APKDock Logo
Bab
Bagikan
Sampul Novel Reinkarnasi Pembunuh Bayaran: Dendam dari Tubuh Kedua

Reinkarnasi Pembunuh Bayaran: Dendam dari Tubuh Kedua

Pembunuh bayaran Liu Yifen tewas saat misi, lalu mendapat peluang hidup baru dari dewi misterius. Ia pun bereinkarnasi ke dalam tubuh pilihan pertamanya demi menuntaskan tugas baru. Namun, nasib buruk kembali datang saat ia tewas bersimbah darah di hadapan musuh yang gembira atas kematiannya sebelum misi itu selesai. Apakah ini akhir dari perjalanan hidup Liu Yifen, atau masih ada reinkarnasi berikutnya yang telah dipersiapkan oleh takdir?
Bab
Bagikan

Bab 2

Hay! Nona dan Tuan...

Selamat datang di novel fantasi. Silakan bikin kopi atau jus, ambil snack, dan....

Happy reading!!!

-------------------------------------------------------

Ujung bibir Soe tertarik ke bawah, kesedihan tidak lepas dari ekspresi wajahnya. "Baiklah, mari kita selesaikan ini secepat mungkin!" kata Soe sambil mengeluarkan pistol dari balik jaket yang dikenakannya.

Hati Soe dipenuhi dengan perasaan bimbang dan pasrah terhadap keadaannya yang sulit.

Saat Soe berada dalam jarak dekat dengan Liu Yifen, tatapannya penuh dengan kerinduan setelah bertahun-tahun terpisah. Bie memeriksa situasi di luar dan menutup pintu ruangan Liu Yifen. Soe menodongkan pistolnya tepat mengarah ke kepala Liu Yifen untuk kedua kalinya. Senjata api tersebut telah dilengkapi dengan peredam suara, Soe menarik pelatuk dan melepaskan tembakan.

DOOR... DOOORRR!!! Dua peluru menghantam kepala Liu Yifen lagi. Sambil air mata mengalir dari matanya, Soe tak tega untuk memejamkan mata. Alat monitor menunjukkan grafik datar, menandakan bahwa nyawa Liu Yifen telah pergi dari tubuhnya.

Jari-jari Soe bergetar, dan rasa sakit melanda dirinya. Ia menemukan kantung kecil di dadanya, tempat ia menyimpan foto Liu Yifen. Foto itu adalah satu-satunya kenangan yang ia miliki tentang kekasihnya yang kini telah menghembuskan napas terakhirnya. Pistol yang ada di tangannya diselipkan kembali ke dalam kantong jaket kulitnya.

Sejenak, Soe terpaku di tempat, merasakan kepedihan yang membakar hatinya. Bie menyentuh bahunya dan berbisik, "Kau sangat hebat, Tuan Soe." Senyum tipis terlihat di bibir Bie, namun matanya masih terangkat ke atas.

Pupil mata Bie memancarkan kebahagiaan dan kesedihan sekaligus, seolah-olah nyawa Soe telah hilang entah ke mana. Sementara itu, roh Liu Yifen berkelana di dimensi lain, mengenakan pakaian putih dan wajahnya dipenuhi kesedihan. Satu hal yang dia sadari adalah bahwa dia telah meninggal dan penyebab kematiannya adalah pembunuhan, namun sayangnya dia tidak tahu siapa yang membunuhnya.

Sambil mendesah, Liu Yifen jatuh di atas batang pohon yang patah. Tiba-tiba, seseorang menepuk bahunya, membuatnya terkejut. Liu Yifen menoleh dengan alis yang mengkerut, heran dengan kehadiran wanita yang tampak sempurna di dekatnya.

Liu Yifen seakan-akan melihat wanita itu memiliki kecantikan yang luar biasa, namun aura yang menyelimutinya tampak berbeda dan bersinar lebih terang dari manusia pada umumnya. Wajah Liu Yifen berubah aneh. "Sudah berapa lama kau berdiri di sini?"

Dewi itu terkejut dengan tanggapan Liu Yifen. "Satu menit?" desak Liu Yifen. "Dua?"

"Mungkin sekitar semenit," jawab Dewi tersebut.

Liu Yifen menggeleng-geleng. "Dan kau datang dan mengagetkanku, apakah kau tahu betapa frustasinya aku dengan keadaanku saat ini?"

Liu Yifen seolah-olah menganggap Dewi itu seperti teman yang sudah lama akrab. Hal itu memang aneh, tapi sebenarnya Liu Yifen pernah bermimpi dan situasinya mirip dengan apa yang dialaminya saat ini.

