APKDock Logo
Sampul Novel Nafkah dua puluh ribu darisuamiku

Nafkah dua puluh ribu darisuamiku

8.4 / 10.0
Kehidupan rumah tangga yang tampak sempurna dengan suami mapan dan bergelimang harta ternyata menyimpan kepedihan mendalam. Di balik fasilitas serbakecukupan yang tersedia, seorang istri justru harus berjuang sendiri demi bertahan hidup tanpa nafkah yang layak. Kemewahan yang kasat mata tidak menjamin kebahagiaannya. Ini adalah kisah tentang keteguhan hati dan perjuangan seorang wanita dalam menemukan kemandirian di tengah dinginnya pernikahan yang semu.

Nafkah dua puluh ribu darisuamiku Bab 1

Zahra kamu, kenapa setiap hari selalu masak seperti ini apakah. Kamu tidak berpikir suamimu sudah mati-matian untuk menghidupi kamu suami kamu sudah lelah bekerja seharian tapi ketika pulang dan ingin makan, Tio hanya mendapatkan tahu tempe. Makanan yang tidak layak di makan oleh manusia seperti ini," gimna buk Anti.

"Maaf buk tapi, uang dari mas Tio hanya cukup untuk di belikan itu. Kalau memang, makanan yUang lebih baik lagi. Zahra akan meminta uang belanja lebih kepada mas Tio," ujar Zahra dengan nada yang baik dan lembut.

Karena sejatinya, Zahra adalah seorang menantu yang baik hati selalu di tindas oleh sang mertua.

Apa pun yang Zahra lakukan salah di mata buk Anti.

"Halah bilang saja kalau semua yang di berikan oleh Tio itu kamu belikan yang berguna untuk kamu sendiri, Tidak mungkin tio memberikan uang yang sedikit kepada kamu. Apakah kamu tidak tahu Tio adalah PNS? Gajinya tinggi jadi kalau Tio itu memberikan uang belanja hanya cukup untuk membelikan tahu tempe seperti ini. Aku yakin pasti kamu sudah membelanjakan uang tio dengan hal-hal yang tidak berguna bukan? Dasar menantu tidak Ada tahu bersyukur," tanya buk Anti semakin membabi buta menghina sang menantu

"Ya Allah ibu kan tahu sendiri kalau, mas Tio itu selalu memberikan gajinya pada ibu. Aku hanya mendapatkan uang dua puluh ribu sehari untuk belanja makanan. Itu pun harus cukup untuk dalam keluarga ini yang bertiga orang apakah ada sisa uang layak, yang aku gunakan bersenang-senang untuk diriku sendiri," tukas Zahra yang sudah emosi.

"Kalau ibu bicara jangan di jawab, ibu itu mengatakan hal yang tidak benar. Kenapa kamu boros sekali sih jadi istri seharusnya uang yang aku kasih kamu belanjakan yang tepat. Bukannya malah kami di berikan tahu tempe seperti ini, kamu pikir aku tidak capek mencari uang setiap hari sudah bagus aku memberikan uang untuk beli makanan. Kalau tidak aku yakin kamu pasti kelaparan. Karena kamu tidak bekerja dan menghasilkan uang sama sekali," gumam Tio

Bukannya menyadari tapi suaminya malahan memutar balikan fakta yang sudah terpampang di depan matanya.

Zaman sekarang, tentunya dengan uang dua puluh ribu tidak cukup untuk membeli. Bahan makanan yang layak di makan oleh keluarga dengan anggota sebanyak itu.

"Kalau memang seperti itu yang mas katakan maka ijinkan Zahra bekerja zahra akan bekerja menghidupi diri Zahra sendiri," ucap Zahra

"Memangnya kamu mau kerja apa? Kamu itu kan cuma lulusan SMP. Kamu tidak mungkin mendapatkan pekerjaan yang layak, kalau pun kamu bekerja di luar sana itu akan menambah masalah saja. Setidaknya orang akan berfikir kamu tidak akan di berikan oleh mas Tio. berikan nafkah oleh tio, padahal sudah Tio mencukupi semua kebutuhan kamu. Kamu saja yang kurang bersyukur," ujar buk Anti.

"Ya allah ibu, kalau aku tidak bisaall mengatur uang dua puluh ribu pemberian oleh mas Tio itu," kata Zahra

"Sudahlah kamu itu memang istri yang ajah tidak becus, kamu hanya memikirkan diri kamu sendiri dan juga istri yang kufur atas nikmat yang sudah di berikan suami kamu. Kamu tidak pernah mau bersyukur, sudah Bu tidak usah makan dirumah lebih baik kita makan di luar saja biarkan manusia gak berguna ini makan masakannya sendiri. Aku sudah muak setiap hari harus bertengkar soal uang dengan dia," ujar Tio.

