APKDock Logo
Bab
Bagikan
Sampul Novel Pewaris yang Kubawa Pergi

Pewaris yang Kubawa Pergi

Setelah delapan tahun membina rumah tangga dengan Tommy, seorang bos mafia, Yura mendapati kenyataan pahit saat proses serah terima warisan triliunan dari kakeknya. Pengacara mengungkap bahwa pernikahan mereka palsu dan mereka telah bercerai setahun lalu, sementara Tommy telah menikahi Merry, cinta lamanya. Sadar cinta suaminya palsu, Yura yang sedang hamil anak kembar memutuskan pergi membawa seluruh warisan haknya dan hidup mandiri tanpa Tommy.
Bab
Bagikan

Bab 4

Malam itu Tommy membawa Merry pulang ke rumah, bahkan memasak sendiri.

Saat makan malam, dia terus-menerus mengambilkan lauk dan menuangkan sup untuk Merry. Dia tahu persis makanan apa yang Merry sukai.

"Merry, sup ini rasanya ringan, pas banget sama seleramu."

"Nih, ikan yang kamu suka. Makan yang banyak biar badanmu kuat."

Aku melihat kedekatan mereka, air mataku hampir jatuh.

Aku menunduk dan terus makan diam-diam.

Aku tidak boleh menunjukkan reaksi yang terlalu keras, aku tidak boleh membuat Tommy sadar kalau aku sudah berbeda.

Kalau dia tahu aku berencana pergi, dia pasti tidak akan membiarkanku.

Apalagi sekarang aku sedang mengandung anaknya, hal itu juga tidak boleh dia tahu.

"Tommy, kamu segitunya merhatiin aku, apa Nona Yura nggak marah?"

Merry melirikku dengan sengaja saat berkata begitu.

Tommy sempat terdiam lalu buru-buru menjawab, "Dia nggak bakal marah, Merry. Kamu sekarang hamil, kamu harus makan makanan yang bergizi."

"Yura juga perempuan, dia bisa ngerti kamu."

Aku menunduk, wajahku datar tanpa ekspresi.

Setelah makan malam, aku berjalan sendirian di taman.

Saat aku sampai di gazebo, aku melihat Merry datang menghampiri.

"Nona Yura, kamu jalan-jalan sendirian, lagi nggak enak hati ya?"

Dia duduk di depanku, wajahnya penuh tantangan.

"Kamu beneran kuat ya, rela ngurusin anak orang lain tapi nggak mau pergi?"

Aku meliriknya tanpa menjawab apa pun, lalu berdiri hendak pergi.

"Berhenti!"

Merry tiba-tiba mengulurkan tangan untuk menghadangku, wajahnya penuh amarah.

Diamku justru membuatnya makin marah.

Dia ingin melihatku meledak, marah, histeris, tapi aku tidak melakukannya.

Dia mengira bisa memancing reaksiku dengan anak yang dikandungnya, tapi aku juga tidak terpengaruh.

"Yura, kamu cuma pura-pura, 'kan? Pura-pura nggak peduli, pura-pura nggak masalah?"

"Mana ada perempuan yang rela ngurusin anak suaminya dengan perempuan lain!"

"Kenapa kamu nggak marah, kenapa kamu nggak ribut sama Tommy, kenapa kamu malah pura-pura besar hati?"

"Dasar munafik!"

"Kamu pikir dengan pura-pura besar hati, kamu bisa bikin Tommy ngerasa bersalah terus gantinya dia bakal senangin kamu?"

"Itu cuma rasa bersalah, bukan cinta! Kamu kasihan banget, hidup di pernikahan tanpa cinta!"

Aku menggigit bibirku erat-erat supaya tidak menangis.

"Oh ya, anak dalam perutku ini bukan anak Tommy. Tapi karena Tommy udah gila mau punya anak, aku bikin cerita bohong, eh dia percaya begitu saja…"

Aku terkejut mendengarnya.

Aku baru hendak bicara, tapi dia tiba-tiba berdiri dan mendorongku dengan keras.

"Aku bakal tunjukin sekarang siapa yang paling penting buat Tommy."

Lalu dia sengaja menjatuhkan diri ke lantai dan meringis kesakitan.

"Perutku… sakit banget…"

Dia menekan perutnya dengan kedua tangan, darah mulai merembes dari bawah tubuhnya.

Aku kaget setengah mati. Aku jelas tidak melakukan apa-apa, kenapa dia bisa berdarah begitu…

Tommy datang terburu-buru setelah mendengar suara. Saat melihat pemandangan itu, ekspresinya langsung berubah.

"Merry!"

Dia segera memeluk Merry ke dalam dekapannya lalu menoleh padaku dengan tatapan tajam.

"Yura, kamu apain Merry?"

"Aku nggak…" Aku menggeleng, tapi Merry langsung memotong ucapanku.

Merry bersandar di pelukannya sambil menangis.

"Tommy, aku nggak apa-apa. Kamu jangan salahin Nona Yura."

"Aku tahu dia nggak suka sama aku, apalagi sama anakku…"

Tommy makin marah setelah mendengarnya.

Dia mendorongku dengan kasar, lalu mengangkat Merry dan berjalan cepat pergi.

"Yura, kamu keterlaluan!"

"Kalau Merry kenapa-kenapa, aku nggak bakal maafin kamu!"

Aku jatuh terduduk di lantai. Hatiku membeku menatap punggung mereka yang menjauh.

Malam itu Tommy tidak pulang.

Vila yang luas itu hanya menyisakan aku seorang diri.

Aku berbaring di tempat tidur, berguling ke sana kemari tanpa bisa tidur.

Kepalaku penuh dengan wajah Tommy yang tidak percaya padaku, dan senyum puas Merry.

...

