APKDock Logo
Bab
Bagikan
Sampul Novel Perpisahan yang Kutandatangani

Perpisahan yang Kutandatangani

Setelah sebelas tahun bersama Petro, Yasmin mendapati suaminya berselingkuh selama tiga tahun dengan gadis yang lebih muda dan memiliki kemiripan wajah hingga enam puluh persen dengannya. Penderitaan Yasmin memuncak ketika putranya, Haris, menyodorkan surat pemutusan hubungan dan menuduhnya merusak kebahagiaan keluarga. Dengan hati yang hancur, Yasmin akhirnya menandatangani kesepakatan cerai dan memutuskan untuk memutus semua ikatan dengan suami serta anaknya.
Bab
Bagikan

Bab 3

Petro pergi dari rumah dan tinggal di kantor selama beberapa hari.

Setiap malam pukul sepuluh, dia mengirim pesan singkat padanya.

[Sibuk.]

[Jaga diri baik-baik dan jaga Haris juga.]

Yasmin tidak lagi menanyakan seperti biasa tentang apa yang sedang dia lakukan. Tanpa bertanya pun, dia sudah tahu. Kalau Petro tidak pulang, Yasmin sibuk dengan pekerjaan sendiri.

Kebetulan hari ulang tahun Haris tiba. Biasanya di hari seperti ini, mereka bertiga akan duduk bersama, menikmati kue buatan tangan Yasmin, dan merayakan ulang tahun Haris dengan sederhana tapi bahagia.

Tapi, kali ini Yasmin dan Haris menunggu sampai pukul sepuluh malam dan Petro belum juga pulang.

Haris memandang Yasmin dengan nada kesal.

"Ayah belum pulang juga? Coba telepon lagi deh, kuenya hampir meleleh."

Yasmin mengangkat ponselnya dan menelepon Petro untuk kelima kalinya malam itu.

Setelah berdering cukup lama, baru telepon itu diangkat. Belum sempat Yasmin bicara, Petro sudah lebih dulu menjawab.

"Yasmin, malam ini aku nggak pulang... aah!"

"Kamu temani Haris rayain ulang tahunnya, nanti aku bakal menebusnya setelah pulang. Sudah ya, nggak usah tungguin aku."

Suara Petro terdengar ganjil dan terputus-putus. Dia cepat-cepat mengakhiri panggilan, tidak memberi Yasmin waktu sedetik pun untuk bicara.

Begitu telepon ditutup, Haris langsung mendekat.

"Ayah pulang nggak?"

Begitu Yasmin menggeleng, wajah Haris langsung gelap. Dia membanting hadiah dari Yasmin dan berteriak dengan suara parau.

"Nggak berguna! Kamu nggak becus! Gara-gara kamu ayah jadi nggak mau pulang!"

"Yasmin, kamu sendiri nggak punya keluarga, nggak punya ayah ibu yang sayang sama kamu. Sekarang kamu bikin aku juga jadi nggak punya ayah! Kamu bikin aku jadi kayak kamu! Jijik sekali!"

Suara anak kecil yang seharusnya polos kini terdengar seperti jeritan iblis yang menancap ke telinga dan mengguncang kepala Yasmin, membuatnya pusing luar biasa.

Wajahnya langsung pucat. Dia menatap Haris dengan syok.

Sedangkan Haris sama sekali tidak merasa ada yang salah dengan kata-katanya. Dia terus menyerang.

"Kenapa aku punya ibu sepayah ini? Kenapa kamu harus jadi ibuku!"

"Ibu orang lain itu dokter, pengacara. Kamu nggak bisa apa-apa. Kerjaannya cuma urus anak-anak miskin dan kotor itu. Orang lain punya kakek nenek. Kamu bahkan nggak punya rumah! Bagaimana orang lain bisa hormati aku!"

Wajah Haris berubah bengis, dengan ekspresi yang sama sekali tidak cocok untuk anak-anak. Dia melemparkan hadiah dengan marah, lalu menghentakkan kaki dan lari ke kamar.

Terdengar suara keras saat pintu dibanting menutup.

Satu menit kemudian, dia kembali berlari keluar dengan wajah marah, lalu melemparkan selembar kertas ke tubuh Yasmin.

"Aku mau putus hubungan sama kamu! Aku nggak mau kenal ibu yang nggak berguna kayak kamu!"

Setelah berteriak, dia membalikkan badan, menghancurkan kue ulang tahun buatan Yasmin, lalu lari kembali ke kamar.

Yasmin berdiri terpaku di tempat, pandangannya kosong. Tapi, ketika matanya menangkap tulisan di atas kertas itu, hatinya langsung terasa remuk.

[Putus hubungan.]

[Saya, Haris, dengan sukarela memutuskan hubungan ibu dan anak dengan Yasmin untuk selamanya.]

Di bawah tulisan yang berantakan dan miring-miring itu, ada cap sidik jari merah, seolah berdarah.

Yasmin berdiri kaku. Dia menatap kertas itu dalam diam seperti tidak percaya. Dada terasa seperti dilindas kendaraan bolak-balik hingga mati rasa.

