APKDock Logo
Sampul Novel Suami Wasiat Kakek

Suami Wasiat Kakek

8.6 / 10.0
Kehidupan Katarina berbalik arah setelah diadopsi kakek angkatnya yang kaya. Saat berumur 21 tahun, ia diminta menikahi Rafka demi memenuhi wasiat sang kakek yang sakit. Alih-alih bahagia, Katarina justru disambut sikap dingin suaminya. Cobaan kian berat kala ayah mertuanya melayangkan fitnah perselingkuhan keji demi merusak pernikahan mereka. Akankah Katarina menyerah pada niat jahat itu, atau justru berhasil bersatu dengan Rafka?

Suami Wasiat Kakek Bab 1

“Saya terima nikah dan kawinnya Katarina Gayatri binti almarhum Abiraya dengan mas kawin tersebut, tunai.” Tanpa gugup dan gusar Rafka mengucapkan kobul dengan lantang.

“Bagaimana para saksi?” tanya penghulu dengan lantang.

“Sah!” seruan beberapa saksi membuat suasana ruang inap VIP rumah sakit Bayangkara ramai dengan tangis haru.

‘Tidak kusangka Mas Rafka begitu tampan. Selama ini, aku hanya melihat wajahnya dari foto yang diberikan Kakek,’ batin Katarina. Ia sesekali melirik Rafka dari ujung mata kanannya.

Saat kata sah sudah terucap dengan lantang, penghulu langsung merapal doa untuk keduanya. Suasana berubah tegang saat keadaan Rio mulai mengkhawatirkan. Napasnya mulai tersenggal tangan yang mulai dingin. Membuat Katarina ingin segera berlari keluar ruangan untuk memanggil dokter. Namun, tangan Rio selalu menahan dengan sekuat tenaga.

Tatapan sayu dari Rio membuat Katarina tidak berkutik. Tubuh laki-laki paruh baya itu semakin dingin. Kini Katarina dan Rafka duduk di samping brankar, tangan keduanya disatukan oleh Rio.

“Kata, Rafka, terima kasih sudah memenuhi permintaan Kakek. Semoga pernikahanmu dengan Rafka menjadi sakinah mawadah wa-roh-mah. Kakek titip Kata padamu, Raf. Ja-ga dia baik-ba…. ” belum sempat Kakek Rio melanjutkan ucapannya, matanya mulai tertutup rapat bersamaan dengan napas yang berhembus tidak tersisa.

“Ka-kakek!” teriak Katarina dengan tangis histeris.

Dengan segera Rafka menarik tubuh Katarina untuk keluar ruangan saat Dokter Ardi sudah datang.

Tidak butuh waktu lama, pintu ruang inap VIP kembali terbuka. Wajah Dokter Ardi yang tersirat tidak mampu mengatakan apapun pagi itu. Ia menghela napas panjang sebelum mengucap satu kalimat.

“Mohon maaf, Kakek Rio sudah tidak bisa diselamatkan. Kami sudah berusaha, namun Tuhan sudah berkehendak berbeda,” tuturnya dengan suara pelan.

Air mata yang sedari tadi ia tahan kini luruh pecah di pipi Katarina, dalam genggaman tangannya ia merasakan Rio menghembuskan napas terakhirnya. Kenyataan pahit yang harus ia terima, entah selamat menempuh hidup baru atau selamat tinggal yang harus ia terima. Bahagia atau sedih yang harus ia rasakan.

Perlahan suster membawa brankar dengan tubuh Rio yang tertutup kain putih, air matanya terasa kering setelah menangis tersedu-sedu. Tangan Rafka yang perlahan membuka kain putih yang menutup tubuh Rio, senyum yang terulas di tubuh yang tidak lagi bernapas itu.

“Kakek, maafkan Katarina yang belum bisa membahagiakan dirimu, selamat jalan pahlawanku. Terima kasih banyak,” bisik Katarian ditelinga Rio, hanya kalimat itu yang mampu keluar dari mulutnya.

“Sudah, biarkan kakek tenang di alam barunya. Jangan ditangisin seperti itu!” hardik Rafka dingin.

“Kamu …. ” ucapan Katarina terhenti saat seorang laki-laki paruh baya mulai mendekatinya dengan tatapan nyalang.

“Semua ini gara-gara kamu! Kakek Rio meninggal juga gara-gara mikirin kamu, sialnya kamu cucu pungut kesayangan kakek,” bisik Pramana lelaki paruh baya itu.

“Kenapa ayah mengatakan itu? Jelas-jelas Kakek meninggal karena sakit keras yang diidapnya. Jika kakek meninggal itu diluar kendaliku, Ayah!” tukas Katarina pelan.

“Hahaha, anak pungut saja belagu. Setelah ini jangan harap hidup kamu akan selalu bahagia, kamu kira aku mau punya menantu anak pungut sepertimu? Cuih,” bisik Pramana dengan ketusnya.

