APKDock Logo
Bab
Bagikan
Sampul Novel Putus Setelah Enam Tahun Berpacaran

Putus Setelah Enam Tahun Berpacaran

Enam tahun mendampingi Soren, bos mafia Meksiko, hubungan ini berakhir sia-sia. Janji pernikahan di hari jadi mereka terlupakan karena Soren terlalu sibuk dengan wakil barunya, Thea. Puncaknya terjadi saat pesta Natal, ketika Soren memesan kue kacang kesukaan Thea, mengabaikan alergi parah pasangannya. Insiden gurauan teman-teman Soren membuat kue tersebut mengenai wajahnya hingga pingsan. Setelah tersadar, keputusan bulat diambil; ia menolak menikah dengan Soren dan memilih pulang bersama ibunya.
Bab
Bagikan

Bab 3

Setelah menutup telepon, aku pun pulang ke rumah.

Tak lama kemudian, ponselku tiba-tiba bergetar.

Saat melihatnya, ternyata akun resmi perusahaan Soren baru saja memperbarui unggahan.

Aku membuka dan melihat, itu adalah foto Soren saat memperbaiki kabel listrik dan pipa air untuk Thea.

Soren mengenakan kemeja putih, dengan lengan baju digulung dan sedang menunduk fokus memperbaiki jalur kabel listrik.

Sementara Thea berdiri di sampingnya, memegang segelas air dan menatapnya dengan penuh rasa kagum.

Caption postingannya, “Bos kami, Soren memang pria serba bisa! Bukan hanya luar biasa dalam bekerja, tapi juga bisa memperbaiki jalur listrik dan pipa air. Sungguh luar biasa!”

Di kolom komentar, karyawan perusahaan Soren ramai berkomentar dan menyatakan rasa iri,

“Bos Soren benar-benar keren, aku juga mau punya pacar yang begitu perhatian!”

“Thea, bos bahkan sampai turun tangan membantumu memperbaiki jalur listrik, lebih baik kamu menikah dengannya untuk membalas budi saja!”

Hatiku terasa sesak, jariku pun dengan cepat menggeser layar dan melihat komentar-komentar yang menyakitkan itu. Emosi yang sulit dijelaskan memenuhi dadaku.

Aku teringat saat baru lulus kuliah dan masuk perusahaan, Soren sering menggunakan akun perusahaan untuk membagikan aktivitas kerja harianku.

Saat itu, seluruh perusahaan tahu dia menyukaiku dan aku juga pernah merasa bahagia karenanya.

Namun sejak Thea muncul, semuanya berubah.

Sesampainya di rumah, aku masuk ke kamar tidur dan mulai mengemasi koper.

Aku sudah tinggal di rumah ini selama enam tahun, setiap sudutnya penuh dengan kenangan bersama Soren.

Aku mengambil sebuah album foto tebal dan membukanya. Di dalamnya penuh dengan foto-foto hadiah yang pernah kuterima.

Mulai dari bunga mawar pertama, hingga kalung, gelang dan makan malam yang dia masak sendiri. Setiap foto menyimpan kenangan manis kami.

Aku membelai foto-foto itu dan rasa sedih membanjiri hati.

Enam tahun lalu, Soren pernah berjanji akan memberikan aku seribu kejutan dan setelah itu kami akan menikah.

Dia bahkan secara khusus memesan album foto ini yang dapat memuat seribu foto. Dia bilang hari di mana album ini terisi penuh adalah hari pernikahan kami.

Namun sekarang, album itu sudah terisi 999 foto dan hanya tersisa satu halaman kosong terakhir.

Halaman ini seharusnya diisi dengan foto lamaran. Tapi sekarang, tampaknya foto itu tidak akan pernah ada.

Aku menutup album perlahan dan air mata sudah membasahi mata.

Soren, seribu kejutan kita, pada akhirnya kurang satu halaman.

Aku mengusap air mata, memeluk album itu dan keluar dari kamar tidur.

Aku menuju ke lantai bawah, menyalakan api kecil dan melemparkan album itu ke dalamnya.

