APKDock Logo
Bab
Bagikan
Sampul Novel SEDUCING HOT DUDA

SEDUCING HOT DUDA

Verena nekat mengejar cinta pamannya sendiri, seorang duda matang yang juga musuh bebuyutan sang ayah. Meski terpaut usia sangat jauh dan terus-menerus ditolak karena alasan umur, Verena tidak menyerah. Ia terus melancarkan aksi godaan agresif demi menaklukkan hati pria tersebut. Di tengah perseteruan sengit antar keluarga, Verena bertekad menggunakan segala pesonanya untuk memenangkan cinta terlarang ini.
Bab
Bagikan

Bab 2

Cuaca Perth begitu menusuk Verena rasanya ingin terbang kembali ke Frankfurt atau minimal ke Indonesia di rumah neneknya merasakan panas sedikit, lelah, mengantuk, lapar, dingin. Ini benar-benar menyiksa.

Mereka dijemput David di bandara. Orang tuanya saling bersalaman karena yang antusias hanya Rara. Tidak dengan Rara selamanya ia akan menganggap David musuh bebuyutan masih teringat dengan jelas pengkhianatan itu dan dengan lancangnya David dan Rara berciuman di depannya dahulu dan itu tak bisa ditolerir sampai sekarang walau balasan untuk istrinya lebih menyakitkan. Harusnya mereka sama-sama melupakan masa lalu anak-anak mereka juga sudah besar.

"Kelsea bukan? Udah besar ya."

"Enak aja! Aku Verena. Om-om pasti ngantuk ya." elak Verena saat David salah mengenal dirinya. Jika rekan orang tuanya lebih kenal Kelsea dibanding dirinya, huh tidak adil sama sekali.

"Okay Verena." David tersenyum. Verena menelan ludahnya, gila nih bapak-bapak kenapa makin tua makin menggoda.

Verena merapatkan jaket yang ia pakai dan melihat ke orang tuanya dan David yang terlihat begitu ramah.

David mengangkat koper Verena dan memasukan dalam bagasi. Semua hal itu lantas tak lepas dari pandangan Verena, entah kenapa produk tua ini begitu menarik perhatiannya. Verena memang dekat dengan ayahnya dan ingin mendapatkan laki-laki seperti ayahnya dan saat berjumpa dengan teman ayahnya ia seperti menemukan cinta yang lain.

"Verena duduk di depan." Verena tersenyum cerah dan langsung menggosok tangannya masuk ke dalam mobil David. Gadis itu melirik arah laki-laki di sampingnya.

"Istri Om, sakit?" David menoleh ke sampingnya dan hanya tersenyum sekilas.

"Om punya dimple dan itu keren. Om udah tua tapi masih gagah." puji Verena tanpa peduli dengan perasaan David yang tengah berduka apalagi orang tuanya. Rasanya Rara ingin mencubit ginjal anaknya hingga lepas. Verena benar-benar produk Gerald pantas saja mereka dekat, mulutnya sama-sama jahat tanpa peduli perasaan orang lain entah tersinggung atau tidak.

Verena melihat ke belakang ayahnya yang tertidur di bahu istrinya. "Oh aku tahu, sepertinya Om lebih tampan dan gagah dari Daddy. Apa mungkin Daddy banyak anak ya? Om nggak punya anak kan? Yes, nggak punya anak bikin awet muda."

"Verena!" Rara langsung melotot tapi Verena hanya menampilkan wajah tak berdosa sama sekali.

"Om mau? Ini roti dari pesawat tapi belum dimakan." tawar Verena, David melihat sekilas dan menolak dengan sopan. Verena makin terkagum-kagum dengan laki-laki ini sudah tampan, gagah, kuat, perkasa, sopan dan sepertinya sangat menghargai wanita.

"Ini kalian mau ke rumah sakit atau ke flat istirahat dulu?" David melihat dari kaca dan bertanya sopan pada Rara.

"Aku flat aja Om. Capek bangat, tulangku remuk semuanya, nanti aku menopause duluan kalau nggak tidur." Verena menjawab tak tahu malu. Rara rasanya ingin mencakar tanah dan memasukan lagi Verena dalam perutnya, produk Gerald ajaib satu ini.

"Boleh ke rumah sakit dulu." Rara menjawab dengan sopan. David itu laki-laki sopan dan sangat menghargai wanita, beruntung sekali wanita yang mendapatkannya.

"Antar aku dulu Om. Aku mau tidur." Verena minta tak tahu malu. Karena mereka adalah tamu jauh maka David menurut pergi ke flat miliknya yang sudah ditinggalkan beberapa bulan karena istrinya sakit dan lebih banyak menghabiskan waktu di rumah.

"Kami tunggu di mobil aja ya." Rara meminta dengan sopan. Hanya Verena dan David yang turun. David langsung menarik koper Verena. Rara hanya bisa geleng-geleng, memang menyusahkan anak satu ini entah apalagi yang akan ia repotkan besok.

David mengeret koper Verena menuju lantai lima dan biasanya sudah malam maka lift tidak bisa digunakan hanya menggunakan tangga manual.

