APKDock Logo
Bab
Bagikan
Sampul Novel Satu Malam, Dua Anak

Satu Malam, Dua Anak

Lima tahun usai keluarganya bangkrut, Melita terpaksa memisahkan putra kembarnya. Satu anak ia bawa, sementara yang lain ditinggal bersama sang ayah. Kini, Melita kembali sebagai influencer sukses, namun bayang masa lalu belum hilang. Mantan kekasihnya menyambutnya dengan dingin dan provokatif. Ketika bertemu anak di rumah pria itu yang sangat mirip putranya, Melita malah ditegur dengan ketus. Ia pun bertekad merebut anaknya dari pola asuh kaku sang mantan.
Bab
Bagikan

Bab 2

Lima tahun telah berlalu.

Saat Melita sedang bekerja di depan komputer, seorang bocah laki-laki berusia lima tahun tiba-tiba menerobos pintu sambil membawa tumpukan mainan balok berwarna-warni, lalu menarik ujung celana jinsnya dan menyela pekerjaannya.

"Bu, apa Ibu ingin bermain denganku?"

Melita membungkuk dan menepuk kepalanya dengan lembut. "Sayang, maafkan Ibu. Ibu masih bekerja. Kamu bisa bermain sendiri, kan?"

Benny Parasian menundukkan kepalanya dan mengerutkan alisnya tidak senang. Dia berbalik dengan sedih sambil memegang balok bangunan, dan bergumam, "Tidak apa-apa. Aku tidak akan mengganggu Ibu lagi."

Hati Melita tenggelam melihat ekspresi sedih di wajah bocah laki-laki itu, hatinya melunak dan dia mencoba menghentikannya pergi dengan gerakan tangannya yang lembut.

Tiba-tiba, sebuah pesan muncul di layar komputer.

"Meli! Sebuah pesanan besar telah masuk!" Pesan itu datang dari agennya.

Dia menggunakan nama "Meli" untuk pekerjaan online-nya.

Setelah mempertimbangkannya untuk beberapa saat, Melita akhirnya menulis, "Pesanan seperti apa? Aku perlu tahu lebih banyak tentang ini."

"Aku akan mengirimkan informasi kontak klien. Kamu bisa mengirim pesan secara langsung pada klien untuk meminta informasi lebih lanjut."

"Oke," tulis Melita sambil tersenyum.

Tak lama setelah berteman dengan klien tersebut di aplikasi WhatsApp, Melita membutuhkan waktu tiga puluh menit untuk menanyakan rincian pekerjaan itu.

Klien tersebut mempekerjakannya untuk mencoreng nama Jordan Gunardi, CEO dari Grup Gunardi, yang memiliki latar belakang yang hebat dan terkemuka.

Menurut publik, pria ini terkenal dingin dan licik, tidak tertarik pada wanita, dan bebas dari kecanduan judi ataupun narkoba.

Singkatnya, dia adalah pria yang sempurna, tetapi hampir mustahil untuk mendekatinya.

Namun, kliennya mengatakan bahwa pria itu sangat berbeda dari apa yang dipercayai oleh dunia luar. Itu semua hanyalah kamuflase.

Dia berbohong dan menipu adik perempuan klien. Yang terburuk, rasa cintanya pada pria itu membuatnya mencoba melakukan bunuh diri berkali-kali.

Klien juga mengirimkan beberapa foto lengan adik perempuannya, memperlihatkan beberapa luka besar dan kecil.

Dalam keadaan normal, agen akan memeriksa sebagian besar dokumen yang diberikan oleh klien sebelumnya dan memastikan kebenarannya.

Klien menuntut agar kedok Jordan yang bersikap seolah 'tidak tertarik pada wanita' diungkap ke publik.

Setelah mendalami lebih banyak tentang masalah ini, Melita, sang ratu opini publik yang berkuasa di Internet, akhirnya setuju.

Keesokan harinya, karena misi barunya yang cukup sulit, dia memutuskan untuk berdandan sebelum pergi meninggalkan rumah.

Di ujung tempat tidur, Benny sedang duduk sambil mengayunkan kakinya yang pendek dan memiringkan kepalanya ketika melihat ibunya bergerak bolak balik untuk berganti pakaian.

"Apa Ibu mau keluar?"

Saat Melita mendengar itu, tangannya berhenti mengancingkan bajunya. Dia berbalik untuk menghadap Benny dan menjawab, "Ya, Ibu harus pergi bekerja hari ini. Benny baik-baik di rumah, ya?"

