APKDock Logo
Sampul Novel Sang Pewaris: Bangkit dari Bayang-Bayang

Sang Pewaris: Bangkit dari Bayang-Bayang

9.5 / 10.0
Dibuang keluarga angkat setelah dua puluh tahun dieksploitasi, Brenna dikira anak orang miskin. Padahal, orang tua kandungnya adalah kaum elit penguasa. Di balik penderitaannya, Brenna ternyata seorang ahli keuangan sekaligus insinyur jenius dengan berbagai identitas rahasia. Ketika tunangannya memutuskan hubungan sepihak, Brenna justru dipertemukan dengan saudara kembarnya, sementara sang mantan kekasih kini datang kembali bersujud memohon cintanya.

Sang Pewaris: Bangkit dari Bayang-Bayang Bab 1

Di kediaman Keluarga Barrett di Kota Shirie.

Ruang tamu besar di lantai pertama ramai dengan percakapan, para tamu memegang gelas sampanye di tangan sambil berbasa-basi. Spanduk menjulang tinggi bertuliskan "Selamat Datang di Rumah, Putri Tercinta" terbentang di pintu masuk.

Sementara itu, di loteng yang sempit dan pengap di lantai tiga, Brenna Harper sedang mengemasi barang-barangnya.

Alec Barrett, ayah angkat Brenna, berdiri di hadapannya dengan sebuah amplop di tangannya. Dia meletakkannya dengan lembut di hadapan Brenna, wajahnya dipenuhi dengan keengganan palsu.

"Brenna, kenapa harus sampai seperti ini?" ucapnya. "Ya, kami telah menemukan putri kandung kami, tapi itu tidak berarti kamu harus pergi. Kamu juga tahu bagaimana kekayaan keluarga kita, menghidupi satu orang lagi bukanlah masalah besar. Menurutku, kamu sebaiknya jangan pergi. Aku dan ibumu tidak akan memperlakukanmu berbeda dari sebelumnya, kami tetap akan memperlakukanmu sama seperti putri kandung kami sendiri. Tapi kalau kamu bertekad untuk pergi, aku tidak akan menghentikanmu. Hanya saja, keluargamu itu benar-benar sangat miskin, aku ragu mereka bisa mengirim mobil untuk menjemputmu. Ambillah sedikit uang ini, anggap saja sebagai ongkos perjalananmu."

Mata Brenna melirik amplop tipis itu dengan tenang. Dia menebak isinya tidak lebih dari 2 juta rupiah. Tanpa ragu sedikit pun, dia mendorongnya kembali ke arah Alec, ekspresinya tampak dingin. "Aku tidak membutuhkannya. Orang tuaku sudah mengirimkan mobil untukku."

Dia mendengus dalam hati. Membujuknya untuk tinggal sekaligus menawarkan ongkos perjalanan? Apa ini yang disebut ketulusan untuk membuat dirinya tetap tinggal?

Keluarga Barrett mengadopsinya saat dia baru berusia 2 tahun, sebagai pengganti putri Ruby Boston yang telah hilang—seorang anak yang dicuri dari rumah sakit pada hari dia dilahirkan. Tenggelam dalam kesedihan, Ruby memiliki gagasan untuk mengadopsi, meyakinkan dirinya sendiri bahwa adopsi akan meringankan rasa sakit karena kehilangan putrinya.

Namun, Brenna tidak pernah menjadi putri sesungguhnya bagi Keluarga Barrett, itu hanya sekadar nama. Dia menghabiskan masa kecilnya dengan membeli barang-barang bekas dari rak diskon, bertahan hidup dengan sisa makanan sambil melayani seluruh anggota Keluarga Barrett sebagai pembantu.

Saat Brenna beranjak dewasa, Alec menemukan bakat alamiahnya dalam desain. Bahkan sketsa yang dibuatnya secara asal mampu mengungguli sketsa para profesional berpengalaman, nilai pasarnya sangat tinggi.

Saat itulah segalanya berubah. Keluarga Barrett melarangnya bersekolah. Dia telah menjadi aset tersembunyi mereka, dikurung untuk membuat rancangan suku cadang mobil dan bahkan seluruh kendaraan. Mereka tahu persis berapa banyak kekayaan mereka yang dihasilkan olehnya.

Tanpa Brenna, mereka tidak akan pernah masuk ke dalam lingkaran elite Kota Shirie, tidak akan pernah memiliki sarana untuk menggelar jamuan penyambutan mewah untuk putri kandung mereka, yang dihadiri tokoh-tokoh berpengaruh dari berbagai lapisan masyarakat.

