APKDock Logo
Sampul Novel Sentuhan Panas Pelayan Bar

Sentuhan Panas Pelayan Bar

9.2 / 10.0
Kayla harus membanting tulang sebagai pelayan bar sekaligus berkostum badut demi menyambung hidup. Takdir membawanya bertemu Andreas dalam dua kondisi berbeda. Di bar, Andreas terpikat oleh pesona Kayla hingga menawarinya pekerjaan model. Di sisi lain, Andreas malah jatuh cinta pada sosok badut jalanan, tanpa tahu bahwa itu adalah Kayla, model yang sangat ia benci. Rahasia identitas ganda ini kini mengancam hubungan mereka dalam pusaran konflik cinta dewasa.

Sentuhan Panas Pelayan Bar Bab 1

Cerita ini hanya untuk dewasa

*****

"Kapan hidup miskin ini akan berakhir." Gumam Kayla saat ia baru saja duduk setelah hampir empat jam berada di dalam kostum rillakuma yang ia kenakan.

Kayla melirik mobil-mobil mewah yang lalu lalang di hadapannya. Ia lalu melihat dirinya. Sangat berantakan. Namun ia tak boleh menyerah. Ia butuh makan dan tempat tinggal.

___

Sang Fajar  sudah mulai menutup diri tugasnya dan berpindah kebelahan dunia yang lainnya, mengizinkan sang Bintang untuk menghibur manusia diwaktu itu terkhususnya manusia yang sedang galau seperti Andreas.

Bertengkar lagi dengan sang ayah membuat Andreas sedikit muak dan berakhir dengan kaburnya dia dari rumah layaknya bocah SD yang tak dibelikan mainan kesukaan.

Entahlah, padahal dia masih dua puluh delapan tahun tapi ayahnya sudah bersikeras ingin menjodohkannya dengan sang mantan pacar dulunya yang juga bekerja bersama Andreas di perusahaan saat ini. Walaupun mulutnya sudah berbusa mengatakan,

"Aku bukan bujang tua yang jelek Yah. Jadi ayah tak perlu mencarikan jodoh untukku. Aku bisa mencarinya sendiri." Namun tetap tak didengarkan. Alhasil lagi-lagi ia memilih untuk kabur mencari udara segar di luar rumah dan berakhir di taman ini.

Andreas merebahkan dirinya sambil melipat kedua tangan di atas kening sambil menatap langit malam yang sudah di penuhi bintang. Asik bermenung, tiba-tiba sebuah beruang besar langsung mengagetkannya.

"Aiiisshh! Ngagetin aja sih Lo!" bentak Andreas sembari mengusap dadanya. Detak jantungnya masih berpacu karena kemunculan kepala beruang itu yang secara tiba-tiba di atas kepalanya.

"Ngapain Lo?" bentak Andreas sambil mendudukkan dirinya.

Namun bukannya menjawab, Andreas justru dibuat kebingungan dengan si beruang yang memberikan sebuah lembaran brosur lalu menunjuk salah satu restoran Jepang yang ada di ujung jalan sebelum lampu merah.

"Lo nyuruh gue makan di sana?" tanya Andreas. Si beruang itupun mengangguk. "Gue nggak laper." Andreas kembali tidur namun tubuhnya seketika di tahan oleh tangan besar si beruang. "Mau apa sih Lo? Gue bilang gue nggak laper.!"kali Ini Andreas membentak si beruang cukup keras membuat gadis di dalamnya yang tak lain adalah Kayla langsung terkejut.

Kayla yang dibentak, langsung menggerakkan tangannya seolah dia sedang marah sambil menghentak-hentakkan kakinya ke lantai trotoar. Dengan kesal dia langsung memukul Andreas gemas.

Kayla menggerakkan tangannya seperti orang yang tengah menghapus air mata lalu menunjuk Andreas. "Lo berpikir gue lagi nangis?" Si beruang menggeleng. Lagi-lagi ia mencontohkan sebuah gerakan seperti orang yang sedang bersedih.

"Bersedih?" tebak Andreas. Si beruang pun mengangguk antusias. "Gue baik-baik aja. Sana Lo."

