APKDock Logo
Bab
Bagikan
Sampul Novel Setelah Reinkarnasi, Aku Menjauhinya

Setelah Reinkarnasi, Aku Menjauhinya

Setelah terlahir kembali, aku bertekad menjauhi tunanganku dan membiarkannya bersama cinta pertamanya demi menghindari nasib tragis di kehidupan lalu, di mana aku disiksa hingga mati akibat dituduh memicu bunuh diri kekasihnya. Aku menuruti semua keinginannya untuk pergi jauh hingga menerima lamaran pria lain demi hidup tenang. Namun, saat aku sedang berbahagia bersama keluarga baruku, mantan tunanganku itu justru datang berlutut sambil menangis, memohon agar aku kembali ke pelukannya.
Bab
Bagikan

Bab 3

Rekan-rekan kerja di sekitarku mulai berbisik pelan. Jelas sekali mereka sedang memuji betapa serasinya Jefri dan Paula.

Tatapan mereka diam-diam tertuju padaku.

Mereka terus membandingkan aku dengan Paula. Hingga akhirnya, mereka menyimpulkan bahwa Paula jauh lebih cantik dariku.

Ketika mendengar percakapan mereka, hatiku terasa sedikit sakit.

Namun, lebih dari itu, aku justru merasa lega.

Ketika melihat betapa mesranya Jefri dan Paula, makin banyak rekan kerja yang sibuk dengan pekerjaannya, tetapi diam-diam mengalihkan perhatian mereka pada kami bertiga.

Semua orang di perusahaan tahu.

Mereka tahu bahwa aku dan Jefri adalah pasangan yang sudah bertunangan. Mereka juga tahu bahwa aku sangat mencintai Jefri.

Namun, sekarang Jefri dengan terang-terangan melindungi Paula, tanpa sedikit pun peduli padaku. Tatapan mereka padaku penuh dengan rasa iba dan pengertian.

Seolah mereka bisa membayangkan bagaimana aku menangis tersedu-sedu, memohon agar Jefri tidak meninggalkanku.

Seorang rekan kerja yang cukup dekat denganku menatapku dengan tatapan cemas.

Namun, aku hanya diam, terus membereskan barang-barangku.

Jefri menatapku dengan kening berkerut, tampak tidak senang. Dia berkata, "Kenapa wajahmu seperti orang mati? Apa yang sedang kamu lakukan?"

Aku tersenyum simpul dengan tenang, menunjuk barang-barang di mejaku, lalu membalas, "Aku sudah mengundurkan diri. Sekarang aku sedang berkemas. Tenang saja, aku nggak akan mengganggumu. Aku juga nggak akan membuat Paula kesal."

Pada saat itu, Paula melenggok mendekat dengan pinggang rampingnya, berjalan dengan anggun ke arahku.

Dia meletakkan sepotong kue mangga di hadapanku.

Dia tersenyum lembut sambil berujar, "Nona Sonia, ini kue yang dibuat sendiri oleh Jefri untukku. Aku rasa kamu belum pernah mencicipi masakannya, 'kan? Dia sangat ahli dalam membuat makanan! Kamu harus mencobanya!"

"Jangan bertengkar dengan Jefri, ya. Mendapatkan pekerjaan yang baik itu nggak mudah. Meski keluarga Nona Sonia sangat kaya, tetap saja kesempatan ini terlalu berharga untuk disia-siakan."

Aku tidak mengambil kue dari tangannya.

Senyum di wajah Paula sedikit menegang, sementara dia menatap Jefri dengan ekspresi sedikit terluka.

Wajah Jefri makin terlihat kesal. Kemudian, dengan suara dingin dan tajam, pria itu berkata, "Paula dengan baik hati ingin berbagi denganmu, kenapa kamu nggak menerimanya? Apa kamu nggak tahu sopan santun?"

Berbagi?

Aku perlahan tersenyum, lalu menatap Jefri sambil berkata, "Jefri, aku alergi mangga."

Jefri tertegun. "Kenapa aku nggak tahu?" gumam pria itu.

Paula yang melihat Jefri terdiam, buru-buru berkata, "Aku mendengar dari Jefri kalau kamu sering membeli mangga untuk dibawa pulang. Nona Sonia, kalau kamu membenciku, kamu bisa langsung mengatakannya, nggak perlu berbohong begitu."

Aku kembali tersenyum.

Aku memang sering membeli mangga, tetapi itu karena Jefri yang menyukainya. Aku sendiri bahkan tidak pernah menyentuhnya.

Melihat ekspresi dingin Jefri, hatiku tetap terasa sakit.

