APKDock Logo
Sampul Novel SEBEL TAPI KANGEN

SEBEL TAPI KANGEN

9.5 / 10.0
Trauma masa lalu membuat Fuji sangat membenci kalangan kelas atas. Tak heran jika perjumpaannya dengan Andrew, CEO yang sangat sombong, langsung menyulut pertikaian hebat di antara mereka. Situasi kian memanas ketika Fuji menemukan kenyataan pahit bahwa Andrew terlibat dalam kematian sang kakak. Di tengah pusaran kebencian dan kebenaran yang menyakitkan ini, akankah perasaan cinta tumbuh meredam dendam, atau justru luka lama yang akan menghancurkan mereka?

SEBEL TAPI KANGEN Bab 1

Fuji Maharani, 21 tahun, memulai hari pertamanya bekerja di restoran berbintang. Malam ini, restoran tersebut menyelenggarakan pesta peresmian perusahaan Tree Stars.

Saat membawakan nampan minuman, Yuni, sahabat Fuji, mencolek bahunya. "Lihat pemuda tampan di atas panggung, kayaknya orang kaya!" Fuji menoleh dan melihat Andrew, pemuda tampan berpenampilan eksekutif.

"Benar, Yun. Katanya, tamu undangan malam ini adalah pengusaha," kata Fuji.

Seorang waitress meminta Fuji dan Yuni kembali bekerja. Fuji membawa nampan dan menghampiri tamu undangan. Setelah selesai, ia melihat acara di atas panggung. Andrew memulai sambutannya.

"Selamat malam, terima kasih atas kehadiran Anda semua. Malam ini Saya Andrew Tanusagara dengan bangga meresmikan Perusahaan Tree Stars sebagai kemajuan bisnis Tanusagara Group. Mari Kita rayakan, Cheers!" Andrew membuka minuman bersoda, dan air soda muncrat keluar.

Tepuk tangan riuh meramaikan acara. Fuji tersenyum, berpikir, "Enaknya jadi orang kaya, banyak teman, dihormati semua orang."

Yuni memberikan nampan berisi wine kepada Fuji. "Lekas bawa ini, malah bengong!"

"Iya, Yun, bawel banget!" jawab Fuji.

Fuji bergegas membawa nampan berisi wine menuju tamu undangan. Namun, sebelum sampai tujuan, Andrew yang berjalan tergesa-gesa menabraknya.

"Akkh!!" pekik Fuji kaget.

Gelas-gelas wine jatuh ke lantai, dan wine tumpah mengenai jas mahal milik Andrew. Wajahnya juga terkena cipratan wine, matanya melotot ke arah Fuji.

"Dasar pelayan bodoh! Kamu jalan gak pake mata! Harga jas ini 10 kali lipat dari gajimu!!" bentak Andrew.

"Lho, kenapa Anda yang nyolot? Anda sendiri yang menabrakkan diri! Makanya kalau jalan pake mata, gara-gara Anda pekerjaan saya jadi terhambat!!" jawab Fuji sembari mendelik.

"Beraninya Kamu! Kamu gak tau siapa Saya, Hah?" hardik Andrew.

"Saya gak mau tau siapa Anda, tapi Anda harus ganti rugi karena sudah menumpahkan wine-wine tamu kehormatan di sini!!" jawab Fuji melotot.

Keributan antara Fuji dan Andrew menarik perhatian tamu-tamu. Yuni dan Manager Restaurant yang bernama Tomy, mendekati mereka.

"Ada apa ini?" tanya Yuni.

"Ini, Yun, laki-laki gak tau diri! Dia sengaja menabrakku dan menyalahkanku!" jawab Fuji.

"Karyawan baru sudah buat ulah!" ucap Tomy.

Tomy melihat Andrew dengan takut. "Maaf, Pak, dia karyawan baru, gak tau kalau Pak Andrew CEO di sini."

Fuji terkejut. "Mati aku ..." katanya pelan.

"Siapa yang menerima perempuan bodoh ini kerja di sini?!" tanya Andrew.

"Pak Andrew sendiri yang menerima saat seleksi," jawab Tomy.

Andrew marah. "Owh, kalau begitu, dia saya pecat sekarang!!"

Fuji protes. "Lho, kok main pecat-pecat aja? Saya gak tau Bapak itu CEO."

Yuni memberitahu Fuji dengan nada pelan, "Pak Andrew."

Fuji mengangguk tanda mengerti yang di katakan Yuni. "Karena Pak Andrew CEO di sini, boleh kok, mecahin gelas-gelas wine sebanyak-banyaknya. Gak usah ganti rugi."

Andrew menggerutu, "Cewek gila!" dan berjalan pergi.

Fuji mengejar Andrew, memegang tangannya. "Maafkan saya, ya, Pak. Saya jangan dipecat."

Andrew membentak, "Lepaskan tangan saya!!" dan mengibaskan tangannya, membuat Fuji terjatuh.

