APKDock Logo
Bab
Bagikan
Sampul Novel Petualangan Seka dan Kompas Perak

Petualangan Seka dan Kompas Perak

Menjelang usia sepuluh tahun, Seka harus menghadapi kenyataan pahit akibat lilitan utang ibunya, Senia Ayu. Situasi kian pelik ketika Senia diculik oleh kawanan Raksasa Kerdil, yang memicu terbongkarnya sebuah rahasia besar. Setelah bertarung melawan makhluk-makhluk tersebut, Seka menemukan Kompas Perak ajaib yang mampu memicu kekuatan tersembunyi dalam dirinya. Berbekal kompas itu, ia pun memulai petualangan besar untuk membebaskan ibunya, melacak sang ayah, dan mengungkap asal-usul dirinya.
Bab
Bagikan

Bab 2

"Seka, Ibu tahu kamu akan datang kemari!"

Senia Ayu, ibu dari Seka hanya bisa membatin seperti itu. Dia memang sudah sangat yakin anaknya akan kemari. Tanpa berkata apapun lagi, Seka lepaskan ikatan ibunya dengan mudah. Lalu berusaha membawa kabur ibunya. Tapi tidak ada jalan keluarnya disini. Anak buah Juragan Gurame menutupnya langsung dengan galian tanah. Hanya ada satu lubang ventilasi yang dilewati Seka tadi.

"Tapi lewat jalan mana nak?"

Seka diam sambil mengamati dinding tempat ibunya berada. Dia baru sadar kalau bangunan ini sepenuhnya terbuat dari tanah. Dia memusatkan pikirannya untuk bisa menggali tanah dengan cepat.

"Ah, kamu buat terowongan dari sini ya!"

Terus saja dia menggali tiada henti. Jari-jarinya bagikan Tikus Mondok yang bisa membuat terowongan dalam tanah. Semakin lama sudah jauh saja terowongan buatan Seka. Senia Ayu cukup mengikuti anaknya itu dari belakang. Hingga mereka berdua berhasil keluar.

"Dapat!"

"Arrgh! Lepaskan aku! Ramen?"

"Maaf Seka aku belum sempat memberitahumu. A-aku juga tertangkap oleh mereka!"

Anak buah Juragan Gurame itu tertawa kencang. Mereka mengikuti instruksi sang juragan. Ternyata benar jika Seka akan kemari bersama Ramen. Kini ketiganya tertangkap oleh para anak buah Juragan Gurame. Terdengar suara tepuk tangan dari balik orang-orang itu.

"Wah, aku pikir sehebat apa Seka itu ya! Ternyata masih mudah ditangkap oleh anak buahku juga."

Kemenangan ada di pihak Juragan Gurame. Dia bisa bawa ketiganya ke dalam rumah. Juragan Gurame sudah lama merencanakan untuk menangkap Seka dengan pancingan ibunya. Sebab santer terdengar jika anak ini selalu mampu untuk meloloskan diri.

"Kamu berharga bagiku, Seka. Mungkin temanmu itu ku buang saja. Siapa yang mau pelihara anak jalanan dekil seperti dia?"

"Hei, biarpun kulitku hitam tapi aku selalu mandi tiap hari!"

"Hahaha…iya mandi air got!"

Ramen memang berkulit gelap dengan rambutnya yang ikal. Hanya giginya saja yang putih. Tetapi dia sama istimewanya dengan Seka. Hanya tak banyak yang tahu tentang dirinya.

"Errgh! Jadi, ini bukan karena Ibu berhutang padanya?"

"Oh, tentu saja soal itu juga! Tapi kita semua di daerah Cadas tahu kalau Senia Ayu tak akan pernah mampu untuk bayar hutangnya."

"Seka, maafkan Ibu nak…."

"Jadi, aku minta penawaran lain dan dia setuju aku mengambilmu. Hehehe…."

"Ibu mau menjual ku pada juragan ini? KETERLALUAN!"

Senia Ayu hanya menunduk saja. Sebab dia juga tak mampu berbuat apapun untuk melunasi hutang-hutangnya pada Juragan Gurame. Kebetulan juragan satu ini pernah mendengar kelebihan Seka yang mampu lolos dari apapun. Dia ingin mempertontonkan anak ini semacam sirkus untuk mendapatkan uang. Dalam situasi ini, Ramen gunakan kemampuannya.

"Hei, kemana anak hitam dekil tadi?"

"Disini tuan-tuan berbadan kekar!"

Anak buah Juragan Gurame itu sontak berteriak-teriak. Mereka geli melihat tubuh Ramen yang sudah berbentuk seperti mi. Mengikat kedua kaki salah satu anak buah Juragan Gurame itu. Kepanikan pun terjadi dan mereka berlarian tak karuan. Melepaskan Seka dan Ibunya begitu saja.

