APKDock Logo
Bab
Bagikan
Sampul Novel Pernikahan yang Tak Pernah Tuntas

Pernikahan yang Tak Pernah Tuntas

Menjelang hari bahagia mereka, musibah menimpa Nando Soman yang menjadi korban pemukulan hingga kehilangan ingatannya. Rani yang panik segera mendedikasikan seluruh waktunya untuk membantu sang tunangan pulih dengan mengunjungi tempat-tempat bersejarah mereka. Namun, perjuangan tulus Rani hancur seketika saat ia tidak sengaja mendengar obrolan rahasia Nando dengan temannya di rumah sakit. Berbekal hasil pemeriksaan medis yang menyatakan kondisi Nando sebenarnya normal, Rani akhirnya menyadari bahwa amnesia tersebut hanyalah sandiwara licik untuk menunda pernikahan demi kebebasan Nando.
Bab
Bagikan

Bab 3

Setelah meninggalkan rumah itu, malamnya aku menginap di hotel.

Keesokan paginya, lewat bantuan agen properti, aku menyewa sebuah kamar kecil.

Kupikir, sejak saat itu aku dan Nando takkan punya hubungan lagi.

Tapi aku tak menyangka, aku hamil.

Pagi-pagi sekali setelah makan sedikit, aku langsung merasa mual dan tak bisa menahan muntah.

Saat memeriksakan diri ke rumah sakit, aku justru tak sengaja bertemu dengan Nando dan beberapa saudara-saudaranya.

Aku sebenarnya ingin segera menjauh.

Tapi langkahku malah terhenti begitu saja.

Mereka langsung mengepungku di lorong rumah sakit, menatapku dari ujung rambut sampai ujung kaki, penuh sindiran.

“Kamu pikir gadis kampung kayak kamu bisa masuk Keluarga Soman?”

“Dulu juga entah kamu pakai ilmu hitam atau apa, bisa-bisanya bikin Nando sampai ngotot mau putus hubungan sama keluarga cuma demi kamu. Tapi lihat sekarang, dia udah sadar!”

Salah satu dari mereka menunjuk kertas di tanganku, wajahnya berubah tajam.

“Itu apa? Kertas hasil USG kehamilan?”

Karena dulu Nando pernah bersitegang dengan keluarganya hanya demi bersamaku, mereka semua sejak awal memang sudah tidak menyukaiku.

Tanpa peringatan, mereka langsung merampas hasil pemeriksaanku, lalu tertawa mengejek.

“Rani, kamu ini nggak tahu malu ya? Nando aja udah nggak mau sama kamu, kamu malah nekat bikin hasil USG palsu buat pura-pura hamil?”

“Masih ngarep bisa nyangkut di Keluarga Soman ya? Mimpi kali!”

“Dengar baik-baik, selama kami masih hidup, kamu nggak akan pernah bisa jadi bagian dari Keluarga Soman! Sekarang Nando dan putri kecil Keluarga Citata lagi lengket-lengketnya, kamu pikir kamu masih punya tempat?!”

Aku berusaha melepaskan diri dari mereka, lalu merebut kembali hasil USG dari tangan Viona.

Saat itulah, Nando muncul dari ruang pemeriksaan dan berjalan ke arah mereka.

Begitu melihatku, dia sempat terkejut sebentar, lalu tertawa pelan.

“Wah, kamu sampai ngejar-ngejar aku ke rumah sakit juga ya? Cintamu ke aku tuh sedalam apa sih?”

“Gini aja deh, hari ini aku lagi baik hati, kasih kamu kesempatan buat deketin aku. Kalau kamu bisa bikin aku tersentuh, ya siapa tahu aku terpaksa mau jadi pacarmu, gimana?”

Aku tak menjawab apa pun.

Tak lama kemudian, setelah mendengar penjelasan dari Viona, Nando melihat lembar hasil USG di tanganku, seolah baru menyadari sesuatu.

“Harus kuakui, nyalimu cukup besar juga. Sampai-sampai berani menyuap dokter buat bikin laporan kehamilan palsu? Mau jadi ibu dari anakku biar bisa naik derajat, ya?”

“Sayangnya, aku Nando, belum siap jadi ayah. Tapi kalau mau mulai dari jadi pacarku, bolehlah dipertimbangkan!”

Aku memejamkan mata, lalu tertawa pelan.

Aku sendiri bahkan tak tahu, masih mengharapkan apa darinya.

“Nggak perlu seribet itu. Aku nggak pernah berniat naik derajat dengan mengandalkan anak, apalagi bermimpi jadi pacarmu.”

Lima tahun lalu, adalah dia yang mengejarku lebih dulu.

Aku tahu keluarganya kaya raya. Karena itu, selama lima tahun ini, setiap kali dia memberiku hadiah, aku selalu berusaha membalasnya dengan sesuatu yang setara.

Tidak pernah sekalipun aku berniat mengambil keuntungan darinya. Tidak sedetik pun.

Karena aku mencintainya. Dan aku ingin menjaga cinta ini tetap murni agar hubungan kami bisa berjalan lebih jauh, lebih lama.

Setidaknya sebelum dia membuat drama soal kehilangan ingatan itu, aku benar-benar percaya dengan tulus bahwa hubungan ini bisa kami perjuangkan.

