APKDock Logo
Bab
Bagikan
Sampul Novel Permaisuri Baru Milik Kaisar

Permaisuri Baru Milik Kaisar

Kaisar Lu Yin bertekad mencari selir baru demi mendapatkan penerus takhta. Kehamilan Selir Ban dan kehadiran putri dari Permaisuri Xin Shi rupanya belum cukup memuaskan sang penguasa. Pilihan akhirnya jatuh pada Xi Yi, putri tabib istana yang jelita dan berbakat dalam pengobatan. Terpaksa masuk ke istana, gadis lembut ini harus menghadapi aturan ketat dan kerasnya persaingan di antara para wanita Kaisar. Mampukah Xi Yi bertahan?
Bab
Bagikan

Bab 3

Malam itu mereka harus kembali ke dalam istana karena sudah waktunya para keluarga istana untuk makan malam bersama.Selir Ban harus hadir di sana bersama Permaisuri dan selir lainnya.Segera Selir Ban dan Xi Yi kembali ke tempat mereka sebelum makan malam di mulai karena akan sangat tidak etis jika salah satu anggota keluarga sampai terlambat dan membuat yang lain menunggu.Selir Ban segera menuju ruang makan untuk berkumpul sementara Xi Yi kembali ke dalam kamar pribadinya untuk makan malam di sana.Ia masih memandangi makanan yang disiapkan tanpa menyentuhnya.

"Besok aku juga akan berada bersama yang lain untuk makan bersama dan hal itu yang membuatku merasa canggung nantinya."batinnya.

Setelah puas dengan angannya sendiri,Xi Yi mulai memakan hidangan yang telah tersedia.Ia bahkan tidak mampu menghabiskannya karena ia tidak begitu berselera karena kegugupan yang dialaminya.Selesai dengan makan malamnya,pelayan membereskan peralatan makan Xi Yi dengan Xi Yi yang mencoba mengingat kembali pelajaran dari Selir Ban.Hingga larut malam,Xi Yi berusaha mempelajari kembali apa yang Selir Ban ajarkan padanya.Pada akhirnya ia mulai merasakan lelah dan merebahkan diri di atas tempat tidurnya dan mencoba memejamkan matanya.Saat ia baru saja menutup matanya,terdengar pengawal istana berteriak di luar kamar pribadi Xi Yi.

"Yang Mulia tiba!"serunya.

Spontan Xi Yi bangkit dari tidurnya dan berdiri menyambut kedatangan Kaisar Lu.Xi Yi segera membuka pintu kamarnya lalu menundukkan kepalanya saat Kaisar Lu berada di hadapannya.Kemudian ia mundur beberapa langkah dan mempersilahkan Kaisar Lu masuk ke dalam ruang pribadinya.

"Apa kamu akan tidur tadi?"tanya Kaisar Lu.

"Iya Yang Mulia."sahut Xi Yi singkat.

"Maaf jika aku mengganggumu."seru Kaisar Lu.

"Tidak apa-apa Yang Mulia.Hanya saya ingin tahu apa gerangan yang membawa Yang Mulia malam-malam begini datang kemari?"tanya Xi Yi.

"Maaf jika Xi Yi lancang menanyakan hal itu pada Yang Mulia."tambahnya lagi.

"Aku hanya ingin melihat wajah calon selirku sebelum tidur malam ini,apakah itu salah bagimu?"tanya Kaisar Lu.

"Sama sekali tidak Yang Mulia.Hanya saja Xi Yi bisa menemui Yang Mulia daripada Yang Mulia harus berjalan jauh menemui Xi Yi."sahut Xi Yi.

"Sama saja bagiku.Aku yang menemuimu atau kamu yang menemuiku pada dasarnya kita sama-sama saling bertemu."jawab Kaisar Lu.

Xi Yi tidak bisa berkata apa-apa lagi mendengar ucapan Kaisar Lu.

"Apa kamu senang berada disini?"tanya Kaisar Lu.

"Saya belum bisa menjawabnya Yang Mulia karena saya masih mencoba beradaptasi dengan lingkungan istana."jawab Xi Yi.

"Mengapa kamu terus menundukkan wajahmu?Apa kamu tidak ingin menatapku sekali saja?"tanya Kaisar Lu.

"Maafkan saya Yang Mulia,Xi Yi tidak berani bertindak kurang ajar pada Yang Mulia."sahutnya.

"Bukankah besok kita akan menikah bagiku tidak masalah jika kamu melihat wajahku."sahut Kaisar Lu.

