APKDock Logo
Bab
Bagikan
Sampul Novel Sepatu Balet Berdarah

Sepatu Balet Berdarah

Kematian tragis Janice mengguncang dunia balet, memicu rentetan peristiwa ganjil yang meneror orang-orang terdekatnya. Meski banyak yang meragukannya, arwah Janice terus menampakkan diri secara nyata. Sosoknya hadir membawa kengerian, melambaikan tangan kanan sementara tangan kirinya menggenggam erat sepasang sepatu balet yang bersimbah darah. Teror mistis ini dipastikan tidak akan pernah berakhir sebelum kebenaran kelam di balik kematiannya yang misterius berhasil terungkap.
Bab
Bagikan

Bab 3

Bab. 3

Tuan arnold meneteskan air mata kesedihan dan melirik istrinya , sembari berkata..

"Mungkin Janice putri kesayangan kita tidak mau kalau kelima gadis muridmu ikut lomba balet , analyn istriku. Kasihan mereka berlima baletnya jauh dibandingkan dengan balet Janice . Seandainya saja Janice masih ada , pasti Janice melatih balet kelima gadis ini. Mereka berlima sekarang malah menangis ketakutan. Lebih baik kita keluar dari ruangan ini saja."

Langsung suara tangisan dan suara rintihan kesakitan itu berhenti.

*CLICK...*

Suara keras pintu terkunci. Tuan arnold , nyonya analyn dan kelima gadis yang berdiri di dekat jendela kaca langsung menoleh ke arah pintu, Lambat laun terdengar musik lembut swan lake di dalam ruangan.

"Siapa yang memasang musik swan lake kesukaan Janice.?"

Tanya nyonya analyn sambil melihat wajah suaminya dan kelima gadis.

"Sejak Janice meninggal , kusimpan semua piringan hitam di lemari kaca yang terkunci itu dan aku tidak mau memakai musik swan lake lagi untuk mengajari balet tapi kenapa sekarang terdengar musik swan lake di ruangan ini.?"

Tanya nyonya analyn sambil meneteskan air mata kesedihannya. Nyonya analyn menyibak gorden jendela kaca, dilihatnya lampu di teras sanggar balet menyala dan cahaya lampu masuk ke dalam ruangan melalui kaca jendela . Mereka bertujuh merasa ada orang yang berkelebat di belakang mereka tapi di saat mereka menoleh tidak ada siapa-siapa. Gerak refleks , mata mereka melihat ke tengah ruangan sanggar balet. ruangan hanya mendapat sedikit cahaya yang masuk dari jendela kaca namun kelima gadis juga nyonya analyn dan tuan Arnold dapat melihat seorang perempuan berpakaian baju balet berdiri di tengah ruangan. Rambutnya di Cepol ke atas ala dandanan rambut penari balet pada umumnya

Salah seorang dari kelima gadis itu berkata..

"Lihatlah ada seorang penari balet yang entah muncul dari mana , dan tiba-tiba dia ada di tengah ruangan .!"

Tangannya menunjuk ke arah penari balet itu.

"Siapakah penari balet itu .?"

"Entahlah tapi sepertinya dia mau balet ."

"Lihatlah kakinya , tangannya dan gaya berdirinya sepertinya dia melakukan persiapan melakukan gerakan balet sesuai musik swan lake.! Sungguh sempurna sekali ,!"

Nyonya analyn dan tuan Arnold hanya terdiam mendengarkan percakapan lima gadis itu.

"Ayo kita agak maju sedikit , aku mau melihat dia menari balet .!

Ajak salah seorang gadis yang diikuti berjalan agak maju ke depan oleh empat gadis. Penari balet itu pun melakukan gerakan balet dengan diiringi musik swan lake. kaki penari balet tersebut dari lantai ke belakang tubuhnya lalu melompat di mana kaki depan menjulur ke samping dan naik dari lantai sementara kakinya melompat. Kaki yang diperpanjang kemudian mendarat di belakang kaki pendukung di posisi. Hilang ketakutan pada diri kelima gadis balet itu, malah kelima gadis itu memperhatikan dengan seksama gerakan penari balet di tengah ruangan sanggar balet itu .

