APKDock Logo
Sampul Novel Permaisuri Baru Milik Kaisar

Permaisuri Baru Milik Kaisar

9.1 / 10.0
Kaisar Lu Yin bertekad mencari selir baru demi mendapatkan penerus takhta. Kehamilan Selir Ban dan kehadiran putri dari Permaisuri Xin Shi rupanya belum cukup memuaskan sang penguasa. Pilihan akhirnya jatuh pada Xi Yi, putri tabib istana yang jelita dan berbakat dalam pengobatan. Terpaksa masuk ke istana, gadis lembut ini harus menghadapi aturan ketat dan kerasnya persaingan di antara para wanita Kaisar. Mampukah Xi Yi bertahan?

Permaisuri Baru Milik Kaisar Bab 1

Pagi itu Xi Yi sedang meracik obat untuk membantu ayahnya yang merupakan tabib kerajaan bernama Tabib Tang.Sementara Tabib Tang sedang menyiapkan beberapa ramuan lain untuk berbagai obat beberapa penghuni istana kerajaan yang sedang sakit.Prajurit yang kembali dalam peperangan dengan membawa luka dari lawan perang mereka mendapat perawatan pula dari Tabib Tang.Ayah dan anak itu begitu sibuk dengan aktifitas mereka pagi itu sehingga mereka yang tinggal berdua karena istri Tabib Tang yang telah meninggal,harus bekerja berdua agar ramuan tersebut segera terselesaikan.Saat mereka sedang asyik meracik ramuan tradisional untuk pengobatan para prajurit yang sedang sakit,tiba-tiba pengawal kerajaan ke rumah tabib Tang.Mereka memberi kabar kepada Tabib Tang bahwa putri semata wayangnya Xi Yi harus ikut ke istana saat itu juga.

"Mohon maaf bukannya saya menolak perintah Kaisar,Tuan.Tetapi ada apa sebenarnya sehingga putri saya harus datang ke istana?Apakah putri saya melakukan kesalahan kepada Yang Mulia?"tanya Tabib Tang.

"Tabib Tang tenang saja karena ini adalah masalah pribadi sehingga Nona Xi Yi harus ikut ke istana saat ini!jawab sang pengawal.

"Saya akan ikut tetapi saya ingin pergi bersama ayah saya."sahut Xi Yi.

"Baiklah terserah Anda saja Nona saya hanya harus memastikan Anda bersedia ikut ke istana."balasnya.

"Baiklah kalau begitu kita pergi sekarang juga!"ajak Xi Yi.

"Mari Nona,Tuan!"ajak pengawal tersebut kepada ayah dan putrinya tersebut.

Dengan memakai kereta berkuda mereka di bawa menuju istana untuk menemui Kaisar Lu.Selama perjalanan menuju istana,Tabib Tang merasakan gundah dalam hatinya dan beberapa kali ia bertanya kepada putrinya dengan apa kesalahan yang pernah ia perbuat hingga putrinya tersebut harus menemui Kaisar Lu.

"Apa kamu melakukan kesalahan Xi Yi?"tanya Tabib Tang.

"Tidak Ayah.Bahkan aku tidak tahu mengapa aku di panggil.Jujur aku juga tengah cemas saat ini,Ayah."jawab Xi Yi.

"Semoga saja ini bukan sebuah sesuatu yang bisa membuat kita dalam kesulitan."seru Tabib Tang.

"Semoga saja,Yah."harap Xi Yi.

Tak lama kemudian mereka sampai di Istana Sanbai.Ini bukan pertama kalinya mereka datang ke istana tersebut tetapi rasanya jantung mereka berdebar-debar tak karuan saat memasuki istana Sanbai.Kereta kuda berhenti membuat Xi Yi dan ayahnya turun dari kendaraan tersebut lalu melangkahkan kakinya mengikuti pengawal yang mengarahkan mereka menuju ruang pribadi Kaisar Lu.Xi Yi hanya bisa menundukkan kepalanya karena ia menjadi pusat perhatian pelayan dan Selir Yin yang kebetulan berpapasan dengan mereka saat ingin menuju taman istana bersama kedua dayangnya.Selir Yin yang sedikit arogan dan pencemburu memandang Xi Yi dengan kesal tanpa berniat menyapanya.Sebelumnya ia tahu jika suaminya itu akan mengangkat seorang selir kembali karena sudah tidak sabar untuk segera mendapatkan Putra Mahkota.Wajah cantiknya itu tidak menunjukkan keramahan sama sekali kepada keduanya tetapi Xi Yi mengabaikannya karena sudah terbiasa dengan keadaan seperti itu.Lagipula mereka kalangan bawah tidak diijinkan untuk mengangkat kepala di depan anggota keluarga istana sehingga kedua orang tersebut tidak tahu ekspresi dari Selir Yin.