Samar-samar, dia masih bisa mendengar suara percakapan dari dalam kamar.

"Kak Yara, kamu kapan nikah sama ayah? Aku mau jadi pembawa bunga buat kalian."

"Ibu itu nggak berguna, makanya ayah nggak mau pulang. Tapi kalau kamu yang jadi ibu aku, ayah pasti bakal pulang. Aku sampai mimpi kamu jadi ibu aku tahu."

Aliran darah dalam tubuh Yasmin seperti melambat. Tubuhnya terasa dingin. Mungkin memang benar, keberadaannya membuat Haris jijik.

Status dirinya membuat Haris merasa malu. Pekerjaannya membuat anak itu enggan mengakuinya di depan orang lain. Dia bahkan tidak bisa mempertahankan figur ayah yang baik itu. Maka dari itu, Haris terus memanggil Yara dengan sebutan "kakak baik", sementara kepadanya, hanya ada kutukan.

Sebuah senyuman pahit terbit di wajah Yasmin.

Dengan langkah lunglai, dia kembali ke kamar. Dia mengambil kertas pemutusan hubungan itu, menandatangani namanya, lalu melipatnya dengan rapi dan memasukkannya ke dalam kantong hadiah.

Dia menaruhnya bersama tumpukan hadiah ulang tahun Haris.

Dia yakin, saat Haris membukanya nanti, dia pasti akan merasa senang dan puas.

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Harta, Tahta, Perjodohan
8.8
Demi ambisi orang tua, dua remaja SMA terjebak dalam rencana perjodohan paksa. Laluna Hasywa, gadis rupawan berpendirian kokoh, menolak keras karena meragukan ketulusan calon suaminya. Sebaliknya, Biru Al Arsakha, sang pewaris tampan Arsakha Company, sempat menolak sebelum akhirnya berbalik arah. Kini, Biru harus berjuang keras demi meluluhkan hati Laluna yang begitu keras. Akankah kegigihan sang pewaris mampu meruntuhkan benteng pertahanan gadis pilihannya?
Sampul Novel I`m Holding You
8.0
Masa lalu Bima menyimpan rahasia kelam. Hubungan satu malam yang tak disengaja membuat Levina hamil tanpa tahu siapa pelakunya. Bertahun-tahun berlalu, Levina mendatangi klinik Bima demi mengobati putri kecil mereka, Anetta, yang mengidap penyakit langka. Bima sangat terkejut mengetahui anak itu adalah darah dagingnya, padahal ia sendiri sudah menikah empat tahun tanpa keturunan. Kini, ia bimbang untuk mengakui dosanya demi kesembuhan Anetta dan nasib pernikahannya.
Sampul Novel Iparku Ayah Anakku
8.0
Bekerja jadi sekretaris Rama, sang kakak ipar, membawa Andini ke dalam prahara besar. Akibat insiden fatal saat Rama mabuk, kini Andini mengandung anaknya. Demi impian memiliki keturunan, Rama pun memohon agar Andini bersedia menjadi istri kedua. Andini terjebak dilema hebat, bimbang antara rasa bersalah pada kakaknya, Anjani, dan tuntutan keadaan. Akankah rahasia ini selamanya terkubur, atau justru pengkhianatan tidak sengaja ini akan menghancurkan kebahagiaan sang kakak?
Sampul Novel Jebakan Cinta Sang Miliarder (Amata: Beloved).
7.9
Kepulangan Hwanhee setelah tiga tahun justru berujung pada paksaan sang ayah untuk menikahi Ayda Hannah Elsworth demi ambisi keluarga. Di sisi lain, Hannah yang keras kepala curiga rahasianya dimanfaatkan sebagai alat kendali, sehingga ia menolak menjadi menantu boneka. Meski kewalahan menghadapi sikap Hannah yang rumit dan liar, kemandirian wanita itu perlahan memicu dinamika benci jadi cinta yang tak terduga di antara keduanya.
Sampul Novel Kau Milikku
9.4
Pertemuan pertama dengan Will Greyson langsung membuat Hanna muak karena sikap lancang miliarder angkuh tersebut. Kekesalan Hanna memuncak saat Will mendadak melamarnya hanya untuk dijadikan alat terapi pribadinya. Walau mendapatkan penolakan keras, pria sombong itu tidak tinggal diam. Hanna yang telanjur geram pun bertekad memberi pelajaran, sementara Will justru semakin tertantang untuk menaklukkan hati gadis yang berani menentangnya.
Sampul Novel Koleksi Kisah Nakal (21+)
9.2
Menyajikan dinamika hubungan modern, antologi romansa dewasa ini mengungkap berbagai rahasia tak terduga dalam setiap pertemuan. Pembaca akan diajak menelusuri liku gairah serta emosi mendalam lewat momen-momen intim yang penuh kejutan di tiap babak. Di sini, situasi biasa dapat berubah menjadi peristiwa menggoda yang sangat berkesan bagi para tokohnya. Kisah-kisah ini mengeksplorasi hasrat yang tak terbayangkan sebelumnya.