"Aku digendong aja boleh nggak, Om? Udah nggak kuat." Verena terduduk di lantai 3 dengan napas hampir putus. Tubuhnya lelah dan sekarang harus manjat lagi.

"Ayo!" ajak David, Verena menggeleng dan sudah duduk lesehan di bawah sambil menselonjorkan kakinya. David langsung membawa koper ke flat dan berharap Verena menyusulnya.

Tapi saat menunggu dan gadis itu tak mengikuti David turun kembali dan melihat Verena tertidur di bersandar di tembok sudah tak sadarkan diri. Benar-benar anak ini. Bukan mau kurang ajar, tapi akhirnya David mengangkat Verena dan mengendong gadis itu menuju flat.

Verena tidak tertidur sebenarnya ia sengaja agar modus bagaimana rasanya digendong laki-laki, apalagi lelaki tampan dan gagah seperti David. Walau sudah tua, aroma tubuh David begitu maskulin dan menggoda dengan aroma kayu-kayuan.

Verena memeluk leher David dan tersenyum. Ah menyenangkan sekali.

"Om, nikahi aku aja. Aku masih single, Om perkasa sekali pasti di ranjang." goda Verena. Membuat David ingin membuang gadis ini, tapi pelukan Verena di lehernya begitu ketat.

"Kita akan punya banyak anak, lebih banyak dari Mommy dan Daddy." bisik Verena lagi.

David menggeleng. "Jet lag membuat dia gila!" guman David.

"Kau akan bersamaku Pak Tua!" tegas Verena dan hari-harinya ia habiskan untuk menggoda David paman yang seharusnya jadi ayahnya.

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Cinta Bersemi Di Lokasi Proyek
8.1
Kehadiran seorang wanita di lokasi proyek memicu kesalahpahaman besar di antara para pekerja. Karena prasangka sepihak, semua orang di sana salah mengira dirinya sebagai wanita murahan yang bisa dipermainkan. Anggapan keliru tersebut membuat para pria di tempat kerja itu mencoba mendekatinya hanya demi mencari kesenangan pribadi. Di tengah lingkungan yang keras ini, ia harus bertahan menghadapi berbagai pandangan merendahkan dan godaan dari orang-orang di sekelilingnya.
Sampul Novel Cinta Tak Dapat, Persahabatan Pun Retak
8.4
Dua pewaris takhta terkaya di New York, sang pembalap F1 dan genius investasi, telah bersahabat sejak kecil dan setia mengenakan lencana tembaga buatan Mia selama sepuluh tahun. Namun, kehadiran Ella, putri konglomerat baru, mengubah segalanya. Ketika kedua pria itu membuang lencana Mia demi emblem kain pemberian Ella, persahabatan mereka retak. Kecewa dengan pengkhianatan ini, Mia yang menyembunyikan identitas aslinya memutuskan menyerah dan menghubungi ayahnya di Sisilia untuk menerima pernikahan politik demi keluarganya.
Sampul Novel Godaan Sang Mantan
8.2
Tujuh tahun setelah ditinggalkan Willem Roberto, Marina masih dirundung luka mendalam. Namun, takdir mempertemukan mereka kembali hingga ia kembali terjerat pesona sang mantan. Meski dibayangi trauma masa lalu, kenangan indah menyeret keduanya dalam momen intim yang tak terhindarkan di hotel. Kini Marina didera kebimbangan besar: haruskah ia menyerah pada kerinduan hatinya, atau bangkit demi kebahagiaan mandiri di tengah ketidakpastian hubungan mereka?
Sampul Novel Jodoh Palsu Sang Alfa, Perang Diam Sang Omega
9.2
Sebagai Omega, aku dikhianati oleh Alpha Baskara yang mandul demi wanita lain. Janin di rahimku dianggap aib dan aku dijadikan bahan taruhan. Setelah disiksa oleh Kirana serta dikhianati para prajurit, aku menelan ramuan terlarang untuk mematikan janinku demi membalas dendam. Ini adalah awal perang dingin dariku.
Sampul Novel Kuberi Segalanya, Tetapi Dia Berpaling
9.4
Saat disiram air oleh klien, Yoga hanya menerima makian dingin dari Raisa Gunawan, yang justru sibuk melindungi asistennya. Alih-alih membela, Raisa malah mencap Yoga sebagai pekerja tidak kompeten. Muak dengan ketidakadilan dan sikap dingin tersebut, Yoga memutuskan untuk membalas perlakuan kasar itu secara langsung sebelum akhirnya memilih pergi. Kisah drama modern dan romansa miliarder ini menyoroti keputusan berani Yoga untuk berhenti peduli dan meninggalkan posisinya.
Sampul Novel Pernikahan Si Mungil
7.9
Hiram, seorang CEO tampan yang dingin, berencana menceraikan Rachel dalam waktu sebulan setelah dipaksa menjalani perjodohan kuno dari kakek mereka. Ia menganggap Rachel sebagai wanita yang kasar. Di sisi lain, Hiram memiliki masalah gairah terhadap lawan jenis, sementara Rachel selalu dituduh membawa kesialan bagi setiap pria dekatnya. Meski awalnya saling menolak karena perbedaan sifat yang kontras, takdir perlahan menyatukan mereka dalam pernikahan tak terduga.