APKDock Logo
Bab
Bagikan
Sampul Novel sex, love and friends

sex, love and friends

Kepergian ibunya meninggalkan lubang besar di hati Alma, yang kemudian diisi oleh kehadiran Panji. Walau Panji sudah punya pacar, ikatan masa kecil mereka malah berujung pada hubungan intim yang terlarang. Padahal, cinta sejati Alma hanya untuk Gaga. Kini, Alma terjebak dalam pusaran konflik batin yang hebat, harus memilih antara gairah sesaat bersama Panji atau ketulusan cintanya pada Gaga, sembari bersiap menghadapi dampak dari keputusan keliru yang ia ambil.
Bab
Bagikan

Bab 1

Perkenalkan, aku Salma Putri Edelweiss, putri pertama dan satu satunya dari ayah dan ibuku, ayahku pekerja keras, saking kerasnya dia tidak pernah berada dirumah, bahkan sampai dimana hari kematian ibuku. dia tidak sama sekali datang. kecewa dan marah, namun beginilah hubungan aku dan kedua orang tuaku, tidak pernah bisa disebut sebagai keluarga yang utuh. aku berusaha menjadi yang paling hebat diantara yang lain, mencoba mendapatkan apapun dengan segala usaha yang aku lakukan. aku mandiri dari kecil, meski masih sedikit bergantung pada ibuku. sejak kecil aku memang tinggal berdua dengan ibuku, ayahku hanya sesekali saja pulang. itupun kurasa seperti orang asing bagi kami. meski aku tahu prihal ayahku yang selalu berselingkuh, aku tetap ingin mengetahui bagaimana selingkuhannya. sampai sebesar ini, sampai sekuat ini aku tidak pernah tau keberadaan ayahku. kecuali dia yang dengan sukarela datang padaku sendiri.

malam ini memang sangat sunyi, aku yang hanya sendiri di rumah merasa sedikit terganggu dengan keheningan malam itu. fikiranku kacau yang hanya bisa ku lakukan adalah menelfon panji untuk menemaniku bermalam dirumah ku.

jarak rumah aku dan panji tidak terlalu jauh, rumahnya tepat di belakang rumahku.

orangtuanya juga mengenal aku dengan baik, orang tuaku juga mengenalnya dengan baik.

waktu menunjukan pukul 01. 30 wib aku buru buru mengiriminya pesan.

ji kerumah gue sebentar, penting lo bilang nyokap lo kerumah siapa kek ga usah bilang kerumah gue. bokap gue ga ada dirumah juga soalnya.

Meski ayahku, memang tidak pernah ada dirumah.

aku mengirim pesan itu ke panji, handphoneku masih ku peggang berharap secepat kilat dia membalasnya.

"ngapain gue kerumah lo tengah malem gini. jawab panji"

"Gue takut"

panji tidak membalas pesanku, namun tidak lama ada sms masuk dari panji katanya dia sudah ada di depan rumahku.

aku langsung membuka pintu rumahku dan buru-buru menyuruh panji masuk kerumah ku.

"lo kenapa?" tanya panji tanpa basa basi

"hah" kataku kaget

"iya lo nyuruh gue kesini karena lo pengen?"

"kaga bego gue sendirian dan gue takut"

"lo udah biasa sendirian dirumah ga mungkin lo takut?" katanya

"trus menurut lo gue lagi pengen?" tanyaku

"iya lo mau kan, gue ga berani ngapa2in lo ma" katanya

"oke"

"tapi gue bisa kasih lo kissing, lo bisa kissing kan?"

"hah?"

panji mencium bibirku, aku mengikuti iramanya, tidak begitu buruk bahkan lebih hebat dari dugaan ku.

dia berhenti, aku pun berhenti.

"Ternyata gue pengen lebih, gimana dong?" Tanyanya

"Ya terserah" jawabku

panji kembali mencium bibirku, dia lebih agresif dari sebelumnya.

panji kembali berhenti dan aku terdiam lagi.

"sialan gue beneran kebawa suasana" katanya

"terus?" tanyaku lagi

"Lo mau?" tanyanya, aku mengerti maksud dari perkataannya itu.

"boleh aja, mumpung ga ada orang?" kataku

sekarang aku benar benar liar, otakku benar benar bermasalah orang yang berhadapan denganku adalah orang yang bahkan aku tahu bagaimana dia bersikap santun kepada orang tuanya, lelaki hebat yang pekerja keras di usia nya yang baru 23 tahun pencapaiannya sudah banyak dan aku kadang iri kepadanya.

