APKDock Logo
Bab
Bagikan
Sampul Novel Petani Sukses

Petani Sukses

Dikhianati sang kekasih, Amanda Santika memilih pulang ke desa dan merintis bisnis pertanian sukses bermodal kalung berlian. Namun, kedamaiannya terusik saat putranya menemukan pria kaya raya yang berwajah sangat mirip dengannya. Pria tampan itu terkejut melihat kembaran kecilnya, sementara sang balita justru menyeretnya pulang. Amanda pun dibuat syok ketika anaknya dengan polos memperkenalkan pria asing tersebut sebagai calon suami baru untuk ibunya.
Bab
Bagikan

Bab 1

Amanda Santika tidak dapat mempercayai matanya sendiri. Dia melihat seorang mayat yang tergeletak sudah dibungkus dengan kain kafan tak bernyawa di hadapannya adalah Raka putranya sendiri.

"Tidak... Raka... Ini ibu, Nak. Ibu sudah kembali!" teriak Amanda Santika bersimpuh di sisi ranjang rumah sakit dan menutupi wajahnya saat dia menangis!

Suara tangisannya dipenuhi rasa tidak percaya, putus asa, dan rasa bersalah yang luar biasa. Hanya dalam waktu lima tahun telah berlalu sejak anaknya dilahirkan. Amanda Santika jarang memikirkan putranya, selain melihatnya ketika anaknya lahir.

Itu adalah sebuah tamparan yang keras di dalam hidupnya yang tidak pernah memperhatikan putranya.

"Ibu! Tenanglah kakak sudah ada di sini," ucap seorang pria muda tersentak kaget menghampiri wanita yang sudah cukup tua dan Amanda Santika.

Kemudian, seorang wanita yang sudah cukup tua memarahi Amanda Santika dengan berkata, "Apakah yang kamu tahu hanyalah menangis? Amanda Santika! Apa gunanya menangis sekarang? Pernahkah kamu peduli pada anakmu Raka setelah dia lahir? Di mana kamu saat itu? Dia menangis karena kerinduan akan sosok ibu. Di mana kamu saat dia belajar berjalan dan terjatuh?”

Wanita yang sudah cukup tua itu berhenti sejenak karena tidak kuat menahan rasa sakit dihatinya.

"Dalam lima tahun terakhir, tahukah kamu betapa Raka sangat merindukanmu? Betapa dia sangat merindukan ibunya? Tapi kamu bahkan tidak punya waktu untuk memeluknya dan mengajaknya untuk bermain!" ucap wanita tua itu dengan berderai air mata.

Wanita itu diliputi emosi, dan dia menangis secara tersedu-sedu. Dia meratap dan memarahi Amanda Santika dengan berkata, "Kasihan Raka, cucuku yang telah kamu sia-siakan. Bagaimana kamu bisa meninggalkan anakmu dan nenekmu begitu saja? Di mana hati nuranimu, Amanda Santika?"

Kemudian dia menunjuk ke arah Amanda Santika dan terus mengkritiknya, "Kamu telah gagal total sebagai seorang ibu. Kamu tidak peduli dengan Raka setelah dia lahir. Kamu adalah ibu yang jahat! Ketika anakmu membutuhkan kasih sayang. Sekarang kamu hanya bisa menangis sepuasnya di hari kematiannya.”

Pria muda itu adalah Salman yang merupakan adik laki-laki dari Amanda Santika, dia juga terlihat sedih tersedu-sedu. Dia mencoba membujuk ibunya dengan berkata, "Bu, Ibu harus tenang, ya. Ditambah lagi, kakak Amanda Santika sudah merasa sangat bersalah dan sedih atas kepergian Raka."

Sakit hati muncul di mata wanita tua itu lalu menegur Amanda Santika dengan berkata, "Apa? Kamu membelanya dia yang seolah-olah dia merasa bersalah! Yang bisa aku lihat hanyalah betapa busuknya dia!"

Salman tidak tahu bagaimana menghibur saudaranya yang sedang sedih, dia juga tidak tahu bagaimana menghibur ibunya yang sedang marah. Dia hanya bisa menghela nafas dan berkata pada mereka, "Ibu dan Kakak, kalian harus berhenti bertengkar. Aku mohon, biarkan Raka beristirahat dengan tenang!"