Keesokan paginya aku mulai mengemasi barang-barang.

Aku memasukkan semua isi lemariku ke dalam koper, lalu menyingkirkan setiap barang di rumah yang berhubungan denganku.

Setelah membereskan semuanya, aku menyeret koper keluar dari vila.

Saat menutup pintu, aku menoleh sekali.

Dulu tempat ini adalah rumahku bersama Tommy.

Sekarang, rumah itu sudah tidak lagi menjadi milikku.

Sebelum pergi, aku menelpon pengacara.

"Pak Leon, semua aset sudah beres, 'kan?"

"Sudah, Nona Yura. Uangnya sudah masuk ke rekening Anda."

"Paspor Anda juga sudah siap, dan rumah di Swessia sudah dibeli."

"Semuanya sudah siap."

Aku mengangguk, merasa sedikit lega.

"Baik, terima kasih."

"Aku berangkat sekarang."

Setelah menutup telepon, aku melihat berita utama yang penuh dengan foto Tommy sedang menemani Merry di rumah sakit bersalin.

"Bos mafia Tommy, suami penyayang sejati…" Ya, aku sudah menikah dengannya bertahun-tahun, tapi tidak pernah sekalipun orang luar mengenalku.

Tidak ada identitas resmi yang diakui publik. Mungkin itu sudah cukup menunjukkan segalanya.

Mungkin dia sebenarnya tahu kebohongan Merry, bahwa anak yang dikandungnya bukan anak Tommy. Tapi dia memilih pura-pura tidak tahu. Hanya dia sendiri yang tahu alasannya.

Sebagai bos mafia dan pebisnis yang licik, mana mungkin dia tidak menyadari kebohongan murahan seperti itu.

Namun, kenyataannya sudah tidak penting lagi bagiku. Aku tidak peduli.

Aku mengusap perutku. Setidaknya aku masih punya anak-anak ini.

Aku menarik napas panjang, menghapus semua kontak Tommy dari ponsel, lalu berbalik naik ke pesawat.

Lanjut Nonton!
Ceritanya makin seru! Buka Aplikasi untuk lanjut membaca
Buka Semua Episode

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Belenggu Ceo Bastard
7.9
Nica harus menjalani kenyataan pahit saat terjebak dalam cengkeraman Dave, seorang miliarder kejam yang tidak mengenal belas kasihan. Setiap tangisan dan rasa sakit yang dialami Nica justru menjadi kepuasan tersendiri bagi Dave, yang terus memperlakukannya dengan semena-mena. Di bawah dominasi kekuasaan sang miliarder, Nica tidak berdaya dan hanya dianggap sebagai pemuas nafsu. Hubungan penuh paksaan ini pun meninggalkan trauma mendalam yang merenggut kebebasannya.
Sampul Novel Cinta Segitiga Yang Rumit
9.6
Alana Putri Pratama menjalani pernikahan dingin bersama Raihan Wijaya. Bagi Raihan, Alana hanyalah alat untuk memicu kecemburuan mantan kekasihnya. Saat sang cinta pertama kembali hadir, Alana diabaikan sepenuhnya dalam kehampaan. Di masa sulit ini, muncullah Daniel Sanjaya, seorang CEO tampan yang mulai mendekati Alana. Akankah Raihan tersadar sebelum istrinya berpaling, ataukah obsesi masa lalu akan menghancurkan segalanya?
Sampul Novel Dendamnya, Cinta Abadinya
9.5
Karier hancur dan harta keluarga ludes akibat jebakan kejam Darma Wijoyo serta Jihan Prameswari. Demi biaya berobat ibu, aku terpaksa menuruti ancaman Darma untuk mengakui kesalahan yang tak pernah kulakukan. Namun, janji bosku itu dusta belaka, dan aku hanya diperalat tanpa harga diri. Di tengah kehancuran dan kepahitan pengkhianatan ini, aku bangkit. Rasa sakit kini menjelma menjadi tekad membara untuk membalas dendam pada mereka yang merampas segalanya.
Sampul Novel Dibuang, Bangkit, Menang!
8.1
Tiga tahun mengabdi sebagai istri, Cindy justru diceraikan demi perempuan lain dan menjadi bahan cemoohan sekota. Namun, ia bangkit membuktikan bakat terpendamnya hingga mencapai kesuksesan luar biasa. Saat sang mantan menyesal dan memohon untuk rujuk, Cindy menolaknya dengan dingin. Di saat bersamaan, suami barunya yang tampan datang melindungi Cindy dan memperingatkan sang mantan agar tidak berani mengusik kehidupan mereka lagi.
Sampul Novel Ditinggal Nikah Dengan Adikku
8.3
Lysandra hancur saat Vincent, sang mantan, memilih melamar adiknya, Amelia. Statusnya sebagai anak angkat membuat Lysandra kian tersisih. Di situasi sulit ini, Arthur Sterling datang menawarkan pernikahan kontrak demi bisnis dan wasiat sang kakek. Namun, rahasia asal-usul Lysandra yang disembunyikan ayahnya kini terancam terungkap. Akankah Arthur tetap bertahan mendampinginya setelah tahu bahwa sang istri bukanlah putri kandung keluarga Harrison?
Sampul Novel Hot Daddy
8.4
Miliarder berstatus duda, Dominic Immanuel Horrison, sangat disegani karena sikapnya yang kaku dan tanpa ampun. Di balik pesona ketampanannya yang memikat banyak wanita, ia sangat berhati-hati memilih calon ibu untuk sang anak. Dominic akhirnya menjatuhkan pilihan pada sekretaris setianya, Arabelle, yang dinilai punya kepribadian paling pas. Akankah ikatan kerja mereka berdua mampu bertransformasi menjadi cinta sejati yang menyatukan mereka dalam pernikahan?