APKDock Logo
Sampul Novel Setelah Dihianati Adik Kandumh

Setelah Dihianati Adik Kandumh

8.1 / 10.0
Delapan tahun memeras keringat di negeri orang demi keluarga, Arini justru disambut kenyataan pahit saat pulang. Alma, adik kandungnya sendiri, tega mengkhianati dirinya dengan menikahi Aksa, pria yang selama ini menjadi kekasih Arini. Saat hatinya hancur lebur, seorang lelaki baru hadir menawarkan kasih sayang yang tulus. Kini, Arini dihadapkan pada kebimbangan besar: terus meratapi masa lalu yang kelam atau melangkah maju menyambut cinta baru.

Setelah Dihianati Adik Kandumh Bab 1

Arini 8 tahun yang lalu.

"Rin... niatmu sampek ke luar negeri untuk bekerja apa? Jika hanya untuk gegayaan kaya orang-orang, Bapak nggak akan kasih kamu izin. Kamu tahu, 'kan? Banyak berita buruk tentang para tkw itu. Mereka pulang membawa anak tanpa tahu siapa bapaknya. Bapak, nggak mau kamu seperti itu," kata Wahyono dengan nada tegas saat anak sulungnya meminta izin untuk bekerja ke luar negeri.

Arini terdiam sebentar memikirkan jawaban yang tepat untuk sang ayah. Laki-laki yang kini tampak rapuh karena penyakit stroke itu tampak seperti menahan tangis. Bagaimana tidak, ia merasa tidak tega saat anak-anaknya harus membantu perekonomian keluarga ini. Suratmi, sang istri hanyalah seorang buruh serabutan yang tidak setiap hari ada yang memakai jasanya.

Kehidupan Wahyono memang sejak dulu susah. Arini adalah anak sulung dan merasa harus bertanggungjawab dengan kelangsungan hidup keluarga ini. Ia masih punya dua adik. Alma dan Satria si bungsu. Mereka masih sekolah di bangku SMP dan SD. Biaya sekolah saat ini tidaklah murah.

"Bapak, sebelumnya, saya minta maaf bukan ingin menjadi seperti mereka. Tapi, niat saya kerja jadi TKW agar setidaknya Alma dan Satria bisa kuliah. Dengan mereka kuliah, kita bisa mengubah nasib keluarga ini menjadi lebih baik. Tidak usah memikirkan saya nanti bagaimana di sana. Saya akan baik-baik saja di sana." Arini menjawab dengan tenang ucapan sang ayah.

"Kalo memang itu niat kamu, Bapak akan tanda tangani surat ini," kata Wahyono yang sebenarnya berat hati.

Percakapan itu mendadak terputar di kepala Arini saat ini. Ia masih sangat syok di depan rumahnya sendiri. Baru saja tiba, mendadak, semua saksi mengucapkan kata 'sah.' Dalam hati Arini masih berpikir positif. Namun, setelah melihat siapa yang menikah, ia kembali mendapatkan syok yang luar biasa.

"Loh, itu Arini!" Seru salah satu warga dengan suara lantang dan membuat banyak tamu undangan menoleh ke arah Arini.

Arini menunduk dan mengusap air matanya dengan cepat. Di depan sana, sang adik baru saja resmi menjadi istri seorang laki-laki. Mengapa harus kekasih Arini yang dinikahi Salma? Sejak kapan mereka punya hubungan?

"Ya, Allah, Rin, kamu kok pulang nggak ngasih kabar keluarga?" tanya Ranti dengan wajah menahan rasa kasihan pada Arini.

"Aku mau bikin kejutan tapi justru aku yang terkejut," jawab Arini sambil tersenyum, menertawakan nasibnya saat ini.

"Ya Allah, Rin. Ayo ke rumah Bulek dulu, biar kamu bisa istirahat." Ranti tahu bagaimana perasaan sang keponakan.

"Bulek, kenapa nggak ada yang ngabarin aku?" tanya Arini menahan tangisnya agar tidak pecah di hari bahagia Alma dan Aksa yang tak lain adalah sang kekasih.

"Bu-Bulek minta maaf, ya." Ranti sangat panik saat ini.

Arini tersenyum miris. Ia lalu mengikuti langkah sang bibi menuju rumah wanita itu. Hanya berjarak dari rumah kedua orang tuanya yang kini telah direnovasi. Namun, mereka justru tidak memberikan kabar perihal pernikahan Alma. Kecewa, sakit hati, marah, dan banyak perasaan lain yang ada di hati dan pikiran Arini saat ini.