Cahaya api memantul di wajahku, aku hanya diam dan melihat foto-foto itu berubah menjadi abu. Perasaan lega yang tak terlukiskan muncul di hati.

Album ini berisi enam tahun masa mudaku dan juga menyaksikan seluruh perjalananku dengan Soren, dari saling mencintai hingga menjadi orang asing.

Kini, ia berubah menjadi abu, yang juga melambangkan berakhirnya hubungan kami.

Aku melihat api perlahan padam, hanya tersisa ketenangan yang tak terbatas di dalam hati.

Tiba-tiba, Soren membuka pintu dan masuk. Dia langsung melihat album yang terbakar di dalam api.

Wajahnya pucat dan berteriak, berlari mendekat ingin menyelamatkannya.

Namun, api tak berperasaan. Begitu dia mendekat, panasnya sudah membuatnya mundur lagi.

Soren menatapku dengan marah dan berteriak, “Lyra! Apa yang kamu lakukan?! Kenapa kamu membakar album kita?!”

Aku menatapnya dengan dingin, nada suaraku datar, “Ada foto yang berjamur di dalam, nggak bisa diperbaiki lagi, jadi lebih baik dibakar saja.”

Soren terdiam sejenak, seolah tidak menyangka aku akan menjawab seperti itu.

Dia menelan amarahnya dan menarik napas dalam-dalam, “Maaf, aku yang terlalu emosi. Tapi, album ini kita kumpulkan bertahun-tahun, tadinya aku ingin menunjukkannya pada semua orang saat kita menikah nanti…..”

Aku memotong ucapannya, nada suaraku datar, “Soren, lain kali saja baru dibicarakannya.”

Usai bicara, aku tidak ingin melihatnya lagi dan berbalik kembali ke kamar.

Namun, dia tiba-tiba menarik tanganku dan memelukku dengan erat, “Lyra, maafkan aku. Aku terlalu sibuk belakangan ini. Setelah kesibukan ini selesai, aku akan mengajakmu foto lagi, ya?”

Nada suaranya penuh permohonan, seolah ingin kembali seperti dulu.

Aku melepaskan pelukannya dan menatap matanya, “Soren, kamu pernah bilang akan memberiku seribu kejutan dan sekarang masih kurang satu.”

“Aku nggak benar-benar menikmati acara natal kemarin, kamu adakan sekali lagi untukku, ya?”

Aku memegang harapan terakhir, berharap dia bisa ingat bahwa dirinya akan melamarku pada natal tahun ini.

Jika dia melamarku, aku tidak akan pergi.

Soren pun mengangguk serius dan menjawab, “Iya, aku akan menggantikannya untukmu.”

Baru saja dia selesai bicara, ponselnya berdering dan itu adalah nada dering khusus Thea.

Dia melirikku dan dengan sedikit canggung mengangkat teleponnya, “Ada apa?”

Entah apa yang dikatakan orang di balik telepon, Soren pun buru-buru menjawab, “Aku segera ke sana.”

Setelah menutup telepon, Soren menatapku dan nada suaranya tampak merasa bersalah, “Ada urusan mendadak di kantor, aku harus mengurusnya. Soal pesta, kita bicarakan setelah aku pulang, ya?”

Usai bicara, dia pun berbalik dan pergi tanpa ragu.

Sosoknya dengan cepat menghilang di luar pintu, hanya menyisakan diriku sendiri yang berdiri di tempat dengan hati yang sudah mati rasa.

Malam itu, aku duduk diam di sofa ruang tamu dan menunggu dia kembali.

Namun, waktu terus berlalu, hingga menjelang pagi, dia masih belum pulang juga.

Aku tahu, pesta natal pengganti tidak akan pernah ada lagi, lamaran darinya juga tidak akan ada.

Aku dan Soren sudah tidak ada masa depan lagi.

Saat langit di luar jendela semakin terang, notifikasi ponselku berdering dan mengingatkan bahwa waktu tiga hari sudah tiba, sudah saatnya diriku pergi.

Di bandara, jet pribadi yang dikirim ibu sudah menunggu lama.

Sebelum naik pesawat, aku mengirim pesat terakhir pada Soren.

