APKDock Logo
Bab
Bagikan
Sampul Novel Selimut Malam Tuan Muda

Selimut Malam Tuan Muda

Impian Raina Paradisa kuliah sirna di usia tujuh belas tahun. Sang paman menjadikannya jaminan utang satu miliar kepada Alex Modero. Alex merupakan pebisnis sukses berumur tiga puluh lima tahun yang sangat angkuh dan menolak pernikahan. Demi melunasi utang keluarganya tersebut, kini Raina tidak memiliki pilihan lain selain menuruti semua kemauan Alex dan hidup melayani hasrat pria itu.
Bab
Bagikan

Bab 3

Surya kembali ke rumahnya. Seperti biasa lelaki itu akan mencari makanan di meja makan. Sayang begitu kembali tidak ada menu di bawah tudung saji. Surya kecewa. Iapun teringat di mana Raina saat ini. Surya lantas mengambil sebotol sisa winenya dan meneguk menunggu kepulangan Raina.

Suara kendaraan di luar pagar rumah mengalihkan perhatian Surya. Lelaki itu berdiri dan melihat siapa yang datang pada malam hari. Mata Surya terlihat berbinar menemukan Raina berjalan keluar dari kendaraan mewah itu.

“Aku pulang,” salam Raina.

“Kamu kemana aja, kok, baru pulang jam segini?”

Raina tak menjawab. Ia sudah malas menanggapi lelaki yang sudah menjerumuskannya itu. ia pun melajutkan langkahnya tak menghiraukan teguran Surya.

“Kamu kenapa, sih? Di tanya kok malah diam?!” bentak Surya.

“Dasar anak tidak tahu diuntung! Begini balasan kamu terhadap orang yang sudah membesarkanmu?!” cecar Surya.

“Aku sudah membalas jasamu, Paman! Aku sudah membalasnya. Jadi … please! Jangan ganggu hidup aku lagi. dan sekarang aku sudah melunasi semua hutang budiku kepadamu. Kau sudah mendapatkan semuanya, bahkan lebih! Kau puas! Aku hancur, Paman! Aku hancur! Hidupku! Masa depanku! Semuanya hancur! Hancur oleh ulahmu! Jadi kumohon! Mulai detik ini urus saja dirimu. Aku akan pergi jauh mengatur hidupku.” Suara Raina yang meledak-ledak menjawabi Surya.

Suara dan kalimat itu langsung membuat Surya membungkam. Bibir lelaki itu seakan terkunci rapat dan tak bisa mengelak lagi.

Surya menggeram kesal. Dan seperti biasa, ia akan pergi untuk berpoya-poya melampiaskan rasa kesalnya. Di dalam kamar Raian menangisi nasibnya. Ia menumpahkan tangisnya sejadi-jadinya. Ia meraung sekuatnya, meneriaki nasib yang sudah tak adil terhadapnya.

***

Sekolah SMA Kesuma Bangsa masih dengan kegagahannya. Nara dan Fikar berjalan menghampiri tubuh Raina yang berjalan dengan langkah lemasnya.

“Woi!” Nara menepuk pundak Raina untuk mengagetkan gadis itu. Dan berhasil, Raina terkejut.

Fikar mendekati Raina, mengusap ujung kepala kekasihnya. Lelaki itu tersenyum manis menyambut sang pacar.

“Kamu lamunin apa, sih, sayang? Kusut banget mukanya,” lirih Fikar.

“Emm, nggak ada, kok. Cuma inget pengen makan bakso aja,” dusta Raina membalas senyum Fikar.

“Ya udah, ntar keluar main kita makan bakso di warung depan sekolah. Kata temen-temen di sana enak,” Sela Nara.

Ketiganya berjalan masuk ke dalam kelas. Sementara dari luar gerbang, sebuah mobil sedan sedang mengawasi Raina dari kejauhan. Wanita itu bahkan sudah berhasil mengambil foto saat Fikar mengusap ujung kepala Raina dengan hangat.

Bu Susi memulai pelajaran bahasa inggris. Baru saja bu Susi menjelaskan, tiba-tiba ponsel Raina bergetar. Gadis itu tersentak dan seketika meraih benda tersebut dan membukanya di dalam kolong meja.

ALEX : Keluar sekarang juga! Kalau tidak aku akan hancurkan gedung sekolah ini.

Mata Raina langsung membola sempurna. Hatinya tersentak mendapat ancaman dari sang iblis. Tangannya pun sudah gemetar memegangi benda pipih itu. ia mengedarkan pandangannya, menelan saliva untuk menenangkan diri.