"lo serius?"

"terus mau Lo gimana?"

"yaudah lepas baju lo cepetan" katanya

Tanpa pemanasan, tanpa basa basi kami hanya melakukan apa apa yang sudah kami mulai, aku hanya mengikuti alur. Selanjutnya hanya menerima segala hal yang Panji lakukan kepadaku. Aku bahkan sudah lama tidak melakukan ini, entah setan mana yang merasuki ku sehingga aku melakukan hal ini dengan seseorang yang sudah ku kenal lama, entah karena rasa kesal atau karena rasa sepi ku yang membuat aku sebodoh ini.

"maaaa" suara panji tepat ditelinga ku

"maaa" suara Panji terdengar sangat berat di telingaku

"ga usah manggil manggil, lanjutin aja" kataku

aku mengikuti permainan Panji yang agresif, tubuhku bergetar dan merasa panji berhasil membuat aku semakin bersemangat bermain dengannya

"maa, maa, maaaa" suaranya mengelitik dan aku menikmatinya.

kami bermain 2 kali, panji yang gue kenal santun ternyata seagresif ini. tubuhnya mungkin akan sering ku rindukan, ya mungkin.

"gue subuh balik ya, udah bawa sarung biar dikira abis subuhan" katanya

"otak lo emang kriminal" kataku

"memanfaatkan kesempatan, ma nanti malam main lagi yaaaa. wajib" katanya

aku hanya tersenyum, bingung apa yang harus aku lakukan, seandainya aku bisa menahan diri mungkin aku dan panji tidak akan sejauh ini.

namun malam ini adalah malam pembuka untukku dan panji semakin merajut hal tabu bersama.

tubuh Panji seperti magnet, jika hanya berdua kuasa aku bisa melakukan apapun bersamanya.

meski mencoba untuk bersikap biasa biasa saja saat mengunjungi rumahnya untuk bertemu dengan ibu panji. aku dan panji selalu mencari kesempatan untuk sekedar menggeserkan kelamin kita atau hanya sekedar berciuman.

dan hari ini aku berkunjung kerumah panji, karena aku ingin mengembalikan buku bacaan punya panji, yang telah selesai ku baca. kebetulan hari sabtu aku dan dia sedang libur. ibunya karena tahu aku sangat dekat dengan panji, mengijinkan aku memasuki kamarnya. untung saja panji anak tunggal maka saat ibunya panji pamit membeli sayuran, aku dan panji kembali melakukan hal yang sama seperti tadi malam di rumahku

panji menginginkan aku yang lebih aktif, namun aku enggan melakukannya, jadi aku menolaknya, sebab aku ingin melakukannya di ruang tamu yang kebetulan sepi, panji mengiyakan ajakan ku, padahal semalam sudah 4 kali, dan ditambah 2 kali siang ini. panji bermain lebih hebat dari sebelumnya, dia sangat hebat urusan ini aku yang tak berdaya, menikmati semua hal yang kami lakukan. kesal ku hilang sekejap, rasa sepi ku hilang seketika, panji dengan lembut mencium keningku, aku memeluk Panji dengan erat, bibir Panji mencium ku.

"sialan, gue pengen terus terusan ketemu lo" katanya

"iya samaaa, gue jadi candu sama lo" kataku

"ah kesal, kenapa harus sama lo? ma" tanyanya

"apa yang kenapa?" kataku sedikit marah

panji menghela nafas,

"andai gue ketemu lo lebih dulu, mungkib Lo jadi pacar gue" ucapnya

"gue ambil parfume dulu takut ketauan nyokap gue" sambungnya lagi

dia menyemprotkan parfumnya ke kursi

"maaa mau mau lagi?" tanya panji

"besok lagi lah, ya kali sih capek gue" kataku

"iya sih yaudah" katanya singkat

"besok gue ngampus sampe sore." balasku

"iya gue jemput lo aja nanti di kampus, kita main di mobil ya, seru kali" katanya

"jangan macem macem digerebek warga di nikahin nanti"

"kaga main cantik lah" katanya menggampankan

"Ih bege sering lo ya sama cewek lo?"

"sering sih kaga tapi pernah lah, tapi enakan sama lo sih kalau urusan gini, bikin nagih"

"apa yang enak?" tanyaku

"ga ngerti tapi daya tarik lo lebih aduhay" katanya

aku yang mendengarnya merasa risih namun tetap menerimanya karena ku fikir aku juga tertarik fisik terhadapnya.