Dan sekarang setelah peruntungan mereka baru saja mulai berkembang, mereka tidak ingin mempertahankan Brenna lagi. Keluarga Barrett ingin mengusirnya dari keluarga, sifat mereka yang benar-benar egois sepenuhnya terungkap.

Alec menghela napas dan memasukkan amplop itu ke dalam tas Brenna. Dia berkata, "Mereka mengirim mobil untuk menjemputmu? Sulit bagiku untuk memercayainya. Aku sudah menyelidiki keluarga kandungmu. Orang tuamu memiliki dua orang putra, dan satu-satunya pamanmu terbaring di tempat tidur, tidak mampu mengurus dirinya sendiri. Mereka tinggal di desa yang miskin—hampir tidak mampu memenuhi kebutuhan hidup. Mereka tidak memiliki kemampuan untuk datang menjemputmu. Kamu hidup nyaman di sini, menghabiskan uang dengan bebas. Sesampainya di sana, kamu mungkin akan tidak terbiasa. Ambil saja uang ini ...."

Brenna mengeluarkan amplop itu dari dalam tasnya dan meletakkannya di atas meja, lalu berbicara dengan nada tenang, "Selamat tinggal."

Dia tidak menyadari bahwa Isabella Barrett, putri kandung Alec dan Ruby, sedang menyelipkan sesuatu ke dalam saku samping ranselnya.

Tanpa melirik lagi, Brenna mengangkat ransel hitamnya di satu bahu dan melangkah menuruni tangga, meninggalkan Keluarga Barrett di belakang.

Melihat Brenna menghilang menuruni tangga, Ruby mengatupkan rahangnya. "Lihat itu! Bahkan anjing yang dipelihara pun tahu bagaimana cara untuk menunjukkan rasa terima kasih! Aku memberinya tempat tinggal dan makanan selama 20 tahun, dan dia tidak mengucapkan sepatah kata pun terima kasih sebelum pergi dari sini? Orang seperti itu pasti akan berakhir menjadi pengemis di jalanan!"

Isabella melingkarkan lengannya di lengan Ruby, suaranya lembut, hampir menenangkan. "Ibu, jangan biarkan dia merusak suasana hati Ibu. Dia bahkan tidak pernah menyelesaikan sekolah dan langsung terjun ke dalam lingkungan sosial pada usia 10 tahun. Bagaimana mungkin dia bisa memiliki sopan santun? Dia sekarang meninggalkan kehidupan yang istimewa, dia sudah sangat beruntung jika dia tidak kelaparan. Wajar saja jika dia sedang dalam suasana hati yang buruk, jadi aku akan pergi mengantarnya!"

Ruby mengerutkan kening, meraih pergelangan tangan Isabella untuk menghentikannya. "Untuk apa kamu repot-repot mengantarnya? Dia tidak tahu berterima kasih. Dia tidak pantas menerimanya."

"Ibu," ucap Isabella dengan senyum manis, "sejak aku kembali, Kak Brenna memperlakukanku dengan baik. Ini mungkin terakhir kalinya kami bertemu. Sudah sepantasnya aku mengucapkan selamat tinggal padanya dengan baik."

Dia menggoyangkan kotak perhiasan di tangannya, tampak penuh perhatian saat dia tersenyum tipis. "Lagi pula, aku sudah membeli hadiah perpisahan untuk Kak Brenna."

Setelah mengatakan itu, dia bergegas mengejar Brenna, sementara Alec dan Ruby mengikutinya dari belakang.

"Kak Brenna!" panggil Isabella, suaranya hangat dan manis saat dia sedikit berlari ke depan. "Jalanmu cepat sekali. Aku belum memberimu hadiah yang kupersiapkan untukmu."

Dia mengulurkan telapak tangannya, memperlihatkan sebuah kotak merah berbentuk persegi. Di dalamnya ada sebuah gelang giok putih, permukaannya halus dan bercahaya. Tidak diragukan lagi, kualitasnya sangat tinggi.

Brenna melihatnya sekilas. Dia menyadari kualitas gelang itu lumayan, harganya mungkin cukup mahal.

Namun, dia menolak dengan dingin, "Tidak perlu. Kamu simpan saja sendiri."

Ekspresi Isabella tidak berubah saat dia menyodorkan kotak itu ke tangan Brenna. "Kakak harus mengambilnya. Aku menghabiskan lebih dari 200 juta untuk gelang ini. Kalau suatu hari nanti kamu menjalani hidup yang sulit dan tidak punya uang, kamu dapat menjualnya untuk keadaan darurat. Gelang itu mungkin juga bisa berguna untuk mas kawinmu suatu hari nanti."

