APKDock Logo
Sampul Novel Suami Tiga Bulan

Suami Tiga Bulan

8.5 / 10.0
Manda, seorang direktur sukses berusia 35 tahun, terancam dicopot dari jabatannya jika tidak cepat menikah dan punya anak demi memenuhi syarat sang Oma. Di tengah keputusasaan, ia menawarkan kesepakatan gila kepada Adam, sekuriti tampan yang sedang terlilit utang. Manda bersedia melunasi seluruh utang Adam, asalkan pria itu mau menjadi suaminya selama tiga bulan dan membuatnya hamil. Akankah pernikahan kontrak ini berhasil menyelamatkan karier Manda?

Suami Tiga Bulan Bab 1

Apa yang kurang dari seorang Alamanda Katarina Rahadi? Cantik, seksi, kaya, dan memiliki karier yang cemerlang—bahkan tak tanggung-tanggung, sebagai seorang direktur utama. Semua perempuan pasti iri ingin menjadi dirinya. Namun, di mata keluarga besarnya, terutama sang Oma, Manda tetap masih punya kekurangan. Kekurangan yang amat besar. Yakni Manda belum menikah.

“Bagaimana bisa seorang perempuan berumur 35 tahun masih belum menikah?”

“Keluarga kita berasal dari keluarga terpandang, mana mungkin tak ada satu pun pria yang cocok denganmu? Oma punya banyak kenalan keluarga yang memiliki anak pria lajang sukses. Akan Oma pilihkan satu untukmu!”

“Jangan banyak mengeluh. Pria yang akan Oma jodohkan padamu bukanlah pria sembarangan.”

“Manda! Oma ingin segera menimang cicit darimu. Apa kamu mau menunggu Oma mati dulu baru akan menikah?!”

Manda sudah kebal dengan omelan omanya yang terus-terusan menyorot masalah statusnya yang masih lajang. Manda sama sekali tidak kesal, karena dia tahu omanya menyayanginya. Oma selalu mengomel karena mengkhawatirkannya. Masalahnya, apa yang sang Oma dan dirinya khawatirkan bukanlah hal yang sama.

Sementara Oma ingin Manda segera menikah, satu-satunya yang Manda inginkan hanyalah mengembangkan perusahaan jadi lebih pesat. Manda ingin menjadikan perusahaannya sebagai raksasa besar yang bukan hanya bisa menguasai pasar dalam negeri, tapi juga hingga ke luar negeri, dan itu berarti Manda tak punya waktu untuk hal lain, apalagi menikah.

“Manda! Kenapa pertunanganmu dengan keluarga Darmawan batal? Apa lagi masalahnya?!” teriak sang Oma dari ujung meja. Siang ini keluarga Rahadi tengah mengadakan acara keluarga di rumah pemimpin keluarga ini. Siapa lagi kalau bukan Oma Ajeng.

Manda menarik napas sebelum menjawab, “Manda tidak mau melanjutkan pertunangan dengan keluarga Darmawan karena putra mereka itu bajingan, Oma. Masa berani-beraninya dia melirik ke bokong perempuan lain sementara Manda jelas-jelas ada di sampingnya.” Dengan sabar Manda menjelaskan pada sang Oma alasan dia membatalkan pertunangan secara sepihak.

“Apa? Dia melirik bokong perempuan lain? Benar-benar pemuda bajingan. Keputusanmu sudah benar kalau begitu,” ucap sang Oma. Wajahnya yang sudah dipenuhi keriput tampak merengut kesal.

Kalau sedang berekspresi seperti itu, Oma tampak lucu. Apalagi dengan rambut yang seluruhnya sudah berwarna perak dan tubuh yang agak tambun, Oma tampak bagai perempuan lansia yang menggemaskan, tak berbahaya. Tapi Manda dan seluruh anggota keluarga Rahadi tahu bahwa wanita berusia 75 tahun itu sebenarnya amatlah berbahaya.

Itu sebabnya Manda tetap memasang wajah serius meski masalah soal pertunangannya yang baru batal sepertinya sudah selesai.

“Ya sudah, aku saja yang cariin jodoh buat Manda, Ma. Aku ada klien bisnis yang masih muda, sepertinya dia cocok dengan Manda,” timpal Yuda, saudara Ibu Manda.