"Astaga, kalian takut dengan anak kecil! Eh, makhluk apa itu?"

Sebelum ketahuan oleh Seka dan ibunya. Ramen sudah memadatkan kembali badannya. Kini ketiganya sudah bebas karena para anak buah Juragan Gurame kocar-kacir lari entah kemana.

"Ayo, kita lari dulu!"

"Eh, tapi kenapa itu juragan sampe ngompol begitu?"

"Ah, sudah tidak usah kamu pikirkan! Penting kita kabur dari sini."

Ketiganya dengan mudah keluar dari area Juragan Gurame. Meninggalkan si juragan yang ngompol sambil kakinya gemetaran. Karena melihat bentuk fisik Ramen yang aneh tadi. Malam ini pun Seka dan ibunya bisa kembali pulang. Berpisah dengan Ramen di pertigaan jalan.

"Ibu sungguh tega mau menjual ku ke juragan itu!"

"Ibu tidak ada niat begitu nak!"

"Tadi kata juragan itu…."

"Kamu percaya dengan perkataannya?"

Senia Ayu dulunya adalah bangsa peri. Tak mungkin dia bisa berbohong. Sekedar menghindar pun masih bisa. Seperti meminjam uang lalu tak pernah mau mengatakan kapan bisa mengembalikannya. Tetapi mulutnya akan sulit sekali untuk diajak berbohong. Sekalipun kini dia sudah bukan peri seutuhnya. Karena telah menikah dengan Ayah Seka yang manusia. Dirinya jadi setengah peri. Menyisakan sedikit kekuatan saja.

"Juragan itu memaksa Ibu untuk menyerahkan mu."

"Karena tahu aku punya kemampuan aneh itu. Tapi ini semua berawal dari Ibu yang berhutang padanya kan?"

Hanya diam, itu yang Senia Ayu lakukan saat ini. Seka menatapnya tajam dan berharap Ibunya akan berkata "Ya".

"Ibu pikir dia hanya meminta pelunasan yang biasa saja, Seka."

"Apa cerita tentang Juragan Gurame yang hobi menyimpan banyak perempuan itu tidak sampai ke telinga Ibu?"

Perempuan macam Senia Ayu itu terlalu polos. Dia tak bisa membedakan mana yang ada niat jahat dan bukan. Padahal sudah banyak yang tahu jika juragan itu sengaja menyediakan dirinya sebagai tempat berhutang. Bila yang tidak mampu melunasinya adalah laki-laki, maka akan dijadikan budak. Tetapi bila yang tidak mampu adalah perempuan apalagi kalau bukan dijadikan istrinya.

"Ini yang terakhir kalinya ibu berhutang padanya. Jangan sampai dia tahu rumah kita."

"Kamu tidak kerja di rumah makan untuk cuci piring nak?"

"Tidak! Karena aku memilih untuk menyelamatkan Ibu daripada kerja disana."

Mau kesalnya seperti apa Seka pada Ibunya. Dia masih memiliki rasa sayang pada Senia Ayu. Sekalipun tak pernah ditunjukkan dan hanya wajah murungnya saja. Ibu Seka membelai kepalanya lembut. Bahagia bisa memiliki anak sepertinya. Meski jauh dalam hatinya dia sedih jika suatu saat Seka harus pergi meninggalkannya.

"Oh, Seka jangan tinggalkan Ibu ya!"

Padahal sudah lama Seka hendak meninggalkan ibunya. Dia kesal dengan kehidupannya saat ini. Senia Ayu tak ada usaha sama sekali untuk mendapatkan uang. Dia bahkan tinggal jauh dari pemukiman padat penduduk. Di sebuah goa kecil yang diberi teras ala kadarnya dengan selembar terpal plastik. Disekitarnya terdapat beberapa tanaman yang kadang bisa dimanfaatkan oleh keduanya untuk makan. Termasuk jamur serta tanaman sayuran lainnya yang tumbuh liar.

"Kalau ayah ada, kita tidak akan hidup seperti ini."

"Ayahmu sudah lama pergi untuk semua orang yang tinggal di Nussa Antara. Tapi Ibu yakin ayahmu masih hidup!"

Senia mulai menyalakan api untuk memasak. Ada tetangganya yang meletakkan bahan mentah untuk mereka masak. Sering keduanya dapat bantuan dari siapapun.

"Ayahmu adalah seorang pahlawan, Seka!"

"Ya, tapi Ramen tadi bilang toh tidak ada yang anggap kita ini ada. Untuk apa Ayah jadi pahlawan kalau kita hidup susah seperti ini?