“Satu lagi, jangan berharap banyak dengan pernikahan ini, tidak ada jaminan bahagia untukmu setelah kakek Rio tidak ada!” lagi bisikan Pramana membuat telinga Katarina panas dan merasakan sakit.

“Ucapan seorang ayah mertua yang tidak setuju dengan pernikahan anaknya menyakitkan sekali, ya,” gumam Katarina dalam hati.

***

Suara sirine mulai terdengar sangat keras, perjalanan menuju rumah Rio cukup membuat Katarina menahan diri untuk menangis. Sepanjang perjalanan menuju rumah Rio, Katarina hanya duduk diam bersebelahan dengan Rafka.

“Mas, kamu ingat bagaimana kakek meminta kita menikah?” tanya Katarina memecah suasana.

“Huh, aku tidak percaya kalau kakek akan menjodohkan aku denganmu. Selama ini aku tidak mengenalmu secara langsung, kakek sering bercerita tentangmu, Katarina.” Dengan aksen dinginnya Rafka membuat Katarina bungkam.

Sejenak Katarina teringat kejadian beberapa hari yang lalu, disaat ia dan Rafka duduk di sebelah brankar Rio. Lelaki paruh baya itu dengan terang-terangan meminta Rafka untuk menikahi Katarina.

“Kakek lucu ya, Mas,” ungkap Katarina dengan mengulas senyum secara terpaksa.

“Kakek Rio memang selalu begitu, Katarina,” sergah Rafka tegas.

“Bagaimana dengan warisan Kakek Rio, Mas? Apakah kita bisa menjalani pernikahan ini dengan benar. Jujur aku tidak pernah siap dengan pernikahan ini,” pelan suara Katarina mengucapkan kejujuran dalam hatinya.

“Kata! Yang aku tahu saat Kakek Rio menitipkan warisan ini untuk kita berdua dengan syarat harus menikah. Semua peraturan yang harus ditepati ada diamplop coklat ini, surat-surat yang berhubungan dengan pernikahan juga ada di sini. Kita hanya dituntut untuk menjawab iya atau tidak, dan saat itu kakek tidak menerima penolakan sama sekali!” jelas Rafka dengan wajah datar seperti tidak terbebani.

“Sebenarnya, saat itu kamu bisa mengatakan tidak, Mas. Akan tetapi, itu tidak mungkin kita lakukan,” kelit Katarina pelan.

“Apa kamu lupa saat aku mengatakan ke Kakek untuk tidak bercanda tentang menikah dihari besoknya?” hardik Rafka dengan tegas.

Katarina sekolah dibungkam dengan pertanyaan Rafka, ia teringat saat Rio dengan jelas mengatakan itu bukan bercandaan semata. Rio hanya ingin Katarina menikah dengan laki-laki pilihannya, dan lelaki itu adalah Rafka cucu yang paling ia percaya.

“Mas, kenapa saat itu Kakek putus asa dengan hidupnya? Seharusnya aku meminta kepadanya untuk bertahan dan melawan penyakitnya!” Isak tangis mulai terdengar dari Katarina. Tubuhnya bergetar hebat saat wanita itu menangis dalam diam.

“Kakek sudah tidak ingin melawan penyakitnya, Katarina. Maka dari itu, Kakek ingin melihat kamu menikah, ia ingin kamu ada yang menjaga. Kakek tidak ingin kamu kenapa-kenapa, singkatnya begitu. Aku tidak berharap banyak dari pernikahan ini, karena yang aku yakini saat ini hanya menjadi cucu yang berbakti pada Kakek Rio sesuai dengan permintaan terakhirnya,” jelas Rafka tanpa berpikir panjang.

“Mas, seperti itukah niatmu menikahiku? Padahal jika diberi kesempatan aku ingin menjadi istri yang baik untukmu,” batin Katarina menggumam.

“Kenapa diam? Bukankah tujuan pernikahan ini memang semata untuk Kakek?” tanya Rafka dengan menelisik setiap sudut wajah Katarina.

“Iya, tapi apa kamu lupa jika Kakek Rio ingin aku dijaga, berarti kamu harus bisa menjadi suami yang baik, Mas. Bukan semata pernikahan ini sebagai tanda kamu berbakti!” kelit Katarina yang kini menundukkan kepalanya.

“Sudahlah, Katarina. Kita jalani saja bagaimana hubungan ini, seperti pesan Kakek Rio di amplop ini. Diantara kita tidak boleh ada yang berselingkuh, sebenarnya aku tidak menginginkan harta kakek sama sekali. Ya sudahlah, nasi sudah menjadi bubur bukan? Menyesali hal ini tidak akan membuat kakek hidup lagi,” ungkap Rafka panjang lebar.

