APKDock Logo
Bab
Bagikan
Sampul Novel Romansa di Sekolah

Romansa di Sekolah

Demi membantu persiapan ujian seni, seorang ibu mendatangkan guru privat ke rumah. Di tengah keheningan malam yang diguyur hujan lebat, interaksi di meja belajar berubah menjadi sangat intens. Sentuhan rahasia di bawah meja memicu ketegangan emosional dan fisik yang tak terduga di antara mereka. Saat sang guru tersenyum, menutup pintu kamar, dan melonggarkan dasinya, sesi belajar biasa itu seketika berubah menjadi momen privat untuk membahas "pelajaran" yang jauh lebih mendalam.
Bab
Bagikan

Bab 2

Jari-jariku melayang ke bahu Ivan, merasakan otot-ototnya yang kuat dan tubuhnya yang kencang.

"Pak Ivan, aku nggak bisa nulis kalau nggak ada pulpen. Apa Pak Ivan nggak mau pulpen?"

Aku sengaja mengucapkan kata "pulpen" dengan begitu pelan dan nada yang aneh. Aku memang sengaja membuatnya berpikir yang tidak-tidak.

Tepat di saat aku berpikir Ivan itu benar-benar kolot dan membosankan, tiba-tiba saja Ivan menekanku ke kursi. Tangannya yang besar menepuk bagian bawah tubuhku dan buru-buru menutup pintu kamar.

"Tunggu, aku akan mengajarimu dengan baik."

Setelah berkata seperti itu, Ivan buru-buru melepas dasinya.

Ivan melepas dasinya dan mengikat tanganku erat-erat.

Membuatku terbelenggu kuat-kuat dan tidak bisa bergerak sedikit pun.

Saat mataku terbelalak menantikan sesuatu yang menggairahkan, yang akan terjadi selanjutnya, Ivan duduk mengangkang. Otot dadanya yang kencang menempel erat di bahuku. Lalu, suara penuh nafsu terdengar di telingaku.

"Selesaikan dulu kumpulan soal ini. Kalau nggak selesai, kamu akan terus diikat."

Aku merasa malu dan marah seperti tomat yang sudah terlalu matang. Aku merasa harga diriku sudah diinjak-injak oleh Ivan.

Dalam hati, aku bertekad jika aku pasti akan membuat pria yang tidak peka ini mengaku kalah.

Ketika seseorang sudah bertekad, Tuhan pun akan membantunya.

Di luar jendela, hujan lebat turun dengan disertai kilat dan guntur. Lalu, ibuku menelepon.

"Halo, Pak Ivan. Aku dan ayahnya Rania terjebak di tempat kerja karena hujan deras. Aku cuma bisa meminta tolong kepadamu untuk menginap semalam. Aku sangat khawatir kalau Rania di rumah sendirian."

Aku berdiri di depan pintu kamar tidur dan mendengar suara cemas ibuku di ujung telepon. Aku pun tidak bisa menahan diri untuk tidak merasa gembira.

"Rania, itu saja untuk pelajaran hari ini. Aku mau mandi. Aku akan menginap dan menemanimu malam ini."

Ivan menaikkan kacamata di pangkal hidungnya. Dengan tatapan tenang, Ivan memberitahuku bahwa dia akan menginap malam itu.

Aku tidak tahu apakah karena pikiranku yang terlalu berlebihan, Ivan mengucapkan kata-kata "akan menginap dan menemanimu" terdengar ambigu dan penuh harap.

Ivan pergi ke kamar mandi untuk mandi. Sementara itu, aku melepas sandal dan melangkahkan kaki di atas lantai dengan kaki telanjang.

Aku berjalan menuju pintu kamar mandi dan diam-diam membuka pintu.

Yang terlihat di mataku adalah otot punggung Ivan yang kencang serta bahunya yang kuat dan lebar.

"Berbalik, ayo berbalik."

Diam-diam, aku berharap di dalam hati.

Ivan sepertinya mendengar suara hatiku. Lalu, dia pun perlahan berbalik.

Delapan otot perut tersusun rapi di bagian perut. Tetesan air mengalir di sepanjang otot-otot itu menuju garis V dan akhirnya menghilang di balik hutan hitam.

Aku tersipu malu dan terus memandanginya. Rasa aneh di tubuhku membuatku tidak bisa menahan diri hingga mengeluarkan suara pelan.

"Hmm …."

"Heh, apa sudah cukup melihatnya? Ayo masuk dan mandi bareng."

Tawa kecil Ivan tiba-tiba terdengar di atas kepalaku. Segera setelah itu, aku merasakan tarikan yang kuat di lenganku.

Tiba-tiba saja, tubuhku jatuh ke dalam pelukan yang panas dan basah.

"Pak Ivan, ah!"

Aku merasakan dadaku diremas dengan begitu kuat. Kemudian, tubuhku ditekan ke wastafel yang dingin.

Tubuhku yang panas gemetar karena rangsangan dari ubin yang dingin.

Sementara, tubuh Ivan menempel sangat dekat denganku.