Akhirnya tio keluar bersama buk Anti makan bersama Zahra di tinggal dirumah dengan rasa sakit hati yang harus Zahra pendam sendiri.

Zahra menikah dengan tio dan keluarganya meninggalkannya karena jarak rumah mereka jauh.

Tio harus berbakti kepada ibunya itu tidak mungkin mau meninggalkan sang ibu demi mengikuti wanita yang di nikahinya.

"Kenapa nasibku seperti ini, aku sebenarnya ingin kerja tetapi apa yang bisa aku kerjakan. Aku juga tidak punya modal kalau aku usaha," monolog dalam hati.

Kemudian Zahra mengambil ponsel jadul yang di beli sebelum menikah untuk menghubungi teman yang sudah lama tidak di hubungi.

Karena tidak memiliki Kouta internet maka Zahra pergi kerumah salah satu tetangganya untuk menumpang WiFi di sana

"Ada apa? Apa kamu bertengkar lagi dengan suami dan ibu mertua kamu?" tanya buk Arul yang sudah mengetahui tabiat Tio

Bu Arul merasa sangat kasihan dengan Zahra yang sebatang kara di kota itu dan selalu di tindas oleh keluarga beradab itu

"Enggak kok buk aku hanya mau

menumpang Wifi ada yang harus aku kerjakan," ujar Zahra

"Baiklah berikan sini ponselmu Ibu akan menyambungkan Wifi di sini kalah kamu membutuhkan apa pun jangan sungkan untuk minta bantuan pada ibu kalau ada yang ibu bisa bantu pasti ibu bantu.

Bu Arul adalah salah satu tetangga yang mau membantu Zahra, sedangkan tetangga yang lain tidak mau berurusan dengan buk Anti yang galaknya minta ampun.

Beruntung temannya tidak ganti nomor tapi belum sempat mengutarakan apa yang zahra inginkan tiba-tiba Tio dan buk Anti datang kerumah buk Arul dengan wajah yang merah padam

"Ibu dan mas tio sudah pulang?" tanya Zahra sembari menyembunyikan ponselnya.

Kedua monster itu sudah pulang begitu cepat padahal perkiraan Zahra buk anti dan Tio akan menghabiskan waktu yang lama.

"Pulang kamu dasar istri yang tidak tahu terima kasih. Aku sudah memberikan semua gajiku kepadamu tetapi kenapa kamu keluar rumah diam-diam hanya untuk mengemis WiFi pada orang lain seharusnya kamu bersyukur karena di rumah sudah ada WiFi kalau memang kamu tidak mau menggunakan WiFi kalau kamu bisa bilang pada suami kamu ini untuk membelikan kamu Kouta internet. Kenapa kamu hanya membuat malu seperti ini," ujar Tio dengan nada yang sangat galak.

Ternyata sebelum tio dan buk Anti sampai pada tempat makan, ada seseorang yang melaporkan kelakuan Zahra itu pada mereka berdua.

Karena sangat marah akhirnya buk Anti dan Tio kembali ke rumah untuk memberi pelajaran pada Zahra.

"Jangan bersikap kasar pada istrimu mungkin saja istrimu memang ingin mencari udara segar dan dia bisa berkumpul dengan kami agar dia tidak terkurung dalam rumah," ujar buk Arul membela Zahra yang sudah di seret oleh Tio.

"Enggak usah ikut campur urusan keluarga kami ya buk Arul saya lebih tau bagaimana istri saya dia itu suka keluyuran, dan tidak saya kurung dalam rumah seharusnya Zahra bersyukur saya memberikan seluruh gaji saya untuk dia gunakan bersenang-senang tetapi Zahra malah mengemis di rumah orang sepeti ini. Dasar wanita tidak tahu di untung bikin malu suami," umpat Tio.

Bu Arul hanya bisa menggelengkan kepalanya karena menganggap tio hanya memutar balikan fakta.

Selama ini dirinya tahu bagaimana sikap tio kepada dirinya tidak percaya bahwa Tio yang mengatakannya

"Aku tahu sikap kalian berdua bagaimana dengan zahra nyatanya kalian berdua tidak melakukan kebaikan seperti itu jangan memutar balikkan fakta," ujarnya.