“Jujur aku juga tidak butuh harta itu, Mas. Aku hanya ingin kakek hidup dan sehat kembali, bahkan jika aku harus menjaga Kakek Rio sampai akhir hayatnya akan aku lakukan dengan senang hati” gertak Katarina tanpa basa-basi.

“Diam! Sekarang kamu sudah menjadi istriku, berlakulah dengan semestinya layaknya seorang istri!” gertak Rafka dengan keras.

Tangan kanan lelaki itu meraih pinggang Katarina untuk lebih dekat, perlahan ia mengusap pelan kepala Katarina untuk menenangkan wanita di sampingnya. Pecah tangis Katarina membuat Rafka sangat merasa bersalah.

“Bagaimana hidupku ke depannya dengan lelaki dingin ini?” gumam Katarina bertanya-tanya.

Lanjut Membaca

Daftar Isi Suami Wasiat Kakek

Ch. 1 Ch. 2 Ch. 3
Ch. 4
Ch. 5
Ch. 6
Ch. 7
Ch. 8
Ch. 9
Ch. 10
Ch. 11
all

Anda Mungkin Juga Suka

Novel Rilisan Baru

Sampul Novel Dari Saingan Menjadi Ipar
9.8
Josie Watson kembali menuntut cerai dari Laurence Andrews untuk ke-99 kalinya. Bukannya peduli, Laurence malah mengusir Josie dari mobil demi menerima telepon dari sang mantan, Rosalie Harris. Laurence terus meremehkan Josie dan yakin istrinya tidak akan pernah pergi. Namun, ia tidak sadar bahwa kesabaran Josie telah habis akibat terus diabaikan. Di saat yang sama, saudara laki-laki Rosalie diam-diam terus mendesak Josie agar segera bercerai dan pergi dari negara itu selamanya.
Sampul Novel Dikhianati Di Hari Pernikahan
9.2
Hari tenang Aurelia Callista hancur seketika saat dipaksa menikahi Kaelan Castor. Mengira hanya menjadi tamu biasa, Rhea syok mendengar namanya disebut sang direktur muda dalam akad nikah. Dia baru menyadari dirinya dijadikan pengantin pengganti demi menutupi kelicikan keluarga Kaelan. Kini, Rhea terperangkap dalam pernikahan megah tanpa landasan cinta, sekaligus harus bertahan menghadapi berbagai konspirasi dan rahasia kelam di balik status barunya.
Sampul Novel ISTRI YANG TERSISIHKAN
9.5
Demi bersanding dengan Andre, Aisyah Zuhaira rela mengabaikan restu orang tuanya. Namun, impian indahnya hancur saat sang suami dan mertua mulai memperlakukannya dengan sangat kejam tanpa alasan yang jelas. Di tengah siksaan batin tersebut, sebuah rahasia kelam yang selama ini tersembunyi akhirnya mulai terkuak. Kini, Aisyah dihadapkan pada pilihan sulit: bertahan dalam penderitaan atau melangkah pergi meninggalkan pernikahan ini.
Sampul Novel Karma Masalalu
9.0
Hidupku runtuh saat Barikli ingkar janji dan mencampakkanku yang sedang mengandung demi mengejar mimpi menjadi TNI. Enam tahun kemudian, wasiat mendiang ayah memaksaku bersuami Yusuf. Di balik penampilannya, Yusuf rupanya psikopat berkepribadian ganda yang kerap menyiksaku. Kala aku berusaha menata hidup bersama Adza yang tulus menunggu, rahasia besar yang kurahasiakan selama lima tahun terancam terkuak. Kebenaran tersebut bisa menjadi akhir dari segalanya.
Sampul Novel Obsesi Sang Badboy
9.0
Demi menghidupi ketiga adiknya, Sereia berjuang keras di tengah bayang-bayang trauma masa lalu. Elias, pria yang dulu pernah merendahkan kepolosan Sereia, terkejut melihat perubahan drastis pada diri gadis itu sekarang. Pertemuan satu malam yang tak terduga memicu obsesi besar dalam diri Elias untuk mengejarnya. Sereia mencoba segala cara untuk kabur, namun Elias justru nekat melakukan apa saja demi memilikinya. Meski dijebak agar Sereia bisa bebas, Elias bersumpah takkan melepaskannya.
Sampul Novel Penjara Cinta Tuan Billionare
8.7
Dominique Anastasia berjuang keras menjauh dari Haiden Aramgyan, mantan pacar yang menjadi mimpi buruknya. Walau dikenal sebagai miliarder sukses yang memikat banyak wanita, bagi Dominique, Haiden adalah sosok posesif yang sangat mendikte. Sebaliknya, kekayaan melimpah tidak menghentikan obsesi Haiden untuk terus memburu Dominique. Bagi pria itu, daya tarik manis sang mantan adalah segalanya, dan ia bertekad untuk kembali mengurung Dominique dalam genggamannya.
Bab
Baca Sekarang
Bagikan