APKDock Logo
Bab
Bagikan
Sampul Novel Sinar di Balik Pengkhianatan

Sinar di Balik Pengkhianatan

Tiga tahun membina rumah tangga dengan gembong jaringan gelap Kota Beirus, Suryanto Pradana, membuat Julianti Sahara harus lolos dari maut sebanyak enam puluh delapan kali. Musuh-musuh suaminya mengincar Julianti sebagai kelemahan terbesar Suryanto. Setelah sebuah ledakan bom hampir merenggut nyawanya, Julianti terbangun di rumah sakit dengan pendengaran yang mendadak pulih. Di sanalah ia mendengar rahasia kejam: pernikahannya hanyalah siasat Suryanto untuk menjadikan dirinya tameng demi melindungi wanita lain yang dicintainya.
Bab
Bagikan

Bab 2

Julianti tinggal di rumah sakit selama tiga hari.

Dia menyembunyikan fakta bahwa pendengarannya telah pulih. Setiap hari, dia berlatih berbicara secara diam-diam saat tidak ada orang.

Setelah dia bisa berbicara dengan normal, hal pertama yang dilakukannya adalah menelepon Hendra Setiawan.

Hendra adalah nelayan tua dari desa nelayannya, dan satu-satunya orang yang pernah menunjukkan kebaikan padanya.

Dulu ketika dia dipukuli pamannya sampai sekujur tubuhnya penuh luka, meringkuk di gubuk tua tepi pantai dan hampir tidak bertahan, Paman Hendra yang membawakan semangkuk bubur hangat, menyelamatkannya dari ambang kematian.

Telepon tersambung, suara Julianti serak saat membuka pembicaraan, "Paman Hendra? Ini aku, Julianti."

"Juli? Kamu ... sudah bisa bicara?"

Julianti tak sempat menjelaskan panjang lebar, dan langsung ke inti, "Paman Hendra, aku ingin meninggalkan Kota Beirus. Tujuh hari lagi, apakah Paman bisa duluan menjemput nenekku ke panti perawatan, lalu tunggu aku di laut? Nanti aku akan cari jalan ke sana menemui Paman."

Begitu ucapan itu selesai, langkah kaki terdengar dari koridor.

Jantungnya mencelos, buru‑buru Julianti memutuskan sambungan telepon.

Saat Suryanto masuk ke kamar rawat, ada kilatan keheranan di matanya.

"Kok aku dengar ada yang bicara?" tanya Suryanto dengan bahasa isyarat.

Jantung Julianti hampir berhenti setengah detik. Dengan pura‑pura tenang, dia menjawab dengan tangan isyarat, "Aku lagi nonton video."

Suryanto tidak bertanya lebih lanjut. Dia mengulurkan tangan dan dengan lembut menekan ponsel Julianti kembali ke selimutnya, "Juli, malam ini aku harus menghadiri jamuan minum yang penting. Aku nggak tega membiarkanmu sendirian di kamar ini, jadi, mari kita pergi bersama."

Julianti tidak berani menolak, khawatir Suryanto curiga dan menimbulkan masalah, dia pun hanya bisa mengangguk setuju.

...

Malam itu, banyak orang terkenal yang hadir dalam jamuan tersebut.

Julianti berdiri di samping Suryanto, mendengarkan para tamu memuji betapa beruntungnya dirinya. Meskipun tidak memiliki apa-apa, Julianti tetap bisa disayang setulus hati oleh Suryanto, seorang yang sempurna dan terpandang.

Namun hanya Julianti sendiri yang tahu, apa arti kasih sayang ini.

Tiba-tiba, panitia acara membawa sebotol anggur impor yang dibungkus dengan indah ke atas panggung.

"Ini adalah anggur vintage edisi terbatas terbaru dari Kilang Anggur Alira, hanya ada satu botol di dunia, harga buka lelang seratus enam puluh miliar rupiah."

Begitu ucapan itu selesai, seorang wanita dengan sosok yang indah melangkah perlahan dari kerumunan.

Yulia mengenakan gaun panjang merah, riasannya cerah dan menawan, memegang papan lelang di tangannya, berkata dengan santai, "Aku tawarkan dua ratus miliar rupiah."

Para tamu yang hadir mendadak hening!

Seperti yang diketahui semua orang, putri Keluarga Ananda ini dikenal sebagai pencinta anggur, kali ini jelas-jelas dia mengincar botol langka ini.

Namun sebelum orang-orang selesai berkomentar, Suryanto sudah mengangkat papan lelangnya dan berkata, "Empat ratus miliar rupiah."

Yulia mengangkat alis sedikit, lalu setengah bercanda berkata, "Tuan Suryanto, merebut sesuatu yang disayangi orang lain itu bukan tindakan seorang pria terhormat, loh."

Namun, Suryanto justru menggenggam erat tangan Julianti. "Nggak ada pilihan lain," kata Suryanto, "Istriku juga menyukai botol anggur ini. Kalau dia menginginkannya, tentu saja aku harus menawarnya dan memberikannya padanya."

Mendengar ucapan itu, Julianti merasakan hawa dingin menyebar dari lubuk hatinya, mengalir melalui nadi dan menjalar hingga ke seluruh tubuhnya.

Julianti sama sekali tidak pernah mengatakan ingin botol anggur itu.

Apa yang dikatakan Suryanto jelas-jelas menjadikannya sebagai sasaran!

Mereka berdua terus menaikkan penawaran, harganya meroket ke angka yang membuat orang ternganga.

Akhirnya, Suryanto langsung mengangkat tangan dan berkata dengan santai, "Menawarkan harga secara bertahap sampai tidak ada yang menawar lagi."