Tak beberapa lama kemudian mereka telah sampai di salah satu ruangan yang bisa dipastikan bahwa itu adalah ruangan pribadi Kaisar Lu.

"Yang Mulia,Nona Xi Yi datang bersama Tabib Tang!"seru pengawal yang mengantar mereka.

"Suruh mereka masuk!"jawab Kaisar Lu dari dalam ruangannya.

Setelah mendapatkan ijin dari Kaisar Lu,pengawal tersebut membuka pintu ruangan tersebut dan mempersilahkan Xi Yi dan ayahnya masuk lalu menutupnya kembali saat mereka telah berada di dalam ruangan tersebut.

"Duduklah!"titah Kaisar Lu kepada keduanya.

"Terima kasih Yang Mulia."sahut Tabib Tang dan Xi Yi bersamaan.

"Apa kalian sudah tahu apa alasan aku memanggil kalian kemari?"tanya Kaisar Lu kepada keduanya.

"Maaf Yang Mulia saya dan putri saya sama sekali tidak tahu apa-apa."jawab Tabib Tang masih dengan menundukkan kepalanya.

"Baiklah akan aku jelaskan mengapa aku ingin bertemu kalian saat ini."seru Kaisar Lu.

"Kau tahu sendiri bukan jika sampai saat ini aku belum juga di karuniai seorang Putra Mahkota untuk mewarisi semua yang ku punya!"seru Kaisar Lu.

"Saya tahu Yang Mulia."jawab Tabib Tang.

"Untuk itu aku ingin mempersunting Xi Yi untuk aku jadikan selirku!"seru Kaisar Lu.

Kedua orang di hadapan Kaisar Lu itu tampak terkejut dan hanya bisa saling memandang satu sama lain.

"Maaf Yang Mulia.Apakah pantas putri saya yang seorang kalangan biasa ini bersanding dengan Yang Mulia?"tanya Tabib Tang meyakinkan.

"Sejak kapan selirku harus dari kalangan atas?Aku merasa Xi Yi pantas berada di sampingku dan melahirkan Putra Mahkota untukku."sahut Kaisar Lu.

"Mohon maaf Yang Mulia,saya menyerahkan semuanya kepada Xi Yi mengenai keputusan ini."jawab Tabib Tang.

"Bagaimana denganmu Xi Yi?"tanya Kaisar Lu pada Xi Yi.

"Saya tidak tahu harus bicara apa Yang Mulia karena saya takut salah mengambil keputusan."jawab Xi Yi.

"Aku hanya butuh jawaban "Ya" atau "Tidak" darimu."desak Kaisar Lu.

"Aku akan mengangkat ayahmu sebagai penasehat pribadiku setelah pernikahan kita agar kau tak khawatir dengan ayahmu yang akan tinggal seorang diri.Dengan begitu Tabib Tang bisa tinggal di Istana Sanbai bersama kita!"terang Kaisar Lu.

"Baiklah Yang Mulia saya bersedia!"sahut Xi Yi.

"Kalau begitu upacara pernikahan akan berlangsung besok di Istana Sanbai ini."sahut Kaisar Lu.

"Baik Yang Mulia besok kami akan kembali kesini."sahut Xi Yi.

"Kalian tidak perlu kembali karena mulai sekarang kalian akan tinggal di lingkungan istana ini."seru Kaisar Lu.

"Baiklah Yang Mulia."sahut Tabib Tang.

Setelah itu Tabib Tang dan Xi Yi keluar dari ruangan Kaisar Lu dan di antar oleh seorang pengawal menuju kamar mereka masing-masing.Tetapi saat Tabib Tang sampai di kamar yang diperuntukkan untuk Xi Yi,ia mengajak Xi Yi bicara berdua dan meminta pelayan meninggalkan mereka di sana berdua.Segera Xi Yi menutup pintu kamarnya lalu memulai perbincangan dengan ayahnya yang saat itu telah duduk di sana.

"Apa kamu yakin dengan keputusanmu itu Xi Yi?"tanya Tabib Tang pada Xi Yi.

"Apakah Kaisar bisa menerima penolakan kita,Ayah?"tanya Xi Yi.

"Aku tidak mau jika kamu melakukan ini dengan terpaksa dan kamu terbebani karenanya."sahut Tabib Tang.

"Tenanglah,Yah!Aku tahu pasti dengan keputusanku untuk menerima tawaran ini."sahut Xi Yi.

"Disini kita tidak hanya di kelilingi orang baik saja Xi Yi tetapi juga kita harus waspada dengan orang yang akan menjatuhkan kita."saran Tabib Tang.

"Sebenarnya aku juga tidak ingin mengambil resiko demi menjadi selir Yang Mulia tetapi aku rasa kita akan baik-baik saja berada di dalam istana ini."jawab Xi Yi.

"Tapi aku ragu dengan ucapanmu itu tetapi aku akan sebisa mungkin membantumu jika kamu dalam kesulitan."sahut Tang.