"Aku tidak mau! Ibu, ajak aku bersamamu!" Bocah laki-laki itu mengerutkan keningnya, lalu melompat dari tempat tidur dengan ekspresi cemberut dan memeluk kaki Melita.

Melita menundukkan kepalanya dan menatapnya, menyadari bahwa akan sulit untuk meyakinkannya kali ini.

Bocah yang lengket ini bisa mencegahnya keluar hari ini.

Melita berjongkok dan mencoba membujuknya sambil menekan pelipisnya, merasa sedikit pusing. "Sayang, Ibu akan menyelamatkan dunia dengan mengalahkan orang jahat di luar sana. Kamu masih terlalu kecil untuk menemani Ibu melakukan sesuatu yang seserius ini."

Benny melepaskan genggamannya dengan cepat, dia mengangkat kepalanya, dan menatapnya dengan mata yang berbinar. "Apa Ibu seorang wanita super? Apa Ibu akan keluar untuk menghadapi orang jahat?"

Melita mengangguk, berusaha keras untuk tidak tertawa, dan menambahkan, "Ya, benar."

Benny memandangnya dengan tatapan penuh kekaguman. Dia berubah pikiran dan memberi isyarat agar ibunya pergi.

Melita dengan cepat mengambil tasnya. Sebelum pergi, dia mengatakan berulang kali pada Benny untuk tidak membukakan pintu saat seseorang mengetuk, dan tidak menyentuh bagian tertentu di rumah. Nantinya, pengasuh akan menggunakan kuncinya untuk masuk ke dalam rumah.

Benny berjalan ke pintu depan, melambaikan tangannya dan berkata, "Aku mengerti! Ibu terlalu bertele-tele. Sudah waktunya bagimu untuk pergi! Selamat tinggal!"

Setelah itu, dia menutup pintu.

Melita hanya berdiri diam di luar pintu selama beberapa saat sebelum menyadari apa yang sedang terjadi. Dia merasa geli dengan tindakan bocah itu.

Setengah jam kemudian, Melita muncul di depan gedung Grup Gunardi, dengan penampilan yang cantik.

Dia telah mengirimkan resumenya ke situs web resmi Grup Gunardi tadi malam, dan melamar posisi asisten sementara sang CEO. Pada akhirnya, dia dipekerjakan untuk posisi itu.

Meskipun dia hanya bekerja selama tiga hari, itu sudah cukup untuknya.

Setelah menggesekkan kartunya dan memasuki gedung, Melita naik lift ke lantai atas, bertindak seolah-olah dia pernah ke sana sebelumnya.

Tak lama, lift berhenti dengan sebuah suara gemerincing yang lembut. Orang-orang bergegas keluar dari lift, dan mereka bahkan mendorong Melita ke samping. Dia tersandung dan tidak bisa berjalan lurus dengan sepatu hak tingginya. Dia hampir terjatuh setelah beberapa kali gagal menjaga keseimbangan.

"Ada apa dengan semua orang, mengapa berlarian dan saling mendorong? Kalian benar-benar ...."

Melita memelototi semua orang sambil menepuk kain roknya.

Entah bagaimana, kerumunan tiba-tiba menjadi sangat bersemangat.

Dia mengikuti tatapan semua orang dan melihat sosok tinggi dan tegak mendekat dari kejauhan.

"Ya Tuhan! Aku tidak percaya ini. Apa itu CEO perusahaan ini? Hari ini sungguh hari yang beruntung! Kita bisa bertemu dengannya! Dia luar biasa tampan!"

Mata Melita membesar saat mendengar kata kuncinya. Saat dia melihat orang itu mendekat, dia pun menelan ludahnya.

Foto-foto yang ada di dalam file yang diperolehnya tidak mirip dengan orang yang dilihatnya.

Pria ini tampak seratus kali lebih menawan secara langsung daripada di foto!

Tak heran adik perempuan kliennya mencoba bunuh diri berulang kali demi pria ini.

Melita menghela napas berat di dalam hatinya saat dia teringat bahwa pria ini adalah sampah, yang telah menipu seorang gadis dan memiliki karakter yang buruk.

Selama seorang pria tampan terkait dengan kata 'sampah', setampan apa pun dia, tidak akan ada gunanya.

Setelah pria itu pergi, semua orang berpencar ke segala arah.

Melita menundukkan kepalanya sambil mengikutinya dari dekat, dia juga menarik roknya ke atas sedikit dan mencengkeram tas di tangannya.