“Nah, betul. Mama pasrahkan saja sama Mas Yuda. Mama nggak usah repot-repot mikirin masalah jodohnya Manda lagi. Lagian kamu gimana sih, Manda, masa udah gede nggak bisa cari pacar sendiri? Tuh, anaknya tante aja yang kuliah S-2 udah nikah sama pacarnya. Tante sama Om nggak ada pusing-pusing bantuin dia nyari jodoh. Nggak kayak kamu yang sampai sekarang tetap jadi perawan tua,” kali ini Sinta, istri Yuda yang berbicara.

Manda menghela napas. Kalau sejak dulu dia tak pernah kesal kalau sang Oma mengomelinya soal jodoh, beda kasusnya kalau yang menyinggungnya adalah anggota keluarga yang lain. Apalagi kalau itu adalah om dan tantenya.

Manda tahu, mereka julid padanya karena dialah yang berhasil menempati posisi sebagai direktur utama, menggantikan ayahnya yang memilih pensiun. Padahal Yuda sudah mengincar posisi ini sejak lama. Sayang sekali Yuda tetap tak berhasil mengambil posisi saat ayah Manda memilih pensiun karena masalah kesehatan, malah disalip oleh keponakannya—membuat Yuda berada di posisi sebagai bawahan Manda.

“Tentu saja anak Tante udah nikah sama pacarnya, dia kan hamil duluan sebelum resepsi,” balas Manda. Dia mengiris steak di piringnya, kemudian memasukkannya ke mulut sambil melepar senyum manis ke arah Sinta.

Di kursinya, Sinta mengepalkan tangannya dengan geram. Tampak sekali kalau perempuan paruh baya itu tersinggung dengan ucapan keponakannya.

“Manda, jangan begitu,” tegur Ibu Manda pelan.

Manda mengedikkan bahu dan memilih fokus pada steak di piringnya.

Sampai acara makan-makan selesai, tak ada yang menghiraukan Manda lagi. Mereka memilih membicarakan topik lain yang menurut Manda membosankan, jadi dengan senang hati Manda pun memilih menghindar.

Dia beralih ke arah akuarium besar yang diletakkan di salah satu dinding rumah ini. Menatap pada ikan warna-warni yang berenang ke sana kemari di dalamnya.

“Manda.”

Manda menoleh saat mendengar namanya disebut oleh Oma. Wanita tua itu berjalan ke samping Manda dengan langkah pelan yang terseret.

“Ada yang ingin Oma bicarakan denganmu. Ayo ke taman belakang.”

“Gawat,” batin Manda. Dia sudah hafal kebiasaan sang Oma. Taman belakang adalah tempat yang “selalu” digunakan kala Oma mau menghukumnya. Hal yang masih sering Oma lakukan bahkan hingga Manda dewasa.

Dengan menghela napas berat, Manda pun mengikuti sang Oma ke taman belakang.

Karena tempat itu selalu digunakan untuk menghukum Manda, Manda pun tak bisa mengapresiasi keindahan taman yang sebenarnya amat terawat dan memukau itu. Bunga-bunga tumbuh dengan mekar di sana, menguarkan bau-bauan yang sedap. Ada sebuah kursi panjang di dekat pohon bugenvil dan di sanalah Oma memilih duduk.

“Apa kamu menikmati posisimu sebagai direktur utama?” tanya Oma langsung.

Manda mengerutkan dahi, alisnya yang terukir rapi menukik ke dalam. Dia kebingungan dengan pertanyaan sang Oma yang tiba-tiba, tapi toh Manda tetap menjawab, “Ya, tentu saja.”

“Apa kamu ingin tetap bertahan di posisi itu?”

“Tentu saja!” kali ini Manda menjawab dengan lebih tegas.

Oma tampak mengangguk-angguk. Lalu dia mendongak dan menatap tajam cucu yang berdiri di hadapannya. “Kamu tentu tahu bahwa Oma adalah pendiri sekaligus pemegang saham terbesar dari perusahaan PT Rahadi. Bahkan meski Oma tidak turun langsung ke kantor lagi, tapi setiap keputusan Oma tetap berlaku dan bersifat mutlak,” ucap Oma dengan nada serius.

Manda bertanya-tanya untuk apa omanya mengungkit-ungkit hal itu. Tentu saja Manda memang tahu, dan sadar, bahwa kuasa Oma di perusahaan amat besar.

“Oma bisa mencopotmu dari posisi direktur utama kapan saja.”

“A-apa?” Manda mengerjap dengan kaget.

“Oma beri kamu kesempatan satu bulan untuk membawa calon suamimu ke hadapan Oma. Kali ini calon yang serius. Calon yang akan membawamu ke pelaminan.” Lalu tatapan Oma semakin tajam. “Atau kalau tidak, posisimu di kantor yang akan jadi taruhannya.”

