APKDock Logo
Sampul Novel Seatap Dengan Maduku

Seatap Dengan Maduku

8.1 / 10.0
Pernikahan jodoh Laila dan Yoga, sang pengusaha kaya, jauh dari bahagia. Harapan gadis desa ini pupus saat tahu suaminya telah menikah siri dengan Tasya. Luka batin Laila kian dalam ketika Yoga memaksa istri keduanya itu tinggal bersama di rumah mereka. Kini, Laila harus bertahan di bawah satu atap, menghadapi konflik batin yang menguras emosi karena dipaksa berbagi tempat tinggal dan cinta suaminya dengan sang madu.

Seatap Dengan Maduku Bab 1

Tidak ada wanita yang mau dimadu, apalagi harus tinggal seatap dengan wanita yang telah merebut kebahagiaannya. Namun, sebagian besar dari wanita tersebut justru memilih untuk menerima kehadiran perempuan perusak itu. Bukan karena pasrah, tapi lebih kepada cinta dan menjaga mental sang anak.  Pagi itu Laila sedang sibuk memasak untuk sarapan. Disaat dia sedang menata piring di atas meja. Tiba-tiba dia terkejut saat mendengar suara teriakan sang suami.  Sambil mengetuk pintu dengan keras dan berteriak. "Laila! Laila."   "Alhamdulillah, sepertinya Mas Yoga sudah pulang," ucap Laila sambil meletakkan piring yang ada di tangannya.  "Laila! Cepat buka pintunya." Yoga terus mengetuk pintu  sambil berteriak.  "Iya, Mas. Sebentar!" sahut Laila sambil berteriak dari dalam rumah.  Sambil membuka pintu. " Alhamdulillah, akhirnya kamu pulang Mas."  "Darimana saja kamu!" bentak Yoga sambil berjalan masuk.  "Maaf, Mas. Aku tadi di dapur, jadi aku tidak mendengar teriakanmu," jawab Laila sambil langsung mengambil tas koper yang ada di tangan Yoga.  "Alah, alasan saja kamu!" bentak Yoga yang terlihat kesal.  "Ya sudah aku minta maaf ya. Ayo kita makan dulu, kebetulan aku sudah masak makanan kesukaanmu," ajak Laila  sambil tersenyum ramah.  Laila yang begitu sangat menyayangi Yoga langsung menggandeng tangannya. Terlihat tatapan risih dan jijik dari kedua mata Yoga. Tidak berapa lama setelah Yoga masuk tiba-tiba Laila dikejutkan oleh panggilan mesra seorang wanita kepada Yoga.  "Sayang! Kenapa kamu tidak menungguku sebentar," ucap wanita tersebut sambil memeluk tangan Yoga dengan mesra.  "Sayang! Siapa wanita ini, Mas?" tanya Laila sambil  kebingungan.  "Halo, Mbak. Aku Tasya, istri kedua Mas Yoga," jawab wanita yang mengaku bernama Tasya itu.  Wanita itu terlihat sangat cantik dan muda. Bahkan bisa ditebak jika usianya terpaut jauh dari Laila. Dan kini wanita itu dengan gamblang mengaku jika dia adalah istri kedua Yoga. Seketika dunia seakan hancur berkeping-keping.  "Oh, tidak mau bersalaman ya," ucap Tasya sambil menurunkan tangannya.  "Mas, apa benar wanita ini adalah istrimu?" Laila mencoba bertanya sambil menatap Yoga.  "Iya benar, Tasya ini adalah istri kedua ku dan bisa jadi dia akan menjadi istri pertama ku," jawab Yoga sambil langsung berjalan ke arah sofa. Setelah mendengar jawaban Yoga, Laila langsung berjalan ke arah sang suami. "Tega kamu mengkhianati aku seperti ini, Mas."  "Apa salahku, Mas? Apa kurang pengabdianku selama ini!" teriak Laila sambil menangis histeris di hadapan Yoga.  Yoga yang mendengar perkataan Laila terlihat tertawa bahagia. Tasya yang saat itu masih berdiri di depan pintu langsung berjalan ke arah yoga. Perlahan dia pun duduk di samping laki-laki tampan dan berbadan kekar itu.  "Mas, aku jadikan tinggal di sini bersama kalian? Aku yakin setelah Laila mengenalku dia akan berubah baik kepadaku," ucap Tasya sambil bersandar di bahu Yoga.  "Tinggal disini, dirumah ini. Mas kamu tidak akan memintanya tinggal di sini bersama kita 'kan?" tanya Laila dengan wajah penasaran.  "Sebenarnya aku ingin membelikan Tasya apartemen, tapi setelah aku pikir-pikir lebih baik dia disini. Karena aku khawatir kalau dia akan kesepian jika berada di apartemen sendirian," jawab Yoga sambil membelai rambut Tasya.  "Tidak, Mas. Kamu tidak bisa membawanya tinggal bersama kita di sini, aku tidak setuju."  "Kenapa! Kenapa aku tidak boleh mengajak Tasya tinggal disini? Bukankah ini rumahku, dan aku berhak menentukan siapa saja yang boleh tinggal di rumah ini!" bentak Yoga sambil berdiri dari tempat duduknya.  “Aku istrimu, Mas. Jadi aku juga punya hak atas kamu dan rumah ini!” teriak Laila sambil menangis.  “Istri! Sejak kapan kamu menjadi istriku? Apa sejak ijab kabul pernikahan kita itu, asal kamu tahu sampai kapanpun aku tidak akan mengganggap kamu sebagai istri ku,” jelas Yoga sambil menatap wajah Laila.  "Ya ampun, Mbak. Masalah seperti ini saja sudah heboh, lagipula wajarkan seorang laki-laki menikah lebih dari dua kali," jawab Tasya sambil merapikan rambutnya.  “Wajar kamu bilang. Sekarang aku tanya sama kamu, apa kamu yakin Mas Yoga bisa adil dengan kita berdua? Apa kamu tidak takut jika dia hanya adil padaku," ucap Laila sambil mengusap air matanya.  "Aku yakin Mas Yoga bisa adil kepada kita. Mbak lihat saja rumah ini cukup mewah dan aset Mas Yoga cukup banyak jadi tentu dia bisa membagi rata antara aku dan Mbak Laila," jawab Tasya sambil berjalan di samping Laila.  "Kamu salah Tasya. Adil itu bukan hanya tentang materi dan uang, tapi juga tentang waktu dan kasih sayang. Mungkin memang dia bisa menyayangi mu tapi pasti tidak kepada ku, bukan begitu, Mas?" ucap Laila yang langsung menoleh ke arah Yoga.   "Sudah cukup! Aku tidak peduli kamu suka atau tidak tapi yang pasti Tasya akan tetap tinggal di sini bersama kita," jawab Yoga.  Sambil berjalan mendekati Yoga. "Baik silahkan Tasya tinggal disini, tapi ceraikan aku dulu."  Laila berharap permintaannya untuk bercerai akan membuat Yoga berubah pikiran. Namun, ternyata Yoga justru tertawa terbahak-bahak. Bahkan dengan senang hati dia meminta Laila untuk segera meninggalkan rumah itu.   “Baik jika itu maumu, silahkan kemasi barang-barangmu dan pergi dari rumah ini!” usir Yoga sambil menatap ke arah Laila dengan tajam.  “Yes, akhirnya aku bisa menyingkirkan wanita kampung ini. Dan aku yakin sebentar lagi aku akan jadi Nyonya besar di rumah ini,” batin Tasya sambil tersenyum.  Sambil memegang tangan Yoga. “Aku mohon pikirkan lagi keputusanmu itu, apa kamu lupa jika Mama Ajeng sangat menginginkan pernikahan kita langgeng.”  “Aku ingat, bahkan sangat ingat. Sekarang semua keputusan ada padamu Laila, kamu mau pergi atau menerima Tasya di rumah ini!” ucap Yoga sambil memegang pipi sang istri.  Yoga yang tidak ingin menambah masalah dengan Laila akhirnya mengajak Tasya pergi dari rumah itu. Terlihat wajah kesal Tasya saat Yoga mengajaknya keluar dari rumah. Tidak ada yang bisa Laila katakan saat ini selain menangis memikirkan nasib rumah tangganya.  “Ya Allah apa yang harus aku lakukan sekarang, bagaimana mungkin aku bisa hidup dengan wanita yang telah merebut suamiku,” batin Laila sambil terus menangis.  “Tasya, ayo kita pergi dari rumah ini.” Yoga langsung menggandeng tangan Tasya.  “Tapi, Mas. Bukankah kamu sudah berjanji untuk mengajakku tinggal di rumah ini?” tanya Tasya yang terlihat berat untuk melangkah. “Kita pergi dulu dari sini, biarkan wanita kampung ini memikirkan apa yang akan dia pilih,” jawab Yoga sambil langsung menarik tangan Tasya keluar rumah.  “Sebegitu cintanya kamu kepada wanita itu, Mas. Hingga kamu lupa akan amanah almarhum Mama mu,” batin Laila sambil menatap Tasya dan yoga yang berjalan ke arah pintu. 