Dia menyadari bahwa ini adalah tanda kematian dirinya, padahal urusannya di dunia belum terselesaikan dengan baik. Namun, takdir telah mengambil kesempatan itu darinya. Dia tidak bisa berbuat apa-apa selain menerima dan melanjutkan hidup barunya dengan orang yang berbeda di masa depan.

"Apakah kamu merasa nyaman di sini?" tanya Dewi reinkarnasi bernama Aio dengan antusiasme yang penuh. Ini adalah pengalaman pertama baginya. Yang pasti, Liu Yifen merasa bahwa dia adalah roh yang berbeda dari roh-roh lain yang pernah ia temui.

Liu Yifen menahan senyuman. Ia bisa dengan mudah beradaptasi dengan situasi dan kondisi yang berbeda. Lagipula, ini bukanlah kali pertama baginya berada di dunia fantasi.

"Ada urusan apa denganmu?" tanya Liu Yifen pada Aio.

Sebelum Aio menjawab, ia mengulurkan sebuah buah nektarin pada Liu Yifen. "Cobalah makan ini. Kamu akan merasa lebih baik," kata Aio sambil duduk di samping Liu Yifen, di atas batang pohon yang patah tersebut.

Tubuh mereka begitu dekat hingga hampir bersentuhan, namun ada atmosfer yang tebal di antara mereka. Liu Yifen mengambil buah itu dan jari-jarinya menyentuh jari-jari Aio. "Terima kasih," katanya pelan.

Liu Yifen ragu sejenak, namun kemudian memberanikan diri dan menggigit buah tersebut. "Aku sudah tahu tentang kedatanganmu, tapi aku mungkin akan salah jika mengira ini...." Dia terhenti sejenak.

Aio menoleh dan menatapnya, kemudian mengucapkan sepatah kata. "Aku tahu bahwa kamu sudah tahu. Bagaimana pilihanmu?" tanya Dewi Aio penuh antusias.

Tampak Dewi Aio kurang yakin dengan pilihan dari Liu Yifen, membuat raut wajah Liu Yifen bingung menanggapi pertanyaan sang dewi. Namun, ia tersenyum dan mendekatkan diri ke arah Aio, melingkarkan tangannya di leher Dewi itu. Meskipun ia tidak terlihat di mata Liu Yifen, namun ia bisa merasakan kehadiran tubuh kabut itu. Ada perasaan yang tidak sepenuhnya ia mengerti saat ia melepaskan pelukan itu setelah beberapa detik.

Aio menatap mata Liu Yifen dengan ekspresi kecewa, membuat Liu Yifen merasa gelisah. Liu Yifen mencoba menjelaskan pilihannya, "Pilihan pertama tetap menjadi pilihanku, apakah itu mengejutkan bagimu?" tanya Liu Yifen sambil tersenyum manis.

Aio mengangkat alisnya dan meminta penjelasan dari Liu Yifen. Liu Yifen merenung seraya berpikir sejenak sebelum akhirnya mengatakan, "Pilihan pertama ingin aku mencari sebab kematian sang adik yang hilang sewaktu berada di istana. Bukan itu seru? Banyak teka-teki yang akan aku pecahkan, membuat hari-hari tidak membosankan. Pilihan kedua, balas dendam, bukanlah hal yang menarik bagiku. Kau tahu, aku adalah seorang pembunuh dan akhirnya aku mati... Ironis, bukan?" ungkap Liu Yifen sambil menatap mata Aio tanpa berkedip.

Liu Yifen merasa ada semacam semangat baru yang memenuhi hatinya yang terluka. Dia merasa bahwa dengan memilih pilihan pertama, dia akan menemukan jawaban atas misteri kematian adiknya dan menghadapi tantangan yang menarik. Meskipun dia seorang pembunuh, dia tidak tertarik dengan balas dendam. Ironisnya, dia akhirnya mati tanpa bisa membalas dendam.

Liu Yifen meraih tanaman paku kecil dan mulai mematah-matahkannya. Aio menunggu penjelasan lebih lanjut.

"Kamu telah membuat keputusanmu, aku harap kamu dapat menyelesaikan hidupmu yang sulit dengan mudah, Liu Yifen," kata Aio dengan suara lembut.

Liu Yifen mengalihkan pandangannya, merasakan semangat yang memenuhi hatinya yang terluka. Namun, tiba-tiba ia merasa lelah dan matanya mulai terpejam.

Ketika Liu Yifen membuka mata, ia merasa sakit kepala yang menusuk. Ia melihat dirinya berada di dalam sebuah ruangan dengan tembok megah di sekelilingnya. Langit biru dan atap genteng berlapis emas yang indah menarik pandangannya, dan ia bisa melihat pemandangan Kota Terlarang dari tempatnya berada.

