APKDock Logo
Bab
Bagikan
Sampul Novel Samuel Sang Pewaris

Samuel Sang Pewaris

Demi menghindari tekanan keluarganya, Samuel Lino Galaxi melarikan diri dan menyamar sebagai Sam, seorang petugas kebersihan. Kehidupan barunya sangat menderita karena terus dihina oleh kekasihnya yang berselingkuh. Namun, saat sang ayah datang menjemput, Sam memutuskan berhenti bersembunyi. Ia bangkit mengklaim takhtanya sebagai pewaris tunggal Galaxi Group yang sangat disegani, siap membalas dendam kepada semua orang yang pernah merendahkannya.
Bab
Bagikan

Bab 3

Sam kembali mendaratkan pukulan di wajah Reno. Meskipun Reno berusaha untuk melawan tapi Sam berhasil menekan tubuhnya hingga tak bisa bergerak dan itu membuat Sam dengan leluasa menghajarnya berulang kali.

"Hentikan, Sam! Aku bilang berhenti!" pekik Dinda histeris melihat darah di sudut bibir Reno dan wajahnya yang sudah membiru.

Sam yang sudah puas menyalurkan kekesalan dan emosinya, menghentikan aksinya dan melepaskan kerah baju Reno yang dipegangnya.

Dia juga melihat sekeliling banyak orang yang memperhatikan mereka. Sam tidak ingin mencari masalah lebih jauh, jadi dia akan menahan dirinya untuk membalas Reno dan mengakhiri semuanya sekarang. Sementara orang-orang di sana hanya bisa menonton mereka tanpa berani melerai, tidak ingin ikut campur.

"Sekolahkan dulu mulutmu sebelum kau bicara!" tunjuk Sam ke arah Reno dengan ekspresi yang tak terbaca.

Dinda membantu Reno berdiri dengan susah payah.

"Dasar pria miskin pembuat onar! Pergi dari sini tukang pel!" maki Dinda kesal.

Mulutnya ternyata masih pedas juga, Sam pikir dia akan bersikap biasa, tapi Dinda masih tetap menghina dan mencelanya.

"Aku akan menuntutmu pria miskin! Lihat saja kau akan masuk penjara!" ancam Reno sambil meringis menahan sakit di wajahnya.

"Laporkan saja. Aku tidak takut!" balas Sam berani.

Sam pun memutuskan pergi dari sana untuk mencari Restoran lain. Reno dan Dinda menatap kepergian Sam dengan kebencian yang terlihat jelas di kilatan mata mereka.

Setelah makan dan membeli keperluan lain, Sam berniat mencari tempat tinggal, tapi karena hari sudah malam, dia akan menundanya dan memutuskan besok pagi saja membeli apartemen.

Sam pun naik taksi dan menginap di Hotel Grand Palace. Salah satu Hotel bintang lima yang ada di kota itu. Hotel yang memiliki tarif empat juta per malamnya karena jenis president suites itu memiliki fasilitas kamar yang komplit dan mewah, juga terletak di lantai paling atas.

Besoknya…

Sam sudah bersiap dengan penampilan yang lebih rapi. Dia mencukur sedikit bulu halus di wajahnya, membuat rahang tegasnya semakin memperjelas ketampanan miliknya.

Sam keluar dari taksi yang membawanya, tanpa sadar dia melihat Reno yang baru saja masuk ke dalam mobilnya, melaju keluar dari gedung apartemen biasa yang mana berseberangan dengan kawasan apartemen yang akan Sam datangi. Dia semakin tertarik untuk membeli unit di sini.

Dengan begitu, Sam yakin Reno akan semakin gerah dan kepanasan melihat Sam tinggal di tempat yang lebih mewah darinya.

"Aku mendapat jackpot menarik!" ucapnya senang.

Sam terlihat gagah dan tampan, meskipun tubuhnya tidak lagi berisi, tapi sedikit otot lengannya bisa terlihat dari kaos tipis yang dipakainya. Sangat jauh berbeda saat dirinya masih bekerja sebagai Cleaning service yang membuatnya terus menunduk, Sam berjalan dengan percaya diri saat memasuki kawasan apartemen mewah yaitu Apartment The King yang berada di lingkungan elit, yang mana penghuninya hanya orang kaya dan berkelas yang mampu membeli unit di sana.