"Terima kasih atas dukungan yang ayah berikan karena bagi Xi Yi itu sangat berharga."balas Xi Yi.

Setelah bicara berdua,Tabib Tang langsung menuju kamarnya untuk beristirahat di dalam kamarnya.

Lanjut Membaca

Daftar Isi Permaisuri Baru Milik Kaisar

Ch. 1 Ch. 2 Ch. 3
Ch. 4
Ch. 5
Ch. 6
Ch. 7
Ch. 8
Ch. 9
Ch. 10
Ch. 11
all

Anda Mungkin Juga Suka

Novel Rilisan Baru

Sampul Novel Antara Aku, Kau dan Ibu Tiriku
9.6
Ibu tiriku menikah dengan ayah 8 tahun lalu, dia dari keluarga yang sangat kaya, entah mengapa dia bisa menikah dengan Ayah yang pekerjaannya hanya bermain wanita dan menikahi yang dia sukai, tetapi Ayahku memang terlihat tampan, dengan badan yang kekar dan aura wajah yang sangar, mungkin itu menjadi daya pikatnya terhadap wanita-wanita, entahlah, aku tidak begitu jelas, dan Ayah pun jarang pulang. dia tidak berada di rumah selama berhari-hari dan tidak tahu cara mengurus keluarga. Aku hanya tinggal berdua dengan Ibu tiriku, aku di anggap anaknya sendiri, tetapi kebiasaan Ibu berpakaian Sexy sangat menggangguku. AKu menyukai seorang gadis, dia teman SMA ku dulu, Nama nya Rania. AKu sangat menyukainya, tetapi Ibu tiriku?...
Sampul Novel CINTA DI MUSIM SEMI
8.0
Kisah romansa modern ini mengikuti perjalanan emosional David dan Arina dalam menemukan kebahagiaan sejati. Di tengah keindahan bunga musim semi yang bermekaran, keduanya belajar saling memahami dan mengisi kekosongan hati masing-masing. Hubungan mereka pun tumbuh dengan indah seiring waktu, membuktikan bahwa satu musim yang singkat mampu menyatukan dua jiwa dalam sebuah ikatan cinta yang tulus serta sangat mendalam bagi mereka berdua.
Sampul Novel Derita Menantu Jelita
9.5
Kehidupan rumah tangga dalam novel modern "Derita Menantu Jelita" berubah drastis setelah sang suami mengalami kelumpuhan akibat kecelakaan tragis. Situasi kian rumit ketika ayah mertua memutuskan tinggal bersama mereka. Demi menjaga kelangsungan garis keturunan, sang suami nekat melakukan aksi ekstrem dengan diam-diam membius istri dan ayahnya sendiri. Keputusan tersebut memicu rangkaian peristiwa misteri yang tak terkendali dan mengubah nasib mereka selamanya.
Sampul Novel Istri yang Dihancurkan Mereka
8.1
Demi menguji perasaanku, Bramantyo dan Bima tega menyiksaku lewat kehadiran Sandra. Puncaknya, mereka membiarkan tanganku hancur dalam sebuah kecelakaan demi menolong Sandra, hingga karier musikku hancur total. Mereka menanti kemarahanku, tetapi aku hanya diam, bahkan saat Sandra merusak liontin peninggalan ibuku. Di ranjang rumah sakit, pengabdianku sirna. Ini bukan cinta, melainkan siksaan kejam. Kini, aku bersiap melarikan diri dan membalas semua kehancuran ini.
Sampul Novel KARENA MANTANMU, KUNIKAHI ADIKMU
8.6
Randika mengurus ekspansi bisnis keluarga Baskoro di Bali bersama mentornya, Charli. Di sana, ia terpikat oleh kemandirian Andini Wijaya, seorang pemilik sekolah. Namun, hubungan mereka menghadapi ujian berat saat mantan kekasih Andini, Junot, tiba-tiba muncul kembali. Masalah kian rumit karena Lily, adik Andini, bertekad merebut Randika demi membuktikan diri kepada ayah mereka, Sigit Wijaya. Akankah cinta Randika dan Andini bertahan di tengah bayang masa lalu dan ambisi keluarga?
Sampul Novel KhaRisma
9.0
Perpisahan yang telah terjadi meninggalkan penyesalan mendalam dan duka yang tak bisa diubah oleh air mata. Kehadiranmu dahulu telah memberi warna, mengajarkan arti kesetiaan serta pengorbanan yang tulus. Meski hubungan ini membawa rasa sakit dan kesedihan, bersamamu pula kebahagiaan sejati berhasil kutemukan. Kini, jika saja waktu dapat berputar kembali, keinginan terbesarku hanyalah mengulang setiap detik berharga yang pernah kita lalui bersama.
Bab
Baca Sekarang
Bagikan