APKDock Logo
Bab
Bagikan
Sampul Novel Setelah Pergi Penelitian, Tunanganku Menyesal

Setelah Pergi Penelitian, Tunanganku Menyesal

Satu bulan menjelang pernikahan, sang kekasih bersikeras ingin memiliki anak dengan cinta sejatinya. Meski ditolak, ia terus mendesak hingga rahasia terungkap dua minggu sebelum hari besar. Melalui hasil pemeriksaan, terungkap bahwa perempuan itu telah hamil sebulan. Sadar persetujuannya tak pernah dianggap penting, hubungan bertahun-tahun pun kandas. Pernikahan dibatalkan, semua kenangan dihapus, dan tepat di hari pernikahan, ia memilih masuk ke laboratorium riset tertutup demi memutus hubungan.
Bab
Bagikan

Bab 2

Ini adalah kertas pemeriksaan kehamilan, dan nama ibu hamil yang tertera di sana adalah Chelsia!

Waktu kehamilan yang tercantum di kertas itu membuat kepalaku pusing.

Tertulis dengan jelas di sana, kehamilannya sudah tiga minggu!

Artinya, sebulan yang lalu, Hendri telah melakukan inseminasi buatan dengan Chelsia.

Dari awal hingga akhir, dia tidak pernah berpikir untuk berdiskusi denganku dan meminta persetujuanku.

Lalu, mengapa dalam sebulan ini Hendri terus-menerus bertanya padaku?

Apakah dia hanya ingin merasa lebih tenang? Sebenarnya, dia menganggapku ini apa?

Aku merasa semua tenagaku seakan diambil semua, tubuhku lemas dan jatuh terduduk di lantai.

Hatiku terasa seperti dipegang erat oleh tangan besar, membuatku kesulitan bernafas.

Tidak heran kalau tadi Hendri terlihat sangat bahagia, selesai menelepon dia langsung pergi dengan tergesa-gesa.

Ternyata dia sudah tahu inseminasi buatan berhasil, Chelsia hamil.

Mungkin sekarang dia sudah di rumah sakit merayakan bersama Chelsia.

Aku menutup mataku dengan perasaan sakit, kesedihan yang tidak terhingga menyebar di hatiku.

Aku benar-benar tidak bisa mempercayai bahwa pria yang kucintai selama bertahun-tahun, kini telah menjadi ayah dari anak wanita lain.

Padahal, dua bulan yang lalu aku baru saja melamarnya, dan kami merencanakan pernikahan di bulan depan. Bahkan gaun pengantin dan hotel sudah kupesan jauh-jauh hari.

Aku selalu menantikan hari pernikahan, berharap bisa berjalan bersama Hendri menuju pelaminan.

Namun sekarang, semua harapan itu berubah menjadi buih dan lenyap begitu saja.

Saat ini, HP ku bergetar menarik kembali pikiranku.

Aku langsung menjawab telepon.

Suara jelas dari kakak senior terdengar.

"Nandia, aku tahu kamu akan menikah, tapi aku tetap ingin bertanya sekali lagi, apakah kamu benar-benar tidak mempertimbangkan untuk datang ke laboratorium kami?"

"Kamu adalah murid paling berbakat yang dimiliki dosen, dia selalu berharap kamu bisa membantunya."

"Mempertimbangkan bahwa kamu segera akan menikah, dosen bilang dia bisa memberi izin untuk kamu bekerja di laboratorium selama dua bulan dan libur setengah bulan, jadi kamu juga punya waktu untuk bersama suamimu."

Aku sudah mengetahui tentang pendirian laboratorium baru dosen di Kota B sejak setengah tahun yang lalu.

Dia sendiri menelepon mengundangku pergi ke laboratoriumnya untuk melakukan riset.

Namun, begitu aku masuk ke laboratorium, aku tidak akan bisa lagi berhubungan dengan dunia luar, hanya bisa meninggalkan tempat itu setelah penelitian selesai.

Bisa satu atau dua bulan, bahkan satu atau dua tahun.

Aku tidak ingin berpisah begitu lama dengan Hendri, apalagi tanpa bisa berhubungan dengannya.

Maka aku menolak undangan dosen.

Namun sekarang, surat pemeriksaan kehamilan itu tidak bisa hilang dari pikiranku.

Hendri kini telah menjadi ayah dari anak wanita lain.

Jika dia tidak pernah memikirkan hubungan mereka dan pernikahan yang akan datang, maka pernikahan ini juga sudah tidak diperlukan lagi.

Tanganku yang memegang HP tanpa sadar semakin mengerat.

"Senior, aku bersedia pergi ke laboratorium, tidak perlu cuti, aku akan mengikuti jadwal penelitian seperti biasa."