Kayla pun berkacak pinggang karena kesalnya. Dia melemparkan satu brosur lagi pada Andreas sebelum memutuskan meninggalkan tempat tersebut untuk melanjut pekerjaannya. Mengurus orang keras kepala seperti pria itu akan membuat Kayla sakit kepala.

Andreas melihat kepergian si beruang tersebut dan sesekali menatap restoran yang tadi di tunjuknya.

*****

Kayla baru saja pulang dari pekerjaannya menjadi badut lucu. Hari ini begitu melelahkan. Tubuhnya dipenuhi keringat. Namun lelah itu harus ia tahan. Karena malam hari ini ia kembali harus bekerja di sebuah Bar. Ia harus bekerja ekstra keras demi kelangsungan hidupnya yang sebatang kara.

"Haaah. Capeknya." gumam Kayla sambil memijit tengkuknya yang terasa lelah. Sambil berjalan menuju kamar, Kayla memutar kepalanya kekanan dan kekiri secara bergantian bahkan sampai membuat tulang-tulang lehernya berbunyi.

Ia harus mandi dan bersih-bersih. Baju seksi lagi?

Iya. Lagi-lagi Kayla harus kembali memakai baju seksi itu. Dikatakan gadis baik-baik, mungkin bukan Kayla. Karena untuk hal berbau sex, Kayla sudah pernah mencobanya walaupun bukan tahap membobol keperawanan. Tapi bagaimana nikmatnya Kayla sudah mencobanya.

Kejadiannya terjadi sebulan yang lalu. Saat Kayla yang sungguh kehabisan uang menawarkan tubuhnya untuk disentuh oleh seorang pria yang mungkin sebaya dengannya. Karena wajah pria tersebut terlihat sangat muda.

Singkat cerita, pria itu menyanggupi apa yang Kayla tawarkan. Mereka menyewa satu kamar untuk bermain. Tidak sampai pembobolan keperawanan, tapi Kayla mampu dibuat melayang oleh lidah sang pria yang menggelitiki klitorisnya gemas. Menekan-nekan daging kenyal nan sensitive itu dengan lembut membuat Kayla keluar beberapa kali.

Tak cukup sampai di situ, Kayla juga diminta melakukan pemijitan pada kejantanan sang pria yang sudah menegang sempurna. Seolah menjiwai perannya, Kayla dengan telaten dan semangat memijit kejantanan sang pria bahkan sampai mengulumnya dan menghisap benda keras dan panjang itu kuat membuat si empunya merem-melek menahan nikmat.

Itulah awal pertama Kayla mencicipi kejantanan lelaki. Rasanya sedikit aneh namun enak. Ia ketagihan dengan hal itu. Untung saja kejantanan pertama yang ia mainkan saat itu bersih dan wangi. Tak ada bau pesing seperti kenjantanan yang baru saja buang air kecil. Malah itu sangat kering dan nikmat.

Haahh. Mengingat hal itu, Kayla malah menginginkannya lagi. Semoga saja pria itu ada di Bar. Karena setelah kejadian saling jilat itu, Kayla tak pernah lagi melihat si pria berkunjung ke sana.

Kayla buru-buru menyudahi mandinya. Dengan tanpa busana, Kayla berjalan mengitari kamarnya. Memutari kasur guna men-cek ponselnya, lalu meletakkannya kembali dan dilanjutkan berjalan menuju walk in closet tempat baju-baju seksi dan pakaian kerjanya tergantung.

Kayla mengambil satu baju yang memang terbuka bagian atasnya. Sedangkan untuk bawahan, Kayla memakai rok di bawah pantat sedikit. Namun tak cukup besar untuk menutupi gundukan montok tersebut. Mengingat Kayla yang memiliki tubuh tinggi, jadilan rok kerja yang sebenarnya sampai paha, jika dipakai oleh Kayla, hanya bisa menutupi sampai bawah bokongnya. Bahkan saat Kayla menungging, celana dalam gadis itu langsung terlihat.

Kayla sudah rapi dan tampak sangat seksi dengan pakaian kerjanya. Melirik jam sekilas, Kayla segera berlari meraih ponselnya dan juga tas lalu berjalan keluar apartemen.

