APKDock Logo
Sampul Novel Pewaris yang Kubawa Pergi

Pewaris yang Kubawa Pergi

8.2 / 10.0
Setelah delapan tahun membina rumah tangga dengan Tommy, seorang bos mafia, Yura mendapati kenyataan pahit saat proses serah terima warisan triliunan dari kakeknya. Pengacara mengungkap bahwa pernikahan mereka palsu dan mereka telah bercerai setahun lalu, sementara Tommy telah menikahi Merry, cinta lamanya. Sadar cinta suaminya palsu, Yura yang sedang hamil anak kembar memutuskan pergi membawa seluruh warisan haknya dan hidup mandiri tanpa Tommy.

Pewaris yang Kubawa Pergi Bab 1

Sudah delapan tahun aku menikah. Aku menerima warisan bernilai ratusan triliun yang kakek tinggalkan untukku dan suamiku, seorang kepala mafia.

Ketika pengacara melakukan proses serah terima, dia malah menemukan buku nikahku palsu. Warisan ratusan miliar itu pun jatuh hanya padaku seorang diri.

"Nona Yura, sistem menunjukkan Anda sudah bercerai sejak setahun lalu. Suami Anda, Pak Tommy, sekarang istri sahnya adalah Merry."

"Sekarang Anda berstatus lajang."

"Dengan begitu, Pak Tommy tidak berhak atas warisan ini."

Merry adalah cinta lama Tommy, perempuan yang dulu pergi ke luar negeri.

Aku sempat tidak rela saat melihat pesan dari pengacara.

Ternyata kasih sayang dan perhatian Tommy selama ini hanyalah kebohongan.

Awalnya aku sudah menyiapkan kejutan di hari peringatan pernikahan kami. Aku ingin memberitahunya bahwa aku hamil. Itu kabar yang kami tunggu selama delapan tahun.

Tapi sekarang aku sadar, mungkin sebenarnya dia tidak pernah menantikannya.

Aku mengusap perutku dan berpikir dalam hati. Meski anak kembarku lahir tanpa ayah, tetap tidak masalah.

Aku hanya harus pergi dari tempat yang penuh kebohongan ini.

Pengacara memberitahuku bahwa suamiku yang sudah menikah denganku selama delapan tahun ternyata sudah menceraikanku sejak setahun lalu. Secara hukum, dia sudah menjadi suami orang lain.

Saat itu aku berdiri terpaku lama sekali.

Aku benar-benar tidak mau percaya pada kenyataan ini.

Ponselku berbunyi, pesan dari Tommy Kardi masuk.

[Sayang, aku hari ini pulang ke tanah air. Aku beliin kamu tas model baru. Ada urusan kecil di kantor, selesai itu aku langsung pulang nemenin kamu.]

Pesan itu menusuk hatiku seperti duri.

Kalau sebelumnya, aku pasti merasa bahagia menerima kabar itu.

Tommy selalu membawakanku hadiah setiap kali pulang dari perjalanan bisnis.

Awalnya aku yang berdiri di aula bandara bermaksud memberi kejutan.

Tapi aku tidak menyangka kejutan itu berubah menjadi mimpi buruk.

Aku melihat sosok yang sangat kukenal keluar dari pintu kedatangan.

Tubuhnya tinggi, setelan jas hitam menegaskan ketampanannya.

Namun, dia menuntun seorang perempuan dengan penuh kelembutan.

Perempuan itu hamil besar, wajahnya berseri-seri.

Itu Merry.

Dadaku perih seperti disayat, tubuhku gemetar.

Aku dan Tommy tumbuh besar bersama.

Selama 28 tahun, kami tidak pernah terpisah.

Saat itu aku percaya tidak ada yang bisa menandingi cinta kami.

Sekarang aku sadar, cinta itu ternyata racun manis.

Setahun lalu buku nikah kami hilang. Tommy bilang akan menyuruh asistennya mengurus pengganti. Aku masih ingat pernah menandatangani sebuah dokumen. Kini aku sadar itu kemungkinan surat cerai.

Pikiran itu menusuk dadaku seperti jarum.

