APKDock Logo
Bab
Bagikan
Sampul Novel Pertunangan Berdarah

Pertunangan Berdarah

Sebuah unggahan konsultasi yang viral di media sosial menarik perhatianku. Di sana, seorang netizen mengaku mengidap HIV namun sengaja merahasiakan kondisi medis tersebut dari tunangannya. Didorong rasa penasaran, aku mulai menelusuri detail demi detail dalam kisah yang memicu kemarahan publik itu. Namun, kecurigaan berubah menjadi kengerian saat aku menyadari bahwa sosok pacar yang sedang dijebak dalam rencana pernikahan mematikan tersebut memiliki kemiripan mutlak dengan diriku sendiri.
Bab
Bagikan

Bab 2

"Memangnya kenapa dengan pemeriksaan?" Aku juga bingung, tidak tahu kenapa wajahnya tiba-tiba berubah. "Banyak orang yang melakukan pemeriksaan kesehatan sebelum menikah, bukan?"

"Itu karena mereka yang tidak menjaga diri, kita nggak perlu!" kata Charlie. "Lagi pula, untuk pendaftaran pernikahan sekarang, nggak diperlukan pemeriksaan kesehatan, buat apa membuang waktu?"

"Apa maksudmu dengan buang-buang waktu? Ini juga untuk kesehatan kita masing-masing ...."

Aku masih ingin meyakinkannya, tetapi belum sempat aku berbicara, suara dering ponsel Charlie sudah memotong.

Dia mengambil ponselnya di meja dan membacanya. "Temanku mengirim pesan, katanya ada urusan mendesak yang harus aku urus, jadi aku antar kamu pulang saja dulu!"

Dia berkata sambil berdiri.

Melihatnya yang begitu terburu-buru, aku memutuskan untuk menahan apa yang ingin aku katakan.

"Nggak perlu, aku bisa pulang sendiri," kataku. "Kamu pergi saja."

"Kalau begitu, aku pergi dulu, ya."

Dia segera pergi dengan terburu-buru.

Aku melihat punggungnya, merasakan kecanggungan yang sulit dijelaskan.

Mengapa aku merasa dia sengaja menghindar?

Setelah sampai di rumah, aku mengirim pesan untuk memberitahunya bahwa aku baik-baik saja, tetapi dia tidak kunjung membalas.

Hingga malam tiba, dia baru meneleponku.

"Aku baru saja melihat pesanmu. Ada sedikit masalah dengan temanku, jadi aku baru saja sampai di rumah."

"Ada masalah apa?" Aku bertanya dengan khawatir.

"Ya, itu mantan pacarnya yang dulu. Mereka hampir menikah, tapi tiba-tiba pacarnya meminta mahar 200 juta dan tiga cincin berlian. Temanku dari keluarga sederhana, jadi dia nggak mampu membayar itu. Akhirnya, mereka putus, dan sekarang wanita itu menyesal. Dia kembali mencari temanku, bahkan mengancam akan bunuh diri di depan pintu rumahnya!"

Charlie terdiam sejenak, lalu bertanya, "Yuna, keluargamu nggak akan meminta mahar sebanyak itu, 'kan?"

Aku mengerutkan dahi.

Sebenarnya, menanyakan mahar itu tidak masalah, tetapi setelah dia menjelaskan panjang lebar, aku merasa seolah-olah dia sedang membuat alasan, dan itu membuat aku sedikit tidak nyaman.

Namun, aku tetap menjawabnya, "Ibuku bilang maharnya harus 88 juta, karena itu angka baik."

"Delapan puluh delapan juta?" Suara Charlie jelas berubah.

"Kenapa, masih terlalu besar?"

"Bukan begitu, untuk menikahimu, jangankan 88 juta, bahkan 880 juta pun nggak masalah!" Charlie berkata manis, membuatku sedikit merasa tenang.

Namun, dia segera ragu lagi. "Hanya saja, karena baru selesai pandemi, usaha keluargaku nggak sebaik dulu, ditambah kita harus membeli rumah untuk pernikahan, pasti akan menghabiskan banyak uang. Jadi, 880 juta itu memang agak berat ...."

"Aku mengerti," kataku.

Aku bukan orang yang tidak pengertian. Dia sudah memikirkan untuk membeli rumah untuk pernikahan kita nanti, jadi aku tidak bisa bersikap tidak peduli.

Aku langsung berkata jujur, "Mahar itu hanya formalitas. Kata ibuku, saat menikah nanti, dia akan memberikan sedikit tambahan uang dan itu semua akan dibawa sekaligus bersama uang mahar."

"Benarkah?" Charlie langsung senang. "Aku tahu, kamu dan orang tuamu orang yang pengertian! Tenang saja, aku pasti akan menyiapkan mahar 88 juta itu! Oh ya, apa kamu sudah memberi tahu orang tuamu tentang pertemuan keluarga kita?"

Ketika membicarakan ini, aku jadi teringat pada sikapnya yang aneh siang tadi.

Aku mencoba bertanya, "Bagaimana dengan pemeriksaan kesehatan itu?"

