APKDock Logo
Bab
Bagikan
Sampul Novel Rahasia Pria Tanpa Nama

Rahasia Pria Tanpa Nama

Demi menghindari perjodohan paksa dengan lelaki paruh baya seumur ayahnya, Amanda memutuskan melarikan diri ke pantai. Namun, niatnya mencari ketenangan berubah drastis saat ia menemukan sesosok pria misterius yang terluka parah dan terapung di air. Ketika Amanda berusaha memberikan pertolongan, pria asing itu tiba-tiba tersadar dan membisikkan sebuah pesan penting. Kini, di tengah pelariannya sendiri, Amanda dihadapkan pada pilihan sulit untuk menyelamatkan nyawa pria tak dikenal tersebut.
Bab
Bagikan

Bab 3

"Cantik!" Hanya kata itu yang keluar daribmulut Jon ketika Amanda tersenyum kepadanya sebelum dia pergi bekerja.

Jon melihat makanan yang sudah disiapkan oleh Amanda sebelum dia pergi. Jon mengambil satu persatu dan menikmatinya karena Jon merasa kelaparan. Setelah menghabiskan makanan itu, Jon mencoba mengintip dibalik jendela situasi dirumah kayu yang disiapkan oleh Amanda.

"Tampaknya aman. Aku belum bisa pergi dari sini dalam kondisi seperti sekarang. Lebih baik tidak ada yang mengenalku dan mengira aku sudah tiada."

Jon kembali ke atas kasur yang jauh dari kata empuk. Jon sama sekali tidak menggunakan baju yang dibawa Amanda karena ukurannya sangat kecil. Tapi Jon menyukai aroma vanila pada baju milik Amanda. Dia meletakkan baju milik Amanda sebagai alas untuk kepalanya.

"Pesanan dimeja 13 meminta kamu yang mengantarkannya, Amanda."

"Kenapa harus aku?" Amanda mencoba mengintip dari dapur ke arah depan untuk melihat siapa yang ada di meja 13 yang meminta khusus agar dia yang mengantar pesanan.

"Sial! Kenapa si tua bangka itu ada disini?"

Amanda kesal ketika dia melihat Tuan Pedro datang ke restaurant tempat Amanda bekerja. Amanda tidak suka bertemu dengannya karena pasti akan dipaksa untuk menikah.

"Amanda! Ini pesanan meja no.13."

Lamunan Amanda buyar ketika koki restaurant memanggilnya untuk segera mengantarkan pesanan pembeli.

Walau tidak suka, Amanda terpaksa mengantarkannya. Dengan senyuman yang dipaksa Amanda meletakkan semua pesanan itu di atas meja.

"Pesanan anda datang Tuan."

"Terima kasih calon istriku. Kamu masih bekerja saja, bukankah uang yang aku berikan sudah cukup untukmu merawat diri agar bisa melayaniku saat malam pertama kita?"

"Apa ada pesanan tambahan Tuan?"

"Aku mau susu hangat darimu." Mata Pedro tertuju ke arah d4d4 Amanda. Amanda harus mengontrol emosinya agar tidak terjadi keributan sementara restaurant sedang banyak pengunjung.

"Anda ingin menambah minuman susu hangat Tuan? Kalau begitu aku akan menambah kedalam pesanan anda."

Amanda akan berjalan untuk mengambil pesanan tambahan tapi Tuan Pedro memegang tangan Amanda. Amanda langsung menepisnya dan menatap Tuan Pedro. "Maaf Tuan, jaga sikap anda disini atau aku akan berteriak karena anda melecehkan aku."

"Melecehkan? Untuk apa aku melecehkan calon istriku sendiri yang nantinya juga akan membuka kakinya lebar-lebar didepanku agar aku bisa menjil4t miliknya yang menawan itu."

Merasa perkataan Tuan Pedro sudah sangat keterlaluan, Amanda akhirnya menantang Tuan Pedro dengan menatapnya. "Tuan, aku masih menghargai anda karena anda seumuran dengan Ayahku. Jadi jangan membuat masalah denganku lagi. Satu lagi! Aku tidak akan pernah mau menikah denganmu yang pantas aku panggil Paman."