Kami tumbuh besar bersama sejak kecil, tetapi dia bahkan tidak tahu kalau aku alergi mangga.

Aku belum sempat mengatakan apa-apa, tetapi Jefri sudah lebih dulu naik pitam.

Dia mengambil potongan mangga dari tangan Paula, melemparkannya tepat ke wajahku. Melihat aku tidak menunjukkan reaksi apa pun, tatapan matanya menjadi makin tajam. Dia berujar, "Sonia, sejak kapan kamu jadi pembohong seperti ini?"

Aku menundukkan kepala. Rasa perih mulai menjalar di wajahku. Bintik-bintik merah kecil bermunculan di kulitku, makin lama makin banyak.

Rekan kerja di sampingku yang melihat ruam merah menyebar di wajahku, langsung menjerit kaget.

Aku merasa napasku mulai tersengal. Kemudian, kesadaranku menghilang sepenuhnya.

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel HASRAT TERLARANG GIGOLO
8.1
Demi menghidupi ibu yang sakit jiwa dan tiga adiknya, Bagaskara yang berusia 20 tahun terpaksa menjadi pria sewaan. Ia pun tergiur tawaran fantastis dari Arta Syakila, miliarder wanita berumur 27 tahun yang rela membayar 500 juta rupiah demi satu malam bersamanya. Meski hidup bergelimang harta, motif Arta menyewa gigolo masih menjadi misteri. Akankah Bagas mampu keluar dan hidup tenang, atau malah terjebak selamanya dalam rahasia gelap sang wanita kaya?
Sampul Novel Kuhancurkan Harga Dirimu, Galih
8.4
Tujuh tahun kulupakan karier hukum demi mendukung mimpi Galih. Sialnya, dia malah mengabaikanku demi Davina, bahkan abai pada alergi seafood-ku saat sakit. Setelah 52 kali rencana masa depan kami dibatalkan sepihak, aku memilih pergi. Kini, aku bangkit menjadi pengacara sukses yang mandiri. Saat Galih bersujud memohon di depan kantor, aku menolaknya dengan tegas. Waktunya telah tiba bagiku untuk menghancurkan harga dirinya dan memegang kendali penuh atas takdirku sendiri.
Sampul Novel Pemilik Rumah yang Cantik
9.3
Tinggal berseberangan dengan pemilik rumah yang cantik membuat hidup seorang penyewa berubah. Awalnya, wanita itu tampak dingin dan menjaga jarak. Namun, sebuah momen sederhana saat menyapu tangga mulai mencairkan suasana hingga mereka menjadi akrab. Keakraban itu membawanya mendapat undangan untuk berkunjung ke rumah sang pemilik. Keingintahuan berujung pada aksi nekat bersembunyi di dalam lemari, di mana ia menyaksikan interaksi intim antara wanita itu dan suaminya secara langsung.
Sampul Novel Rahasia Kafe Suamiku
9.5
Demi kebebasan, Dara Jelita terpaksa menikahi Raka Barawijaya atas tuntutan ayahnya. Remaja 18 tahun ini pun bertekad menyelidiki rahasia kelam di balik Kafe Nirwana, bisnis milik sang suami. Namun, penyelidikan tersebut justru menjebak Dara dalam misteri mendalam bersama sosok Raka yang buas. Kini, ia dihadapkan pada dilema besar: menghancurkan bisnis suaminya atau justru menyelamatkan pria itu dari ancaman berbahaya yang sedang mengintai.
Sampul Novel SUAMI MADU TIGA
9.2
Pengusaha kaya raya, Sebastian Narendra Gunawan, berniat mempersunting seorang gadis payung untuk menjadi istri ketiganya. Namun, ambisi pria beristri dua ini tidak berjalan mulus karena dihadang berbagai rintangan emosional. Salah satu istrinya bahkan nekat melancarkan aksi teror demi menggagalkan rencana tersebut. Di bawah bayang-bayang ancaman yang menegangkan, akankah Naren berhasil memadu tiga istrinya, atau justru sang calon pengantin baru yang memilih mundur?
Sampul Novel VIRGIN
9.3
Demi membebaskan keluarganya dari jerat kemiskinan, Rayana mengambil keputusan nekat dengan menjual daya tarik fisiknya kepada pria hidung belang. Namun, gadis polos ini tetap bersikeras mengajukan satu syarat mutlak: ia harus tetap suci. Kini, ia berada di persimpangan jalan, terjepit antara kerasnya realitas hidup dan prinsip diri. Sanggupkah Rayana mempertahankan mahkotanya, atau ia justru akan hancur dalam kesepakatan berbahaya ini?