Sebelum Brenna bisa menolak lagi, Isabella menutup kotak itu dan memasukkannya ke dalam ransel Brenna.

Tepat pada saat ini, seorang pelayan yang panik bergegas menghampiri dan berseru, "Nona, gawat! Kalung pertunangan yang diberikan Pak Jordy untuk Anda hilang!"

Lanjut Membaca

Daftar Isi Sang Pewaris: Bangkit dari Bayang-Bayang

Ch. 1 Ch. 2 Ch. 3
Ch. 4
Ch. 5
Ch. 6
Ch. 7
Ch. 8
Ch. 9
Ch. 10
Ch. 11
all

Anda Mungkin Juga Suka

Novel Rilisan Baru

Sampul Novel Kasih Terlarang
9.0
Anna terus meragukan keseriusan Keymal yang tiada henti mengejarnya, padahal status mereka adalah saudara tiri. Keymal bertekad membuktikan ketulusan cintanya, tetapi sikapnya yang posesif dan memaksa justru membuat batin Anna tersiksa. Terjebak dalam pergolakan moral dan rasa bersalah, mampukah Anna akhirnya menerima perasaan sang kakak? Kisah romansa modern ini menyoroti konflik cinta rumit yang terbentur norma keluarga dalam hubungan yang dianggap tabu.
Sampul Novel Misi; Mengandung Benih Tuan Vince
9.3
Qiara Selena Odelia sangat mendambakan sebuah pernikahan yang tulus dan bahagia. Sayangnya, impian itu harus tertunda saat ia terikat kontrak dengan Vincenzo Nick Emyr. Pria dingin tersebut telah menutup rapat hatinya akibat luka mendalam dari cinta pertamanya di masa lalu. Berawal dari sebuah misi rahasia, takdir justru menjebak mereka dalam komitmen formal yang disepakati bersama. Di tengah trauma masa lalu Vince, mampukah hubungan sandiwara ini berubah menjadi cinta yang nyata?
Sampul Novel Neraka Di Rumah Mertua
8.2
Nia, seorang gadis sederhana, sangat mendambakan kehangatan keluarga setelah dinikahi Riko. Sayangnya, ia malah dijadikan pembantu oleh mertuanya sendiri. Penderitaan Nia semakin memuncak ketika Riko, yang terjerat utang besar akibat gaya hidup glamor, tega menjualnya kepada pria hidung belang demi melunasi tagihannya. Terjebak dalam dunia kelam akibat ulah sang suami, mampukah Nia menyelamatkan diri dan lolos dari lingkaran hitam tersebut?
Sampul Novel Profesor Yang Mengklaim Hidupku
9.0
Demi menjaga nama baik kekasihnya dari skandal kampus, Ivy rela menyerahkan diri kepada Ezra. Walau sangat membenci profesornya yang berhati dingin itu, ia sepakat menjadi teman tidurnya demi kesepakatan satu malam. Ivy mengira semua akan selesai saat pagi menjelang, namun Ezra justru menjadi sangat terobsesi padanya. Pria itu kini bertekad mengikat Ivy dalam pelukannya selamanya, memastikan hubungan rahasia mereka tidak akan pernah usai.
Sampul Novel Ratu Tak Terbelenggu: Jangan Pernah Katakan Tidak
8.5
Empat tahun mengabdi sia-sia, Hannah dicampakkan suaminya demi perempuan lain. Sadar cintanya tak berbalas, ia bangkit dari kehancuran dan menjelma menjadi sosok mandiri yang memesona. Saat sang mantan suami mengira Hannah masih mengemis cinta, ia justru kembali dengan megah. Kini, seorang CEO dominan berdiri di sampingnya, dengan bangga mengakui Hannah sebagai istri di hadapan pria sombong yang dulu membuangnya tanpa belas kasihan.
Sampul Novel Saya Pembunuh
7.9
Sinta Amelia dan Lembayung Rindu bersaing ketat demi memikat Aditya Bagaskara, putra direktur rumah sakit yang bergelimang harta. Sayangnya, Aditya malah jatuh hati pada kesederhanaan Dewi Utari. Hubungan persahabatan Sinta dan Lembayung pun hancur, berubah menjadi dendam yang membara. Di saat amarah Sinta memuncak, hanya dokter Hanum Permatasari yang mampu menenangkannya. Kepatuhan misterius Sinta pada sang dokter menyimpan sebuah rahasia besar yang menyelimuti mereka.
Bab
Baca Sekarang
Bagikan