APKDock Logo
Bab
Bagikan
Sampul Novel Pernikahan Kedua (Cinta Sejati)

Pernikahan Kedua (Cinta Sejati)

Hanya sembilan hari setelah menikah, Gadis diceraikan oleh Devano demi sepupunya sendiri. Demi menyembuhkan luka akibat pengkhianatan kejam itu, ia memutuskan kuliah di Jepang demi menata masa depan. Tak disangka, di sana Gadis menemukan cinta baru dan menikah dengan dosennya yang bernama Yamazaki Kento. Namun, saat mereka mulai membangun kebahagiaan, sesosok wanita dari masa lalu Kento hadir menguji komitmen mereka. Mampukah pernikahan kedua ini bertahan menjadi pelabuhan terakhir bagi Gadis?
Bab
Bagikan

Bab 1

***

"Kamu tega melakukan itu padaku, Dhea?" tanya Gadis dengan lirih, ia tak sengaja berpapasan dengan saudara sepupunya itu di salah satu pusat pembelanjaan.

"Bukan salahku, Gadis. Salahmu karena kamu tak bisa menjaga suamimu dengan baik. Seharusnya kamu memperhatikan mas Devano dengan baik, jangan sibuk dengan duniamu. Dia butuh seorang istri di rumah, bukan istri yang sibuk di luar," jawab Dhea tanpa merasa bersalah.

Gadis tersenyum satir. "Jadi apa yang aku lakukan adalah salah? Jadi perselingkuhan itu dibenarkan karena salah satu pihak tak puas dengan pasangannya? Jadi, kamu menganggap kalau pernikahan itu bukan sesuatu yang sakral? Kamu dengan mudah menghancurkan pernikahan seseorang yang sudah diberi sumpah di hadapan Allah. Hanya karena satu kekuranganku itu bisa menghancurkan rumah tanggaku? Kamu itu perempuan, Dhea. Jika kamu ada diposisiku, kamu mau menerima diceraikan begitu saja?" teriak Gadis, ia tak peduli lagi orang-orang memperhatikan mereka berdua.

"Jangan salahkan Devano! Dia hanya ingin kamu di rumah saja, tapi kamu malah tak menuruti apa yang suami kamu inginkan," ujar Dhea membela diri.

Gadis tertawa. "Kamu itu enggak tahu apa-apa! Dari awal kita berkomiten kalau aku boleh melanjutkan study-ku. Jadi, apa yang harus aku katakan lagi? Aku terkejut saat  Devano  menceraikanku tiba-tiba, kita tak ada masalah apapun. Hal yang membuat aku lebih terkejut lagi adalah mas Devano memberiku talak tiga! Semua itu pasti karena kamu! Kamu lah perebut suami orang! Kamu lah perempuan penggoda itu!" suara Gadis lebih meninggi.

Orang-orang langsung berbisik satu sama lainnya, tak jarang mereka merekam drama antara seorang istri sah dan perempuan penggoda suaminya. Hal itu membuat Dhea malu, ia langsung pergi dan tidak lagi menggubris omelan dari Gadis. Gadis langsung menjambak rambut Dhea dan membuat ia meringis kesakitan.

"Dasar penggoda! Kamu merebut suami saudara kamu sendiri! Kamu perempuan iblis!" racau Gadis, ia mencakar wajah Dhea dengan membabi buta.

Dhea tak bisa melawan karena jika ia melawan, maka citranya akan semakin buruk. Ia pasrah dan akhirnya petugas keamanan dan orang-orang melerai mereka berdua dan berhasil, akhirnya ia terbebas dari jambakan dan cakaran yang Gadis berikan padanya.

***

Gadis langsung pulang bersama kedua orang tuanya. Sepanjang perjalanan, ayahnya terus saja memarahinya habis-habisan. Gadis tak menggubrisnya.

"Kenapa kamu malah memalukan keluarga kita dengan bertingkah konyol seperti tadi, Ha? Kamu secara tidak langsung memberitahukan pada orang-orang bahwa rumah tanggamu diambang cerai! Keluarga kita tidak pernah melakukan tindakan yang memalukan seperti yang tadi kamu lakukan, ribut di depan umum! Kita ini berasal dari keluarga terpelajar dan harus mengerti tata krama dan sopan santun!" ucap Hadi, ayah Gadis.

"Perempuan gatal itu yang memulainya! Dia menghancurkan rumah tanggaku! Dia meminta suamiku untuk memberiku talak tiga! Jadi, gadis harus diam saja? Gadis enggak mau pernikahan ini hancur! Gadis enggak mau bercerita, Ayah!"