Dalam sekejap, aroma hormon langsung menyelimutiku. Suara Ivan yang serak mengetuk hatiku.

"Nggak fokus belajar, tiap hari cuma memikirkan hal-hal seperti ini, ya? Oke, hari ini aku akan mengabulkan keinginanmu."

Ivan mencengkeram daguku kuat-kuat dengan satu tangan dan memaksaku mengangkat kepala untuk melihat penampilanku di cermin.

Di dalam cermin, ekspresiku tidak bisa dilihat dengan jelas. Pipiku memerah. Pakaianku yang basah menempel di tubuhku.

Dadaku yang montok dan padat berubah bentuk karena ditekan. Lalu, baju tidurku tergulung ke atas seluruhnya.

Seluruh tubuhku terengah-engah bagaikan ikan yang kehabisan air.

Bagian bawah tubuhku yang tanpa pelindung itu dipandang Ivan dengan mata yang menyala-nyala. Dia terkekeh melihat kelakuanku yang berani dan melampaui batas itu.

Kemudian, aku merasakan Ivan perlahan-lahan berjongkok. Lalu, aliran udara panas menyembur di area di antara kedua kakiku.

Lanjut Nonton!
Ceritanya makin seru! Buka Aplikasi untuk lanjut membaca
Buka Semua Episode

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Balas Dendam dari Ayahnya Sahabat
7.8
Akibat tindakan ayahnya yang menyakiti putri Om Charlie, seorang wanita harus menanggung konsekuensi pahit sebagai alat pembalasan dendam. Ia dipaksa tunduk pada kemauan pria paruh baya tersebut dalam situasi yang merendahkan harga dirinya. Di saat yang sama, suara kemesraan antara ayahnya dan sahabatnya terdengar dari kamar sebelah. Terjebak dalam lingkaran dendam keluarga yang rumit ini, ia hanya bisa pasrah dan membiarkan Om Charlie memperlakukannya sesuka hati tanpa daya untuk melawan.
Sampul Novel Cintamu Dibayar Dengan Surat
8.3
Akibat sebuah insiden fatal, Rio terpaksa menikahi Sintia Wijaya. Tiga tahun pernikahan berjalan tanpa cinta, Rio bahkan memilih menikahi Clara, mantan kekasihnya. Ia sangat membenci Sintia yang dituduh memanfaatkan kekayaannya demi pengobatan sang ibu, hingga tega menolak mengakui Dika sebagai anak kandungnya. Namun, badai besar mulai mengguncang rumah tangga mereka ketika istri kedua Rio datang membawa sebuah surat perjanjian rahasia yang tak terduga.
Sampul Novel Gairah Liar Istri Kecilku
8.5
Nasib buruk menimpa Maia Vandini saat kencan butanya berubah menjadi jebakan berbahaya. Lulusan SMA ini diberi obat bius oleh teman kencannya, namun ia berhasil kabur demi menyelamatkan diri. Di tengah kondisi kritis dan kesadaran yang kian menipis, Maia bertemu seorang CEO asing. Demi bertahan, ia memohon pertolongan hingga memicu malam yang penuh gairah. Sang pria pun menegaskan bahwa Maia yang harus bertanggung jawab atas awal pertemuan tak terduga ini.
Sampul Novel Hawa Nafsu Kekasihku
8.0
Kehidupan Affry jungkir balik setelah malam tak terduga membuatnya mengandung anak dari pria asing. Lelaki itu ternyata Liu Chaing He, manajer di perusahaan milik orang tua Affry. Demi melindungi nama baik keluarga, mereka pun terpaksa menikah. Namun, kepedihan Affry makin berat karena Chaing He rupanya masih mencintai wanita lain. Akankah pernikahan tanpa rasa cinta ini sanggup bertahan di bawah bayang-bayang masa lalu sang suami?
Sampul Novel Kubongkar Perselingkuhan Suami Pilotku
8.1
Pernikahan Nazeea Athaya dan Raga dipenuhi kepedihan. Demi masa depan sang anak, Nazeea terus bertahan walau suaminya yang berprofesi sebagai pilot berulang kali berselingkuh. Namun, kesabarannya runtuh seketika saat wanita simpanan Raga melayangkan penghinaan yang menyadarkan dirinya. Merasa cukup dengan penderitaan ini, Nazeea memutuskan untuk tidak lagi diam. Ia kini siap membongkar semua kebusukan dan perselingkuhan suaminya ke permukaan.
Sampul Novel MOLLY, She Will Be Love
8.9
Molly merasa jenuh dengan rutinitas kuliah yang monoton dan sikap protektif sang kakak. Demi mengubah hidupnya sebelum lulus, ia menyusun rencana nekat untuk mendekati seorang dosen muda. Namun, langkah ini justru membawanya ke dalam situasi rumit. Molly kini terjebak di antara dua pria yang bersaing ketat demi memenangkan hatinya. Kedua lelaki tersebut sama-sama terpikat oleh pesona unik Molly, memicu perebutan cinta yang penuh dengan lika-liku tak terduga.