Andrew melanjutkan langkahnya, meninggalkan Fuji yang terluka.

Yuni membangunkan Fuji. "Fujii, lututmu berdarah!"

"Cuma lecet sedikit, Yun, gak usah khawatir. Yang sakit ini," Fuji memegang dadanya.

"Tabah, ya," Yuni menghibur.

"Iya, makasih, Yun. Tapi jangan berhenti kerja karena aku dipecat. Kamu butuh biaya kuliah."

Tomy mendekati mereka. "Fuji, ini gaji satu hari. Silakan keluar dari sini sebelum kami semua terkena imbasnya."

"Terima kasih. Saya mengerti," Fuji menjawab, lalu pergi meninggalkan Yuni dan Tomy yang memandangi kepergiannya.

***

Sesampainya di area parkir ketika akan menyalakan motor, kunci motornya tidak ada. Dia baru ingat kalau kunci motor ada di dalam tas, dengan rasa kesal Fuji berbalik arah masuk kembali ke dalam restaurant untuk mengambil kunci motor berikut tas yang tertinggal di loker. Setelah mendapatkan kunci, dia melihat Andrew yang sedang berjalan di sisi kolam renang kemudian Fuji langsung bersembunyi untuk menghindarinya.

Sementara itu, Andrew berjalan terburu-buru. Di sana juga ada sepasang kekasih sedang bertengkar hebat. Wanita itu sangat marah dan mendorong kekasihnya.

Dorongan itu menyebabkan kekasihnya menabrak Andrew, membuatnya terjatuh ke kolam renang. Fuji menyaksikan kejadian itu dari jarak jauh, tak percaya.

"Karma memang cepat datang," gumam Fuji, tersenyum sinis.

Yuni datang mendekati sahabatnya yang sedang bersembunyi di balik tanaman hias, "Fuji, Kamu kagi ngapain? Kenapa kamu balik lagi?" tanya Yuni heran

Fuji tak menjawab, ia hanya menunjuk ke arah kolam renang, "Lihat, Yun. Tuan CEO yang angkuh itu jatuh ke kolam,"

Yuni terkejut, "Oh my god! Apa yang terjadi?"

Fuji tersenyum tipis, "Sepasang kekasih bertengkar, dan dia terdorong ke kolam."

"Hihihihi, ironis sekali." jawab Yuni

Fuji tersenyum puas, "Aku gak akan menolongnya,"

"Tapi, Ji. Dia bisa tenggelam!"

"Tenang di sana banyak orang, pasti ada yang menolongnya,"

Yuni berlari penasaran ingin melihat dari dekat, Fuji pun menyusul sahabatnya itu

mendekati kerumunan. Terdengar teriakan Andrew meminta bantuan, tapi mereka semua acuh.

"Toloong!!" teriak Andrew

Blup bluup!

"Toloong!!" teriak Andrew timbul tenggelam

Tomy terlihat panik, namun tak bisa berbuat apa-apa karena dia tak bisa berenang. Karyawan restaurant dan tamu undangan yang tidak suka dengan Andrew berkata sembari menatap sinis.

"Biarkan saja dia tenggelam!"

"Angkuh, dia pantas mendapatkannya!"

"Syukurin, biar mati sekalian!"

Fuji mendengar komentar-komentar tersebut dengan rasa terkejut. Jiwa kemanusiaannya muncul, hati nuraninya berkata. "Tolong dia"

Tanpa fikir panjang lagi gadis itu segera melepas kedua sepatunya dan lonpat masuk ke dalam kolam renang untuk menyelamatkan Andrew yang sudah hampir tenggelam.

Byuuurr!!

Kecipak! Kecipuk!

Fuji, gadis mungil itu, berenang dengan sekuat tenaga melawan hawa dingin untuk menyelamatkan Andrew. Dia meraih tubuhnya dengan tangan kanan, sementara Andrew merangkul bahu Fuji dengan lemah. Sebelum kesadarannya hilang, ia sempat melihat wajah penolongnya, yang terlihat seperti dewi penyelamat.

Fuji berhasil membawa tubuh pria yang memecatnya ke tepian kolam, dari atas Tomy dan Yuni membantu mengangkat tubuh Andrew ke daratan. Fuji pun berenang lagi menghampiri tangga untuk naik ke darat. Dari kerumunan tiba-tiba menyeruak seorang perempuan cantik ekspresinya mengkhawatirkan keadaan Andrew, ternyata wanita itu bernama Rida asisten pribadi Andrew.

"Pak Tomy ada apa dengan Pak Andrew?!"

"Mbak Rida dari mana aja sih, itu Pak Andrew barusan tenggelam,"

"Aku habis dari toilet,"

Rida panik berusaha menyadarkan Andrew dengan menepuk-nepuk pipinya, Fuji yang melihatnya sampai heran sepengetahuannya cara menyadarkan orang tenggelam bukan begitu caranya. Wajah Andrew semakin pucat, Fuji mulai khawatir segera ia turun tangan membantu. Gadis itu menekan-nekan dada Andrew beberapa kali, Namun pria itu belum juga sadar. Akhirnya Fuji nekad memberikan nafas buatan untuk menyelamatkan nyawa Andrew.

