APKDock Logo
Bab
Bagikan
Sampul Novel Suami Tampan Tidak Menghasilkan Keturunan

Suami Tampan Tidak Menghasilkan Keturunan

Rumah tangga Ehsan dan Lania retak setelah Lania berkhianat. Konflik kian panas karena ibu Ehsan terus menyudutkan Lania yang dinilai tidak bisa memberi keturunan. Saat mencoba bertahan, ujian baru datang menghampiri mereka. Ehsan kini didekati oleh tiga wanita sekaligus, sementara Lania justru kedapatan sedang berduaan dengan lelaki berharta di sebuah vila mewah. Sanggupkah pernikahan mereka diselamatkan dari badai ini?
Bab
Bagikan

Bab 3

Mobil listrik Tesla Pinto bertatap muka dengan Essence Darmawangsa Apartment. Lalu, mendekati salah satu menara. Pinto dan Caca Yunita berpijak di unit apartemen Caca Yunita beberapa menit sesudahnya.

     Baru saja Pinto duduk di sofa ruang tamu. Namun, perintah Caca Yunita telah siap menubruknya.

     “Kamu jelasin pernyataan kamu sekarang!”

     “Nanti dulu, Ca,” sergah Pinto. “Saya haus. Ingin minum.”

     Caca Yunita segera melangkah ke dapur. Dia mengambil dua botol air berkarbonasi, kaleng yang berisi roti, dan plastik yang berisi keripik pedas. Tangannya menyerahkan salah satu botol kepada Pinto.

     Pinto menerimanya dan meneguknya. Kesegaran menjalari kerongkongannya.

     Setelah kedahagaannya lenyap, Pinto berkata, “Penyebab saya tidak tegas adalah status yang melekat pada diri saya. Status yang melekat pada diri saya menghambat kemajuan hubungan saya dan kamu. Saya nggak mampu melawannya.”

      “Jadi, kamu anggap status kamu lebih tinggi ketimbang status aku? Level kamu beda sama level aku? Iya, gitu?” tembak Caca Yunita beruntun.

     Pinto meletakkan botol yang ada di genggaman di atas meja. “Level saya dan kamu sama. Yang nggak sama adalah dampak dari status kamu dan dampak dari status aku. Dampak dari status kamu relatif kecil. Sementara dampak dari status saya relatif besar,” jawabnya. “Saya harap, kamu memaklumi masalah ini,” dia mengimbuhkan.

     Pinto mengatakannya karena cuma kalangan tertentu yang memahami statusnya. Orang-orang awam sulit memahami penalaran statusnya. Logika mereka cenderung berseberangan dengan penalaran statusnya. Ketika Pinto ingin terbebas dari belenggu statusnya, mereka malah mengidamkan status Pinto.

      Menurut Pinto, penalaran statusnya mungkin juga sulit diterima oleh Caca Yunita. Bilamana kemungkinan tersebut benar, Caca Yunita tidak akan menuding statusnya sebagai penyebab. Caca Yunita justru akan menganggap Pinto sebagai pembuat dalih. Pinto bisa memperoleh julukan “penghindar komitmen”.

     “Aku nggak bisa maklumin, Mas.”

     “Kok kamu nggak bisa memaklumi?”

     “Omongan kamu nggak logis.”

     “Kamu boleh bilang omongan saya nggak logis. Yang jelas, saya jujur.”

     Dalam sanubarinya, Pinto menyayangkan pernyataan Caca Yunita. Pernyataan Caca Yunita menodai harapan Pinto. Andai mengetahui kondisi yang sebenarnya, Caca Yunita akan membinasakan nada ketusnya. Bahkan kedua tangannya akan mendekap erat raga Pinto. Sayang seribu sayang, dugaan Caca Yunita berlebihan.

     “Kamu pasti bo’ong. Aku nggak percaya sama kamu,” tutur Caca Yunita yakin. Dia lantas menceplos, “Rakyat aja nggak percaya sama kamu!”

     Gelak Pinto berdesakan keluar. Sindiran Caca Yunita terdengar jenaka di kupingnya.

     “Andaikata saya berbohong, apakah kamu masih menuntut ketegasan saya?” Pinto menyodorkan pertanyaan serius.

     Caca Yunita berpikir agak lama. Otaknya bekerja untuk penemuan kalimat yang cocok. “Kebohongan kamu malah nunjukin kalo kamu nggak tegas. Kamu mestinya malu sama diri kamu sendiri.”

     “Ucapan kamu nggak menjawab pertanyaan saya,” secepat kilat Pinto membalas. “Tolong jawab pertanyaan saya. Biar saya tahu apa yang ada pikiran kamu,” mohonnya dengan penuh penekanan.