Untuk kali ini Kayla menaiki taksi dulu karena motor kesayangannya sedang diperbaiki. selama perjalanan, ia selalu digoda supir taksi yang cukup membuat Kayla bergidik ngeri. Kan nggak lucu kalau nanti perawannya direbut. Sama bapak-bapak? Nggak mau dia. Sama cowok yang kemaren itu baru Kayla mau.

Untung ketakutannya tak terjadi. Ia bahkan sampai ketempat kerjanya dengan selamat. Sambil berlari-lari kecil, Kayla bersenandung sambil menelusuri kamar ganti. Di sana ia meletakkan tasnya dan kembali lagi ke luar menemui beberapa rekannya yang tengah berbincang-bincang.

"Enak nggak? Nikmat nggak?" tanya Tia si cewek hentai.

"Banget Ti. Kejantanan dia itu gede banget. Sesak milik gue jadinya. Lo tahu nggak sih, pas masuknya itu lho. Ya ampuuunn, penuh banget rasanya lubang gue."

"Ya ampuun. Mau dong gue ditusukin juga. Udah lama nih lubang gue nggak kemasukan kejantanan seperti yang lo bilang tadi." seru Tia.

Sedangkan Kayla hanya mendengar dengan seksama pembicaraan kedua rekannya tersebut.

"Gue berharap malam ini dia beri gue kenikmatan lagi."

"Kenikmatan apa?"

Kedua wanita yang tengah bercakap itu langsung kaget.

"Ya Ampun Kayla. Bisa nggak sih lo itu munculnya jangan kayak setan." bentak Tia.

Namun Kayla yang dibentak hanya tertawa tak berdosa.

"Apanya yang nikmat?" tanya Kayla kembali.

Ia kepo dengan yang teman-temannya bicarakan.

"Kejantanan berurat." bisik Dini sembari mendesah.

Kayla membola seketika saat bisikan Dini membuat bulunya meremang.

"Gila lo?" teriak Kayla.

"Seriusan gue Kay. Kejantanannya itu nikmat banget Kay."

"Siapa?"

"Seorang pria. Ah gue berasa pengen diobok-obok lagi. Geli gue." seru Dini yang langsung ngacir menjauh. Dibelakang Dini, Tia juga ikut menyusul meninggalkan Kayla dengan segala hayalannya.

Sepuluh menit berdiam, Kayla akhirnya memutuskan untuk mengambil alih pekerjaan untuk ruangan VVIP.

"Ini di VIP satu ya." ucap Kemal pada Dini. "Dan ini VVIP. Lo yang anterin ya Kay." Kayla mengangguk mengiyakan.

Setelah mengambil nampan berisi sebotol Wine dari Italia yang harganya sungguh fantastis itu, Kayla dengan segala kehati-hatiannya, berjalan cukup pelan menuju ruangan yang tadi Kemal maksud.

Tak perlu mengetuk terlebih dahulu, Kayla segera menekan tombol password ruangan dan dalam hitungan detik, pintu itupun bergeser ke samping.

Kayla masuk dengan hati-hati namun masih belum melihat apa yang sedang terjadi di ruangan itu sampai ia mendongak dan di sanalah ia seketika melongo tak percaya.

Bagaimana tidak. Kini di depannya terpampang adegan tak senonoh. Seorang pria yang grrrr sangat tampan dengan seorang wanita penghibur yang Kayla tahu wanita tersebut bagian dari Bar ini.

Tapi tunggu dulu, sepertinya Kayla merasa pernah bertemu pria itu, tapi dimana? Ia sungguh pelupa. Kayla kembali menatap ke depan nya.

Mereka tengah melakukan oral Sex. Si pria masih belum sadar kalau Kayla ada dia sana. Ia sibuk mendongak ke atas dengan mulut terbuka dan mata terpejam menikmati setiap hisapan mulut si wanita pada kejantanannya yang sudah menegang sempurna.

Kayla menggigit bibir bawahnya kuat saat melihat kejantanan yang wow besarnya menurutnya.

Asik memandang 'senjata' itu, Kayla dikagetkan dengan si wanita yang memanggilnya dengan bahasa isyarat. Wanita itu menggerakkan telunjuknya untuk meminta Kayla mendekat.