Sekali lagi ponsel itu bergetar. Tangan Raina kembali dengan cepat meraih dan membuka pesan chat yang masuk.

ALEX : Aku hitung sampai tiga, cepat keluar atau ….

ANDA : Okay. Read.

Saat suara bu Susi masih melengking, Raina langsung mengangkat tangannya dan mengutarakan maksudnya.

“Ya, Rei, ada apa?” tanya bu Susi.

“Maaf, Miss, mohon izin ke toilet sebentar. Panggilan alam, Miss,” dustanya.

“Okay, I’ll give you time ten minute.”

“Thanks Miss.”

Raina langsung beranjak bangkit. Nara dan Fikar saling bertatapan dan mengangkat bahu. Mereka tidak tahu ada apa yang terjadi pada Raina pagi itu. Semua sikapnya terlihat aneh.

Raina berlari menuruni anak tangga sekolah. Ia tanpa berhenti sejenak terus berlari menambah laju agar cepat sampai pada lelaki jahat itu.

Hingga sampai di depan gerbang, matanya sudah menangkap sebuah mobil sedan hitam memajang sempurna di sana. Ia mendekat. Pemilik mobil itu langsung membuka pintu kendaraannya.

“Masuk!” pinta Alex tanpa menatap Raina. Meskipun masih dalam situasi marah dan kesal, Raina harus menahan diri. Karena menghadapi Alex dengan sikap emosi hanya akan membuat singa dalam dirinya semakin mengamuk, yang pada akhirnya akan merugikan dirinya sendiri.

Raina menyusupkan tubuhnya ke dalam. Begitu gadis itu mendudukkan tubuhnya, ia terkejut menemukan wajah tampan lelaki yang sudah membeli dirinya itu. Dandi langsung menekan gas dan melaju kendaraan dengan kencang.

Sepanjang perjalanan tidak ada percakapan. Raina measakan hal aneh. Karena ini di luar kesepakatan kemarin.

Tepat setelah kendaraan itu tiba di sebuah danau dekat pinggiran kota. Dandi menepi. Dan lelaki itu langsung mematikan mesin lalu keluar. Dandi sedang berjaga. Di dalam tinggal Alex dan Rainaa. Rasa takut kembali menyapa hati Raina. Hawa dingin dari Ale sudah sangat kentara.

“Bisa kamu jelaskan ini apa, Rei?!” suara dingin Alex saat memajangkan foto antara ia dan Fikar. Mata Raina langsung membelalak hebat. Ia tersentak sekaligus ketakutan mengetahui jika dirinya sedang dalam pengawasan pria jahat itu.

“I-itu … i-itu … itu, pa-pacar … sa-saya, Tu-Tuan,” jawab Raina tergagap.

Buku-buku jari Alex langsung mengeras pada benda pipih yang di genggamnya. Tak lama lelaki itu melempar kasar benda tersebut. Raina terperanjat dibuatnya. Rasa ketakutan yang tadinya masih bisa ia kendalikan kini semakin terasa dalam dirinya. Tangan Raina mengepal kuat meremas rok seragamnya.

Sementara Alex dengan mata menyala langsung menarik rahang jenjang Raina dan menjepitnya dengan kasar.

“Aw!” jerit Raina kesakitan. Mata Raina melebar ketika menemukan sorot menyala dari Alex. Apalagi kini jarak mereka sudah sangat dekat. Raina bahkan bisa merasakan hembusan napas kemarahan dari rongga Alex.

“Aku sudah pernah memperingatkanmu, Rei. Jangan ada lelaki lain dalam hidup kamu. Kamu itu milik aku, utuh!” hentak Alex dengan suara dingin dan penuh penekanan.

“Dia … dia pacar saya, Tu-tuan. Jauh sebelum saya mengenal anda.” Raina berusaha membela diri.

“Saya tidak perduli! Sekali lagi saya menemukanmu dengan lelaki lain, maka nyawa lelaki itu akan segera berakhir. Camkan itu Raina! Sekarang terima hukumanmu.”

Mata Raina sudah berair. Sudah berapa kali gadis itu menelan salivanya karena ketakutan. Ia tak bisa lari lagi selain membiarkan lelaki itu menyakiti tubuhnya.

Alex mencengkeram kuat rahang Raina, membuat gadis itu meringis kesakitan. Di tambah kini ia melumat liar bibir Raina. Tidak hanya melumat, Alex pun menggigit bibir Raina hingga berdarah.

Sungguh Alex benar-benar memperlakukan Raina layaknya seorang jalang. Suara rintihan sakit gadis itu serasa seperti mengundang hasratnya.

