APKDock Logo
Sampul Novel Salah Mencintai

Salah Mencintai

9.3 / 10.0
Salah Mencintai mengisahkan keputusasaan seorang istri yang terjebak di dalam gua gelap di bawah ancaman kawanan serigala. Ketika api unggun meredup, ia mencoba menghubungi Haris, suaminya yang menjabat sebagai ketua tim penyelamat. Alih-alih menolong, Haris justru mengabaikannya demi mengantar cinta pertamanya ke rumah sakit. Di tengah penolakan dingin sang suami dan serangan fatal kawanan serigala yang kelaparan, wanita hamil ini harus menghadapi akhir tragis bersama janin di kandungannya.

Salah Mencintai Bab 1

Suamiku seorang ketua tim penyelamat, dan saat aku terjebak di dalam gua yang dikelilingi oleh serigala, dengan panik aku menghubungi teleponnya. Namun, dia terus memutuskan panggilanku.

Ketika api unggun mulai padam dan serigala mulai mendekatiku perlahan, suamiku menelepon kembali dengan nada marah, "Bisakah kamu nggak membuang-buang tenaga petugas publik? Aku ini ketua tim penyelamat terlebih dahulu, baru kemudian suamimu."

Suara marah suamiku bercampur dengan suara manja seorang wanita, "Mas Haris, lenganku terluka. Bisa nggak kamu antar aku ke rumah sakit?"

Aku kenal suara itu. Dia adalah cinta pertama suamiku.

Setelah suaminya meninggal, dia seperti vampir yang terus menggoda suamiku.

Bukannya menolak, suamiku sepertinya malah sangat menikmati situasi itu ....

Dalam keputusasaan, aku menutup telepon dengan gemetar dan berusaha menghubungi polisi, tetapi serigala yang terdepan sudah melompat ke arahku.

Aku terjatuh ke tanah, dan serigala lain segera mengikuti dengan liar.

Aku tidak punya kesempatan untuk melawan, dan dalam sekejap, aku sudah terkoyak-koyak menjadi serpihan.

Sebelum kesadaranku sepenuhnya hilang, aku berjuang untuk melihat ke arah perutku, "Maafkan Mama ...."

"Auu ... auu ....."

Diiringi suara teriakan pemimpin serigala, kelompok serigala itu akhirnya pergi dari gua dengan enggan.

Aku terkurung di sudut sambil terus bergetar, menatap diriku yang telah tercabik-cabik hingga tak berbentuk lagi, seolah-olah masih bisa merasakan sakit yang tak tertahankan sebelum aku mati.

Aku bangkit dengan hati-hati, perlahan merangkak mendekati diriku sendiri. Dengan naif aku berusaha menyatukan serpihan yang berserakan. Berharap saat tim penyelamat datang, mereka bisa segera mengenali bahwa orang yang tewas ini adalah aku.

Atau bisa jadi, di alam bawah sadarku, aku tidak ingin suamiku melihat keadaanku yang memalukan seperti ini.

Namun, ketika aku mengulurkan tangan untuk meraih serpihan tubuh di depanku, jari-jariku malah menembus serpihan itu, tidak dapat menangkap apa pun.

Aku tertegun melihat jari-jari tanganku yang transparan, dan dengan putus asa, aku terjatuh ke tanah.

Ternyata, ketika seseorang meninggal, dia tidak bisa mengurus jasadnya sendiri.

Tiga hari yang lalu, aku dan rekan-rekanku menerima tugas untuk melakukan survei di gunung.

Sebelumnya, aku baru saja mengetahui kabar kehamilanku, dan aku ingin segera memberi tahu Haris, tetapi dia sedang dinas keluar kota selama sebulan.

Awalnya, aku berniat untuk menyerahkan tugas survei ini kepada rekan lain, tetapi sialnya, hanya tersisa aku dan seorang rekan lainnya di tim.

Sesuai aturan, untuk survei di gunung, setidaknya harus ada dua orang dalam satu tim. Agar tidak menghambat kerja tim, mau tak mau aku menyiapkan perlengkapan dan masuk ke dalam gunung bersama rekanku.

Sebelum masuk ke gunung, aku menelepon Haris. Suaranya terdengar tergesa-gesa dan nada suaranya tidak sabar, tetapi dia tetap memberitahuku di mana posisinya.

Mendengar bahwa lokasi penyelamatannya ada di pegunungan lain tidak jauh dari lokasi survei kami, hatiku yang gelisah akhirnya tenang.

Namun, begitu kami memasuki area gunung, aku dan rekanku langsung mengalami masalah. Karena salah jalan, rekanku langsung terjatuh dari tebing curam.

Dengan panik, aku ingin menolongnya, tetapi aku melihat ada seekor harimau tepat di depannya.

Aku ketakutan hingga seluruh tubuhku gemetar, tetapi aku memaksakan diri untuk tenang dan menghubungi telepon Haris.

Begitu telepon terhubung, suara Haris yang marah memenuhi telingaku, "Wendy, kamu harus tahu kapan waktu yang pas untuk mengecek. Sekarang aku sedang dalam misi penyelamatan, apa kamu sudah puas?"

Belum sempat aku berbicara, Haris langsung menutup telepon.

Melihat harimau yang makin mendekat, rekanku memegangi kakinya yang masih mengeluarkan darah dan menatapku, "Wendy, cepat lari, ke gunung di seberang!"

Aku menggeleng kuat-kuat, air mata mengalir tanpa henti, dan aku terus menekan tombol di ponselku, mencoba menghubungi Haris lagi.

Haris pernah berkata, dia adalah ketua tim penyelamat, dan kapan pun aku meneleponnya, dia akan segera datang tidak peduli di mana pun dia berada.