Kayla menggeleng cepat, namun rasa penasarannya sungguh menghianati hatinya saat ini. Sekali lagi wanita itu meminta Kayla untuk mendekat. Dengan langkah pasti Kayla berjalan secara perlahan dan meletakkan Wine yang tadi di pegangnya di atas meja tanpa menimbulkan suara. Toh timbul suara pun, pria yang sedang keenakan itu tak akan tahu. Karena kini televisi besar di ruangan itu tengah memutar adegan dewasa yang sungguh panas.

Walaupun ragu, Kayla akhirnya berjongkok di depan kejantanan berurat itu. Dilihatnya kini mulut sang wanita berganti dengan jemari lentik si wanita.

"Mau coba?" tanya nya pada Kayla.

Tanpa pikir panjang Kayla langsung menggeleng. Mana mungkin ia akan mencoba itu? Bisa dipecat ia dari sini.

"Coba saja. Gue jamin enak kok." bisik wanita itu lagi.

Kayla menggigit bibir bawahnya. Dia ingin menolak tapi setan dalam dirinya berteriak meminta untuk mencicipi.

Entah sadar entah tidak, Kayla mengangguk membuat si wanita tersenyum. Sembari terus mengocok kejantanan itu, si wanita bergeser sedikit ke samping dan memberi akses untuk Kayla mendekat.

Si wanita mengambil tangan Kayla dan mengarahkannya pada kejantanan yang sudah menegang sempurna tersebut.

"Puasin dia." bisik wanita itu.

Dengan perasaan campur aduk, Kayla akhirnya mengangguk. Ia menggenggam kejantanan yang ternyata tak bisa ia genggam semuanya itu. Sungguh ukuran yang fantastis. Bisik Kayla dalam hatinya.

Setelah mengocoknya kuat sampai membuat si empunya mengeram nikmat, Kayla kini mencoba bermain dengan mulutnya. Ia penasaran bagaimana rasa si pria yang tengah mendesah ini.

Tanpa pikir, Kayla langsung memasukkan kejantanan itu dalam mulutnya.

"Aagghh.." desah sang pria. Pria itu merasakan kenikmatan yang sangat sangat nikmat. Ia tak pernah merasakan ini sebelumnya. Bahkan sejak tadi. Apa wanita yang berada di kejantanannya ini tengah mengeluarkan trik jitu.?

"Aaghhh Shit! nikmat banget." racaunya. Si pria semakin mendongak saat ia merasakan kedutan di kejantanannya yang siap meledakkan 'larva' putih itu.

"Hisap kuat sayang. Aku sudah tak tahan." racaunya. Dengan kuat Kayla menghisap dan beberapa detik kemudian cairan kental itu keluar sangat banyak. Tubuh si pria langsung bergetar hebat bahkan kejantanannya masih bersarang dalam mulut Kayla.

"Sshhhh--aagghh.fuck so good.." racaunya terus.

Kayla yang cemas langsung menelan cairan itu dan segera berdiri. Merapikan dirinya seolah ia baru saja datang.

Saat membuka mata, si pria langsung kaget melihat kehadiran Kayla di samping meja.

"Siapa Lo?" bentaknya kuat.

"Saya pelayan Tuan. Mau mengantarkan minuman." jawab Kayla sesantai mungkin. Padahal jantungnya saat ini tengah dilanda gemuruh hebat. Apalagi tatapannya sesekali tertuju pada kejantanan si pria yang masih berdiri tegak.

Pria itu berdiri dari baringnya dan langsung mendekati Kayla.

Kayla terkejut bukan main. Apalagi cowok itu tengah menatapnya seksama. Tepatnya menatap bibir Kayla.

"Cairan sperma." batin Pria itu saat melihat ada beberapa tetes cairan putih kental itu menempel di pipi dan pinggiran bibir Kayla serta di dagunya.

Kayla yang panik seketika meminta izin untuk keluar.

"Apa dia yang tadi mengoralku sampai orgasme sehebat itu?" tanya si pria.

"Tepat sekali Andreas. Bagaimana mulutnya? Kau suka?" jawab si wanita.