"Saya belum berani Yang Mulia karena pernikahan belum terlaksana dan kami yang belum ada hubungan keluarga dengan Istana Sanbai ini tidak pantas untuk mengangkat wajah di hadapan Yang Mulia."sahut Xi Yi.

"Ternyata kamu wanita yang suka membantah ya!"seru Kaisar Lu dengan senyumnya.

"Maafkan saya Yang Mulia,saya tidak bermaksud membantah Yang Mulia."jawab Xi Yi.

"Sebaiknya kamu beristirahat malam ini dan aku akan pergi!Jangan lupa acara besok akan melelahkan bagimu."seru Kaisar Lu.

"Baik Yang Mulia."sahut Xi Yi.

"Selamat malam!"pamit Kaisar Lu.

"Selamat malam dan selamat tidur Yang Mulia."sahut Xi Yi.

Setelah itu Kaisar Lu meninggalkan kamar Xi Yi menuju ke kamar pribadinya karena ia ingin menyendiri sebelum acara pernikahannya besok.Sementara Permaisuri Xin dan Selir Yin mulai menduga-duga bahwa Kaisar berada di tempat Xi Yi calon selir barunya itu.Mereka menunggu kedatangan Kaisar ke tempat mereka tetapi hingga lewat tengah malam Kaisar Lu tak juga datang ke kamar pribadi mereka.Malam semakin larut membuat mereka lelah menunggu kedatangan Kaisar Lu sehingga mereka memutuskan untuk tidur untuk melewati hari itu.

Keesokan paginya seisi istana telah sibuk dengan acara pernikahan Kaisar Lu dengan Xi Yi sehingga istana tampak ramai dengan pelayan istana yang sibuk mempersiapkan upacara pernikahan pada hari itu.Tentu saja saat itu sangat dinantikan oleh Kaisar Lu apalagi baginya Xi Yi adalah wanita yang bisa menarik perhatiannya.Rasanya tidak sabar menunggu upacara pernikahan berlangsung yang membuat mereka resmi menjadi sepasang suami istri.Meski ini bukanlah pertama kalinya bagi Kaisar Lu tapi tetap perasaan gugup itu hadir di dalam hatinya.

"Ini bukanlah kali pertama aku menikah tetapi rasanya masoh tetap sama membuatku gugup."gumamnya lirih.

Kaisar Lu memakai pakaian pengantin khusus dengan desain kerajaan yang unik dan kedaerahan serta mewah.Begitu pula dengan Xi Yi yang tampak cantik dengan busana yang digunakannya.Wajahnya di poles dengan make up menambah begitu cantik wajahnya.Xi Yi melangkahkan kakinya menuju ruang upacara beberapa pelayan yang mengiringinya.Sementara itu Tabib Tang telah berada di ruang upacara dengan Kaisar Lu yang telah berada di sana pula.Setelah keberadaan Xi Yi di sana,upacara di mulai dengan kehadiran Permaisuri dan Selir lainnya sebagai penghormatan mereka.Sudah pasti wajah Permaisuri Xin dan Selir Yin yang tampak kurang bersahabat dengan pesta pernikahan itu sedangkan Selir Ban ikut bahagia dalam acara tersebut.Setelah berbagai upacara yang harus mereka lakukan dengan pihak yang biasa menangani pernikahan Kaisar Lu,acara dilanjutkan dengan perayaan dan makan bersama Menteri dan orang penting istana lainnya serta keluarga Kaisar.Usai dengan makan bersama ucapan selamat dari seluruh pihak ketika hari beranjak sore,semua orang membubarkan diri menuju kamar masing-masing untuk beristirahat sejenak melepas rasa lelah selama seharian dengan upacara pernikahan tersebut.

Saat Xi Yi berada di dalam kamarnya,ia segera melepas hiasan di kepalanya dan mengurai kembali rambut panjang nan hitam sehingga menunjukkan pesona cantiknya dan saat ia ingin berganti pakaian,mendadak Kaisar Lu datang dan membuatnya urung mengganti pakaiannya.Kembali ia merapikan pakaiannya dan membuka pintu kamar menyambut Kaisar Lu yang telah berada di depan pintu kamarnya.

"Yang Mulia!"seru Xi Yi.

"Bisakah kamu menatapku sekarang?Bukankah kita telah resmi menikah dan tidak ada alasan lagi untukmu menundukkan wajahmu di hadapanku."seru Kaisar Lu.

"Maafkan saya Yang Mulia karena saya belum terbiasa.Silahkan Yang Mulia masuk dan duduk di dalam!"seru Xi Yi.