Sementara itu, acara resepsi pernikahan Aksa dan Alma saat ini menjadi sorotan banyak warga. Sudah jelas jika Alma merebut kekasih sang kakak. Jahat? Entahlah, dalih mereka adalah saling mencintai. Wajah Aksa mendadak seputih kertas.

Bagaimana tidak, sampai dengan dua hari yang lalu, Aksa masih menghubungi Arini. Hubungan mereka tidak ada masalah sama sekali. Kontrak kerja Arini tinggal satu tahun lagi. Arini sengaja mengambil cuti untuk pulang ke rumah untuk memberikan kejutan.

Pukul sebelas malam, mereka semua berkumpul di rumah Ranti. Wajah mereka semua tampak tegang. Wahyono menatap ke arah anak sulungnya. Ada perasaan bersalah yang menggelanyutinya.

"Arini... Bapak minta maaf, ya. Ini semua terjadi begitu saja. Bapak tidak punya pilihan," kata Wahyono dengan mata berkaca-kaca.

"Nggak terjadi begitu saja, Pak. Aku sama Mas Aksa sudah lama saling cinta." Alma menyela ucapan sang ayah. "Iya, 'kan Mas Aksa? Mas Aksa bilang juga sudah lama putus dari Mbak Arini. Jadi, sebenarnya tidak ada yang harus minta maaf di sini," kata Alma dengan angkuhnya.

Aksa hanya menunduk, lantai keramik di rumah Ranti lebih menarik. Ia tidak mempunyai keberanian untuk mengatakan dan menjelaskan apa pun pada Arini. Entahlah, perasaan bersalah itu mendadak menghantuinya. Arini punya cinta yang tulus hanya saja, ketika diajak menikah terus saja menolak. Arini selalu meminta agar Aksa menunggu.

"Jangan menyela ucapan, Bapak. Ada waktunya kamu berbicara!" Wahyono menegur Alma dengan tegas.

"Ya, mau sekarang atau nanti jawabannya juga sama. Ngapain harus nunggu sampai nanti. Aku juga ngantuk, Pak!" Alma berani membentak sang ayah.

"Kamu ini! Ingat, kamu bisa menjadi seperti sekarang ini juga karena Mbakmu, Arini!" Wahyono kehabisan kesabaran pada adik Arini.

"Memang! Aku akan kembalikan semua uang Mbak Arini. Aku udah hitung semua biaya kuliah yang dikeluarkan oleh Mbak Arini. Tenang saja!" Alma sangat angkuh saat ini. "Satria, mulai sekarang kamu juga harus hitung berapa uang biaya kuliah dan kembalikan pada Mbak Arini," kata Alma menunjuk Satria adik bungsunya itu.

"Cukup!" Seharusnya kalian berdua meminta maaf pada Arini. Bukan hanya kalian saja, tapi Mas Wahyono dan Mbak Sri juga harus meminya maaf pada Arini. Di sini, Arini yang seharusnya menjadi pihak tersakiti," tegur Rasman suami Ranti yang merasa muak dengan ulah Wahyono yang tidak tegas.

"Sudahlah, aku tidak gila maaf. Ini sudah terjadi. Selamat atas pernikahan kalian," kata Arini dengan wajah yang sulit ditebak.

Ucapan Arini membuat Aksa mendongak. Mata mereka bertemu dan menyiratkan kerinduan. Arini segera memutus pandangan dan menatap ke arah lain. Rasa sakit hati yang luar biasa membuat air mata Arini susah keluar.

"Pak, Bu, saya ingin bicara pada Arini," kata Aksa tanpa menoleh ke arah Salma.

"Tidak usah. Tidak ada yang perlu kita bicarakan lagi. Kisah kita ternyata sudah usai tanpa aku sadari. Aku yang salah di sini. Sekarang, pulanglah. Biarkan aku istirahat sebentar," kata Arini lalu beranjak dari duduknya.

Aksa tercekat saat mendengar ucapan Arini. Perempuan yang menjadi cinta pertamanya itu seolah tidak terusik. Seharusnya, Arini akan mengamuk, tetapi sebaliknya. Aksa tidak bisa berkata-kata lagi. Ia terpaksa kembali ke rumah Wahyono.