Rida, Yuni dan Tomy sampai melongo di buatnya. Setelah memberikan nafas buatan sampai tiga kali, Andrew belum juga siuman. Namun Fuji tak putus asa, ia mencoba sekali lagi menarik nafas dan mengumpulkan oksigen pada mulutnya, kembali ia menyatukan mulutnya pada mulut Andre.

"Aduhh. Itu Boss kesayanganku bibirnya di perawanin! udaaah. Aku ajaa, Aku juga bisa!!" Rida berteriak sambil menarik rambut Fuji, mata mereka bertemu dalam kemarahan. Tiba-tiba ...

Lanjut Membaca

Daftar Isi SEBEL TAPI KANGEN

Ch. 1 Ch. 2 Ch. 3
Ch. 4
Ch. 5
Ch. 6
Ch. 7
Ch. 8
Ch. 9
Ch. 10
Ch. 11
all

Anda Mungkin Juga Suka

Novel Rilisan Baru

Sampul Novel BURONAN
9.5
Sammy, eks-militer yang kabur dari penjara akibat fitnah keji, kini menjadi buronan Interpol demi melacak adik angkatnya. Di tengah pelarian, ia terpaksa bertahan hidup sebagai pembunuh bayaran berdarah dingin. Kehidupannya mulai berubah saat ia jatuh hati pada Rheyna. Namun, dilema besar menghantam Sammy ketika ia mendapati bahwa target eliminasi berikutnya merupakan sosok penting yang sangat dekat dengan wanita yang dicintainya tersebut.
Sampul Novel Hasrat Liar
8.8
Walau cuma anak angkat, Rey didukung penuh oleh orang tua dan saudaranya untuk menjadi pria perkasa. Keluarga mendorongnya mengasah daya pikat luar biasa agar mampu menaklukkan hati setiap wanita. Simak petualangan Rey mengeksplorasi maskulinitas dan pesona liarnya. Sanggupkah ia memenuhi harapan mereka dan menjadi penakluk ulung dalam dunia asmara?
Sampul Novel Hati Beku yang Tak Dapat Dicairkan Lagi
9.2
Di kamar utama vila Keluarga Andara, Natasha bersiap mengakhiri pernikahan kontraknya yang tersisa satu bulan lagi. Ia bahkan telah merencanakan kematian palsu untuk pergi. Meski ibu mertuanya memohon agar kesepakatan dibatalkan karena sangat menghargai jasa Natasha merawat Varo selama sepuluh tahun dan melahirkan keturunan mereka, Natasha dengan tegas menolak. Keputusannya sudah bulat untuk tetap menyelesaikan hubungan pernikahan tersebut sesuai dengan kontrak awal.
Sampul Novel Hati yang Remuk dan Mati
9.4
Pernikahan lima tahun Sheila dan Dave hancur saat sang mantan kekasih kembali memikat Dave. Melalui pesan provokatif dan bukti kemesraan mereka, termasuk kembang api biru di malam anniversary yang sepi, Sheila menyadari akhir dari hubungan mereka. Tanpa air mata, ia menandatangani surat perceraian. Lebih dari itu, Sheila meminta sekretarisnya menyiapkan pernikahan baru untuk Dave dan selingkuhannya, sebelum akhirnya terbang ke Veridia demi memberikan restu langsung bagi keduanya.
Sampul Novel Lenyap Usai Kata Pisah
8.2
Sofia Wijaya memilih mundur saat Olivia Kartika kembali ke sisi suaminya, Revan Mahendra. Melalui trik dokumen universitas, Sofia berhasil membuat sang pewaris mafia menandatangani perceraian tanpa disadari. Sofia pergi menjauh dalam keadaan hamil, membawa rahasia besar yang akan mengubah segalanya. Kini, Revan yang menyesal mengerahkan seluruh kekuasaan dunia bawah tanah untuk memburunya. Namun, Sofia telah bertransformasi menjadi sosok tangguh yang siap membuat mantan suaminya berlutut memohon cinta.
Sampul Novel Sweet Mistake
8.1
Pasca malam kelam yang merusak hidupnya, Valerie kini berada di bawah ancaman Gio yang berniat menyebar bukti pelecehan dirinya. Hubungan penuh benci ini perlahan berubah saat kebaikan Gio mulai menyentuh hati Valerie, meski ego besar menghalangi keduanya untuk saling jujur. Demi melindungi nyawa sang gadis dan bersatu tanpa bayang-bayang maut, Gio pun harus menuntaskan rahasia masa lalunya yang penuh bahaya.
Bab
Baca Sekarang
Bagikan