APKDock Logo
Bab
Bagikan
Sampul Novel Suami yang Berjanji Setia, Malah Berpaling

Suami yang Berjanji Setia, Malah Berpaling

Pernikahan putri mafia dengan miliarder Darius Fontana awalnya diragukan banyak orang. Meski Darius tampak berubah, ia meminta pernikahan terbuka sejak malam pertama. Masalah besar muncul ketika Shanti Rasyid, kekasih keseratus Darius, mengkhianati transaksi senjata keluarga hingga nyaris menewaskan ayah sang putri. Bukannya menghukum Shanti, Darius justru melindunginya. Terluka oleh pengkhianatan suaminya, sang putri mabuk dan tanpa sengaja terbangun di ranjang paman Darius.
Bab
Bagikan

Bab 2

Keesokan harinya, Shanti melenggang masuk ke kamar rumah sakit.

Dia membawa sebuket bunga lili putih yang biasa digunakan sebagai bunga pemakaman, dan tersenyum polos.

"Keluar," kataku. Suaraku sedingin es.

Shanti tetap memasuki ruang rawat, meletakkan bunga-bunga itu di vas, lalu berkata dengan pelan, "Ivania, jangan begini. Darius sudah marahin aku. Aku cuma mengintip berkas-berkasnya. Aku nggak tahu .... Aku benar-benar merasa bersalah."

Dengan satu kalimat, dia mengubah pelanggaran berat seperti membocorkan informasi menjadi kesalahan sepele. Dia bilang dia hanya "penasaran".

Perlahan aku berdiri dan berjalan ke arahnya. "Kamu pikir kata-kata 'aku nggak tahu' bisa bikin kamu tetap hidup?"

Aku menempelkan baja dingin pistolku ke dahinya.

Rasa takut akhirnya merayapi wajahnya. Dia tersentak mundur. "Kamu nggak boleh .... Darius, dia ...."

"Dia apa?" Aku mengokang pistolku.

Aku mencibir. Sikap palsunya benar-benar menyedihkan. Darius punya banyak wanita, tetapi tak ada satu pun yang berani mengancamku.

Tak ada satu pun yang berani menyatakan perang.

"Kamu pikir dia bakal perang melawanku hanya karena seorang pengkhianat?" tanyaku padanya.

Detik berikutnya, suara Darius terdengar dari ambang pintu. "Nia, hentikan!"

Dia menerjang di antara kami, menarik Shanti ke belakangnya, dan meraih tanganku.

Aku menatapnya, dan hatiku terasa membeku.

Kami sudah sepakat. Tak ada yang boleh membuatku kesal. Jika ada yang membuatku marah, dia yang akan menyingkirkannya.

Sekarang, demi wanita lain, dia berani melarang untuk kedua kalinya.

"Lepaskan. Sekarang." Setiap kata dari mulutku terasa seperti pecahan es.

"Nia, jangan," katanya dengan suara tegang. "Nggak begini caranya."

"Ayahku hampir mati!" teriakku.

Dari belakangnya, Shanti mengintip. "Darius," rengeknya, "aku cuma mau minta maaf ...."

"Kalau begitu, minta maaf saja," perintah Darius tanpa menoleh, nadanya keras. Shanti tertegun, lalu menundukkan kepala, tampak terluka. "Maafkan aku, Ivania."

Dia mengangkat matanya, dan di sudut yang hanya terlihat olehku, dia menggumamkan tiga kata, "Dia bakal melawanmu."

Seketika, tubuhnya melemas, jatuh ke pelukan Darius. "Darius ... aku ... aku merasa nggak enak badan."

Sandiwara itu begitu jelas hingga rasanya seperti menghinaku.

Darius sempat ragu. Dia menatapku, lalu menatap Shanti lagi, dan akhirnya memeluknya erat. "Aku akan mengantarmu pulang."

"Nggak," kata Shanti lemah sambil mendorongnya. "Ivania masih marah. Kamu harus temani dia di sini."

Ucapannya itu adalah sebuah pengingat. Sebuah permainan kekuasaan untuk menunjukkan siapa yang sebenarnya lebih membutuhkan Darius.

"Aku bakal balik sebentar lagi," janjinya. Sebuah janji yang aku tahu tidak akan dia tepati. Lalu dia merengkuh Shanti dalam pelukannya dan pergi.

Sesaat kemudian, ponselku berdering. Itu nomor Shanti.

Aku menjawab. Tak ada suara, hanya napas berat yang tertahan. "Darius ...." Suara Shanti terdengar semanis sirup, bergetar penuh kemenangan. "Kamu suka tato baruku? Tepat di tulang selangkaku. Ini inisialmu, persis seperti yang ada di pergelangan tangan istrimu."