"Tunggu, di mana aku berada?" gumam Liu Yifen, matanya tertuju pada satu titik di kejauhan.

Tanpa disadarinya, gumpalan asap transparan mendekat dengan cepat ke arahnya. Liu Yifen memegang dagunya, mencoba mengingat sesuatu dengan mata yang menerawang.

"Aku ingat, semalam aku bersama Dewi Aio. Tiba-tiba kegelapan menyerangku, dan kemudian aku pingsan," gumam Liu Yifen sambil mengangguk sesekali.

Liu Yifen merasa ada semacam petualangan baru yang menantinya di dimensi ini. Apa yang akan terjadi selanjutnya? Hanya waktu yang akan memberikan jawabannya.

Bersambung....

Jangan lupa tinggali jejak dan follow aku juga ya, para Nona dan Tuan.

Salam manisku"-"

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Calista Kaz : Penyihir Naga Arkhataya
8.9
Ayahnya tewas di tangan Rufus Black, memicu Calista Kaz menyadari kekuatan psikokinesis serta darah penyihir miliknya. Demi mewujudkan ramalan pembangkit naga, ia pergi ke Lembah Crystal bersama Darren, Ness, dan Brisa. Sayang, kegagalannya memicu serangan Zorca yang menghancurkan lembah itu. Kini, di bawah perlindungan Elf Amorilla, Calista harus membangkitkan roh Arkhataya untuk laga final, sembari menyelesaikan romatikanya.
Sampul Novel Setelah Mengetahui Rahasia Bos Wanitaku, Aku Terkena Masalah Besar
8.0
Setelah memutuskan kembali ke ibu kota, seorang mantan raja gangster memilih menjalani kehidupan sederhana sebagai karyawan biasa. Namun, kedamaiannya hancur saat ia tidak sengaja membongkar rahasia tersembunyi milik bos wanitanya yang berparas cantik. Penemuan tak terduga ini menyeretnya kembali ke dalam pusaran bahaya dunia bawah yang penuh intrik, aksi, dan misteri besar. Kini, ia harus menghadapi konsekuensi fatal demi melindungi dirinya dan sang atasan dari ancaman masa lalu yang mengintai.
Sampul Novel My Beloved Bastard
9.3
Kehidupan Cullen Kyleer, pria arogan yang bertindak semena-mena, berubah total sejak mengenal Jasmeen, seorang penulis novel gore. Sayangnya, Jasmeen malah terperangkap dalam obsesi kelam Cullen yang sangat posesif dan mesum. Cullen terus memaksa Jasmeen memuaskan hasratnya dan mengancam akan membunuh pria lain yang berani mendekat. Jasmeen pun terjebak dalam hubungan penuh kekerasan fisik dan seksual, terikat gairah berbahaya yang tak terkendali di bawah kendali Cullen.
Sampul Novel Rahasia Tersembunyi Dalam Pernikahan
8.3
Pertemuan pertama yang sunyi langsung menyulut hasrat membara bagai pedang tajam yang melukai mereka. Sebagai pria yang akrab dengan risiko maut dan kenikmatan duniawi, ia tak pernah menyangka ada wanita yang sanggup meruntuhkan pertahanannya hingga ia lengah. Di balik ikatan pernikahan mereka, tersimpan sebuah rahasia besar yang kini menguji batas kekuatan serta perasaan terdalam keduanya.
Sampul Novel Reinkarnasi Ke-dua di Dunia Lain
8.2
Demi melindungi Ratu dan rakyat Danirmala dari Demon Lord, sang penguasa agung Alfina rela gugur hingga kehilangan memorinya. Kini, ia terlahir kembali untuk kedua kalinya di sebuah dunia asing. Anehnya, Al hanya mampu mengingat masa-masa SMA saja. Tanpa kekuatan hebat dari masa lalunya, mampukah mantan raja ini bertahan? Simak perjuangan epik Al merintis kembali segalanya dari nol di dunia baru.
Sampul Novel SUAMI PILIHAN KAKAK UNTUKKU
7.9
Setelah menolong Andreas yang terluka, Viola justru terjebak pernikahan kontrak dengan pria kejam itu akibat paksaan kakaknya, Henry. Tragisnya, Henry kemudian tewas di tangan Andreas tepat di depan mata Viola. Meski didera dendam, Viola bertahan hingga akhirnya melarikan diri dalam kondisi hamil. Lima tahun berselang, takdir mempertemukan mereka kembali. Viola kini dirundung dilema besar antara menuntut balas atau menerima kenyataan bahwa Andreas adalah ayah kandung putrinya.