Aku menggenggam bunga yang kusiapkan untuknya sampai kukuku hampir melukai telapak tanganku.

Aku menatapnya dalam-dalam sekali, lalu berbalik pergi dan membuang buket bunga ke tempat sampah.

Aku pulang ke rumah dengan tubuh lemah, seakan jiwaku menghilang.

Aku pun masuk kamar mandi dengan linglung dan mengambil alat tes kehamilan.

Dua garis muncul di sana, membuatku merasa hidup benar-benar mempermainkanku.

Tiga bulan lalu aku pergi ke rumah sakit sendirian untuk menjalani percobaan bayi tabung ke 12.

Kami sudah lama menikah, tetapi aku tidak pernah hamil.

Tommy bilang itu tidak penting. Dia berkata meski tanpa anak, dia akan tetap mencintaiku sepenuh hati.

Semua percobaan sebelumnya gagal.

Setiap harapan berakhir jadi kekecewaan.

Tapi aku tidak bisa berhenti berharap. Aku ingin memiliki anak sebagai wujud cinta kami.

Enam bulan lalu, saat dia dinas keluar negeri, aku memakai sampel yang tersimpan untuk melakukan percobaan ke-12.

Kemarin dokter memberi kabar aku berhasil hamil. Bayinya sehat!

Kandunganku sudah lebih dari tiga bulan, bayi kembar, laki-laki dan perempuan.

Awalnya aku ingin memberi kabar itu di hari peringatan pernikahan kami.

Tapi aku tidak menyangka dia sudah lebih dulu menjadi ayah untuk anak dari perempuan lain.

Tidak heran dia tidak peduli apa aku bisa punya anak atau tidak. Ternyata dia sudah menjadi ayah, hanya saja bukan untuk anakku.

Suara langkah terdengar di luar pintu, lalu sosok Tommy muncul di ambang pintu.

Aku buru-buru menghapus air mata dan menyembunyikan alat tes kehamilan di belakang, lalu memasukkannya ke dalam saku.

"Sayang, kenapa kamu nggak balas pesan? Aku kira ada apa-apa. Aku khawatir banget."

Dia melangkah cepat mendekat, wajahnya penuh kecemasan.

Aku menunduk dan menghindari tatapannya yang hangat.

Saat kami baru berpacaran, aku pernah ngambek dan sengaja nggak balas pesannya. Waktu itu dia sampai menyewa helikopter untuk mencariku di seluruh kota.

Sekarang semua kasih sayang itu hanya tersisa dalam kenangan.

Dia sudah memberikan perhatian itu pada orang lain.

"Aku… tadi aku nemenin teman jalan-jalan, ponselku kehabisan baterai." Aku memaksakan senyum.

Dia memelukku erat, dagunya bersandar di kepalaku, suaranya dalam dan lembut.

"Jangan begitu lagi. Kamu tahu kan, aku nggak bisa hidup tanpa kamu."

Tubuhku kaku dalam pelukannya, hatiku terasa campur aduk.

Ponselnya tiba-tiba berdering.

Tommy melirik layar dan wajahnya berubah serius.

"Sayang, aku keluar sebentar, ada telepon."

Dia pun melepaskanku dan berbalik menuju balkon.

Aku mendongak, menatap punggungnya yang menjauh, hatiku kembali sakit.

Beberapa menit kemudian dia kembali dengan terburu-buru dan mengambil jasnya.

"Ada urusan mendadak di kantor. Aku harus pergi dulu, nanti aku cepat pulang."

Aku tidak bicara, hanya mengangguk pelan.

Pintu menutup keras, sosok Tommy menghilang dari pandanganku.

Aku melempar alat tes kehamilan ke tempat sampah, air mataku jatuh lagi.

Anakku, maafkan Mama, Mama tidak bisa memberimu keluarga yang utuh.

Tapi Mama akan mencintaimu sepenuh hati dan memberikan yang terbaik.

Seminggu kemudian aku menyelesaikan urusan warisan dan mengurus paspor. Aku membawa kedua anak ini pergi selamanya supaya tidak mengganggu kebahagiaan Tommy bersama Merry dan anak mereka.