"Kamu harusnya diam saja! Biar Ayah yang urus. Tadi Ayah sudah bicara pada mertuamu dan mereka akan membujuk Devano agar mencabut talak cerainya padamu. Kamu harusnya bersabar, jangan malah menambah api dalam permasalahan kalian."

"Jadi, Gadis harus diam saja saat melihat perempuan yang merebut suami Gadis?" tanya Gadis lirih.

"Ya! Kamu harusnya tadi bisa menahan dirimu, apalagi Dhea adalah saudaramu. Dia adalah anak dari tantemu sendiri," jawab Hadi.

"Ayah, anakmu itu saat ini sedang hancur karena ditalak setelah sembilan hari menikah, harusnya Ayah memberi tenang, bukan malah menyalakan sedih. Gadis ini anak kandungmu, bukan anak orang lain!" teriak Gadis protes dan ia pun ambruk tak sadarkan diri membuat ibunya histeris.

***

"Gimana keadaan Gadis? Dia masih belum sadar juga?"

"Belum. Tubuhnya masih lemas kata dokter," jawab Putri, ibunya gadis.

"Kasihan Gadis, Mbak. Dia ditalak tiga sama si Devano dan katanya keputusan Devano itu sudah bulat. Dia tidak mau mencabut talaknya di pengadilan. Tadi juga mas Wira dan mbak Keke sudah menasihati Devano, tapi lelaki itu tetap mau cerai dengan Gadis," ucap Nastiti, adik kandung Putri.

"Mas Hadi marah besar dan dia malah menyalahkan Gadis karena tadi ribut di mal dengan Dhea. Mbak ingin membela Gadis tadi, tapi jika Mbak bela Gadis, nanti yang ada mas Hadi malah marah besar," ujar Putri menahan tangisnya.

"Salahnya Gadis juga sih, Mbak. Kenapa dari awal pacaran terus saja mengajak Dhea. Pas nikah pun, si Dhea diajak pula pergi bulan madu. Harusnya jangan membiarkan perempuan manapun untuk hadir di kehidupan rumah tangga kita, pasti nanti syetan membuatnya semakin runyam."

"Gadis itu anak yang baik dan juga tak mudah curiga. Mungkin Gadis pun tak menyangka kalau Dhea akan tega mengkhianatinya. Padahal mereka itu sangat dekat dari kecil, tak pernah terpisahkan. Tapi, kenyataannya..."

"Sudahlah, Mbak. Semua sudah terlanjur begini. Lebih baik dampingi Gadis agar lukanya sembuh. Siapapun akan stres, kalau pernikahannya hanya mampu bertahan sembilan hari. Saat ini yang Gadis butuhkan hanya dukungan dan cinta dari kita."

***

"Bu..."

"Alhamdulillah, kamu sudah sadar. Mau makan?" tanya Putri.

Gadis menggelengkan kepalanya. "Ayah mana?"

"Ayahmu lagi bertemu dengan kedua orang tuanya Devano," jawab Putri.

"Suruh pulang saja, Bu. Jangan mengemis pada mereka. Ayah tak pernah mengemis pada siapapun. Gadis tidak mau wibawa ayah harus hancur karena Gadis," pinta Gadis.

"Ayahmu bukan mengemis, tapi hanya ingin menyelesaikan permasalahan rumah tangga kamu dan Devano. Insya Allah rumah tangga kalian bisa diselematkan."

Gadis menggelengkan kepalanya. "Sudah hancur, Bu. Ikatan diantara kami sudah tak bisa disatukan lagi. Sudah bercerai berai dan juga Devano sudah memberi talak tiga lewat telepon kemarin, jadi buat apa harus mengemis memintanya untuk menyatukan ikatan ini. Gadis juga tak mau merendahkan diri di depannya dan keluarga besar dia."

"Apa kamu benar-benar ingin bercerai?"

"Iya, Bu. Ikatan tali ini sudah putus dan tak bisa lagi disatukan. Gadis akan menerimanya dan tak mau lagi berurusan dengan mereka! Biarlah mereka menyatu agar bisa menjadi sampah yang bau."

"Maafkan Ibu karena belum mampu menyelesaikan masalahmu. Maafkan ayah juga ya!" pinta Putri dengan perasaan yang sedih.

"Harusnya Gadis yang meminta maaf sama Ibu dan ayah. Keluarga kita harus menanggung malu karena rumah tangga Gadis hanya seumur jagung. Maafkan Gadis ya, Bu..." Gadis berkata dengan lirih.