Amanda pergi meninggalkan Pedro yang merasa ditolak didepan umum membuat harga dirinya hancur. "Hei wanita mur4han! Kamu sudah menerima uang begitu banyak dariku untuk menjadi istriku. Jadi jangan sok jual mahal kepadaku sekarang. Dua hari lagi kamu akan menikah denganku. Jika kamu tidak mengikuti keinginanku maka kamu akan tahu akibatnya."

Pedro mengatakannya dengan suara keras sehingga semua orang tahu kalau dia tengah berbicara dengan Amanda. Amanda yang sudah berjalan masuk dapur hanya bisa menyandarkan tubuhnyabke dinding sambil menunduk dan meneteskan air mata.

"Amanda!"

"Aku tidak apa-apa! Bisakah kamu menggantikan aku malam ini? Pikiranku kacau dan aku ingin sendiri. Besok malam biar aku menggantikanmu bekerja."

"Baiklah! Pergilah Amanda."

Amanda melepaskan apron yang digunakannya dan berjalan sambil menarik tas miliknya yang ada diloker khusus karyawan. Amanda mengambil sepeda miliknya dan berjalan tidak tahu arah. Dia tidak mungkin pulang karena dia pasti akan melihat Ayahnya mabuk.

Amanda ingin kepantai malam ini tempat biasa dia duduk jika hatinya sedih tapu Amanda mengurungkannya karena cuaca sebentar lagi akan hujan. Hanya satu tujuan yang terlintas dalam pikirannya saat ini, yaitu rumah kayu tempat Jon.

Amanda mengayuh sepedanya menuju rumah kayu itu. Dia membuka pintu yang tidak terkunci karena memang rumah itu tidak memiliki pengunci yang kuat. Amanda masuk dan terkejut ketika dia melihat Jon belum tidur.

"Kamu belum tidur?" Tanya Amanda dengan wajah lesu.

"Aku terbangun karena haus. Ada apa denganmu? Kenapa wajahmu tampak lesu dan juga sedih?"

"Aku lelah Jon. Aku...."

Amanda memilih dudukndi lantai karena dirumah itu hanya memiliki satu kursi kayu yang reyot.

"Duduklah diatas kasur Amanda. Lantainya masih kotor dan aku tidak menemukan sapu untuk membersihkannya."

Amanda menuruti perkataan Jon dan berpindah ke atas kasur untuk duduk. Jon pun semakin heran kenapa Amanda mau mengikuti perkataannya karena Jon tahu Amanda tidak suka jika dia diperintah.

Jon juga ikut duduk diatas kasur sambil melihat Amanda yang diam memeluk lututnya dan membenamkan kepalanya di lutut. Jon bingung harus berbuat apa, dia memilih untuk diam dan melihat Amanda.

Jon mendengar tangisan Amanda yang membuatnya harus melakukan sesuatu. "Amanda! Ada apa denganmu? Bisakah kamu menceritakan semuanya kepadaku?"

Amanda tidak menjawabnya, dia terus menangis yang membuat Jon bingung. "Jika kamu menangis seperti ini dan tidak mau cerita, aku tidak tahu harus membantumu."

Amanda mengangkat kepalanya dan menatap Jon dengan mata yang merah karena menangis.

"Jon, apakah kamu pernah merasakan kesal dengan orang tuamu sendiri? Apakah kamu pernah merasa ingin lari dari kehidupan ini?"

Jon menatap mata sedih Amanda. Apa yang dirasakan Amanda tidak jauh berbeda dengannya. Jon ingin lari dari kehidupannya tapi dia belum bisa menceritakan semuanya kepada Amanda.

"Ceritakanlah kepadaku. Siapa tahu aku bisa menghiburmu atau membantumu."

Amanda menatap mata Jon yang ada didepannya. Belum pernah ada orang yang mau mendengarkan semua masalahnya seperti yang ditawarkan oleh Jon.

"Jika kamu tidak nyaman untuk bercerita tidak masalah. Aku hanya ingin membantumu mengurangi beban yang ada dipikiranmu."

