APKDock Logo
Bab
Bagikan
Sampul Novel Setelah Pergi Penelitian, Tunanganku Menyesal

Setelah Pergi Penelitian, Tunanganku Menyesal

Satu bulan menjelang pernikahan, sang kekasih bersikeras ingin memiliki anak dengan cinta sejatinya. Meski ditolak, ia terus mendesak hingga rahasia terungkap dua minggu sebelum hari besar. Melalui hasil pemeriksaan, terungkap bahwa perempuan itu telah hamil sebulan. Sadar persetujuannya tak pernah dianggap penting, hubungan bertahun-tahun pun kandas. Pernikahan dibatalkan, semua kenangan dihapus, dan tepat di hari pernikahan, ia memilih masuk ke laboratorium riset tertutup demi memutus hubungan.
Bab
Bagikan

Bab 3

Malam ini, Hendri tidak pulang, dan aku juga tidak menelepon untuk menanya ke mana dia pergi.

Aku sudah melihatnya di status Chelsia.

Setelah sore tadi mereka keluar dari rumah sakit, mereka langsung kembali ke rumah Chelsia dan memberi tahu keluarga tentang kehamilan Chelsia.

Dalam foto tersebut, nenek Chelsia dengan ramah memegang tangan Hendri dan berbicara sesuatu padanya, sementara tangan Hendri yang satunya lagi memegang perut Chelsia dengan senyum yang lembut.

Kami sudah bersama selama lima tahun, namun Hendri hanya pernah pergi ke rumahku sekali setelah dia setuju lamaranku.

Padahal, jarak antara rumah kami tidak sampai setengah jam perjalanan dengan mobil, sebelum itu dia bahkan tidak pernah ke rumahku.

Karena dia bilang tidak suka berada di sekitar orang tua dan merasa tidak nyaman.

Bahkan saat itu, sikapnya hanya sekedar sopan, sangat berbeda dengan kelembutan yang dia tunjukkan kepada keluarga Chelsia di dalam foto.

Aku menahan rasa pahit di mataku dan mematikan HP.

Keesokan harinya, aku mengundang beberapa teman untuk memberitahukan mereka bahwa pernikahan kami dibatalkan.

Dulu Hendri bilang dia tidak suka acara pernikahan, dia merasa itu hanya formalitas yang tidak ada artinya.

Karena aku yang mendesaknya, akhirnya dia setuju untuk mengadakan pernikahan kecil, dan hanya mengundang keluarga dan teman-teman terdekat.

Semua orang tahu perasaanku terhadap Hendri, jadi teman-temanku sangat terkejut mendengar kabar pernikahan dibatalkan.

"Kamu kan sudah mencintai Hendri bertahun-tahun, hampir saja mendapatkan dia, kenapa sekarang rela melepaskannya?"

Aku merasa ada rasa pahit yang merayap di hatiku.

Apa aku rela? Tentu saja tidak.

Aku telah mengejar Hendri selama dua puluh tahun, baru membuatnya setuju untuk menikahiku.

Melepaskan hubungan yang sudah dua puluh tahun ini tentu bukan hal yang mudah.

Tapi sebenarnya, hubungan ini sejak awal sudah tidak seimbang.

Karena dari awal hingga akhir, aku yang selalu mengejar langkah Hendri, sementara dia tidak pernah berhenti.

Awalnya aku tidak peduli, aku pikir, jika aku bisa menghabiskan dua puluh tahun untuk membuatnya setuju menikahiku, aku pasti bisa benar-benar masuk ke hatinya, hanya masalah waktu saja.

Setelah menikah, kami masih punya waktu yang panjang. Aku bisa menunggu sampai dia membuka hatinya sepenuhnya.

Tapi sejak setengah tahun yang lalu munculnya Chelsia, penyelamat hidup ini, semuanya berubah.

Baru saat itulah aku sadar bahwa Hendri tidak selalu ekspresi dingin terhadap semua orang.

Di depan Chelsia, dia selalu tampak lembut, berbeda dengan sikapnya yang cemberut saat di depanku.

Saat itu aku menghibur diriku sendiri, bahwa Chelsia telah menyelamatkan hidupnya.

Dia hanya ingin membalas budi.

Tapi aku tidak menyangka, setelah mendengar bahwa Chelsia didiagnosis kanker, Hendri malah setuju untuk memiliki anak bersama Chelsia supaya dia ada keturunan!

Bahkan dia berpura-pura meminta persetujuanku, namun diam-diam sudah melakukan inseminasi buatan agar Chelsia hamil.

Saat itulah, aku menyadari bahwa aku dan Hendri tidak akan bisa bersama lagi.

Meskipun perasaan dua puluh tahun ini sulit untuk dilepaskan, aku juga harus tega untuk mengikisnya.

Aku tidak memberi tahu mereka alasan sebenarnya, hanya bilang kalau aku akan segera ke laboratorium, dan aku hanya bisa berhubungan dengan dunia luar setelah waktu yang lama.

Untuk mengungkapkan permintaan maaf, aku menemani teman-temanku sampai tengah malam sebelum pulang ke rumah.

