APKDock Logo
Bab
Bagikan
Sampul Novel Pesona Janda Anak Satu

Pesona Janda Anak Satu

Diusir dan diceraikan suami usai melahirkan anak laki-laki membuat hidup Laila hancur. Tragisnya, sang putra juga tak diakui keluarga suaminya meski berstatus pewaris. Tiga tahun berlalu, Laila bertransformasi menjadi wanita mandiri yang enggan membuka hati untuk cinta baru. Namun, keteguhannya goyah saat Malik, mantan kekasihnya, datang kembali demi mendapatkan cintanya. Akankah Laila menerima Malik atau tetap memilih hidup sendiri?
Bab
Bagikan

Bab 2

"Bang! Aku mohon, jangan usir aku dan anak kita. Apa yang akan aku katakan pada Ayahku!" mohon Laila, ia berharap sang suami masih memiliki rasa perduli, minimal pada anaknya.

"Itu bukan urusanku! Memang kamu tidak bilang pada Ayahmu, saat kita baru selesai melangsungkan akad nikah? Aku bilang, kamu harus bisa melahirkan keturunan untuk keluargaku dengan jenis kelamin perempuan. Jika kamu tidak cerita, itu deritamu! Aku tidak perduli! Yang jelas, jika tidak sesuai harapan, maka kamu harus angkat kaki dari rumahku!" ungkapnya enteng, seakan ia tetap pada pendiriannya.

"Tega kamu Bang! Jika aku tahu isi dari kertas itu mengharuskan aku melahirkan anak dengan jenis kelamin perempuan, mungkin aku tidak akan menerima pinanganmu!" balas Laila murka.

"Itulah bodohnya kamu! Dasar Gadis desa! Salah aku memilihmu menjadi Istriku. Aku kira kamu berbeda dari Gadis desa lainnya, dan akan melahirkan anak yang aku inginkan. Tapi kenyataannya sama saja! Tidak berguna sama sekali," cibir Zidan seraya menatap sebelah mata pada Laila.

"Keterlaluan kamu Bang!" jerit Laila menatap nyalang suaminya.

Entah bagaimana awal perjanjian itu dibuat. Tiba-tiba saja malam hari selepas acara pernikahannya. Laila diminta menandatangani sebuah surat perjanjian. Dalam isi surat itu, jika kelak dirinya hamil, maka harus melahirkan anak perempuan. Jika tidak, ia harus siap diusir dan diceraikan oleh Zidan.

Terdengar gila memang, namun itulah adanya. Di saat orang-orang ingin memiliki keturunan laki-laki, sebagai penerus atau pewaris harta milik orang tuanya. Berbeda dengan Zidan, ia justru mengharuskan Laila melahirkan anak berjenis kelamin perempuan.

Laila tak pernah tahu alasannya apa, karena Zidan tak pernah mau memberitahu alasan itu. Tulisan itu hanya sebuah kalimat memintanya melahirkan anak perempuan. Itu saja.

"Sudah cepat! Kemasi barang-barangmu! Dan pergi dari rumahku! Setelah kamu pergi, aku akan mengurus perceraian kita!" ucap lelaki yang memiliki paras tampan itu dengan arogan.

"Tapi Bang ..."

"Tidak ada tapi! Kamu harus pergi sekarang juga!" selahnya dengan tegas.

Aku ternganga dengan mata membulat sempurna kala mendengar kalimatnya yang terkahir.

"Tega kamu Bang padaku! Untuk apa aku kau nikahkan jika akan diperlakukan begini! Aku ini Istrimu! Aku kamu nikahi dengan baik! Begini caramu menghukumku hanya karena aku melahirkan anak laki-laki?" rintih Laila. Namun, tetap saja apapun yang ia ucapkan hanya dianggap angin lalu oleh Zidan dan keluarganya.

"Pak. Tolong saya," mohon Laila pada Fernando, laki-laki yang sedari tadi menyimak duduk di kursi roda. Ya, ia adalah ayah Zidan. Tapi, ia tak bergeming. Hanya duduk termenung dengan tatapan nanar ke arah perempuan yang tengah menggendong anaknya, ia tak menolong Laila sama sekali.

Di mana hati nurani keluarga ini. Begitu tega memperlakukan Laila bak sampah tak berharga, tak ada secuil rasa empati pada hati keluarga ini. Dengan terpaksa karena desakan Zidan dan keluarganya, Laila masuk kamar dan mengemasi pakaiannya.

Ia keluar membawa tas besar di tangan kirinya, sedangkan tangan kanannya, masih setia menggendong anak yang baru saja ia lahiran beberapa jam yang lalu.