"Kalau menurutmu kita ini hidup susah. Lalu apa yang mau Ibu masak ini?"

Seka melirik sedikit ke bahan mentah yang hendak dimasak ibunya. Anak itu akhirnya sadar kalau dia dan ibunya masih bisa hidup karena ada yang memberinya. Bukan semata karena dia bekerja. Meski tentu saja pemberian itu tidak setiap hari.

"Tapi aku tetap mau mencari Ayah!"

Senia Ayu melihat sorot tajam pada mata anaknya. Itu sama seperti yang dimiliki oleh Ayah Seka. Perempuan ini hanya tersenyum saja.

"Apa Ayah tidak meninggalkan petunjuk apapun?"

"Kenapa kamu begitu ingin mencari ayahmu?"

"Karena aku yakin kalau ayah ada, hidup kita jadi lebih baik."

Ayah Seka menghilang begitu saja. Ibunya juga tidak tahu kemana perginya. Hanya meninggalkan satu stel bajunya yang masih ada disini. Satu-satunya kenangan yang tersisa. Bahkan baju itu dipakai oleh Seka sebagai alas kepalanya saat tidur.

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Broken Vessel
7.9
Trystan, pemuda 21 tahun, terancam bahaya di dunia yang mendewakan kekuatan Arte. Kemampuan langka miliknya memicu perburuan kejam dari pihak-pihak yang ingin melenyapkan atau mengeksploitasinya. Kini, hidupnya dilingkupi pengkhianatan, kepedihan, dan dendam mendalam. Di bawah tekanan tanggung jawab besar, Trystan harus berjuang keras demi melindungi apa yang berharga dari kejaran para musuh yang tiada henti mengincarnya.
Sampul Novel Cintanya Bukan Untukku
9.5
Setelah kematian Ethan, Olivia menemukan album foto berisi Emma, gadis asuhan suaminya, serta kenyataan bahwa seluruh warisan jatuh ke tangan gadis itu. Meninggal dalam penyesalan, Olivia tiba-tiba terbangun di masa lalu sebelum pernikahan mereka. Bertekad tidak mengulang kesalahan, ia memilih pergi mengejar impiannya sendiri. Namun, keputusan Olivia justru membuat Ethan kehilangan kendali dan mencarinya ke berbagai belahan dunia.
Sampul Novel Cute Little Wife
9.2
Satu malam intim mengubah hidup Timmy dan Li Xiao Ke selamanya setelah mereka mendadak memiliki kekuatan supranatural misterius. Di tengah kehidupan modern, kemampuan baru ini menguji kekuatan cinta mereka yang baru tumbuh. Akankah keajaiban tersebut mempererat hubungan mereka atau justru memicu kehancuran? Saksikan perjuangan asmara penuh rintangan tak terduga ini saat keduanya menghadapi konsekuensi dari kekuatan baru mereka.
Sampul Novel MERMAID AS ALPHA'S DESTINY
9.5
Demi menyelamatkan kaum werewolf dari kepunahan, Billy sang calon raja harus mencari Catalina, reinkarnasi putri duyung Althaia. Takdir menyatukan mereka di dunia modern, namun cinta mereka terhalang rintangan mematikan. Billy membutuhkan Catalina untuk mendapatkan kekuatan, tetapi hubungan fisik dapat merenggut nyawa Catalina jika ia terlambat kembali ke air. Di bawah ancaman vampir dan monster, keduanya harus berjuang bersatu demi klan tanpa saling mengorbankan.
Sampul Novel Sang Luna yang Ditolak Alpha: Mengandung Anak Musuhnya
9.6
Demi Lyra, Alpha Kaelan tega mengkhianatiku. Aku dipaksa mengaku ternoda dan merawat anak haramnya. Tragisnya, saat aku hamil, Kaelan menyuruhku menggugurkan kandungan demi perasaan Lyra. Penderitaanku kian lengkap ketika ibunya menyekapku hingga aku kehilangan bayi kami. Di tengah kehancuran ini, rasa cintaku sepenuhnya mati. Melalui lolongan suci, kupanggil keluarga kerajaan dari Klan Taring Putih untuk menjemput putri mereka kembali.
Sampul Novel The Devil
8.8
Trauma mendalam akibat kekejaman sang paman mendorong Alina mengambil keputusan ekstrem. Ia nekat menyerahkan seluruh hidupnya kepada Alardo, sesosok iblis mengerikan, demi mendapatkan perlindungan dan membalaskan dendamnya. Namun, kesepakatan gelap ini justru menjebak Alina dalam perasaan cinta terlarang pada sang iblis. Terseret kian jauh ke dalam kegelapan, akankah Alina mampu menemukan jalan keluar, atau justru hancur selamanya dalam jerat asmara yang mematikan?