa di antara hasrat cinta dan tuntutan balas dendam yang membara.
Bab
Baca Sekarang
Bagikan