Mulut Manda menganga lebar, syok.

Satu bulan? Bagaimana caranya dalam waktu sesingkat itu dia menemukan calon suami yang serius untuk menikahinya?!”

Lanjut Membaca

Daftar Isi Suami Tiga Bulan

Ch. 1 Ch. 2 Ch. 3
Ch. 4
Ch. 5
Ch. 6
Ch. 7
Ch. 8
Ch. 9
Ch. 10
Ch. 11
all

Anda Mungkin Juga Suka

Novel Rilisan Baru

Sampul Novel Dia, Yang Mudah Dihibur
8.6
Setelah diabaikan lagi di hari Idul Adha demi cinta sejati Brian yang meminta bantuan memperbaiki lampu, sang protagonis memilih melepaskan hubungan mereka. Lewat sebuah unggahan media sosial yang memperlihatkan keintiman Brian dengan wanita tersebut, ia tidak lagi marah melainkan langsung meminta putus. Brian yang terlalu percaya diri mengira pacarnya hanya sedang merajuk dan akan kembali luluh seperti biasa. Namun, ia tidak menyadari bahwa kepatuhan itu kini telah sirna sepenuhnya.
Sampul Novel One Year With You
8.3
Sebagai bos AI Entertainment yang disegani, Ai Hoshino menyembunyikan rahasia besar. Penyakit Xeroderma Pigmentosum membuatnya tidak bisa terkena sinar matahari. Kehidupan sunyi Shino mulai berubah sejak ia mempekerjakan Adam Dausch, pria dari masa lalunya di kasino Hong Kong, untuk menjadi pengawal pribadi. Pertemuan ini menautkan kembali takdir dua insan yang sempat tersesat. Namun, mampukah hubungan mereka bertahan di tengah ancaman penyakit mematikan yang diidap Shino?
Sampul Novel Reinkarnasi Menjadi Istri Presdir Dingin
9.6
Setelah tewas mengenaskan akibat pengkhianatan keji mantan suami dan selingkuhannya, Lara Anggraini mendapatkan kesempatan kedua. Ia bereinkarnasi ke dalam raga seorang wanita yang merupakan istri dari mantan bosnya, seorang Presdir dingin yang kaku. Di balik kemewahan hidup barunya ini, Lara tidak tinggal diam. Ia mulai menyusun siasat matang demi menuntut balas pada orang-orang yang telah menghancurkan masa lalunya. Akankah dendam membara Lara terbalaskan?
Sampul Novel Sekretaris Suamiku Mengiraku Pelakor
9.0
Tiga tahun setelah menikah, sang istri akhirnya hamil dan berniat membawa bekal ke kantor suaminya, Richie, untuk membagikan kabar gembira tersebut. Namun, sekretaris Richie salah mengira dirinya sebagai pelayan penggoda. Sekretaris itu dengan kejam menyiramkan makanan ke wajahnya, melucuti pakaiannya, hingga menyebabkan keguguran. Setelah melakukan tindakan keji itu, sang sekretaris bahkan dengan bangga meminta hadiah dari Richie karena mengklaim telah mengusir wanita perayu.
Sampul Novel Terpaksa Dimadu
8.4
Kehancuran hati Ririn tak terbendung saat memergoki Arman, sang suami, bersiap menikah lagi di rumah mertuanya. Tanpa memedulikan izinnya, pernikahan kedua itu tetap dipaksakan hingga Ririn terpaksa menyetujui poligami ini. Sebagai syarat, ia menuntut hak mutlak untuk mengatur seluruh prosesi pernikahan tersebut sendirian. Di balik kepatuhan yang ia tunjukkan, Ririn sebenarnya sedang merancang sebuah rencana besar untuk memberi pelajaran setimpal bagi suami dan mertuanya.
Sampul Novel The True Dragon Saviour
8.5
Setelah kabur dari Astralion, bangsa naga Khodsuga tinggal di Bumi dan melahirkan keturunan blasteran bernama Mandogarian. Dua abad kedamaian mereka kini terusik saat kekuatan gelap yang dulu memusnahkan leluhur mereka datang kembali. Ancaman ini tidak hanya mengintai Mandogarian, tapi juga manusia biasa yang tak berdaya. Demi mencegah kehancuran total, para Mandogarian harus berjuang membangkitkan kekuatan legendaris Khodsuga Wrath demi melindungi seisi dunia.
Bab
Baca Sekarang
Bagikan