Lanjut Membaca

Daftar Isi Seatap Dengan Maduku

Ch. 1 Ch. 2 Ch. 3
Ch. 4
Ch. 5
Ch. 6
Ch. 7
Ch. 8
Ch. 9
Ch. 10
Ch. 11
all

Anda Mungkin Juga Suka

Novel Rilisan Baru

Sampul Novel Cinta Terlarang Bersama Ibu Angkat
9.4
Sejak kondisinya menjadi bodoh, sang pemuda selalu dirawat sendiri oleh ibu angkatnya melalui pijatan dan bantuan olahraga. Sang ayah angkat pun memanfaatkan keadaan tersebut untuk bermesraan di depannya tanpa ragu. Namun, mereka tidak tahu bahwa ia sebenarnya sudah lama sembuh normal. Saat sang ibu melakukan panggilan video dengan suaminya sambil menggunakan alat bantu, pemuda ini diam-diam mengambil alih benda tersebut ke tubuh sang ibu tanpa disadari sang ayah.
Sampul Novel Dulu Kau Buang Aku, Kini Aku Milik Pamanmu!
9.8
Silvia mengorbankan segalanya demi menikahi Sienzo Gunawan lewat investasi 20 triliun. Namun, di malam pernikahan, ia justru dijebak dan ditiduri belasan teman Sienzo hingga hamil dan tewas saat bersalin di ruang bawah tanah. Terbangun kembali di masa lalu tepat saat keluarga Gunawan memohon investasi dan pernikahan bisnis tersebut, Silvia memutuskan untuk mengubah takdirnya. Kali ini, ia tidak akan menjadi korban lagi, melainkan membuat Sienzo membayar semua kekejamannya di masa lalu.
Sampul Novel Game Maya
9.6
Kehidupan Purple, seorang wanita panggilan menawan, berubah drastis setelah menerima tawaran Gery, pelanggan setianya. Bukannya dijadikan kekasih, Purple justru diperalat oleh Gery untuk menjebak sepupunya yang bernama Logan. Namun, misi rayuan ini malah menyeret Purple ke dalam pusaran emosi yang sangat rumit. Di tengah kepalsuan dan ketakutan akan kehilangan, permainan cinta yang awalnya sederhana kini berubah menjadi konflik batin yang sangat menyiksa dirinya.
Sampul Novel Goyangan Pohon Beringin
8.2
Hubungan erat Adrian dan Wandi kini renggang sejak kemunculan Hesta. Gadis penuh misteri itu begitu memikat Adrian, tetapi Wandi justru melihat sosok mengerikan dalam dirinya. Wandi berjuang keras memperingatkan sahabatnya bahwa Hesta bukanlah manusia. Sejak mereka mengunjungi beringin tua yang angker, teror mistis mulai membayangi. Di tengah ancaman bahaya, sanggupkah Adrian menyadari kenyataan? Apakah asmara beda alam ini akan terwujud, atau malah berujung pada kehancuran?
Sampul Novel I’m Always Be Yours
8.8
Di usia 23 tahun, supermodel Freya Angelicia harus menelan pil pahit akibat cinta bertepuk sebelah tangan kepada Max Xavierano Miller, kakak angkatnya sendiri. Alih-alih dicintai, Freya justru dibenci oleh Max, miliarder yang menutup hatinya karena trauma pengkhianatan masa lalu. Saat Max mulai menyadari pesona Freya yang kini beranjak dewasa, segalanya menjadi rumit. Kehadiran rival tangguh yang berusaha memikat Freya memaksa Max bertindak sebelum terlambat.
Sampul Novel Kembalinya Sang Mantan Istri yang Agung
9.5
Demi Hesti, Bram tega mengkhianati ketulusan istrinya. Di tengah duka wafatnya orang tua dan vonis kanker, sang istri didepak lewat fitnah keji hingga dipaksa bercerai. Demi bebas dari siksaan itu, ia memalsukan kematiannya lalu membuang identitas lamanya yang rapuh. Tiga tahun berselang, ia terlahir kembali sebagai Aurora Morgan, sosok wanita yang sangat berkuasa. Kini, ia datang kembali untuk membalas semua penderitaan dan penghinaan yang dahulu Bram lakukan padanya.
Bab
Baca Sekarang
Bagikan