Amanda masih memperhatikannya, ada rasa ingin membagi cerita itu kepada Jon, pria yang baru saja dikenalnya.

"Aku dipaksa menikah oleh Ayahku dengan pria yang usianya sudah tua. Bahkan dia sudah memiliki dua istri sebelumnya. Aku tidak mau menikah dengannya, Jon. Dia pantas menjadi Ayah atau Pamanku, tapi Ayah memiliki hutang yang sangat banyak kepadanya. Bahkan tadi dia datang ke tempat kerjaku dan mengatakan didepan umum kalau aku adalah calon istrinya. Dia mengatakan hal kotor yang tidak mau aku dengarkan."

Air mata Amanda jatuh, Jon melihat kesedihan yang amat dalam dari mata Amanda. Dia tidak menyangka jika didunia luar seperti ini masih ada perjodohan berdasarkan uang dan itu tidak jauh beda dengan kehidupan di kota yang ingin mempererat bisnis maka anak mereka dijodohkan demi bisnis.

"Apa kamu sudah bicara dengan Ayahmu untyk menolaknya?"

"Percuma Jon. Setiap aku menolaknya, maka aku akan berdebat dengan Ayah. Aku bahkan bertengkar dengannya. Ingin aku pergi dari sini meninggalkannya tapi...."

Amanda kembali menundukkan wajahnya. Dia merasa sedih jika kembali memgingat janji yang pernah diucapkan kepada Ibunya.

"Tapi apa Amanda?"

Amanda kembali mengangkat kepalanya dengan air mata yang membasahi pipi. "Aku sudah berjanji dengan Ibuku sebelum dia meninggal. Aku berjanji akan menjaga Ayah sampai dia tua dan tidak akan meninggalkannya."

"Lalu apa yang akan kamu lakukan?"

"Aku tidak tahu! Mungkin aku harus mengikuti keinginannya dan membuatnya merasa bahagia sesuai janjiku kepada Ibu."

Jon menekan rahangnya sehingga beberapa urat disekitar rahang terlihat jelas. Dia merasa keputusan Amanda bukanlah yang tepat. "Kamu yakin dengan keputusanmu itu?"

"Aku tidak tahu! Aku tidak menemukan jalan yang tepat. Bahkan ini pertama kalinya aku bisa bercerita dengan seseorang mengenai masalahku."

"Jadi kamu anggap aku adalah teman yang bisa diajak bicara?"

"Tidak ada pilihan lain karena kamu hidup dirumah ini dari uangku." jawaj Amanda yang membuat Jon tertawa mendengarnya.

"Lupakan semua itu. Kapan mereka akan memaksamu menikah?"

"Dua hari lagi. Dua hari lagi hidupku akan berubah Jon. Tapi kamu tenang saja, aku menyewa rumah ini selama satu bulan sampai kamu benar-benar sembuh. Soal makanan, akan aku usahan untuk meminta bantuan dari orang mengirimnya."

"Kamu tidak akan kesini lagi?"

"Sepertinya! Dua hari lagi aku akan menikah dengan tua bangka itu jadi aku yakin Ayah tidak mengizinkan aku untuk keluar lagi."

"Kalau boleh aku tahu, siapa pria yang akan menikahimu?"

"Tuan Pedro. Dia tuan tanah didesa ini. Rumah yang aku tempati adalah miliknya jadi dia berkuasa akan semuanya termasuk diriku."

Jon menganggukkan kepalanya karena dia sudah paham semua masalah yang dihadapi Amanda. Jon juga tahu siapa pria yang memaksa Amanda untuk menjadi istrinya.

Malam itu, Jon membiarkan Amanda tertidur dikasurnya setelah menangis. Jon yang sudah terbiasa begadang hanya menatap Amanda yang tertidur dengan sisa air matanya.

"Pernikahanmu tidak akan pernah terjadi Amanda. Kamu wanita spesial dan berbeda yang pernah aku temui." ucap Jon ketika dia merapikan rambut Amanda yang menutupi wajahnya.