Kelima gadis itu berdiri makin tertegun dan seperti terhipnotis dengan penari balet yang melakukan gerakan kakinya dijulurkan ke depan lalu ke belakang tubuhnya kemudian lututnya di belokkan ke samping. Nyonya analyn menoleh pada suatu suaminya.

"Arnold, lihatlah kelima gadis itu sudah tidak merasa ketakutan tapi malah maju melihat penari balet yang menari balet di tengah ruangan."

"Kamu benar sekali , analyn. Seolah -olah penari balet yang entah muncul darimana itu menari balet mengajari kelima gadis ."

Kata nyonya analyn pada tuan Arnold suaminya , matanya tidak berhenti melihat penari balet melangkah ke samping dengan satu kaki, mengangkat kaki kedua dari belakang pergelangan kaki, lalu mengganti beban pada bola kaki pertama untuk memulai lagi di sisi lain. Penari balet itu masih melakukan gerakan balet berulang-ulang di tengah ruangan di iringi musik swan lake yang entah siapa yang memasang musik tapi yang jelas penari balet tersebut , fokus sekali dengan gerakan balet. Setelah itu.. penari balet menghilang sinkron dengan musik balet yang tiba-tiba menghilang.

CLICK..

Suara pintu terbuka lalu daun pintu terbuka dengan sendirinya. Kelima gadis bersama tuan tuan Arnold dan nyonya analyn melihat ke arah pintu yang terbuka.

"Ayo kita keluar dari ruangan ini.!"

Ajak tuan Arnold pada nyonya analyn dan kelima gadis itu yang masih terdiam. Akhirnya mereka bertujuh keluar dari ruangan sanggar balet. Belum sempat nyonya analyn menutup pintu ruangan itu , tiba-tiba daun pintu bergerak dan menutup sendiri. Nyonya analyn terpaku melihat pintu tertutup itu.

"Analyn , ayo kita antar kelima gadis itu pulang . Aku ambil mobil dulu ."

"Ya , Arnold."

Sahut nyonya analyn sambil menatap wajah kelima gadis itu.

"Bu analyn, awalnya tadi aku takut dan merasa ruangan sanggar balet itu berhantu namun saat kulihat seorang penari balet yang tiba-tiba ada di tengah ruangan dan melakukan gerakan balet , hilanglah ketakutanku."

Nyonya analyn hanya tersenyum getir mendengar perkataan muridnya.

"Bu analyn , tadinya aku ragu dan merasa bodoh tapi setelah melihat penari balet itu menari balet. Aku merasa percaya diri ."

Sahut muridnya yang satu lagi.

"Aku tidak tahu siapa penari balet itu tapi yang aku tahu dia sepertinya menunjukkan gaya balet yang membuatku ingin meniru gaya baletnya, Bu analyn .!"

"Ya, aku pun sama. Aku sekarang tahu harus Melakukan gerakan balet yang di untuk lomba balet , bu analyn."

"Bu analyn , bagaimana kalau di lomba balet kami berlima melakukan gerakan balet seperti penari balet tadi.?. Aku hafal gerakannya, bu.!"

"Aku juga hafal , bu.!"

"Bu analyn , aku juga hafal gerakannya.!"

Nyonya analyn mengangguk, meng-iya-kan permintaan kelima muridnya. Mobil tuan Arnold sudah datang.

"Ayo cepat masuklah ke dalam mobil.!"

Teriak tuan Arnold dari dalam mobil. Sebelum masuk ke dalam mobil , seorang gadis menoleh ke sanggar balet dan berteriak..

"AKU TIDAK TAHU SIAPA NAMAMU TAPI KAMU BAIK HATI MEMBAGI ILMU BALETMU. TERIMA KASIH , YA.!"

Keempat gadis murid balet nyonya analyn pun ikut menoleh ke sanggar balet itu dan masing-masing mereka berteriak..

"TERIMA KASIH, PENARI BALET YANG BAIK HATI."

"KAMU SUDAH MEMBUATKU PERCAYA DIRI. TERIMA KASIH ."

"KAMU PENARI BALET YANG BAIK HATI, SUDAH MENGAJARI KAMI. TERIMA KASIH."

"KAMU MEMBUATKU BERANI MAJU DI LOMBA BALET MINGGU DEPAN , DENGAN GAYA BALETMU YANG TADI."