"Oeek, oeeek." Tangisannya seakan tak membuat hati mereka terketuk. Bayi malang itu hanya bisa menangis di gendongan ibunya.

"Pak ..." Sekali lagi Laila memanggil ayah mertuanya, berharap ia menolongnya. Namun, Fernando hanya menatapnya sejenak, lalu kembali menunduk. Hanya dia orang yang paling mencintai dirinya setelah menjadi istri Zidan. Tak kali ini, seakan bungkam, tak ada jawaban apapun dari bibirnya, Laila yang sadar semua hanya sia-sia, tak lagi berharap.

Ia mulai berjalan meninggalkan rumah besar itu dengan kesedihan mendalam, ia sadar dirinya tidak bisa berbuat apa-apa dengan keadaannya yang sekarang. Namun baru melangkah, tiba-tiba saja ...

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Aku Bukan Sampah
8.1
Trauma akibat pelecehan seksual membuat Berlian tumbuh menjadi gadis tomboi yang pemberontak. Merasa dirinya kotor dan tidak lagi berharga, ia memilih menutup rapat hatinya dari semua laki-laki karena yakin tak akan ada cinta yang tulus untuknya. Namun, takdir mempertemukannya dengan seorang miliarder kaya. Akankah kehadiran pria ini mampu memulihkan luka masa lalu Berlian yang begitu kelam, atau justru mendatangkan kepedihan baru yang jauh lebih menyiksa?
Sampul Novel Kehidupanku yang Cemerlang Setelah Perceraian
8.7
Becky didepak Rory Arsenio setelah tiga tahun pernikahan hambar akibat fitnah keguguran Berline. Menolak mengemis maaf, Becky mantap bercerai. Keluarga Arsenio gempar saat menyadari Becky sebenarnya pewaris kaya, bukan pemburu harta. Rory yang telanjur terpikat kini berbalik mengejar mantan istrinya. Namun, Becky telah bertransformasi menjadi wanita mandiri yang sulit didekati. Akankah hati Becky melunak pada penyesalan Rory, atau ia akan berpaling ke pria lain?
Sampul Novel Messy LOSY
9.3
Dilara terjebak dalam hubungan toksik bersama Keenan, pria munafik yang tega menyiksanya secara fisik dan mental. Meski dikhianati dan diselingkuhi, ia sempat bertahan sebelum akhirnya lelah dan memutuskan pergi. Namun, Keenan menolak melepaskannya dan terus mengekang Dilara agar tidak bisa menjauh. Di tengah penderitaan yang menghancurkan impian indahnya tentang cinta, sanggupkah Dilara mengumpulkan kekuatan untuk melawan rasa sakit dan merebut kembali kebahagiaan sejatinya?
Sampul Novel Nabrak Jodoh
9.8
Kehancuran menerpa Radit ketika perselingkuhan sang istri terbongkar di hari pernikahan mereka. Di tengah badai emosi, ia tidak sengaja menabrak seorang wanita hamil dan segera melarikannya ke rumah sakit. Situasi kian membingungkan saat pihak medis memintanya menjemput bayi yang disebut-sebut sebagai darah dagingnya sendiri. Baru saja bercerai tanpa memiliki anak, Radit kini terjebak dalam misteri besar tentang siapa sebenarnya sosok ibu dan bayi misterius tersebut.
Sampul Novel Pengasuh tuan muda lumpuh dan buta
8.3
Elang Rahardian harus kehilangan penglihatan dan kakinya akibat kecelakaan tragis yang didalangi musuhnya. Di tempat lain, Hafsa Aulia menderita karena dipaksa bekerja oleh ayah pemabuk serta keluarga tirinya yang kejam. Demi bertahan hidup, Hafsa menerima pekerjaan sebagai pengasuh. Ia tak menyangka akan merawat Elang, pria kaya raya yang kini berubah menjadi sangat dingin dan kasar. Akankah gadis muda ini sanggup menghadapi kemarahan Elang, atau justru memilih untuk menyerah?
Sampul Novel Pesona Paman Mesum
9.1
Gwen harus menghadapi obsesi Crow, pangeran kedua keluarga Jarfis yang sombong dan suka mempermainkan perempuan. Walau Gwen menolak dan melabelinya pria mesum, Crow berkeras bahwa ayah Gwen telah menjanjikan putrinya untuk dinikahi. Di balik paras tampan sang calon pewaris, ada dominasi kuat yang membuat Gwen terdesak. Saat Crow memojokkannya, Gwen terus melawan demi harga diri, meski sulit lolos dari jeratan takdir paksa ini.