     “O-ke. Aku ja-wab,” balas Caca Yunita terbata. “Aku tetep nuntut ketegasan kamu. Soalnya ketegasan kamu penting buat cinta aku. Tanpa ketegasan kamu, cinta aku kehilangan arah,” bebernya dibarengi pembuangan pandangan ke arah lain.

     Terkaan Pinto jitu. Perempuan yang berada di hadapannya memang memendam suatu rasa. Mungkin saja, pemendaman rasa itu berlangsung sejak lama. Rasa itu membesar seiring perputaran waktu. Dan sekarang, jiwa Caca Yunita gagal menahannya.

     Sejatinya, Pinto membebaskan segala rasa Caca Yunita. Hatinya membuka beribu kemauan Caca Yunita. Namun, Caca Yunita mesti memahami keterbatasan Pinto. Meski menggenggam status eksklusif, Pinto bukan manusia yang bebas bertindak. Kendala kadang merintangi upayanya.

Lanjut Nonton!
Ceritanya makin seru! Buka Aplikasi untuk lanjut membaca
Buka Semua Episode
Buka Situs Web Resmi

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Biarkan Aku Pergi, Suami CEO-ku yang Sombong
9.1
Demi menyelamatkan bisnis keluarganya, Averie rela mengorbankan segalanya untuk menikah dengan Brayden, meskipun suaminya itu mencintai wanita lain. Saat kejayaan diraih Brayden di Grup Fowler, tragedi justru menimpa Averie yang kehilangan bayinya dan hampir kehilangan nyawa di laut. Trauma berat ini mendorong Averie menuntut perceraian demi menata hidupnya kembali. Namun, Brayden yang kini dipenuhi penyesalan menolak melepaskan Averie dan bersikeras mereka ditakdirkan bersama selamanya.
Sampul Novel GAIRAH CINTA CEO DINGIN
8.8
Karin Arvantie menghadapi situasi canggung di Atmaja Corp akibat tatapan tajam sang CEO, Ryan Atmaja, saat wawancara kerja. Walau Ryan merasa familier dengan sosoknya, Karin memilih bersikap diplomatis. Meski begitu, daya pikat pria bermata hitam tersebut membakar emosi yang sulit ia kendalikan. Kini, Karin bimbang antara bersikap profesional atau menyerah pada ketertarikan yang membara. Sanggupkah mereka mempertahankan batas hubungan kerja ini?
Sampul Novel Pertemuan Tak Terduga: Kukira Kau Seorang Gigolo?!
8.3
Vanessa membatalkan pertunangannya setelah memergoki sang tunangan berselingkuh dengan adiknya sendiri. Demi membalas dendam, ia menyewa pria yang dikira gigolo di sebuah klub untuk menghabiskan malam bersama. Vanessa pergi begitu saja setelah meninggalkan selembar cek besar, tanpa peduli pada kemarahan pria tersebut. Namun, dunianya seketika terguncang saat ia harus menemui Tuan Fuller, pengusaha sangat berpengaruh yang ternyata adalah miliarder yang pernah ia bayar.
Sampul Novel RAHASIA SANG PLAYBOY
9.1
Kehidupan bebas seorang miliarder ternama yang gemar bergonta-ganti pasangan seketika terusik. Ia yang awalnya sangat skeptis terhadap komitmen, kini dihadapkan pada sosok wanita unik yang berhasil memikat hatinya. Pertemuan tak terduga ini memicu romansa yang begitu membara. Kini, sang playboy terjebak di persimpangan jalan yang sulit. Ia harus menentukan pilihan antara mempertahankan gaya hidupnya yang liar atau berkomitmen penuh pada cinta sejatinya.
Sampul Novel Saat Itu, Aku mengaggumimu
8.0
Pertemuan kembali dengan Ibam setelah dua tahun berpisah justru menjadi mimpi buruk bagi Rianti. Bukannya bersikap hangat, Ibam malah menyambutnya dengan dingin dan penuh intimidasi. Rianti berupaya membela diri, tetapi Ibam terus menghinanya. Ibam bahkan menuduh Rianti sengaja memanfaatkan sang kakek agar mereka bisa tinggal serumah. Bagi Ibam, Rianti hanyalah wanita licik yang haus belaian, menghancurkan seluruh harapan indah yang selama ini dinantikan Rianti.
Sampul Novel Sang Perempuan Duplikasi
9.2
Anne didera kebingungan akibat ingatan asing dan gejala aneh yang mengusik kesehariannya. Krisis identitas ini kian berat karena ia harus menghadapi Henry, suaminya yang merupakan CEO perhiasan arogan berwatak kasar serta terobsesi secara gelap. Di tengah keterasingan rumah tangganya, Anne hanya bisa menemukan kehangatan dari Ben, asisten pribadi yang selalu menghiburnya. Mampukah Anne mengungkap jati dirinya di antara kekejaman Henry dan kenyamanan yang ditawarkan Ben?