Tapi sekarang aku sadar…

Di mata Nando, selama ini aku hanya dianggap perempuan murahan yang ingin memanfaatkan dia untuk memanjat ke atas.

Sejak awal, dia cuma menganggapku gadis kampung hina yang haus kekuasaan dan uang!

Dan mungkin, itulah alasan sebenarnya dari semua drama amnesia itu.

Begitu aku menyadari semuanya, aku menatap Nando sekilas dengan ekspresi datar.

Dia terlihat sedikit gugup, buru-buru memalingkan wajah dan tak berani menatap mataku.

“Oke, oke, aku tahu kamu cinta banget sama aku. Ya udah deh, aku terima jadi pacarmu, tapi sebelum ingatanku balik, aku nggak bakal nikah sama kamu!”

Mungkin, dalam pikirannya, dia masih mengira aku ini tipe perempuan yang gampang senang hanya karena diberi sedikit perhatian.

Padahal dulu, memang begitu.

Aku akan tersenyum hanya karena satu ucapan hangat darinya, karena aku mencintainya.

Tapi sekarang, semua sudah berbeda.

Aku menolak dengan sopan.

“Terima kasih, nggak usah. Kamu kan udah punya pacar, aku nggak mau ganggu.”

Lalu aku berbalik dan pergi.

Aku bisa merasakan tatapannya masih tertuju padaku.

“Rani…”

Saat Nando hendak memanggilku, tangan bajunya langsung ditarik oleh Viona dari belakang.

“Ayo kita pulang. Yurina masih nunggu kamu di rumah, tahu.”

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Cinta pertama dan terakhirku
8.7
Pertemuan tak terduga terjadi di rumah sakit saat Intan Arselina, seorang perawat, kembali dipertemukan dengan Abian Dirgantara. Fitnah dari ibu Dirga empat tahun lalu yang sempat memisahkan mereka kini menyisakan luka mendalam bagi Intan. Pasca kecelakaan yang menimpanya, Dirga berupaya keras mendapatkan kembali hati sang mantan kekasih. Namun, rintangan berat menghadang akibat kebencian mendalam keluarga Intan serta kehadiran Zidan. Dirga pun bertekad menebus masa lalunya demi cinta sejati.
Sampul Novel Darling Enemy
8.7
Vanilla Putri Mahameru sangat membenci Altan Wijaya Kesuma, putra mantan kekasih ibunya yang angkuh dan kerap mengejeknya tidak berotak. Konglomerat itu menilai Vanilla hanya mendompleng nama besar keluarganya. Ketegangan di antara mereka memuncak saat Vanilla diwajibkan menjalani magang selama empat bulan di kantor Altan. Sejak wawancara kerja yang diwarnai drama dan jawaban aneh, Vanilla harus bertahan di bawah pengawasan ketat pria yang ia juluki Setan Borjuis tersebut.
Sampul Novel Insafnya Seorang Gigolo
9.7
Menghadapi dunia jasa yang penuh godaan, seorang pria tetap kokoh memegang prinsip profesionalisme tinggi. Baginya, kepuasan mutlak setiap pelanggan adalah prioritas yang tidak bisa ditawar. Kisah ini menyoroti dedikasi totalnya dalam menyajikan pelayanan terbaik. Lewat setiap interaksi yang terjadi, ia membuktikan komitmen kuat untuk selalu menjaga standar kualitas layanan yang maksimal dalam pekerjaannya sehari-hari.
Sampul Novel Kasih Tak Sampai
9.2
Selama sepuluh tahun, Zed menyimpan dendam membara karena saudara laki-laki mantan kekasihnya telah menyiksa dan membunuh adiknya. Sang kakak kini dikurung di rumah sakit jiwa setelah dipukuli hingga cacat mental, sementara sang protagonis terjebak di sisi Zed tanpa jalan keluar. Menghadapi depresi, keguguran, dan tumor, ia menderita hingga ajal menjemput. Saat keinginan Zed agar seluruh keluarganya mati akhirnya terkabul, sebuah gundukan makam baru yang kecil muncul tepat di sebelah nisannya.
Sampul Novel Kembalinya Arsitek Hebat Bernama Diah
8.6
Di hari jadi pernikahan kelima, Diah memergoki Bara berselingkuh dengan sepupunya sendiri, Fathia. Bara bahkan menghina Diah sebagai istri yang menjemukan, tanpa menyadari istrinya itu tengah mengandung anaknya. Kecewa berat atas pengkhianatan ini, Diah memilih merahasiakan kehamilannya. Ia pun bersandiwara menjadi istri penurut selama tiga hari terakhir sebelum akhirnya pergi selamanya demi memulai lembaran hidup baru tanpa Bara.
Sampul Novel Kim Nana
9.7
Demi sang adik, Kim Nana rela membuang masa mudanya setelah ditinggalkan begitu saja oleh orang tua mereka. Kini, meski sukses secara finansial, kepedihan masa lalu telah membentuknya menjadi wanita yang dingin dan kaku. Beratnya beban kehidupan membuat Nana mati rasa dan enggan membuka hati untuk cinta. Akankah ada pria yang mampu mencairkan hatinya yang beku? Bisakah Nana memaafkan masa lalu serta orang tuanya? Simak kelanjutan kisah perjuangannya.