"cewe lo ga marah nanti?"

"urusan gampang" katanya

"oke besok main lagi, lebih lama ya, harus lebih oke biar sama sama enak" katanya lagi

"nanti lo suka beneran sama gue"

"kagaaaa deh, jangan sampe jatuh cinta, hubungan kita sebatas ini aja" katanya

"oke berarti nanti balik ngampus cek in aja di hotel main sampe malem" kataku

"yaudah gue yang boking nanti,"

"Oke" kataku

Kami mengakhiri obrolan malam itu, tidur dengan alarem yang ku pasang agar panji pulang subuh nanti.

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Cinta Lama yang Membawa Duka
9.7
Demi menemui cinta pertamanya tanpa dicurigai, seorang suami tega memanfaatkan putra kandungnya yang berusia enam tahun sebagai kedok. Namun, keputusan egois itu berujung petaka saat sang anak disuruh membeli salep luka bakar dan tewas ditikam orang asing di jalan. Di tengah kedukaan mendalam Susi yang menangisi kematian putranya, sang suami justru menelepon dengan penuh amarah. Dia menuduh sang anak telah melukai selingkuhannya dan menuntut bocah yang telah tiada itu segera pulang untuk meminta maaf.
Sampul Novel Ditinggal 17 Kali, Kini Aku Pemimpin Mafia
8.7
Tiga tahun mendampingi Lewis dan kini mengandung lima bulan, Merry telah melewati enam belas kegagalan pernikahan akibat ulah Agnes, adik angkat suaminya. Menjelang janji suci yang ke-17, Lewis bersumpah tidak akan pergi lagi. Namun, Merry memegang rahasia: sebuah undangan pulang dari ayahnya, sang kepala Keluarga Damian. Jika sang suami kembali ingkar janji demi Agnes, Merry memutuskan untuk pergi selamanya dan kembali ke pelukan keluarga mafianya di Vireka Utara.
Sampul Novel Hasrat Terlarang Janda Tujuh Kali
9.3
Sarboah kembali menjanda untuk ketujuh kalinya, membuat sang ayah lelah menjadi wali nikah. Di tengah kegagalan itu, ia berjuang keras meredam hasrat biologisnya yang meluap-luap. Takdir lalu mempertemukannya dengan Adrian, pria penderita impotensi yang mendambakan kesembuhan. Akibat sebuah insiden tak terduga, keduanya terpaksa menikah. Mampukah rumah tangga unik ini bertahan di tengah perbedaan kondisi fisik mereka yang begitu kontras?
Sampul Novel Laluna
8.8
Bagi Laluna Renata Azuhra, pernikahan dengan Arka adalah mimpi yang terwujud. Namun, setelah lima tahun berjalan, kebahagiaan itu sirna saat sikap suami dan ibu mertuanya mendadak berubah drastis menjadi penuh kebencian. Di tengah kepedihan akibat perubahan misterius ini, Luna mencoba membuka hati pada sosok dari masa lalunya. Di saat itulah, rahasia besar yang menghancurkan rumah tangganya mulai terkuak. Kebenaran mengejutkan apakah yang sebenarnya selama ini disembunyikan?
Sampul Novel Setelah Bercerai
8.6
Pasca-perceraian, sepasang mantan suami istri dipertemukan kembali oleh kondisi kritis buah hati mereka yang di ambang maut. Sang ibu selama ini berjuang sendirian sebagai orang tua tunggal, sedangkan sang mantan suami justru sibuk dengan kehidupan barunya. Meski sang istri sempat membatasi pertemuan, kini ego harus ditekan demi anak mereka yang tengah bertaruh nyawa akibat kelalaian masa lalu. Akankah mereka mampu bersatu demi menyelamatkannya?
Sampul Novel X10
9.5
X10
Rencana liburan X10 batal total akibat misi darurat yang datang tiba-tiba. Pemuda dengan dua identitas ini kini memikul tanggung jawab besar untuk mengawal pewaris perusahaan IT raksasa di Korea Selatan. Tugas yang semula dikira sederhana ini berubah rumit saat ancaman Organisasi Black dan musuh misterius mulai bermunculan. Di tengah bahaya, X10 justru jatuh cinta pada sang gadis. Bisakah ia menjaga sang pewaris, menuntaskan misi, dan membongkar niat terselubung atasannya di A.O.K?