Suara senior terdengar penuh kegembiraan.

"Baguslah! Dosen pasti akan sangat senang."

"Kapan kamu datang? Bagaimana kalau seminggu setelah pernikahan, jadi kamu masih bisa berbulan madu."

Aku menjawab pelan, "Tidak perlu, di hari pernikahan aku pergi ke sana."

Pandanganku terarah pada kalender di meja.

Tanggal 10 bulan depan sudah kuberi lingkaran tebal dengan spidol merah.

Awalnya, aku ingin selalu mengingatkan diriku masih ada berapa hari dengan hari pernikahan, agar bisa mengatur segala hal yang perlu disiapkan.

Namun sekarang, itu berubah menjadi hitung mundur untuk meninggalkan Hendri.

Tersisa lima belas hari lagi.

Anggap saja ini adalah waktu penyesuaian untuk hubungan yang telah berlangsung lebih dari dua puluh tahun.

Setelah lima belas hari, aku dan Hendri tidak akan pernah bertemu lagi.

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Abang Duda Kesayangan
9.5
Pertemuan tak sengaja dengan seorang duda menawan setelah Dilara Aysila Airene menolong seorang nenek di jalan menjadi awal dari segalanya. Terpikat oleh ketampanan sang pria, Dilara jatuh cinta dan bertekad merebut hatinya. Demi menarik perhatian sang idaman, ia meluncurkan berbagai rayuan hingga aksi konyol. Akankah misi cinta Dilara ini berakhir manis atau justru menghadapi rintangan? Ikuti perjuangan unik gadis ini dalam mengejar cinta sang duda.
Sampul Novel Ayo Bercerai!!
8.4
Batas kesabaran Adeline akhirnya habis setelah sekian lama direndahkan oleh Devon, suaminya yang kini ia anggap lebih tidak berharga dibanding sampah. Konflik memanas di ruang makan ketika Devon mendengar langsung hinaan tersebut. Dengan emosi meluap, sang tuan muda mencengkeram dagu Adeline, memberi ancaman keras agar istrinya tidak memicu masalah. Namun, Adeline kini tidak lagi gentar untuk menentang dominasi dingin dari pria itu.
Sampul Novel CEO yang Penyayang Ingin Go Public
9.6
Di mata publik, Elia tampak sopan dan tertutup. Padahal, ia adalah pria kejam yang mengikat Ashley dalam gairah rahasia yang melindunginya dari gangguan luar. Namun, rahasia ini terancam terbongkar saat Ashley mendadak mual di depan umum. Bukannya bersikap dingin seperti biasa, Elia justru berlutut dan mengusap perut Ashley dengan lembut. Sang CEO pun langsung meminta Ashley meresmikan hubungan mereka di hadapan semua orang, berjanji menyerahkan segalanya demi dia.
Sampul Novel Cinta pertama dan terakhirku
8.7
Pertemuan tak terduga terjadi di rumah sakit saat Intan Arselina, seorang perawat, kembali dipertemukan dengan Abian Dirgantara. Fitnah dari ibu Dirga empat tahun lalu yang sempat memisahkan mereka kini menyisakan luka mendalam bagi Intan. Pasca kecelakaan yang menimpanya, Dirga berupaya keras mendapatkan kembali hati sang mantan kekasih. Namun, rintangan berat menghadang akibat kebencian mendalam keluarga Intan serta kehadiran Zidan. Dirga pun bertekad menebus masa lalunya demi cinta sejati.
Sampul Novel Dinikahi Suami Majikan
9.6
Masa muda Laili harus berakhir secara tak terduga demi sebuah pernikahan sakral. Pria berambut putih yang selama ini menjadi majikannya dan selalu ia panggil 'Tuan', kini telah resmi menjadi suaminya melalui akad nikah secara agama. Tak pernah terlintas dalam benak Laili bahwa takdir akan membawanya ke posisi ini. Kini, ia harus beradaptasi menjadi seorang istri dari pria yang dulu ia layani, memicu konflik batin yang mendalam akibat perbedaan status sosial mereka.
Sampul Novel Ijinkan Aku Mencintaimu
7.8
Masa kontrak pernikahan Sheeree dan Arvid kini telah berakhir. Namun, Sheeree enggan menyerah begitu saja. Ia pun mengajukan kesepakatan baru demi memikat hati sang suami dalam waktu satu bulan. Jika usahanya gagal, ia siap pergi dengan tangan kosong. Di balik keputusan nekat ini, tersimpan sebuah rahasia besar yang ia jaga rapat-rapat. Demi peluang terakhir ini, Sheeree rela mempertaruhkan segalanya. Sanggupkah ia meluluhkan Arvid, atau rahasia itu justru mengubah takdir mereka?