"Apa kamu asisten baruku?"

Karena dia tidak mengantisipasi pria itu tiba-tiba berhenti dan berbalik, Melita gagal berhenti tepat waktu dan menabrak pundak pria itu.

"Aduh ... ya, saya telah dipekerjakan sebagai asisten baru Anda. Hari ini adalah hari pertama saya bekerja."

Setelah melangkah mundur dan mengusap hidungnya dengan telapak tangannya, Melita tersenyum ke arahnya.

Setelah mendengarnya, Jordan mengerutkan keningnya dan menatapnya dengan cuek. Tatapannya akhirnya tertuju pada rok selututnya.

"Apa kamu yakin tidak datang ke tempat yang salah?"

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Benih Sang Pewaris
9.3
Kehidupan Isabella hancur setelah dilecehkan pria misterius di hotel tempatnya bekerja. Meski ditawari uang melimpah sebagai ganti rugi, pelayan ini menolak keras kompensasi tersebut. Namun, takdir mempermainkannya ketika ia mendapati dirinya hamil anak dari pewaris kaya raya itu. Kini, di tengah trauma mendalam dan rahasia besar yang dipikulnya, Isabella harus berjuang keras melewati masa-masa sulit demi menemukan kebahagiaannya kembali.
Sampul Novel CANDU CINTA CEO AROGAN
9.7
Erlan Levin, CEO sukses asal Jakarta, selalu menolak tekanan keluarganya untuk segera membina rumah tangga. Namun, takdirnya berubah drastis setelah ia kedapatan berada di kamar yang sama dengan seorang gadis asing. Demi menutupi rasa malu, Erlan terpaksa menikahi perempuan yang justru sangat disukai oleh keluarganya tersebut. Kini, sang istri harus berjuang keras meluluhkan hati dingin Erlan. Akankah pernikahan paksa ini menumbuhkan cinta, atau ia hanya akan diabaikan selamanya?
Sampul Novel Cinta Kita Sudah Sampai Ujung
8.5
Vanesa akhirnya menyadari pernikahan kontrak lima tahunnya dengan Steven adalah kebohongan besar setelah mengetahui anak yang diasuhnya merupakan anak kandung suaminya dengan wanita lain. Saat sang madu membawa surat cerai di tengah kabar kehamilannya, Vanesa memilih pergi dan mengembalikan anak itu. Mengabaikan masa lalu, ia bangkit menjadi wanita mandiri yang kaya raya. Penyesalan pun datang dari keluarga pencela hingga Steven yang mabuk dan menolak meresmikan perceraian mereka.
Sampul Novel Dinikahi Ceo Angkuh
9.0
Impian Nadia menjadi pramugari kandas akibat ambisi sang ayah terhadap harta, yang memaksanya menikahi Allard. Sosok suami barunya ini adalah pemuda kaya raya yang berwatak dingin serta sangat sombong. Kini, kehidupan Nadia dilingkupi tekanan besar karena Allard terus membatasi ruang geraknya dan menuntut kepatuhan tanpa syarat. Di tengah kekangan dan keangkuhan sang suami, sanggupkah Nadia bertahan, atau ia akan melangkah pergi demi meraih kembali kebahagiaannya?
Sampul Novel Ditakdirkan untuk Pria Terkaya di Dunia
8.1
Usai dikhianati tunangannya dalam kondisi mengandung, Livia hampir kehilangan nyawa hingga terpaksa melarikan diri. Lima tahun berlalu, ia kembali dan menolong seorang anak kecil yang rupanya putra dari miliarder paling kaya. Sang konglomerat pun hadir melindunginya, menumpas semua musuh, serta membungkam saudara perempuan Livia yang jahat lewat klaim pernikahan rahasia mereka. Kini, Livia yang kebingungan harus menghadapi godaan sang suami misterius yang mendambakan anak kedua.
Sampul Novel Hamili saya, tuan !
8.3
Chereena Kayona Albern adalah putri kesayangan Bobby Albern yang tumbuh dalam pengawasan ketat sejak ibunya tiada. Meski hidupnya sangat dilindungi, ia berhasil menjadi gadis cerdas yang dikagumi banyak orang. Namun, sebuah langkah tak terduga diambil oleh Chereena. Tanpa diduga, ia justru mendekati seorang CEO asal Rusia bernama Chaiden Barnard dan memintanya untuk menghamilinya. Apa sebenarnya alasan di balik keputusan nekat gadis pintar ini?