Tato di pergelangan tanganku. Tato yang didesain khusus untukku oleh Darius di hari jadi pernikahan kami yang pertama.

"... Lebih cocok di kamu." Suara Darius terdengar serak.

Aku membanting telepon, tubuhku terasa sedingin es.

Aku harus keluar dari rumah sakit yang menyesakkan itu. Aku harus kembali ke rumah mansion kami.

Bentengku. Kerajaanku.

Namun, begitu aku mendorong pintu kayu ek rumahku yang berat, aku mendapati bahwa kerajaanku sedang diserbu.

Seorang wanita paruh baya yang tidak kukenal sedang memerintahkan para pelayan untuk menurunkan lukisan-lukisan ibuku dari dinding.

"Tempat ini seperti museum saja," cibirnya. "Benar-benar nggak ada kehidupan. Darius ingin menghidupkannya lagi."

Dan wanita yang memberi perintah itu adalah ibu Shanti.

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Cinta Sepasang Operator Data
8.1
Sebagai operator data di sebuah sekolah swasta, Rizal yang berstatus duda sangat mendambakan kehadiran istri tulus yang mau menerima dirinya dan kedua anaknya. Kini, ia sedang serius menjalin kasih dengan seorang perempuan yang berusia empat tahun lebih tua darinya. Sayangnya, jalinan asmara mereka harus menghadapi berbagai rintangan besar yang menguji hubungan tersebut. Mampukah Rizal menjaga komitmennya dan memperjuangkan cinta sejati ini hingga akhir?
Sampul Novel Cintai Aku, Suamiku
9.2
Rumah tangga Suci dan Ricko didera konflik tajam ketika Ricko menuding sang istri telah banyak berubah. Sebaliknya, Suci merasakan sikap suaminya yang justru kian dingin setelah pernikahan mereka. Ricko pun tidak menampik hal itu dan memberi isyarat tentang penyebabnya. Suci akhirnya sadar bahwa kehadiran Lona kembali merusak keharmonisan mereka. Sambil berurai air mata, ia terpaksa menghadapi kenyataan pedih bahwa masa lalu suaminya belum juga usai.
Sampul Novel Noda Penyesalan
8.5
Malam pertama yang seharusnya indah bagi Zahra justru berujung petaka. Beberapa jam setelah ijab kabul, Raja, suaminya yang berprofesi sebagai perwira polisi, langsung menjatuhkan talak. Padahal, seluruh proses pernikahan mereka berjalan tanpa hambatan. Zahra dituduh tidak perawan lagi hanya karena tidak berdarah saat berhubungan intim. Fitnah kejam ini seketika menghancurkan hati dan hidup Zahra dalam sekejap akibat penolakan sang suami.
Sampul Novel Seni Seviyorum Aisyah
8.9
Demi menyusul sang kakak kuliah di Istanbul, Turki, Aisyah berjuang keras belajar sambil terus menghafal Al-Quran. Langkah ini ia ambil demi memenuhi tuntutan orang tuanya yang selalu menuntutnya sesukses sang kakak. Namun, fokusnya terpecah ketika hubungan persahabatan eratnya dengan Raya, Fatimah, dan Hawa mendadak hancur berantakan. Sebuah pengkhianatan tak terduga terjadi di antara mereka, menyisakan misteri besar tentang dalang di balik rusaknya ikatan suci tersebut.
Sampul Novel Setelah Reinkarnasi, Aku Menjauhinya
8.7
Setelah terlahir kembali, aku bertekad menjauhi tunanganku dan membiarkannya bersama cinta pertamanya demi menghindari nasib tragis di kehidupan lalu, di mana aku disiksa hingga mati akibat dituduh memicu bunuh diri kekasihnya. Aku menuruti semua keinginannya untuk pergi jauh hingga menerima lamaran pria lain demi hidup tenang. Namun, saat aku sedang berbahagia bersama keluarga baruku, mantan tunanganku itu justru datang berlutut sambil menangis, memohon agar aku kembali ke pelukannya.
Sampul Novel Suatu malam Gairah
8.7
Malam perayaan kelulusan mengubah hidup Gabriella yang polos setelah ia tidak sengaja menyerahkan kesuciannya pada pria asing di hotel. Pria itu pergi begitu saja, meninggalkan Gabriella yang kemudian hamil. Setelah berjuang kuliah sambil membesarkan putranya sendirian, ia syok melihat Javier Hills, miliarder terkenal yang telah bertunangan, di televisi. Rahasia ini terancam terbongkar saat nenek Javier menyadari kemiripan anak Gabriella dengan cucunya.