Lanjut Nonton!
Ceritanya makin seru! Buka Aplikasi untuk lanjut membaca
Buka Semua Episode
Buka Situs Web Resmi

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel 7 NAGA BEREBUT RAGA
8.5
Davey Torres, pemuda ringkih yang kerap sakit-sakitan, tidak sengaja menelan makanan bermantra. Kejadian itu membuat jiwa Chen, Raja Naga berumur 12.000 tahun, merasuki tubuhnya. Meski awalnya selalu berselisih, Chen akhirnya mengungkap rencana balas dendam terhadap keturunan Ming yang serakah. Dinasti Ming telah menghancurkan bisnis keluarga Davey hingga bangkrut. Kini, Davey dihadapkan pada pilihan sulit: bersekutu dengan Chen untuk menghabisi musuh dan merebut kembali Torres Group.
Sampul Novel Aku Hilang, Dia Mencariku Kemana-mana
9.1
Menjadi kekasih rahasia sekaligus restorator seni bos mafia Denis Sanggu adalah cara mahasiswi miskin sepertiku bertahan hidup. Namun, hubungan lima tahun ini retak saat Denis bertunangan dengan Bella Rosana. Aku tidak hanya dipaksa mengalah saat Bella melukaiku, tetapi Denis bahkan memaksaku menggantikan Bella bermain Rolet Rusia yang mematikan. Setelah mempertaruhkan nyawa demi membalas budi masa lalu, aku pun lenyap, meninggalkan sang mafia yang kini kehilangan akal sehatnya mencariku.
Sampul Novel Antara Pekerjaan Rahasiaku Dan Cintanya
8.8
Sulitnya mencari kerja memaksa Meri menjadi pembunuh bayaran demi uang. Rahasia gelap ini hanya diketahui oleh Mike, sahabat yang diam-diam ia cintai. Meri memilih memendam perasaannya demi menjaga persahabatan mereka, terlebih Mike sudah memacari seorang model menawan. Namun, keyakinan hati Meri mulai goyah saat ia tidak sengaja bertemu seorang dokter tampan di rumah sakit. Siapakah sosok yang sebenarnya ditakdirkan menjadi belahan jiwa bagi Meri?
Sampul Novel Bersama Kita Bangkit Dari Abu
8.0
Saat hamil tua, sebuah truk sengaja menabrak mobilku. Di ambang maut, Kian, suamiku, justru mengabaikan teleponku demi menemani Florence yang mengeluh sakit kepala. Tragedi ini merenggut nyawa bayiku dan menghancurkan karier kakakku sebagai pianis. Pengkhianatan kejam tersebut kini menyalakan api dendam yang membara. Kian mengira kami telah habis, namun kami akan segera bangkit dari abu kehancuran ini untuk membalas semua rasa sakit kami.
Sampul Novel Guru Untuk Nona Muda Nakal
8.2
Demi meloloskan diri dari kejaran sosok misterius, Dihan terpaksa bersembunyi. Di waktu yang sama, keluarga Rahadian tengah pusing mencari guru privat untuk mendidik dua putri mereka yang terkenal sangat nakal dan enggan belajar. Dihan akhirnya mengambil kesempatan itu walau harus menghadapi tantangan berat. Sanggupkah ia mengatasi kebandelan dua nona muda tersebut? Sementara itu, di balik kekacauan ini, misteri masa lalu Dihan perlahan mulai membayangi langkahnya kembali.
Sampul Novel Istriku Dewi Perang yang Sakti
9.7
Lima tahun di penjara menempa Dirga Maharaja menjadi panglima perang tertinggi Negara Naga berkemampuan medis tiada tanding. Sialnya, hari pertama kebebasannya justru diawali pengkhianatan oleh sang istri tercinta. Di titik terendah ini, takdir mempertemukan Dirga dengan sosok wanita luar biasa yang rela mendampinginya menghadapi rintangan apa pun, bahkan jika harus melawan dunia. Dirga pun bersumpah akan melakukan segala cara demi menjadikan wanita penyelamatnya itu sosok paling bahagia di bumi.