“Soren, kita putus saja dan jangan pernah bertemu lagi.”

Aku mengabaikan telepon yang langsung masuk darinya, lalu mematikan ponsel, berbalik dan naik ke pesawat.

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Apakah Ini Cinta?
8.4
Menikah dengan Tristan yang super posesif karena sindrom Jacob membuat hidupku terkunci. Setelah memaksa tunanganku pergi dan menuntut pernikahan, Tristan memantauku selama sepuluh tahun dengan gelang pelacak. Meski sangat mengekang, sang miliarder juga melindungi dan memanjakanku tanpa batas dari siapa pun yang menghinaku. Namun, saat aku akhirnya hamil setelah dia membatalkan vasektominya demi mendapatkan hatiku, sebuah tragedi terjadi. Kakaknya menyerbu vila kami, menuduhku berselingkuh berdasarkan bukti palsu, dan memukulku hingga keguguran di hadapan Tristan yang baru tiba.
Sampul Novel Guruku tersayang
8.6
Bagi Raina, cinta untuk Kevin telah sirna. Trauma mendalam membekas setelah ia harus berjuang sendirian antara hidup dan mati saat melahirkan bayi kembar mereka. Di momen kritis itu, Kevin justru bersenang-senang dengan Clara. Pengkhianatan perih tersebut membuat Raina enggan rujuk. Meski kini sang suami memohon untuk kembali, ketakutan akan luka baru menyadarkan Raina bahwa kisah mereka memang harus berakhir.
Sampul Novel JOSEPH HUNTER (Fight for Trust)
8.7
Tragedi malam pertama merenggut Camila, istri Joseph Hunter, yang hanyut ke laut demi menghindari restu maut ayahnya. Nyaris tewas, Joseph terikat kontrak gelap untuk memburu kartel The Demon. Di tengah misi berbahaya ini, ia bertemu Vanessa, kekasih musuhnya yang berwajah persis mendiang istrinya. Rahasia masa lalu yang terbongkar menyeret Joseph ke pusaran dendam membara, memaksanya bertarung demi sebuah kepercayaan di dunia mafia yang kejam.
Sampul Novel Mantanku Minta Aku Jangan Tinggalkan Dia
8.9
Sembilan tahun menjalin hubungan dan bersiap untuk bertunangan, hidupku hancur dalam semalam. Saat hendak menjemput Rehan setelah reuni, aku mendengar kebenaran yang menyakitkan. Rehan rupanya hanya menjadikanku pelampiasan kesepian setelah ditinggal cinta pertamanya, Celine. Di hadapan teman-temannya, dia dengan sinis mengaku sengaja memanfaatkanku sebagai pengganti murah demi menjatuhkan harga diri Celine. Kini, saat cinta pertamanya kembali, topeng pria yang kucintai itu akhirnya runtuh sepenuhnya.
Sampul Novel Suara Desahan Di Kamar Maduku
7.9
Laras dilingkupi kecurigaan mendalam setelah mendengar suara desahan dari kamar Maya, istri kedua suaminya. Laras tidak pernah memercayai madunya itu. Meski Maya selalu punya alasan untuk membela diri, Laras yakin ada rahasia gelap yang disembunyikan. Demi menjaga sang suami dari pengkhianatan dan kelicikan Maya, Laras bertekad menyelidiki dan membongkar kebenaran sendiri. Mampukah ia mengungkap perselingkuhan ini? Ikuti kisah cinta segitiga penuh misteri.
Sampul Novel Voice : 40 Days With Mr Carson
8.9
Sejak kecil, Daniel Carson Abraham berjuang melawan penyakit jantung kronis di rumah sakit. Takdirnya berubah setelah ia mendapat donor jantung dari Bara yang tewas kecelakaan. Pascaoperasi, Carson bisa mendengar suara batin Dewi, perempuan yang sangat dicintai mendiang Bara. Walau sempat terganggu oleh kemampuan supranatural ini, kehadiran Dewi perlahan mengubah hidup Carson. Kini, ia bimbang antara mengikuti kata hatinya atau merelakan masa lalu Bara.