“Agh! Sakit … Tuan ….” Lirih Raina. Bukannya berhenti, Alex semakin menggigit lagi di bagian lain. Tangan Ale sudah membuka kancing seragam Raina dan memainkan tangannya pada dua gundukan milik Raina.

Berimbang antara rasa sakit dan kenikmatan lain, menyerang Raina secara bersamaan saat Alex sudah melampiaskan amarahnya.

“Alex … iblis!” makin Raina. Alex semakin memberi rasa sakit pada lumatannya. Dan kali ini membuat tangan Raina mencengkaram kemeja lelaki itu untuk menahan rasa sakitnya. Seperti itulah Alex memperlakukan Raina.

Lanjut Nonton!
Ceritanya makin seru! Buka Aplikasi untuk lanjut membaca
Buka Semua Episode
Buka Situs Web Resmi

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Ahli Waris yang Terlupakan
8.6
Akibat kelalaian Emily saat transaksi, keluarga mafia kami kehilangan obat-obatan berharga. Demi melunasi utang, pihak saingan menuntut sandera. Ironisnya, ayah dan tunanganku sepakat mengirimku demi melindungi adik tiriku yang terluka. Mengabaikan pengkhianatan mereka, aku bersedia pergi dalam lima hari. Sebelum pergi selamanya, aku membagikan kasino kepada adik angkatku, uang kepada ayahku, dan mengembalikan cincin tunanganku. Mereka tersenyum tanpa sadar bahwa ini adalah perpisahan abadi yang membawa kehancuran.
Sampul Novel Cantika : DESTINY OF LOVE
9.5
Hidup Cantika berubah drastis setelah bertemu Jaden secara tidak sengaja. Lewat ancaman posesif yang menegaskan kepemilikannya, Jaden mengunci Cantika dalam pusaran obsesi yang begitu mengekang. Di tengah situasi menegangkan ini, Cantika harus memilih: kabur dari kendali pria tersebut atau malah jatuh hati saat jati diri Jaden yang sebenarnya mulai terbongkar. Sebuah drama romansa berbalut aksi yang sarat akan rahasia dan ambisi besar.
Sampul Novel DANGEROUS LOVE
8.3
Kehidupan Jenar, gadis lugu yang pendiam, berubah drastis setelah mendatangi sebuah pesta di klub malam. Di bawah pengaruh alkohol, ia melewati malam penuh gairah bersama Remo, seorang aktor terkenal. Kejadian tak terduga ini seketika mengacaukan hidup Jenar, apalagi ia sudah mempunyai kekasih. Namun, Remo yang terkenal posesif dan playboy justru siap bertanggung jawab. Akankah Jenar tetap setia pada pacarnya, atau malah terpikat oleh pesona Remo?
Sampul Novel Istri Tomboy Sang CEO
8.8
Zella Polly, gadis tomboy yang tidak tahan dengan diskriminasi di rumahnya, harus menikah demi mendapatkan izin keluar dari sang ayah. Pada saat yang sama, CEO muda bernama Hugo Chavez terpaksa mencari istri untuk mengatasi rasa sakit hati setelah dikhianati kekasihnya. Demi kepentingan masing-masing, keduanya sepakat melakukan pernikahan kontrak. Akankah mereka berhasil menghadapi berbagai rintangan dan dinamika baru dalam kehidupan rumah tangga ini?
Sampul Novel Jodoh Wasiat Nenek
9.4
Wasiat sang nenek memaksa dua sahabat kecil, Jingga dan Davin, terikat dalam pernikahan tanpa cinta. Davin memilih pergi ke luar negeri demi karier, lalu pulang membawa wanita lain serta tuntutan cerai. Dengan hati hancur, Jingga merelakan perpisahan mereka. Bertahun-tahun berlalu, takdir kembali mempertemukan keduanya. Namun kini, Jingga tidak lagi sendiri; ia bersama seorang anak kecil yang sangat mirip dengan Davin. Siapakah sebenarnya bocah misterius itu?
Sampul Novel Rumah Tanggaku
9.0
Banyak pengantin baru mendambakan pernikahan yang sempurna, tetapi kenyataan yang aku jalani justru sebaliknya. Hidup bersama mertua menuntut kesabaran ekstra saat berbagai konflik mulai bermunculan. Selain harus memutar otak demi mengatur anggaran belanja yang melonjak, aku juga didera tekanan batin karena belum juga dikaruniai momongan. Saat ujian hidup datang silih berganti menghantam kami, mampukah aku tetap bertahan menjaga keutuhan pernikahan ini?