Kaisar Lu masuk ke dalam kamar pribadi Xi Yi sementara pengawal dan pelayan istana meninggalkan mereka hanya berdua saja.Setelah keduanya duduk saling berhadapan,Kaisar Lu menyentuh dagu Xi Yi dengan lembut dan mengarahkan wajah Xi Yi untuk menatap wajahnya.

"Sebagai sepasang suami istri sudah sepatutnya kamu memandangku seperti ini!"seru Kaisar Lu.

Inilah saat pertama kali Xi Yi memandang wajah Kaisar Lu dengan kedua matanya dan tampak Kaisar Lu yang tampan,gagah dan berwibawa itu di depan matanya.Meski usia Kaisar Lu lebih tua 15 tahun dari Xi Yi tapi wajah tampannya tak memudar di telan waktu sehingga Xi Yi sempat terpesona dan kembali menundukkan kepala saat menyadari mereka saling berpandangan.

Lanjut Nonton!
Ceritanya makin seru! Buka Aplikasi untuk lanjut membaca
Buka Semua Episode
Buka Situs Web Resmi

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Dewa Itu Adalah Patungku
8.6
Melinda kecil membawa pulang patung beruang yang ia temukan di jalan tanpa tahu rahasia di baliknya. Benda mati itu sebenarnya adalah wujud lain dari seorang pria muda yang sangat kuat. Melinda terus merawatnya dengan tulus hingga ia tumbuh dewasa menjadi wanita yang menawan. Keadaan mulai berubah saat ketegangan melanda hubungan mereka yang tidak biasa ini. Akankah kisah cinta unik antara manusia biasa dan sang dewa dapat bersatu dalam kebahagiaan?
Sampul Novel DIBALIK TOPENGNYA
8.2
Hidup Sarah berubah drastis setelah menemukan buku mantra misterius kepunyaan Evander. Sosok pria penuh teka-teki itu menyisakan tanya besar. Apakah ia pangeran yang menderita, atau justru badut kejam yang haus darah? Sarah pun terus didera keraguan: apakah Evander pemilik sah dari rumah berhantu tersebut, atau sekadar orang asing yang disewa demi mengusir roh jahat di sana?
Sampul Novel Different Body
8.0
Bagaimana jika saat terbangun Anda berada di tubuh bergender lain? Kejadian aneh ini menimpa Aurora Nadine Rachellina tanpa peringatan. Begitu terjaga, jiwanya telah berpindah ke raga seorang pria. Transformasi mendadak ini bukan sekadar perubahan fisik biasa, melainkan awal dari berbagai persoalan rumit dan besar yang harus segera ia selesaikan dalam kehidupan barunya yang membingungkan.
Sampul Novel Dikhianati oleh Alpha-ku, Bangkit sebagai Luna
9.7
Bertahun-tahun mengabdi pada sang Alpha, aku justru dikhianati demi ambisi kekuasaannya dengan wanita lain. Darahku ditumbalkan untuk ritual politik, lalu ia menolakku dengan kejam di depan seluruh kawanan. Usai difitnah dan disiksa, aku menolak jadi simpanannya dan memilih kabur. Kini, aku telah bangkit menjadi Luna bagi Alpha sejati. Namun, obsesi mantan pasanganku belum usai; ia kembali menjebakku dan berbisik dingin memaksaku untuk pulang bersamanya.
Sampul Novel Gunung Pengantin Ngunduh Mantu
8.8
Terlahir dari keluarga miskin yang dikutuk iblis, Bima tumbuh di dekat Gunung Pengantin yang angker. Akibat melanggar pantangan di sana, ia kehilangan Alif, sahabatnya yang diculik menjadi budak gaib. Beranjak dewasa, Bima berjuang mematahkan kutukan leluhur bermodalkan kekuatan khodam warisan. Meski misi mistis itu berhasil, ia harus membayar harga mahal. Orang tuanya tewas mengenaskan dalam ritual gaib, meninggalkan Bima sendirian dalam kepedihan mendalam.
Sampul Novel Hamil Anak Genderuwo
8.5
Kehidupan Esmeralda berubah drastis setelah suaminya kehilangan pekerjaan, memaksa mereka pindah ke desa asal sang suami. Di tempat baru ini, ia terus diteror oleh penampakan mengerikan sesosok Genderuwo. Di tengah ketakutan itu, penantian mereka akan keturunan akhirnya terwujud saat Esmeralda dinyatakan hamil. Namun, kegembiraan tersebut seketika sirna ketika ia mulai merasakan keanehan yang sangat janggal dan misterius pada bayi yang sedang dikandungnya.