Saat aku sampai di rumah, Hendri baru saja pulang.

Dia mencium bau alkohol dari tubuhku dan mengernyitkan dahinya, mundur beberapa langkah menjauh dariku, satu tangan menutup hidung dan mulutnya, nada suaranya jelas menunjukkan rasa jijiknya.

"Jauhi aku, jangan sampai bau alkohol itu menempel padaku."

Aku tertawa pahit.

Mungkin dia khawatir bau alkohol itu menempel padanya dan akan mempengaruhi Chelsia.

Karena dia lagi hamil.

Kata-kata yang begitu jelas, sepertinya dia sama sekali tidak ingin menutupinya.

Tapi karena dia tidak mengatakan secara terang-terangan, aku juga tidak akan membicarakannya.

Aku tidak mengatakan apa-apa lagi, berbalik dan masuk ke kamar mandi.

Ketika aku keluar, Hendri sedang mengetik dengan cepat di HP nya, wajahnya tampak ceria, aku hanya melirik sekilas dan ingin pergi ke kamar tidur.

Namun, tiba-tiba dia memanggilku.

"Ada yang perlu aku bicarakan denganmu."

Langkahku terhenti.

Terakhir kali aku mendengar kata-kata itu, di sebulan yang lalu, ketika dia pertama kali bilang ingin memiliki anak dengan Chelsia. Sejak itu, kami bertengkar panjang selama sebulan.

Sekarang Chelsia sudah hamil, apa lagi yang bisa dia bicarakan?

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Aku Bukan Boneka
8.5
Menghadapi rumor perselingkuhan suaminya yang kaya, protagonis novel romantis misteri Aku Bukan Boneka berniat menyelidiki kebenaran demi melindungi haknya. Namun, ibu kandungnya justru mengacaukan pameran seni yang ia persiapkan selama tiga tahun. Sang ibu menghancurkan lukisan berharga miliaran rupiah sambil melontarkan hinaan keji di depan umum, berdalih demi kebaikannya. Di balik tuntutan agar ia mandiri dan bercerai, terungkap rencana licik sang ibu yang ingin menjodohkannya dengan duda paruh baya miskin.
Sampul Novel (bukan) Perempuan Biasa #buku ketiga
9.6
Kehidupan mapan Davina Hadinata runtuh usai menjalin kasih dengan Aria Wardana yang ternyata telah beristri. Tak cukup difitnah Aria hingga kehilangan pekerjaan, bisnis ayah Vina pun hancur akibat skandal kakaknya. Petaka kian memuncak ketika istri Aria nekat mengakhiri hidup. Hal ini memicu murka Rajata Bagaskara yang ingin membalas dendam atas kematian keponakannya. Rajata menodai Vina hingga hamil. Di tengah kemiskinan dan penderitaan mendalam, Vina harus berjuang bertahan hidup.
Sampul Novel Darling Enemy
8.7
Vanilla Putri Mahameru sangat membenci Altan Wijaya Kesuma, putra mantan kekasih ibunya yang angkuh dan kerap mengejeknya tidak berotak. Konglomerat itu menilai Vanilla hanya mendompleng nama besar keluarganya. Ketegangan di antara mereka memuncak saat Vanilla diwajibkan menjalani magang selama empat bulan di kantor Altan. Sejak wawancara kerja yang diwarnai drama dan jawaban aneh, Vanilla harus bertahan di bawah pengawasan ketat pria yang ia juluki Setan Borjuis tersebut.
Sampul Novel My Possessive Sugar Daddy
9.6
Demi keluar dari kemiskinan dan tekanan sosial, Fahira terpaksa mengorbankan prinsipnya untuk menjadi sugar baby dari Fatih. Meski awalnya menolak, tawaran sang CEO tampan adalah solusi instan bagi hidupnya. Kini, ia bergelimang kemewahan yang justru memicu masalah baru. Fahira harus menghadapi berbagai sabotase dan rencana licik dari sepupunya sendiri yang bertekad untuk menjatuhkannya.
Sampul Novel Not a Stuntman!
8.1
Alin Arshavina terpaksa menggantikan Friska, kakak tirinya yang kecelakaan di hari pernikahan, untuk menikahi pria kasar bernama Evano Xander. Sebagai asisten pribadi CEO yang sinis, Evano curiga bahwa semua wanita hanya mengincar hartanya. Konflik memuncak saat Friska pulih dan menuntut posisinya kembali sebagai istri. Di tengah sikap buruk Evano dan gangguan Friska, Alin dilema antara mempertahankan komitmen suci seumur hidup atau menyerah.
Sampul Novel Ranjang Kakak Ipar
8.4
Maora menghadapi situasi pelik setelah Haidar Alvaro, pria masa lalunya, sah menjadi suami kakaknya, Laura. Keadaan kian menyiksa saat Haidar memaksanya tinggal bersama. Kini, Maora terjebak di antara tuntutan untuk setia pada sang kakak dan godaan hasrat terlarang yang kembali membara. Haruskah ia mengorbankan keluarganya demi perasaan lama, atau sanggupkah ia bertahan menahan penderitaan batin ini?