Di ujung telepon, tiba-tiba suasana menjadi hening.

Setelah beberapa saat, aku mendengar suara Charlie menjadi dingin, "Yuna, apa kamu meragukan aku?"

Aku terkejut, "Aku nggak ...."

"Kalau nggak, kenapa kamu mau aku melakukan pemeriksaan?" Charlie tampak marah. "Apa kamu khawatir aku terinfeksi penyakit, curiga kalau aku selingkuh? Aku nggak menyangka, setelah enam bulan bersama, kamu masih berpikir seperti itu! Sangat mengecewakan!"

"Bukan begitu!" Aku panik dan langsung duduk dari tempat tidur. "Aku nggak berpikir begitu!"

Aku menarik napas dalam-dalam dan menjelaskan. "Aku bukan meragukanmu, aku hanya mempertimbangkan masa depan. Kamu tahu, setelah kita menikah, pasti kita ingin punya anak. Kalau ada masalah kesehatan yang nggak kita ketahui, itu nggak adil untuk kita dan anak kita kelak!"

Suasana menjadi hening selama beberapa detik.

Kemudian, suara Charlie menjadi lebih lembut. "Oh, jadi begitu. Tapi kamu nggak perlu khawatir, apa pun masalahmu, aku nggak akan meninggalkanmu. Jadi jangan berpikir yang aneh-aneh."

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Arwah Istri Sah
9.1
Demi membalas penderitaan selingkuhannya yang sempat terjebak di dalam mobil, seorang suami miliarder tega menghukum istri sahnya dengan sangat kejam. Tanpa memedulikan jeritan dan penjelasan sang istri, ia mengurungnya di dalam peti kayu yang dipaku rapat. Ditinggal berlibur selama seminggu bersama wanita idaman lain, sang suami tidak pernah menduga bahwa hukuman sadis itu akan berakhir fatal. Saat peti akhirnya dibuka kembali, sang istri telah kehilangan nyawa dalam kondisi mengenaskan, meninggalkan jasad dingin yang penuh luka.
Sampul Novel Istri Untuk Tuan Alex
7.9
Demi melindungi kehormatan ibu angkatnya, Gadis rela menjadi pengantin pengganti. Namun, kesalahpahaman fatal membuat Alex sangat membenci dan memperlakukannya dengan buruk. Tidak tinggal diam, Gadis berani melawan kekejaman tersebut sambil terus menyembunyikan rahasia besar tentang identitas aslinya. Akankah Alex mampu membongkar misteri yang tersimpan rapat ini? Temukan kelanjutan kisah penuh ketegangan dan luapan emosi mereka selengkapnya di Bakisah.
Sampul Novel Jadi Kuyang
9.1
Demi paras menawan dan awet muda, Mayang memilih jalan pintas yang justru menjerumuskannya ke dalam kegelapan. Tanpa ia sadari, obsesi tersebut merupakan jebakan licik dari suaminya sendiri, Edi. Di balik janji kecantikan abadi, Edi menyimpan rencana terselubung untuk mengubah Mayang menjadi Kuyang, sosok mistis yang mengerikan. Kini, nyawa Mayang terancam akibat terjebak dalam transformasi mengerikan tersebut.
Sampul Novel Kematian Berujung Perceraian
9.3
Setelah memohon 99 kali, Rizald Pratama akhirnya setuju membawa putri mereka berkemah di gunung saat hari ulang tahunnya. Namun esok harinya, sang ibu justru menemukan putrinya tewas di kaki gunung sambil memeluk foto keluarga. Di tengah kedukaan, Rizald malah mengunggah foto mesra bersama teman masa kecilnya dan seorang anak lain di media sosial. Ironisnya, potret menyakitkan yang memperlihatkan tangan kecil korban tersebut diambil oleh mendiang putrinya sendiri sebelum meninggal.
Sampul Novel Rumah Atmaja
9.1
Bagas Surya Atmaja pulang dari Kalimantan untuk membangkitkan bisnis keluarganya yang nyaris bangkrut. Namun, kehadirannya bersama Nawang, sang istri, justru memicu konflik hebat. Penolakan dari keluarga besar, kebencian mendalam eyang putri, hingga kemunculan sang mantan, Seruni, membuat posisi Bagas kian tersudut. Di tengah ketegangan tersebut, teror mistis yang mengancam nyawa mulai menghantui Rumah Atmaja. Mampukah Bagas membongkar misteri kelam ini demi menyelamatkan hidupnya?
Sampul Novel Wanita Pemuas Nafsu di Ranjang
8.9
Pascapernikahan dengan Alfons, hidup Ayu kini bergelimang kemewahan dan kebahagiaan. Sifatnya yang melanjutkan kisah Budak Nafsu ini sayangnya harus terusik oleh bayang masa lalu. Maharatih dan Ghofar tiada hentinya mengirimkan teror demi merusak ketenteraman mereka. Keadaan kian mencekam saat Ghofar beralih membidik Alya, anak sulung Ayu. Di tengah misteri yang menyelimuti, Ayu pun harus berjuang keras melindungi keluarganya dari ancaman dendam yang tiada akhir.