Arini masuk ke kamar tamu. Ia menutup pintu lalu menguncinya. Arini mengembuskan napas panjang, berharap jika bisa sedikit meringankan masalahnya. Namun, tidak, kini air matanya tumpah.

Pagi datang dengan cepat. Arini sudah bangun dari Subuh. Ia membantu Ranti di dapur. Tidak banyak obrolan antara bibi dan keponakan itu.

"Mbak Arini, aku mau kembalikan uangmu. Mau cash atau masuk ke rekening," ucap Alma yang entah sejak kapan ada di dapur Ranti itu.

Lanjut Membaca

Daftar Isi Setelah Dihianati Adik Kandumh

Ch. 1 Ch. 2 Ch. 3
Ch. 4
Ch. 5
Ch. 6
Ch. 7
Ch. 8
Ch. 9
Ch. 10
Ch. 11
all

Anda Mungkin Juga Suka

Novel Rilisan Baru

Sampul Novel Habis Manis Sepah Dibuang
9.3
Setelah disiram air dan dihina oleh seorang klien, Jocelyn tidak mendapatkan pembelaan dari atasannya, Michael. Pria itu malah memeluk asisten pribadinya dan memecat Jocelyn dengan dingin karena dianggap tidak becus bekerja. Enggan menerima perlakuan semena-mena tersebut, Jocelyn menyeka wajahnya, menenggak segelas alkohol, lalu menyiram balik wajah Michael sebelum akhirnya menyatakan keluar dari perusahaan. Kisah dalam novel modern ini berfokus pada harga diri Jocelyn yang menolak ditindas.
Sampul Novel Jeratan Cinta Kakak Tiri
8.1
Dunia Luna runtuh begitu tahu bahwa Reno, cinta pertama yang sangat ia puja, segera menjadi kakak tirinya. Walau rintangan menghadang, gelora asmara yang membara membuat mereka nekat merajut hubungan gelap yang berbahaya. Situasi kini kian pelik dan genting setelah Luna dinyatakan hamil. Di tengah ancaman rahasia yang mulai terkuak, sanggupkah mereka bertahan, ataukah masa depan Luna harus hancur lebur demi memperjuangkan cinta terlarang ini?
Sampul Novel Kembalinya Istriku
8.0
Demi menyelamatkan keluarganya dari krisis keuangan dan musibah sang suami, Maharani rela bekerja keras sebagai TKW di negeri orang. Malang, pengorbanan tulus itu justru dikhianati oleh Rudi yang tega menipunya. Luka hati Rani kian menganga saat putra tunggalnya wafat akibat kelalaian keluarga suaminya. Kini, berbekal kepedihan yang mendalam, Rani bersiap menuntut balas kepada setiap orang yang telah menghancurkan hidup dan masa depannya.
Sampul Novel Menantu Hina Ternyata Kaya Raya
8.5
Randi kerap direndahkan dan diperlakukan buruk oleh mertuanya yang buta akan jati dirinya. Di balik kesederhanaannya, ia sebenarnya adalah seorang miliarder dengan kekayaan melimpah yang tak terduga. Ketika status aslinya perlahan terbongkar, akankah kebencian keluarga sang istri berubah menjadi penyesalan mendalam? Simak perjuangan menantu yang tertindas ini membuktikan kuasa dan harta melimpah miliknya.
Sampul Novel Nafkah dua puluh ribu darisuamiku
8.4
Kehidupan rumah tangga yang tampak sempurna dengan suami mapan dan bergelimang harta ternyata menyimpan kepedihan mendalam. Di balik fasilitas serbakecukupan yang tersedia, seorang istri justru harus berjuang sendiri demi bertahan hidup tanpa nafkah yang layak. Kemewahan yang kasat mata tidak menjamin kebahagiaannya. Ini adalah kisah tentang keteguhan hati dan perjuangan seorang wanita dalam menemukan kemandirian di tengah dinginnya pernikahan yang semu.
Sampul Novel Simpanan Om Tampan
9.1
Leonora Cheryl tidak mampu menghalau ketertarikan terlarang pada Gavin, suami dari Diandra yang merupakan tantenya sendiri. Karena tinggal serumah, hubungan mereka kian dekat hingga melewati batas moral. Hubungan rahasia penuh risiko pun terjalin di antara keduanya. Di balik dinding pengkhianatan terhadap keluarga sendiri, Leonora dan Gavin kini terhanyut dalam asmara gelap yang menentang logika serta norma sosial yang berlaku.
Bab
Baca Sekarang
Bagikan