Seketika senyuman miring nan misterius terbit di bibir tebal Andreas.

*****

Lanjut Membaca

Daftar Isi Sentuhan Panas Pelayan Bar

Ch. 1 Ch. 2 Ch. 3
Ch. 4
Ch. 5
Ch. 6
Ch. 7
Ch. 8
Ch. 9
Ch. 10
Ch. 11
all

Anda Mungkin Juga Suka

Novel Rilisan Baru

Sampul Novel Dihina Miskin, Aku Istri Konglomerat
8.5
Ziva mengakhiri hubungan lima tahunnya setelah Luis Loren memberikan hadiah murah sementara membelikan kapal pesiar mewah untuk cinta pertamanya, Paula. Lima tahun kemudian, mereka bertemu kembali di sebuah konferensi bisnis. Luis yang kini sukses menggandeng Paula, mengejek Ziva yang berpenampilan berantakan di dekat air mancur hotel mewah. Luis mengira Ziva hidup menderita dan mengemis belas kasihan. Padahal, Ziva hanya sedang mencari berlian biru milik putranya yang tidak sengaja terjatuh ke air.
Sampul Novel Gadis Ternoda
8.1
Diana dikhianati sahabatnya sendiri hingga terjebak dalam malam kelam bersama pria asing. Peristiwa itu menyisakan kehamilan tak terduga. Bertahun-tahun kemudian, ia kembali dipertemukan dengan ayah kandung anaknya. Keadaan kian pelik saat Diana mengetahui bahwa pria tersebut kini menjalin kasih dengan sepupunya. Kini, Diana dihadapkan pada pilihan sulit: membongkar rahasia darah daging mereka atau tetap diam demi keutuhan keluarganya.
Sampul Novel Hasrat Wanita Desa
9.6
Ditugaskan oleh keluarganya untuk memimpin cabang perusahaan di daerah pedesaan, Erfan mengira pekerjaannya akan berjalan biasa saja. Namun, ekspektasi pemuda ini runtuh saat ia tiba di sana. Desa tersebut ternyata dipenuhi oleh deretan wanita cantik nan memikat yang terus menguji pertahanan dirinya. Di tengah tanggung jawab profesionalnya, Erfan harus berhadapan dengan godaan intens yang menguji komitmen dan kendali dirinya setiap hari di lingkungan baru tersebut.
Sampul Novel Misteri nyai Ratu Blorong
8.8
Legenda pesugihan laut selatan Jawa sering dianggap dongeng belaka. Namun, sosok Nyi Ratu Blorong sang siluman ular sebenarnya nyata dan melampaui mitos mistis itu sendiri. Entitas tak kasat mata simbol kekayaan ini tetap setia mendampingi para sekutunya hingga kini. Di tengah kehidupan masyarakat milenial yang modern, eksistensi gaibnya masih bertahan kuat tanpa disadari oleh manusia yang hidup berdampingan dengannya.
Sampul Novel Pendekar Pedang Terhebat
9.1
Zero, anak yatim piatu berumur sepuluh tahun, sering menjadi sasaran perundungan akibat mimpinya menjadi pendekar pedang luar biasa walau bakatnya sangat minim. Latar belakangnya yang misterius di bawah bimbingan Master Pedang pun kerap memicu kecemburuan rekan-rekannya. Begitu mengetahui bahwa ayah kandungnya merupakan sosok pendekar legendaris, tekadnya langsung berkobar. Zero kini harus berjuang keras melewati rintangan demi membuktikan kelayakannya meraih gelar tertinggi.
Sampul Novel Terlahir Kembali Sebagai Istri Duda Kaya Bucin
8.8
Setelah tewas, Yesha terbangun dalam tubuh istri seorang duda dingin beranak tiga yang sangat membencinya. Kini, ia harus merebut hati keluarga barunya sekaligus membalas dendam pada mantan pacar dan adik tirinya yang berkhianat. Di tengah perjuangan itu, rahasia besar terungkap bahwa ia bukan anak kandung di keluarganya dulu. Mampukah Yesha membongkar misteri kematian orang tua kandungnya dan meraih cinta tulus dari suami serta anak-anak tirinya?
Bab
Baca Sekarang
Bagikan