Kelima gadis itu masuk ke dalam tuan Arnold. Sebelum nyonya analyn masuk ke dalam mobil suaminya, dilihatnya seorang penari balet tersenyum, melambaikan tangan kanannya sedangkan tangan kirinya memegang sepasang sepatu balet berdarah dari balik jendela kaca. !"

Lanjut Nonton!
Ceritanya makin seru! Buka Aplikasi untuk lanjut membaca
Buka Semua Episode
Buka Situs Web Resmi

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Cokelat Valentine Rasa Darah
8.1
Kisah mencekam ini bermula saat seorang suami tega meninggalkan anaknya sendirian di dalam mobil di tengah hutan demi menemani cinta pertamanya. Ketika kawanan serigala mengepung sang anak, ponsel sang ayah tidak aktif. Sang ibu yang panik segera menyusul, namun ia hanya menemukan sisa cokelat Valentine bersimbah darah di mobil kosong. Saat hatinya hancur, sang suami menelepon dan menuduhnya merusak suasana hari kasih sayang. Amarah sang ibu memuncak, bersiap mengirimkan balasan yang mematikan.
Sampul Novel Janda Cantik Dan Psycopat Dingin
8.2
Enggan tenggelam dalam kepedihan setelah mendapati suaminya berselingkuh, seorang wanita memilih bangkit. Ia merancang pembalasan keji untuk menyiksa balik orang-orang yang mengkhianatinya. Di tengah rencana tersebut, hidupnya terusik oleh kehadiran pria misterius yang tidak diduga. Lelaki itu rupanya seorang psikopat berdarah dingin yang sangat terobsesi dan mencintainya. Akankah pertemuan ini memperlancar aksi balas dendamnya, atau justru membawa kehancuran?
Sampul Novel Misteri Desa Purnama
8.8
Niat Aldi melepas penat kuliah di Desa Purnama yang sunyi berujung petaka. Kedatangannya di sana justru membangkitkan kekuatan supranatural misterius dari dalam dirinya. Kini, ia terjebak di tengah rentetan teror gaib mencekam yang berada di luar nalar manusia. Akankah Aldi berhasil selamat dari ancaman mistis di desa terpencil tersebut, ataukah perjalanan liburan ini akan selamanya menjadi mimpi buruk yang tiada akhir?
Sampul Novel Saat Aku Mati, Pacarku Sibuk Menolong Wanita Lain
7.9
Bencana melanda saat hujan deras memicu banjir di area parkir bawah tanah, mengurung Yuni dalam situasi kritis karena pintu darurat yang terkunci rapat. Di tengah kepanikan, ia segera menghubungi kekasihnya, Wibi, untuk meminta bantuan darurat. Namun, panggilan darurat Yuni justru ditanggapi dengan kemarahan. Wibi memilih mengabaikan nyawa kekasihnya demi membantu Maya mengevakuasi seekor kucing yang terjebak di atas pohon. Tanpa rasa iba, Wibi memutuskan kontak dan membiarkan Yuni berjuang sendirian.
Sampul Novel Sang Penjelajah Malam
9.7
Demi konten media sosial, Arya, Rendy, Putra, Deny, dan Ryan nekat mendaki gunung angker. Namun, ekspedisi ini berubah menjadi petualangan penuh teror mistis yang mengancam nyawa. Di tengah situasi berbahaya, persaingan memperebutkan seorang gadis memicu konflik internal hingga mengubah kepribadian mereka. Berbekal kemampuan yang minim, kelima pemuda ini harus menguak misteri besar. Mampukah mereka bertahan dari ancaman gaib saat berbagai masalah baru terus berdatangan?
Sampul Novel SUARA
9.6
Pasca-perceraian orang tua, Suara yang berumur 12 tahun terpaksa tinggal di rumah tua kosong saat ibunya bekerja. Di sana, ia terus menghadapi teror gaib ayah tirinya sekaligus gangguan makhluk halus tiap malam. Namun, aduannya justru terancam membuat sang ibu menganggapnya gila. Sejak kecil diikuti lelembut, kini Suara harus berjuang sendirian atau memercayai sosok pelindung tak kasat mata yang selama ini mendampinginya secara rahasia.