*********

Bulan April seharusnya menjadi bulan yang memiliki cuaca cerah dan indah. Namun hujan turun terus menerus. Hujan mengguyur kota dan menyelimutinya dengan suasana dingin yang menusuk kulit.

Amanda Santika terbangun dalam keadaan pandangan yang kabur. Saat dia perlahan membuka matanya, dia merasakan ada sesuatu yang tidak beres dan dirinya merasa kebingungan.

“Apa yang sedang terjadi?” tanya Amanda Santika sambil memijat kepalanya karena pusing.

Amanda Santika menjadi bingung dengan kondisi disekitarnya. Begitu Amanda Santika sadar kembali, kemarahan dan rasa malunya kembali muncul.

"Kamu sudah bangun dari tidur lelapmu? Kamu sangat cantik untuk seorang wanita perawan."

Pada saat itu, suara laki-laki terdengar di telinganya. Hati Amanda Santika tersentak mendengar suara itu.

“Suara ini,” gumam Amanda Santika dengan kebingungan dan ini adalah sesuatu yang tidak akan pernah dia lupakan seumur hidupnya.

“Bagaimana ini mungkin? Apakah aku?” kata Amanda Santika dengan kebingungan.

Amanda Santika sangat bingung dengan kondisi ini lalu dengan rasa amarah membakar dirinya dan berkata, “Apakah pria itu menculikku? Apakah dia mengetahui tenang anakku Raka? Bukankah Raka sudah wafat? Akankah dia akan membalas dendam padaku?”

Segala pertanyaan itu menghantam jiwa Amanda Santika seperti sebuah tamparan keras di hidupnya. Kematian Raka telah menguras semua emosinya dan dia kehilangan semangat untuk menjalani hidup ini.

"Ada apa?" tanya pria itu bertanya dengan penuh perhatian hingga memiringkan kepalanya. Dalam ruangan yang minim pencahayaan, senyuman jahat muncul di wajah pria tampan itu. Ini adalah pertama kalinya dia memedulikan seseorang dalam hidupnya.

Kehancuran di hatinya telah menelan Amanda Santika yang saat ini sedang kebingungan, dan dia hanya bisa menyerah pada mati rasa. Karena dia sudah kehilangan semangat untuk hidup, dia membiarkan pria itu melakukan apa pun yang dia ingin lakukan.

*********

Langit cerah dan sinar matahari di pagi hari menyinari menembus jendela. Di tempat tidur berukuran besar, sebuah lengan kurus cantik terlihat di luar selimut. Rambut hitam pekat dan halus yang mengalir menutupi wajah pemilik lengan itu.

Akhirnya, dengusan lembut terdengar dari bawah selimut. Lalu wajah yang sebelumnya tertutup rambut perlahan muncul.

Wajahnya tirus kecil dengan tekstur halus dan kulit putih. Bagian yang paling menarik perhatian adalah mata indah yang tersembunyi di bawah bulu mata tebal yang menyebar. Seperti keindahan alam semesta dapat ditemukan di dalam mata itu.

Amanda Santika mengangkat tangannya untuk menghalangi cahaya matahari yang menyilaukan matanya masuk menembus jendela kamarnya. Matanya dipenuhi rasa kebingungan dengan kondisinya saat ini.

Karena sudah terbiasa dengan kegiatan sehari-harinya, dia menoleh untuk melihat ke meja samping tempat tidur untuk memeriksanya. Namun, ketika pandangannya tertuju pada pernak-pernik mahal dan dekorasi mewah di lemari samping tempat tidur, pikirannya tiba-tiba menjadi jernih.

“Tempat apa ini? Aku sedang ada di mana ini?” tanya Amanda Santika di dalam hatinya. Lalu pikiran lain muncul memikirkan anaknya, “Raka!”

"Raka!" teriak Amanda Santika menarik kembali selimutnya dan melompat dari tempat tidur.

Saat Amanda Santika mencoba mencubit perutnya dan tubuh bagian bawahnya meringis kesakitan lalu berkata, “Itu bukan mimpi!”

Matanya tiba-tiba membelalak tak percaya dengan kondisi saat ini. Amanda Santika bergumam, "Pria itu akan kembali? Pasti karena dia mengetahui tentang anakku Raka."

Pikiran Amanda Santika kacau, tapi dia yakin akan satu hal, pria itu datang mencari Raka.

