APKDock Logo
Bab
Bagikan
Sampul Novel Pesona Kemolekan Istri Sahabatku

Pesona Kemolekan Istri Sahabatku

Novel romantis modern Pesona Kemolekan Istri Sahabatku mengisahkan ketegangan rahasia di balik punggung kuda. Saat sang sahabat asyik bermain kartu di rumah yang tak jauh dari sana, sang protagonis justru menikmati momen mendebarkan bersama istri sahabatnya yang menawan. Di atas kuda yang berguncang, ia mendekap pinggang wanita tersebut di bawah embusan angin. Hubungan terlarang yang terjadi tepat di depan mata sang suami ini menghadirkan konflik batin dan romansa yang penuh risiko.
Bab
Bagikan

Bab 2

"Puff ...!"

Kuda besar berwarna cokelat kemerahan itu mendengus keras, berjalan mondar-mandir.

"Ah! Mas Ridwan! Pegang aku!" Teriakan Kasih membuatku berhenti menikmati bayangan tadi.

Benar juga, si cantik ada tepat di depan mata, bagaimana mungkin aku tidak bertindak?

"Jangan takut! Aku pegangi kudanya. Ayo, aku ajak keliling sebentar." Sambil berbicara, aku menuntun kuda menyusuri jalur kuda. Kuda itu mengais tanah dengan tapalnya. Tubuhnya berguncang-guncang, lalu mulai berlari kecil.

"Ah .... Mas Ridwan, aku takut!"

"Jangan takut, aku ajarin!"

Tanganku memegang tali kekang, kaki kiriku menginjak sanggurdi belakang. Aku mengentakkan badan dan meloncat naik ke punggung kuda, duduk tepat di belakang Kasih.

Pelana yang dipakai adalah pelana ganda untuk orang tua dan anak, jadi tidak sebesar pelana ganda standar. Begitu aku naik, tubuhku langsung menempel rapat di punggung Kasih.

Kehangatan tubuh Kasih dan aroma harum yang menggoda langsung terasa. Terutama pantat Kasih yang berdaging, menempel erat di bagian depanku, hangat dan kenyal ....

Nikmat!

Kasih sepertinya belum sempat bereaksi. Tubuhnya kaku, tidak berani bersandar ke belakang ke tubuhku, tetapi juga tidak tahu harus bagaimana.

"Kasih, aku ajarin kamu. Pegang tali kekangnya!"

Kedua tanganku melingkari tubuh Kasih, menyerahkan tali kekang ke tangannya, lalu aku menggenggam tangannya dan menariknya ke bawah dengan kuat.

Kuda itu seakan-akan mendapat perintah, langsung berlari kencang dengan penuh semangat.

"Kasih, seru nggak?" Angin menderu. Aku mendekat ke telinga Kasih dan berteriak.

"Ya! Mas Ridwan, karena ada kamu, rasanya nggak terlalu takut. Naik kuda benar-benar seru!"

Saat itu, Kasih fokus ke depan dan pada sensasi pertama kali naik kuda, sama sekali tidak menyadari bahwa bagian bawah tubuh kami sudah menempel erat satu sama lain.

Memeluk wanita idamanku yang selalu aku pikirkan siang malam, dengan posisi tubuh yang begitu dekat, gesekan depan dan belakang membuat sesuatu di bawah tubuhku perlahan mengeras.

Kasih sepertinya juga merasakan sesuatu. Bagian belakang telinganya perlahan memerah, tubuhnya yang bersandar padaku pun melunak. Aku jelas bisa merasakan napasnya menjadi lebih cepat, tetapi dia tidak menunjukkan tanda-tanda tidak senang, juga tidak berniat menjauh dariku.

Ada peluang. Sepertinya tubuh wanita muda ini memang sangat sensitif!

Setelah berkuda beberapa saat, tubuh Kasih mulai bergerak.

"Mas Ridwan ... rokku sepertinya ketindih, rasanya nggak nyaman."

"Oh, angkat pantatmu sedikit."

Belum sempat Kasih menjawab, kedua tanganku sudah menopang pantatnya yang lembut dan kenyal, lalu menarik keluar ujung roknya yang terjepit.

"Gimana? Sudah lebih enak?"

Embusan napasku semakin panas. Satu tanganku memeluk pinggang ramping Kasih.

"Hmm ... cuma rasanya ada sesuatu yang mengganjal ...."

Suara Kasih jelas merendah dan kalimat itu terdengar punya makna lain. Dia sudah menikah, tentu tahu apa itu. Kalau dia menolak, dia pasti langsung minta turun dari kuda. Jadi, apa maksud ucapannya itu?

Jantungku berdebar kencang! Ini kode untukku?

"Aku mengerti!"

Saat ini, pikiranku sudah tidak punya keraguan sedikit pun. Satu tanganku memeluk pinggang Kasih, tangan lainnya menyentuh pahanya.

Bibirku langsung menempel padanya, sementara lidahku membuka gigi yang terkatup, menarik lidah wanita itu, dan mengisapnya dengan lembut. Satu tanganku menyusuri punggung dan pinggangnya ke bawah, menyelip ke dalam pinggang celana dalamnya. Setelah masuk perlahan, dua jariku pun mengusap-usap bagian atas belahan pantatnya.