"Tahu apa kamu soal keluarga kami! Menantu kurang ajar ini pasti sudah mengadu yang tidak-tidak bukan? Kamu tidak usah percaya dengan dia. Dia itu hanya gadis desa tidak berpendidikan yang beruntung di nikahin anakku tetapi dia tetapi sangat tidak berterimakasih," ujar buk Anti sembari membawanya pulang.

Membawa Zahra yang ketakutan, zahra sangat takut dirinya akan di pukul habis-habisan oleh suaminya dan buk Anti.

Lanjut Membaca

Daftar Isi Nafkah dua puluh ribu darisuamiku

Ch. 1 Ch. 2 Ch. 3
Ch. 4
Ch. 5
Ch. 6
Ch. 7
Ch. 8
Ch. 9
Ch. 10
Ch. 11
all

Anda Mungkin Juga Suka

Novel Rilisan Baru

Sampul Novel Apa Salahku Padamu, Bu?
7.9
Hidup Mutia dipenuhi penderitaan akibat kebencian tanpa sebab dari ibunya sendiri. Di tengah himpitan kesulitan ekonomi, sang ibu terus melampiaskan rasa frustrasinya kepada Mutia. Gadis malang ini selalu menjadi sasaran amarah, di mana setiap tindakannya tidak pernah benar di mata ibunya. Mutia bahkan merasa lebih baik tidak pernah dilahirkan ke dunia. Bagaimanakah ia harus bertahan menghadapi tekanan batin ini? Simak perjuangan pilu Mutia dalam melewati kenyataan hidup yang begitu pahit.
Sampul Novel Cinta di Musim Semi
9.6
Kehidupan mapan Amara di kota seketika terguncang akibat surat masa lalu yang memaksanya pulang ke desa. Di sana, ia terjerat dalam misteri kelam sekaligus terjebak di antara dua pria: Rendra, cinta lamanya, dan Daffa, seorang fotografer penuh rahasia. Sembari mengurai teka-teki yang ada, Amara harus berhadapan dengan luka lama dan pengkhianatan perih. Akankah fakta yang terkuak nanti memulihkan batinnya, atau justru merusak sisa hidupnya?
Sampul Novel Kehidupan Baru di Usia 60 Tahun
7.8
Setelah ditabrak mobil di hari ulang tahun cucunya, seorang wanita berusia 60 tahun justru pulang ke rumah hanya untuk menghadapi ketidakpedulian keluarganya. Alih-alih mengkhawatirkan lengannya yang terluka, suami, anak, dan menantunya hanya menuntut pekerjaan rumah tangga diselesaikan. Lelah dituduh malas dan tidak masuk akal saat mencari ketenangan, ia mengambil keputusan besar ketika suaminya meminta cerai demi seorang pengasuh. Ia memilih menyetujuinya demi melepaskan diri dari pengabdian tanpa pamrih.
Sampul Novel Lawyer With Benefit
8.2
Demi menjatuhkan ibu tirinya yang menggelapkan dana perusahaan saat ayahnya kritis, Adara meminta bantuan pengacara andal bernama Deva. Namun, hubungan kerja ini justru berkembang menjadi hubungan intim yang penuh gairah. Di tengah kesedihannya kehilangan sang ayah, pesona Deva di luar dan di dalam persidangan berhasil memikat hati Adara. Akankah jalinan asmara yang penuh skandal ini dapat berakhir bahagia bagi keduanya?
Sampul Novel Pernikahan Rampasan
9.3
Demi membalas dendam atas kematian sang ibu, Sally Esteban berniat merebut kembali tunangannya dari adik tirinya. Namun, ia keliru dan justru merayu Glenn, adik mantan tunangannya yang terkenal dingin. Sadar salah sasaran, Sally mencoba menjauh, tetapi Glenn malah mengejarnya hingga mereka terikat pernikahan dalam keluarga Ston. Kehadiran Kayla, mantan kekasih Glenn, mulai menguji kesetiaan sang suami. Keraguan Glenn membuat Sally memilih bercerai, dan kini Glenn harus berjuang mempertahankan istrinya.
Sampul Novel Ratapan Kekasih: Kembalilah padaku
8.2
Tiga tahun pernikahan tanpa cinta membuat Karin menyerah pada Arya dan memilih bercerai di titik terendah hidupnya. Setelah berpisah, ia bangkit menjadi desainer sukses sekaligus mengungkap jati dirinya sebagai pewaris bisnis perhiasan. Kini, sambil membesarkan anak kembarnya, Karin dikelilingi banyak pria. Hal itu memicu penyesalan mendalam pada Arya, yang kini memohon maaf demi bisa bertemu anak-anak mereka dan kembali bersama Karin.
Bab
Baca Sekarang
Bagikan