“Tidak! aku tidak bisa membiarkan dia mengganggu anakku Raka!” gumam Amanda Santika tidak akan membiarkan pria itu mengganggu anaknya Raka. Pikiran itu membuatnya marah dan panik sekaligus takut.

Amanda Santika memegang ponselnya, dan menatap layar ponselnya dengan mebelalakkan matanya karena tidak percaya dengan apa yang dia lihat.

Amanda Santika melihat sekeliling ruangan dengan tatapan gelisah. Dia merasa sudah akrab menetap di sini lalu berkata, “Mengapa rasanya aku pernah ke sini sebelumnya?”

Bersambung...

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Benih Dari Kebencianmu
8.2
Lima tahun berlalu, namun kematian tragis Anya menyisakan dendam mendalam bagi Rizky. Kembalinya Lia, sepupu Anya yang selamat dari tragedi itu, memicu murka Rizky yang menganggapnya sebagai biang keladi penderitaan mereka. Di satu malam kelam, kemarahan Rizky tak terbendung hingga merenggut masa depan Lia. Kini, di tengah kebencian orang-orang sekitar, Lia harus bertahan dan memikul beban luka yang teramat berat.
Sampul Novel Cinta Tak Terbalas
7.9
Demi membiayai pengobatan sang adik, Raisa Putri rela menikah dengan Rangga yang sedang terbaring koma. Dua tahun merawat sang suami dengan tulus membuat Raisa jatuh hati. Namun, saat terbangun, Rangga justru belum bisa melupakan Aulia, mantan kekasihnya. Ia bahkan hanya menganggap Raisa tak lebih dari seorang pelayan. Sadar cintanya bertepuk sebelah tangan, Raisa pun memilih mundur dan meminta cerai. Akankah Rangga akhirnya menyadari arti kehilangan?
Sampul Novel Ketika Istri Sah Hanya Dijadikan Pengasuh Anakmu
8.4
Pasca dirundung duka selama dua tahun, Reno Adiprana memutuskan pindah tugas ke Yogyakarta demi memulihkan diri. Ia tinggal di kediaman Bude Ratna yang asri di lereng Merapi. Di sana, Reno tak sengaja berjumpa dengan Mira Pradipta, seorang sarjana gizi yang tulus berdagang bubur demi mengurus sang ayah yang mengidap demensia. Pertemuan rutin tersebut perlahan mendekatkan dua hati yang sama-sama terluka, memicu getaran cinta, dan mendefinisikan ulang arti kebahagiaan sejati.
Sampul Novel MENGEJAR CINTA ANAK KYAI
9.8
Andre, putra konglomerat yang putus asa akibat paksaan nikah orang tuanya, batal mengakhiri hidup setelah diselamatkan oleh Amira, seorang anak kyai. Peristiwa itu mendorong Andre untuk hijrah dan memperdalam agama demi memikat hati Amira. Sayangnya, impiannya runtuh seketika saat melihat Amira bertunangan dengan Adam. Andre kini dihadapkan pada pilihan sulit: bangkit berjuang mendapatkan cintanya atau menyerah dan kembali terpuruk dalam depresi.
Sampul Novel Pahitnya Pengkhianatan
9.6
Fina, perias berbakat yang mandiri sejak muda, mendadak diminta Ibu Valeria untuk menikahi cucunya. Walau ragu, Fina menerima pinangan itu. Ternyata, calon suaminya adalah Radion, pria tampan berhati dingin akibat trauma masa lalu. Radion bersedia menjadikan Fina kandidat ke-25 hanya demi umur dan wasiat sang nenek. Tanpa cinta, sanggupkah pernikahan formal ini menyatukan dua jiwa yang terluka?
Sampul Novel Terjebak dengan sang CEO
8.6
Akibat jebakan sang mantan, seorang wanita terpaksa melewati malam bersama pria asing. Sebagai bentuk balas dendam, ia berani menikahi lelaki misterius tersebut demi memanfaatkan status barunya di tengah badai skandal sang suami. Walau terus dikhianati, ia mencoba bertahan sebelum akhirnya menyerah dan pergi. Bertahun-tahun berlalu, takdir mempertemukan mereka kembali. Ia pun heran mengapa sang CEO masih terus mengejar dan mengusik kehidupannya.