Setelah selesai membeli apartemen sebagai tempat tinggal sementaranya. Sam lupa kalau dia belum sarapan di hotel tadi, kehidupan yang susah sebelumnya membuat dia terbiasa menahan lapar di pagi hari, tapi sekarang tidak lagi. Sam bisa membeli makanan apapun yang dia inginkan.

Dia pun memikirkan kemana akan pergi.

"Sepertinya akan menarik jika aku makan di sana," gumamnya sambil tersenyum miring.

Dia akan makan di tempat yang selama ini dia datangi.

Dia juga ingin segera membeli mobil untuk memanasi Reno.

Padahal di rumahnya Sam sudah punya beberapa mobil mewah.

Sam pun mengeluarkan ponselnya dan menelpon Asisten pribadi Papanya.

Dulu Sam selalu bisa mendapatkan apa yang dia mau dan semua perintahnya akan dipenuhi saat itu juga.

"Pak, aku ingin mobil keluaran terbaru dan paling mahal. Tolong bawa ke Hotel Marina!" pintanya cepat.

Di Hotel Marina…

Setelah sampai di pintu masuk Restoran di dalam Hotel itu, karyawan di sana hampir tidak mengenali Sam karena penampilannya yang jauh berbeda.

Tidak ada lagi Sam si kumal dan miskin, cuma bisa menunduk ke bawah saat berjalan.

Dia memilih tempat duduk yang dekat dengan pintu masuk.

"Aku ingin Cappucino panas dan juga menu special di sini!" ucapnya pada waiters yang mencatat pesanannya.

"Baik, Pak! Pesanan segera datang," jawabnya dengan ramah.

Sam melihat sekeliling tapi orang yang dia tunggu belum menampakkan batang hidungnya.

Setelah makanan datang, dia pun memulai sarapannya dengan diam dan tenang. Setelah selesai dia meminta tagihan pada waiters yang tadi.

Tak lama terdengar suara seseorang yang baru kemarin ditemuinya.

"Wah, lihat ini? Berani sekali kau menginjakkan kakimu di hotel milikku? Apa kau ingin mengemis pekerjaan padaku?" ucap Reno angkuh.

Sam senang karena orang yang ditunggu akhirnya datang.

"Aku hanya makan di sini dan aku tidak berniat meminta pekerjaan padamu!" balas Sam tersenyum.

Ternyata Reno baru saja kontrol dari klinik ditemani oleh Dinda. Padahal dulu Dinda selalu banyak alasan saat Sam mengajaknya pergi bersama tapi sekarang dia selalu menempel pada Reno kemanapun pria itu pergi.

"Aku rasa kau berhutang maaf padaku dan kau juga harus membayar tagihan berobat untuk luka ini!" Reno berkata dengan tubuh mencondong di depan Sam.

"Sudahlah, Sayang! Dia tidak mungkin punya uang!" sahut Dinda dengan sinis.

"Apa mobil yang terparkir itu milikmu?" tanya Sam tidak peduli dengan ucapan mereka berdua yang berusaha memojokkannya.

"Kenapa? Apa kau ingin punya mobil juga?" tanya Reno dengan menahan tawa.

"Uang dari mana dia? Tidak mungkin dia mampu membeli mobil!" ucap Dinda menimpali.

"Ini sebagai ganti biaya berobat lukamu!" Sam meletakkan segepok uang seratus ribuan di atas meja.

Dengan cepat Dinda mengambil uang itu. Reno merasa harga dirinya terluka karena Sam mempunyai banyak uang sekarang.

'Dasar cewek mata duitan!' maki Sam kesal.

Tapi Sam hanya tersenyum, terlihat tetap tenang dan menunggu sebentar lagi, karena pertunjukan sesungguhnya akan segera dimulai.

Tidak lama setelah itu, sebuah mobil mewah keluaran terbaru yang hanya dijual 10 unit saja di dunia, terparkir di depan Hotel yang halamannya tidak terlalu luas itu.

Reno dan Dinda yang bisa melihat dari dalam Restoran karena dinding kaca, membuat mulut mereka menganga.

"Sayang, apa itu mobil yang kamu ingin beli?" ucap Dinda tanpa berkedip.

Reno sedikit gugup dan bingung harus menjawab apa. Tapi karena tidak ingin malu di hadapan Sam, dia akan berpura-pura seolah-olah dia yang membelinya.

"Be-benar, Sayang! Itu adalah mobilku. Sopir yang mengantarnya kemari!" jelas Reno berbohong.