Seluruh ruangan hening sejenak.

Kemudian, disusul oleh tepuk tangan yang meriah!

"Ya ampun, Tuan Suryanto benar-benar sangat memanjakan istrinya! Demi sebotol anggur sampai menghabiskan uang sebanyak itu!"

"Dengar-dengar istrinya berasal dari desa nelayan kecil, tidak punya status maupun latar belakang, bahkan tuli. Tuan Suryanto memperlakukannya seperti ini, kalau bukan cinta sejati, lalu apa?"

Suryanto jelas sangat menikmati perbincangan seperti ini.

Dia mengulurkan tangan merangkul pinggang Julianti, tersenyum pada orang-orang di sekitar, lalu membungkuk dan menggunakan bahasa isyarat pada Julianti, "Di sini ramai dan berisik, lukamu juga belum sembuh. Aku akan membawamu ke ruang istirahat untuk duduk sebentar."

Julianti membiarkan Suryanto menggandeng dan memapahnya melewati kerumunan, hingga tiba di ruang istirahat.

Tak lama kemudian, asisten datang membawa botol anggur terkenal yang baru saja dilelang itu.

Barulah saat itu Suryanto mengangkat kepala dan memerintahkan asistennya, "Ganti saja botol ini dengan yang paling murah, lalu benar-benar berikan pada Yulia."

Asistennya terkejut dan berkata, "Ditukar dengan yang paling murah? Bagaimana jika Nyonya menyadarinya?"

Suryanto justru tertawa ringan, dinginnya menusuk tulang, dan berkata, "Dia cuma orang dari desa nelayan, mana bisa memahami anggur mewah."

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Dokter Ajaib Primadona Desa
9.4
Kehidupan Tirta Hadiraja berubah drastis setelah ia tidak sengaja memakan seekor ular putih. Masalah impotensi yang dideritanya lenyap, digantikan dengan keperkasaan luar biasa, kemampuan mata tembus pandang, serta daya ingat super. Sebagai pemilik klinik, Tirta memanfaatkan keahlian baru ini untuk mengembangkan kemampuannya ke tingkat yang luar biasa. Di saat kejayaannya mulai menanjak, ia justru dihadapkan pada perebutan hati dari seorang janda, primadona desa, hingga putri konglomerat yang bersaing ketat untuk menjadi istrinya.
Sampul Novel Gadis Nakal Sang Bidadari Surga
7.9
Ayana, ketua geng motor pemberontak The Wild Ants, dipaksa masuk pesantren oleh ayahnya agar jera. Namun, di sana ia justru dihadapkan pada kenyataan bahwa dirinya telah dijodohkan dengan Gus Farhan, anak pemilik pesantren tersebut. Wasiat terakhir mendiang ibunya membuat Ayana tak mampu menolak rencana pernikahan ini. Kini, sang ratu jalanan harus beradaptasi dengan dunia religi yang asing serta takdir pernikahan yang tak pernah ia bayangkan sebelumnya.
Sampul Novel Kenangan Obsidian
9.3
Setelah kabur dari Kekaisaran Ezen, Asha, Kael, dan Lirien mengasingkan diri di Pegunungan Broken. Di tempat persembunyian ini, rahasia Penjaga kuno tersingkap bersamaan dengan perjuangan Asha mengendalikan kekuatan abu serta ingatan kelamnya. Di sisi lain, ancaman nyata mengintai Kael saat fisiknya perlahan mengeras menjadi batu. Di balik ketegangan antarras yang dipenuhi manipulasi dan pengkhianatan, Asha kini dihadapkan pada pilihan sulit: menjadi senjata pemusnah atau penyelamat dunia.
Sampul Novel Pembalasan Dendam sang Menantu Tertindas
7.8
Selama bertahun-tahun mengarungi bahtera rumah tangga, Owen harus menelan pil pahit berupa hinaan dan penolakan yang tiada henti. Kehidupannya berbalik seratus delapan puluh derajat setelah ikatan pernikahan itu resmi berakhir melalui perceraian. Alih-alih terpuruk, ia justru menerima warisan tak ternilai dari leluhur keluarganya. Kejadian tak terduga ini seketika mengubah nasib sang mantan menantu yang tertindas menjadi seorang penguasa baru yang sangat disegani, bergelimang harta melimpah, serta dikelilingi banyak wanita.
Sampul Novel PENDEKAR TAPAK DEWA
8.5
Desa Tanaru rata dengan tanah akibat kekejaman kelompok La Kala di bawah pimpinan La Afi Sangia. Di balik tragedi itu, mantan jenderal berjuluk Wu Ying Jianke, Hongli, menemukan seorang bayi yang selamat secara ajaib. Bayi bernama La Mudu tersebut bersumpah akan ia latih menjadi pendekar hebat. Sebagai titisan dewa, La Mudu kini mengemban takdir besar untuk membalaskan dendam keluarganya sekaligus melenyapkan kejahatan di dunia.
Sampul Novel Penyesalan Mantan Suamiku
9.8
Dua tahun menikah, kebahagiaan Sophia atas kehamilannya hancur karena Nathan meminta cerai. Saat nyawanya terancam dalam sebuah insiden pembunuhan, Nathan mengabaikan panggilan daruratnya hingga Sophia putus asa dan memilih pergi ke luar negeri untuk menata hidup baru. Namun, saat Sophia hendak menikah lagi, Nathan mendadak muncul kembali. Dengan penuh penyesalan, ia menuntut penjelasan mengenai anak yang telah dilahirkan oleh Sophia.