Tubuh hangat dan lembut dalam pelukan, adik manis di bawah tubuhku semakin membesar.

Kasih pun merasakan perubahan tubuhku. Setelah lama, bibir kami terpisah. Dia terengah-engah, membenamkan wajah ke dadaku, menggesek-gesekkan tubuhnya dengan lembut.

"Ah! Mas Ridwan! Nggak bisa ...."

Meskipun mulutnya berkata tidak bisa, tangan yang menahanku sama sekali tidak bertenaga.

Tubuh Kasih lemas, napasnya kacau. Kepalanya mendongak tinggi, lidah merah mudanya menjilat bibirnya.

Melihat waktunya sudah tepat, kedua tanganku memegang pinggang Kasih, lalu mengangkat tubuhnya dengan kuat dan memutarnya agar duduk menghadapku.

Setelah itu, jariku menekan tepi celana dalam Kasih. Sambil menyentuh celahnya, aku menarik celana dalam itu agar terbuka ....

Lanjut Nonton!
Ceritanya makin seru! Buka Aplikasi untuk lanjut membaca
Buka Semua Episode
Cari "B97581" di goodnovel para membaca buku selengkapnya.
Salin kode dan cari di aplikasi Goodnovel untuk melanjutkan membaca.
B97581
Salin

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Dua Takdir, Satu Malam
9.7
Tepat sebelum hari pernikahannya, Damar terbangun di sebelah sekretarisnya, Kyra. Menuduh Kyra menjebaknya, Damar yang murka segera memecatnya dan merusak nama baiknya. Hidup Kyra seketika hancur tanpa rumah dan biaya untuk mengobati sang ibu. Di tengah kemalangan ini, ia mendapati dirinya mengandung. Berbulan-bulan berlalu, takdir mempertemukan mereka lagi saat Kyra berjuang sendiri. Kebenaran di balik malam itu pun mulai tersingkap.
Sampul Novel Misteri Obat Dalam Minumanku
8.7
Pernikahan kami hanyalah kesepakatan tertulis tanpa rasa, karena kami telah memiliki pasangan masing-masing. Namun, batas profesional itu runtuh seketika saat seseorang dengan sengaja menaruh obat ke dalam gelasku. Akibat kejadian itu, aku kehilangan kendali diri hingga segalanya menjadi kacau. Siapa sebenarnya dalang di balik aksi sabotase ini? Kini, kelanjutan hubungan kontrak kami berada di ujung tanduk setelah malam tak terduga itu terjadi.
Sampul Novel  Pernikahan Kontrak Sang Pendendam
9.2
Keira hancur saat Adnan, tunangannya, menghamili wanita lain menjelang pernikahan mereka. Kesetiaan Keira menjaga kesucian justru dibalas pengkhianatan pahit. Didorong rasa sakit hati, ia nekat melakukan pernikahan kontrak dengan Dion untuk membalas dendam. Demi melupakan masa lalunya, Keira mencoba bersikap agresif untuk menyerahkan kesucian kepada suami barunya. Namun, Dion menyambutnya dengan dingin dan tak acuh. Mampukah pelarian ekstrem ini menyembuhkan luka batin Keira?
Sampul Novel Suamiku Selingkuh Di Kala Aku Mengandung
9.3
Memasuki usia kandungan sembilan bulan, kehidupan rumah tangga sang protagonis diuji oleh kedatangan Stella, wanita idaman suaminya. Stella tiba-tiba menumpang tinggal di rumah mereka dengan alasan tertentu. Setiap kali berpapasan, Stella selalu berakting seolah tertekan dan tersiksa oleh masa lalu. Bukannya melindungi sang istri yang hamil tua, sang suami malah menuduhnya sengaja memamerkan perut buncitnya demi menyakiti perasaan Stella. Konflik rumah tangga yang penuh misteri dan pengkhianatan ini pun dimulai.
Sampul Novel Suamiku yang Membagi Tagihan
9.2
Lima tahun berumah tangga, Isaac Saunders selalu perhitungan dalam membagi tagihan sekecil apa pun. Puncaknya, ia tega meminta jaminan dan bunga lima persen saat adikku kritis di rumah sakit. Isaac tak pernah menyadari bahwa rumah yang dijaminkannya adalah milikku, dan investasinya berhasil berkat andil ayahku. Karena ia sangat memuja uang, aku siap membalas perbuatannya dan membuat pria egois ini kehilangan seluruh hartanya.
Sampul Novel Wanita Berselimut Dendam
9.8
Karir Alenta Serafine hancur saat hamil karena Rafael enggan bertanggung jawab. Berharap pada bantuan Richard, ayah Rafael, ia justru dikhianati, dipaksa aborsi, dan dibuang ke laut hingga nyaris tewas. Beruntung, Alden Sanders menyelamatkannya. Kini, Alenta bangkit memakai identitas baru, Kimmy Ara. Didorong kemarahan besar, ia memulai misi membalas dendam demi menghancurkan dinasti keluarga Herenson yang kejam. Mampukah ia meruntuhkan kekuasaan mereka?