"Sudah, Gadis. Kamu anak kebanggaan Ibu dan ayah. Kami bangga mempunyai anak cantik dan pintar seperti kamu."

"Bu, ponselnya Gadis di mana?" tanya Gadis, ia tiba-tiba ingat sesuatu di ponselnya.

Putri langsung mengambil ponsel Gadis di atas nakas dan ia langsung memberikannya.

Ada chat masuk dari nomor asing. Gadis langsung membuka chat itu.

'Kamu jangan mengemis-ngemis pada orang tua Devano! Hal itu tak akan berhasil, Devano sudah memberimu talak tiga! Saat ini aku sedang mengandung dan anak yang ada dalam rahimku itu adalah buah cinta dariku dan Devano! Jadi menyerahlah! Tinggalkan Devano demi kebahagiaanya!'

"Kurang ajar kalian!" geram Gadis penuh amarah.

***

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel En-PD168
8.1
Pengkhianatan Lucas dan Sarah di pesta bujang menjadi akhir segalanya. Bukannya menyesal, Lucas malah meremehkan luka tunangannya, sementara Sarah menghina status yatim piatunya. Enggan bertahan, wanita itu melempar cincinnya lalu pergi. Mereka mengira dia akan mengemis untuk kembali. Namun dugaan itu keliru. Tiga hari berlalu, ia justru datang kembali bersama sang ayah, seorang pemimpin pasukan serigala yang memimpin lima puluh ribu prajurit siap tempur.
Sampul Novel Gairah Tersembunyi Kakakku
8.3
Emily yang ceria dan lugu selalu mengagumi sosok kakak lakilakinya, Evan, yang berkarisma serta maskulin. Hubungan persaudaraan mereka yang awalnya begitu dekat dan harmonis seketika hancur akibat sebuah peristiwa tak terduga. Emily sangat terkejut saat terbangun dari tidurnya dan mendapati dirinya tanpa busana di sebelah Evan. Misteri besar apakah yang sebenarnya selama ini tersimpan rapat dalam hubungan antara kakak dan adik ini?
Sampul Novel Hidden Baby Girl
9.1
Ketika David memintanya menggugurkan kandungan, Laras memilih pergi demi melindungi sang calon bayi. Namun, pelariannya tak pernah tenang karena terus dibayangi masa lalu. Setelah bertahun-tahun berlalu, takdir justru mempertemukan mereka kembali dalam situasi yang jauh berbeda. Kini, di tengah sisa-sisa perasaan cinta yang masih terpendam, akankah mereka memilih bersatu demi buah hati mereka, atau justru tetap melangkah di jalan masing-masing?
Sampul Novel Main Api
9.8
Mengejar sensasi mendebarkan yang memacu adrenalin, seorang remaja mengambil langkah nekat dalam novel modern Main Api. Secara rahasia, ia mengirimkan rekaman video pribadi yang intim menggunakan mainan dewasa kepada teman semeja di kelasnya. Aksi berani ini sengaja dilakukan demi memantik dan menggoda hasrat pemuda tersebut secara perlahan. Keputusan impulsif ini pun memulai permainan godaan yang penuh risiko di antara mereka berdua, di mana batas antara fantasi dan realitas mulai mengabur.
Sampul Novel MUSIM DI ANTARA KITA
8.1
Pertemuan dua orang berusia empat puluh tahun terjadi saat keduanya masih dibayangi trauma perceraian masa lalu. Menjalani fase hidup yang baru, mereka menyadari bahwa merajut asmara di usia dewasa menyajikan rintangan yang jauh lebih kompleks. Konflik keluarga dari kehadiran anak-anak, bayang-bayang mantan pasangan, hingga benturan ambisi pribadi terus menguji hubungan mereka. Kisah perjuangan mencari arti cinta sejati di tengah rumitnya dinamika kehidupan.
Sampul Novel Pengasuh Untuk Tiga Generasi
8.4
Dalam novel modern Pengasuh Untuk Tiga Generasi, seorang wanita terpaksa bekerja sebagai pengasuh di kediaman mewah Tuan Linclon demi menyokong keuangan keluarganya yang sulit. Namun, pekerjaan ini ternyata jauh lebih rumit dari dugaannya. Ia tidak hanya harus merawat sang majikan dan anaknya, tetapi juga ayah dari Tuan Linclon. Ketika ia berniat untuk pulang setelah menyelesaikan tugasnya, ayah dan anak itu justru menahannya dengan posesif, menolak membiarkannya pergi dari sisi mereka.