Saat ini dia ada di puncak gunung yang berdekatan. Jika aku bisa menjelaskan situasinya dengan baik, dia pasti bisa menyelamatkan rekanku.

Namun, kali ini dia memutuskan telepon berkali-kali, sampai akhirnya aku mendengar teriakan putus asa rekanku, barulah aku tersadar.

Menyaksikan harimau yang mengoyak rekanku, aku berlari putus asa ke arah yang berlawanan, sambil dengan hati-hati melindungi perutku dan terus berdoa kepada Tuhan. Aku masih ingin hidup.

Namun, aku malah bertemu dengan sekawanan serigala.

Aku terkepung di dalam gua oleh kawanan serigala. Kupaksa diriku untuk tenang, dan menggunakan pemantik api di ransel untuk membakar sedikit rumput dan ranting-ranting yang ada di dalam gua.

Melihat sekawanan serigala makin mendekat, aku menyerahkan harapan terakhirku kepada Haris.

Karena dibandingkan dengan penyelamatan lain, Harislah yang terdekat. Asalkan dia bisa datang, kemungkinanku untuk selamat akan jauh lebih besar.

Namun, saat aku akhirnya bisa meneleponnya, dia malah marah-marah dan menyalahkan aku. "Bisakah kamu nggak membuang-buang tenaga petugas publik? Aku ini ketua tim penyelamat terlebih dahulu, baru kemudian suamimu."

Di tengah suara yang ramai, terdengar suara manja seorang wanita, "Mas Haris, lenganku terluka, bisa nggak kau antar aku ke rumah sakit?”

Lanjut Membaca

Daftar Isi Salah Mencintai

Ch. 1 Ch. 2 Ch. 3
Ch. 4
Ch. 5
Ch. 6
Ch. 7
Ch. 8
Ch. 9
Ch. 10
Ch. 11
all

Anda Mungkin Juga Suka

Novel Rilisan Baru

Sampul Novel Dinodai keluarga suami
9.6
Kehidupan baru Anisa Rahma dimulai setelah ia dinikahi Seno Bagaskara, seorang konglomerat yang membawanya ke rumah besar keluarganya. Namun, tinggal bersama saudara ipar lain memicu konflik rumit. Di balik kemegahan rumah itu, Anisa tidak menyadari bahwa adik kandung Seno serta suami dari iparnya memendam gairah terlarang pada dirinya. Kini, ia terperangkap dalam bahaya nafsu terselubung di kediaman tersebut. Mampukah Anisa bertahan menghadapi ancaman ini?
Sampul Novel Direndahkan Oleh Keluarga Suami
8.9
Jasmine Bintang, yang memiliki keterbatasan fisik sejak lahir, kerap mengecewakan sang ibu. Harapan indahnya untuk bahagia bersama Ardan Mahendra, suaminya yang sukses, sirna ketika keluarga Ardan terus merendahkannya. Kehadiran Anindya, mantan kekasih Ardan yang membongkar kepalsuan pernikahan mereka, kian memperparah penderitaan Jasmine. Saat Jasmine memilih bercerai demi harga dirinya, Ardan justru menolak keras dan mengancam tidak akan melepaskannya.
Sampul Novel IPARKU, CANDU SUAMIKU
9.8
Nadia Antika rela bersabar atas perlakuan buruk ibu mertuanya demi membina rumah tangga bersama Askara Brahma selama dua tahun. Namun, kehangatan Askara mendadak hilang dan ia berubah menjadi sangat dingin. Perubahan drastis ini memicu kecurigaan Nadia akan adanya rahasia kelam. Akankah ia sanggup menghadapi kenyataan pahit saat mengetahui suaminya berselingkuh dengan adik iparnya sendiri di dalam rumah mereka?
Sampul Novel Jadi Wanita
9.1
Sota, pemuda malas berusia dua puluh tahun, lebih memilih menganggur dan sibuk dengan gawainya meski ia sangat cerdas dan licik. Kebiasaan buruk ini membuat ibunya, Artisa, merasa sangat khawatir. Sebagai pekerja keras yang juga punya sisi licik, Artisa bertekad mengubah tabiat putranya secara total. Ia pun mengambil langkah ekstrem dengan mengubah fisik Sota. Akankah rencana drastis Artisa berhasil mengubah jati diri sang anak melalui transformasi tubuh ini?
Sampul Novel Kekasihku Meninggalkanku di Hari Pernikahan
8.0
Hari pernikahan Cherish hancur seketika saat Diego pergi begitu saja setelah menerima sebuah telepon. Kejadian itu membuat nenek Cherish murka hingga muntah darah dan akhirnya meninggal di rumah sakit tanpa ada yang membantu. Di tengah kedukaan di kamar mayat, Diego justru menghubungi Cherish untuk meminta donor darah bagi Zoey yang terluka. Dengan tegas, Cherish mengakhiri hubungan mereka dan pergi. Kini, Diego bersujud di bawah guyuran hujan, memohon kesempatan kedua dan rela memberikan segalanya demi Cherish kembali.
Sampul Novel Kekayaan Besar: Aku Adalah Seorang Miliarder
9.2
Rencana kejutan ulang tahunku hancur saat memergoki pacarku berselingkuh dengan pria kaya. Setelah dihina karena miskin, takdirku berbalik ketika pelayan keluarga terkaya mengungkap bahwa aku adalah pewaris tunggal Grup Nelson. Berbekal harta melimpah yang tak terbatas, aku bangkit untuk membalas dendam. Mantan kekasihku kini bersujud memohon maaf, tetapi aku mengabaikannya dan melangkah ke dunia mewah. Bagiku, uang hanyalah angka yang siap kuhabiskan sesuka hati.
Bab
Baca Sekarang
Bagikan