APKDock Logo
Bab
Bagikan
Sampul Novel Sembilan Nyawa yang Kuhabiskan untukmu

Sembilan Nyawa yang Kuhabiskan untukmu

Tiara memiliki kemampuan fantasi unik berupa sembilan nyawa, di mana enam di antaranya telah melayang demi menyelamatkan Rico Sarihan. Dari tertimbun salju hingga ditusuk puluhan kali, pengorbanannya justru membuat sang miliarder abai dan tega mencelakainya demi wanita lain. Saat sisa hidupnya menipis menuju ajal kesembilan yang permanen, Rico baru menyadari kehilangan besarnya. Kisah romantis berbalut misteri dan horor ini menyajikan penyesalan terdalam seorang pria di hadapan jasad yang takkan pernah bangkit lagi.
Bab
Bagikan

Bab 3

Saat aku terperanjat bangun, aku sudah di rumah sakit.

Rico duduk di sofa tidak jauh dari tempat tidur dan memandangku dengan tatapan rumit.

"Kamu biasanya paling keras kepala. Kenapa kamu nggak melawan sedikit pun di depan orang lain?"

Dia sedikit emosi. "Tampar dia, tendang dia! Bahkan kalau dia sampai mati, aku bisa membereskannya."

Sinar matahari menerobos jendela, jatuh di tanganku.

Aku tersenyum dalam diam dan tidak membantah.

Aku diserahkan kepada orang lain untuk disiksa dengan tangan dan kaki diikat. Mana bisa aku melawan?

Aku cuma bisa tidak mati saja. Itu bukan berarti aku punya kekuatan super.

Terlarut dalam pikiran, aku tertawa sampai air mataku keluar, dan aku menjawab dengan tenang.

"Rico, kamu tahu nggak orang itu bilang apa?"

"Dia menempelkan puntung rokok ke kulitku dan bilang kalau kamu bersedia menanggung apa pun yang terjadi, asal dia bisa bantu buat Jessa menang."

Ketika kepentingan Jessa bertentangan dengan kepentinganku, aku tahu dengan pasti kepada siapa dia akan berpihak.

Kenapa sekarang dia harus pura-pura peduli kepadaku?

Luka bakar di tulang selangkaku berdenyut tajam tanpa henti. Aku menutup mata untuk beristirahat dan menyuruhnya pergi.

"Cukup. Aku mau istirahat."

Tahan sedikit lagi. Satu kali lagi, aku akan bebas.

Beginilah caraku menghibur diri sendiri.

Dia seperti ingin mengatakan sesuatu lagi, tapi dia menerima telepon dan bergegas pergi.

Lamat-lamat terdengar suara Jessa yang penuh kebahagiaan.

"Kak Rico, aku menang."

Aku tidak bisa merasakan kesedihan, yang kurasakan hanya ketenangan.

Sebelum aku mati untuk terakhir kalinya, aku ingin bertemu nenek Rico lagi.

Setiap kali bangun dari kematian, aku menjadi semakin lemah, seolah energiku terkuras setetes demi setetes.

Luka yang dulunya cepat sembuh kini hanya mengering sedikit.

Setelah beristirahat selama lebih dari dua minggu, aku menyeret tubuhku ke rumah nenek Rico. Sialnya, aku bertemu Jessa dan Rico lagi.

Berbeda dengan Jessa yang tersenyum cerah, wajahku pucat dan kurus, seakan hari-hariku sudah dihitung mundur.

Nenek menggenggam tanganku dan bercakap tanpa henti, sengaja mengabaikan Jessa.

Dari sudut mataku, aku melihat kebencian yang mematikan dalam tatapan Jessa.

Ekspresi Rico tampak rumit melihatku, tapi aku tidak bicara sepatah kata pun kepadanya sepanjang waktu.

"Kamu nggak mau istirahat beberapa hari lagi?" Dia akhirnya menyela.

Aku tidak menjawab, pura-pura tidak dengar.

Jessa membuat sebuah alasan dan izin keluar. Tidak ada yang memperhatikan.

Tapi baru sebentar dia keluar, api besar mendadak berkobar di rumah itu.

Dia berlari kembali penuh panik dan melemparkan dirinya ke pelukan Rico. Tampak ada tanda-tanda terbakar di ujung roknya.

"Kak Rico, kebakaran! Aku takut!"

Rumah ini adalah bangunan tua dari kayu tanpa sistem keamanan kebakaran. Api dengan cepat melalap segala sesuatu yang ada di sekitarnya.

Rico menenangkan Jessa, lalu segera membasahi handuk dengan air dari atas meja.

Dia memberikan dua handuk itu kepada neneknya dan Jessa.

Kepadaku, dia hanya mengerutkan kening dan memberi perintah, "Aku yang bawa Jessa. Kamu jaga Nenek baik-baik dan bawa dia keluar."

Aku menatapnya dalam-dalam selama beberapa saat sebelum akhirnya menunduk.

Dia mungkin mengira aku tidak akan mati, jadi aku disuruh menjaga dari belakang.

Tapi, dia lupa aku baru saja disiksa sampai di ambang kematian. Berjalan saja sudah sulit bagiku.

Setelah mengatur semuanya, dia melepas mantelnya untuk menutupi Jessa dan bergegas menggendongnya keluar.

Api berkobar semakin hebat. Tidak ada waktu untuk ragu. Aku membantu Nenek tertatih-tatih keluar.

Luka-lukaku yang baru agak kering kembali berdarah. Aku memaksakan senyuman menenangkan kepada Nenek.

"Nenek, jangan takut. Aku pasti bisa membawamu keluar."