Lanjut Membaca

Daftar Isi Pewaris yang Kubawa Pergi

Ch. 1 Ch. 2 Ch. 3 Ch. 4
Ch. 5
Ch. 6
Ch. 7
Ch. 8
Ch. 9
Ch. 10
Ch. 11
all

Anda Mungkin Juga Suka

Novel Rilisan Baru

Sampul Novel AIR MATA PERNIKAHAN
8.8
Bella menghadapi kenyataan pahit saat Bara, suaminya, tega berselingkuh dengan Arum. Niatnya untuk bercerai terhalang oleh kondisi sang mertua yang sedang sakit parah, memaksa Bella tetap bertahan demi sebuah pengabdian. Penderitaannya kian memuncak ketika ia divonis mengidap kanker mematikan di tengah masa kehamilannya. Kini, di tengah pengkhianatan Bara yang makin terbuka, Bella harus berjuang keras demi janinnya. Sanggupkah ia bertahan dalam duka ini demi anak dan mertuanya?
Sampul Novel Legenda Tombak Halilintar
9.7
Riki, seorang pemain pemburu terlemah, mendapatkan Dragon Spear yang merupakan senjata legendaris tingkat tertinggi. Takdirnya pun berubah. Ia bertekad melindungi keluarganya dari hinaan dan berambisi menjadi legenda di dunia Sky Legend. Namun, ancaman besar yang tersembunyi di balik sistem gim kini mengintai bumi. Riki harus berjuang keras demi menjaga kehormatan keluarga, nama baik Indonesia, serta keselamatan dunia untuk meraih puncak kejayaan.
Sampul Novel Married The Wolf Queen
8.4
Akibat menentang perjodohan dari sang ayah, Ratu Jenny dikutuk menjadi seekor serigala putih dan dibuang dari kerajaannya. Terasing di dunia manusia tanpa wujud aslinya, ia bertemu dengan seorang pria asing. Pria tersebut menjadi tumpuan harapan Jenny untuk membebaskan diri dari sihir jahat itu. Mampukah Jenny mematahkan kutukan tersebut dan merebut kembali takdirnya sebagai ratu? Ikuti kisah perjuangannya di sini.
Sampul Novel Sekretaris Cupu Vs Boss Arrogant
8.5
Pasca-kecelakaan pesawat yang merenggut ibunya, Carla Azannadia, putri seorang ART, terjebak di pusaran nasib malang. Kini ia bekerja di Royal Group bukan hanya sebagai sekretaris biasa, melainkan menjadi mata-mata bagi Gerald Barrack Amyts. Di balik kemewahan dunia elit, Gerald memperlakukan Carla layaknya pion dalam permainan hati yang manipulatif. Sanggupkah Carla meloloskan diri dari cengkeraman bosnya yang arogan demi menemukan cinta sejati?
Sampul Novel Terjerat Kawin Kontrak Dengan CEO
7.8
Menghadiri pesta elit bersama Niko, sang sahabat, menjadi penyesalan terbesar bagi Nea. Keputusan itu justru menjebaknya dalam pernikahan kontrak dengan Aciel Cale, CEO raksasa konstruksi yang sangat berkuasa. Di saat banyak orang merasa iri dengan nasib baiknya, Nea justru merasakan hal yang berbeda. Menjadi istri dari pria berpengaruh tersebut bukanlah sebuah anugerah, melainkan awal dari mimpi buruk yang mengancam ketenangan hidup yang selama ini ia jalani.
Sampul Novel Terpaksa Menikah Dengan Pria Buta
9.0
Dipandang sebelah mata karena kebutaan permanennya, Cho Bae-Hyun yang kaya raya dianggap beban oleh keluarganya sendiri. Ia pun dipaksa menikahi gadis muda dari keluarga Eun. Sempat cemas akan menyusahkan sang istri, Bae-Hyun justru menemukan sosok pelindung dan cahaya hidup dalam dirinya. Mampukah pernikahan ini bertahan menghadapi badai siksaan serta cacian yang terus-menerus menghantam hubungan mereka?
Bab
Baca Sekarang
Bagikan