Padahal kalau semua harta yang dia punya dikumpulkan pun tidak akan mampu membeli setengah dari harga mobil itu yang mencapai angka triliunan.

Petugas showroom itu pun masuk ke dalam restoran dan mulai mencari Sam.

"Maaf, Pak. Saya terlambat! Ini kunci mobilnya dan ini semua surat-suratnya silahkan ditandatangani," jelas pria itu menunduk sopan.

"Pak, apa tidak salah orang?" Dinda bertanya heran karena orang itu malah berbicara dengan Sam bukan Reno.

Lanjut Nonton!
Ceritanya makin seru! Buka Aplikasi untuk lanjut membaca
Buka Semua Episode
Buka Situs Web Resmi

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Aku Sangat Mencintaimu
9.6
Akibat satu malam tak terduga, Rossa Saraspati hamil dan terpaksa menikah dengan Robert Carlos. Sebagai miliarder, Robert memanjakan istrinya dengan kemewahan tanpa batas. Namun, ia melarang Rossa bekerja. Saat Rossa nekat mencari uang secara diam-diam, Robert selalu menyabotase usahanya hingga gagal. Demi menjaga Rossa tetap di sisinya, Robert akhirnya memberi sang istri posisi khusus sebagai istri bos di kantornya sendiri.
Sampul Novel Cinta Nekatnya, Kehidupan Hancurnya
9.5
Dua belas tahun lamanya aku mengabdi pada Davian Adhitama, sang pewaris takhta teknologi. Sejak umur enam belas, aku dijual demi mengobati kanker ibuku, lalu menjadi sekretaris sekaligus kekasihnya. Namun, kepulangan Kania, cinta masa kecil Davian, menghancurkan segalanya. Davian memilih menikahi Kania dan mendepakku begitu saja. Sebagai ganti atas seluruh masa muda yang telah kuhabiskan bersamanya, ia hanya menawarkan uang pesangon senilai miliaran rupiah.
Sampul Novel Dosenku di Siang Hari, Suamiku di Malam Hari
8.2
Dunia Arlina terguncang setelah mengetahui dirinya hamil dan pria dari malam itu adalah Profesor Rexa, dosen mudanya di Universitas Sterling. Dihadapkan pada pilihan sulit, Arlina sepakat menikah rahasia. Rexa perlahan mendekatinya dengan berbagai alasan menggelitik untuk berbagi kamar demi menghemat biaya. Identitas Arlina sebagai istri sekaligus dokter bedah jantung hebat akhirnya terungkap di depan para mahasiswa saat Rexa dengan bangga memperkenalkannya di kelas.
Sampul Novel Jaring Kebohongan Suami Miliarderku
9.6
Menjadi istri Kian, miliarder teknologi, aku selalu menjadi penenang baginya. Namun, ia tega mengalihkan dana medis adikku demi kucing selingkuhannya. Saat kecelakaan merenggut nyawa adikku, Kian mengabaikan lukaku demi wanita itu. Saat ingin bercerai, aku baru tahu pernikahan kami palsu. Demi membalas dendam dan menghancurkan Kian, aku menghubungi pria dari masa laluku.
Sampul Novel Malam Pertama dengan CEO
9.7
Malam pernikahan Kara berubah jadi mimpi buruk saat suaminya menjual dirinya kepada CEO kaya bernama Angkasa. Dipaksa melayani Angkasa selama sebulan, Kara akhirnya hamil. Sayangnya, salah paham membuat Angkasa enggan mengakui kandungan itu dan mengusirnya. Meski ditekan mantan suami serta mertuanya, Kara bangkit hingga sukses menjadi desainer. Kini, Angkasa datang lagi demi meminta maaf. Akankah Kara memaafkan pria yang telah melukainya?
Sampul Novel My Possessive CEO
8.3
Sinta kerap menghadapi situasi berbahaya dan hampir dilecehkan secara seksual. Beruntung, ada Biru, seorang CEO muda yang selalu datang menolongnya. Pertemuan tak sengaja itu rupanya menumbuhkan cinta pada pandangan pertama di hati Biru. Sayangnya, trauma masa lalu yang mendalam membuat Sinta sangat takut untuk membuka diri dan menjalin cinta. Akankah perjuangan tulus Biru berhasil menyembuhkan luka batin Sinta? Ikuti kisah cinta dewasa yang penuh perjuangan ini.