"Kita sudah melewati ujian yang jauh lebih buruk. Kalau kamu bisa melewati ini, kamu pasti tambah panjang umur."

Di hadapan situasi antara hidup dan mati, Nenek malah tertawa mendengar kata-kataku.

Pakaianku basah kuyup karena darah. Tubuhku gemetar dan pandanganku berangsur-angsur kabur.

'Tiara, bertahanlah! Tahan sedikit lagi!'

'Kita hampir sampai!' Aku terus menyemangati diriku sendiri.

Tinggal lima langkah dari pintu. Aku akhirnya bisa menghela napas lega.

Tapi tiba-tiba, sebuah tiang mengeluarkan suara berderit. Aku langsung tahu ini pertanda buruk.

Dalam kepanikan, aku hanya punya waktu untuk mendorong Nenek ke depan dengan lembut.

Detik berikutnya, tiang besar menghantam pinggangku. Aku terimpit ke lantai dan mengerang pelan karena tidak kuasa menahan sakit.

Dari sudut mataku, aku melihat Nenek jatuh dengan aman dalam pelukan Rico yang bergegas datang untuk menjemput. Hatiku lega.

Nenek berbalik setiap tiga langkah dan berteriak meminta Rico untuk menyelamatkanku.

Namun Rico hanya melirik ke arahku dan mengerutkan kening.

"Dia akan baik-baik saja."

Punggung mereka perlahan-lahan menjauh dan api melahap penglihatanku.

Aku mengalihkan pandangan dan tersenyum lega, lalu bergumam sambil menutup mataku, "Rico, kita sekarang impas."

Lanjut Nonton!
Ceritanya makin seru! Buka Aplikasi untuk lanjut membaca
Buka Semua Episode

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Desain Cinta Kedua
9.4
Tiga tahun membina rumah tangga, Jessica hanya mendapatkan kepedihan dari Aaron. Usai perceraian mereka, ia memilih mandiri dan sukses membangun karier sebagai desainer terkemuka serta pengusaha tanpa sokongan kekayaan keluarganya. Namun, di tengah keberhasilan dan kemandirian yang kini ia nikmati, Aaron mendadak muncul kembali. Sang mantan suami didera penyesalan mendalam dan memohon dimaafkan. Akankah Jessica luluh atau memilih menutup rapat pintu hatinya?
Sampul Novel Gadis Perawan Untuk CEO
8.6
Devanka nyaris kehilangan kesucian akibat ulah tetangga, ancaman kutukan karma bagi keluarganya. Di tengah situasi pelik ini, ia bertemu seorang CEO arogan yang butuh istri perawan demi memenuhi wasiat kakeknya yang berumur 80 tahun. Bagi keluarga besar Hamzah yang sangat berkuasa, kehormatan mutlak terletak pada kesucian sang menantu. Kini, takdir hidup Devanka sepenuhnya terikat pada ambisi besar keluarga konglomerat tersebut.
Sampul Novel Hari Pamermu, Hari Kematianku
8.9
Demi menyelamatkan diri dari kemiskinan dan kejaran musuh saat Andre bangkrut, tokoh utama memilih memutuskan hubungan dan berpaling ke pria kaya lain. Meski Andre memohon dan menyatakan tidak bisa hidup tanpanya, penolakan kejam dengan siraman wiski akhirnya mengusir pria itu pergi. Enam tahun berlalu, Andre kembali ke Jalan Wandara sebagai taipan keuangan sukses Kota Yorin. Berniat memamerkan tunangan barunya sebagai pembalasan dendam, Andre justru harus menghadapi kenyataan pahit bahwa wanita yang dicarinya telah meninggal dunia tepat di hari kepulangannya.
Sampul Novel Hasrat Cinta Terlarang CEO
8.8
Hati Rachael hancur dan ia tak lagi memercayai cinta setelah ditinggal pergi oleh kekasihnya di hari pernikahan mereka. Di tengah keputusasaan itu, takdir mempertemukannya kembali dengan Andrew Collins, putra dari sahabat ayahnya. Merasa tidak memiliki harapan lagi dalam hal asmara, Rachael akhirnya setuju untuk menikahi pria tersebut. Tanpa ia sadari, keputusan besar ini menjadi awal dari rencana takdir yang akan mengubah pandangannya tentang hubungan dan masa depannya.
Sampul Novel Istri Balas Dendam
8.7
Eleanor tewas dalam kecelakaan tragis menjelang pernikahannya. Sang kekasih, miliarder Kieran Lancaster, menuntut balas dendam kepada Vivianne, putri sopir truk penyebab petaka tersebut. Demi menyelamatkan sang ayah dari jerat hukum, Vivianne terpaksa menikahi Kieran untuk menggantikan posisi Eleanor. Pernikahan itu menjadi neraka akibat kebencian dan sikap dingin suaminya. Namun, lambat laun Kieran mulai bimbang setelah menyadari bahwa Vivianne hanyalah korban tak bersalah.
Sampul Novel Menghamili Istri sang Pewaris
8.4
Demi ambisi pribadi, Fayre menjebak cinta pertamanya, Bramasta, ke dalam pernikahan dingin tanpa cinta. Bukannya kasih sayang, ia justru harus menerima kebencian dan rasa jijik dari sang suami. Saat terabaikan dan putus asa, takdir mempertemukannya dengan Aliando Xavier yang merenggut kesuciannya. Kini Fayre terjebak dilema besar, mempertahankan rumah tangga dengan suami yang mencintai wanita lain, sambil menyembunyikan sebuah rahasia kelam.