APKDock Logo
Bab
Bagikan
Sampul Novel Perjuangan Dua Sahabat

Perjuangan Dua Sahabat

Persahabatan erat antara dua pria kini terancam hancur akibat pesona seorang wanita. Sandi telah berusaha keras mengingatkan sahabatnya tentang bahaya yang mengintai hubungan mereka, namun peringatan tersebut sama sekali tidak dihiraukan. Terjebak dalam ego dan bara asmara, kesetiaan mereka pun benar-benar diuji. Mampukah keduanya menyelamatkan ikatan persaudaraan ini? Simak pergulatan batin dan dilema emosional yang menguji loyalitas sejati mereka.
Bab
Bagikan

Bab 1

. Selamat tinggal

Ibu yang sedari tadi berada di ruangannya tiba-tiba juga ikut terkejut kala ia mengecek ponselnya, ia melihat video dance Sandi dan Andre yang menjadi sangat viral dan banyak disukai oleh orang-orang.

Ibu begitu serius kala melihat video itu, dengan sangat teliti ibu kembali memperhatikan video untuk memastikan bahwa yang berada di video itu adalah Sandi dan Andre.

Seketika ibu merasa sangat senang kala benar yang ada di video itu adalah Sandi dan Andre . Ibu memang telah mengetahui kalau sandi dan Andre memang sangat handal dalam urusan menari.

Sedari kecil ibu juga sudah memperhatikan bakat yang ada pada anak-anak nya itu. Ibu juga sangat mendukung keinginan keduanya untuk menjadi seorang dancer yang terkenal. Bagi ibu ini adalah kabar yang senang bahagia.

" ini adalah sandi dan Andre, mereka sekarang telah dikenal banyak orang" ujar ibu

Ibu kini mulai bertekad untuk akan terus memberi keduanya untuk menggapai mimpi-mimpi

mereka. Ibu berpikir kalau Sandi dan Andre memang harus segera keluar dari panti dan mulai mengejar cita-cita mereka.

Ibu tahu kepergian Sandi dan Andre akan membuatnya kembali merasa sedih, namun ibu tak ingin menjadi penghalang bagi keduanya. Ibu berjanji pada dirinya sendiri bahwa ia tak akan menunjukkan kesedihannya pada sandi dan Andre, ibu tahu kalau keduanya akan merasa sangat berat meninggalkan panti jika melihat ibu bersedih.

Ketika ibu sedang larut dalam pemikirannya tiba-tiba saja ada seseorang yang mengetuk pintu ruangan ibu.

"permisi ibu" ujar Andre ketika memasuki ruangan ibu

Ternyata tamu yang datang adalah Sandi dan Andre

"Kookie, san, ayo silahkan duduk" ujar ibu pada keduanya

Ibu kini berusaha menyembunyikan kesedihannya yang ia rasakan, ia tak ingin jika sandi Dan Andre melihatnya dalam kesedihan.

"Tac, Kookic, ibu sudah melihat video dance kalian, video itu sangat keren" puji ibu pada sandi dan Andre

"jadi ibu sudah tahu?" tanya Andre pada ibu

" tentu saja ibu tahu, video itu sangat terkenal sekarang" jawab ini

"oh begitu, padahal kami baru saja akan memberitahu ibu,tapi ternyata ibu sudah tahu" ujar Andre

"ibu sangat merasa senang melihat kalian bisa dikenal banyak orang seperti ini, bukankah ini yang selalu kalian impikan selama ini" ujar ibu

"iya bu, ibu benar, semua ini adalah hal yang selalu kami mimpikan sedari kecil" jawab Andre

"sekarang kalian benar-benar tak boleh membuang waktu lagi, ini adalah kesempatan yang bagus untuk memulai karir kalian" tutur ibu

"iya ibu, kami rasa juga begitu. Oh iya ibu, kami juga mendapatkan undangan untuk bertemu salah satu agensi terkenal esok lusa" ujar Andre memberitahu ibu

"benarkah? ini adalah kabar yang menggembirakan" jawab ibu

"iya ibu, kami ingin memberitahu ibu kalau kami besok harus pergi ke kota dan kami harus meninggalkan panti ini" ujar Andre Ibu terdiam kala mendengar perkataan Andre, sebenarnya ibu merasa sangat sedih dengan perkataan Andre, namun lagi-lagi ibu berusaha menyembunyikan kesedihannya di depan Sandi dan Andre

" ibu apa ibu baik-baik saja?" tanya sandi yang merasa khawatir melihat ibu terdiam

"iya ibu baik-baik saja, ibu akan mendukung semua keputusan kalian. Ibu juga akan senang jika kalian nanti bisa sukses di luar sana, kalian juga berhak untuk mengejar cita-cita kalian. Ibu hanya bisa berdoa semoga saja semua itu akan segera terwujud"

ujar Ibu

Andre mulai mendekati ibu kemudian memeluk ibu dengan sangat erat. Jungkook menegang setiap kasih sayang yang telah ibu berikan padanya dan anak-anak panti lainnya.Air mata ibu juga mengalir kala Jungkook memeluk tubuhnya, ibu seakan tak bisa membendung lagi air matanya.

Sementara sandi ikut merasa haru kala melihat Jungkook memeluk ibu, ia mengerti dan juga merasakan semua kesedihan yang kini tengah ibu rasakan.

"ibu, ibu jangan menangis seperti ini, kami tak ingin melihat ibu menjadi sedih begini" ujar Andre pada ibu

"kalian tidak usah khawatir, ini air mata kebahagiaan ibu merasa sangat senang dengan ini semua" jawab ibu"ibu, kami berjanji tidak akan pernah melupakan ibu dan semua keluarga yang ada di panti. Suatu saat nanti kami pasti akan kembali dan berkumpul bersama kalian lagi" ujar Andre

"iya itu pasti, ibu akan menunggu kedatangan kalian kembali ke panti ini sebagai seorang idol yang terkenal. Ibu sangat yakin kalau kalian akan bisa membuat ibu dan semua yang ada di panti ini bangga " tutur ibu

Sandi yang sedari tadi berdiri menatap Jungkook dan ibu, mulai mendekati keduanya, sandi juga ikut memeluk ibu dan Andre. Kini ketiganya salingberkelahi melepas semua rasa kesedihan yang mereka rasakan.

"Tae, Kookie, sekarang kalian beristirahatlah, bukankah besok akan segera pergi. Besok ibu akan mengantar kalian ke terminal" ujar ibu sembari melepaskan pelukannya dari anak-anaknya itu

"iya ibu, kami juga harus mulai mengemasi baju-baju kami" jawab Andre

selamat malam ibu " ujar sandi sembari meninggalkan ruangan ibu.

Keesokan paginya, semua keluarga panti mulai berkumpul lagi untuk melepas kepergian sandi dan Andre . Sama seperti biasanya kini semuanya sedang berkumpul di halaman panti

Sandi dan Andre yang selama ini menjadi kakak panti akan segera keluar dan pergi meninggalkan panti.

Ada kebahagiaan dan juga kesedihan yang dirasakan semua warga panti, bahagia karena sandi dan Andre yang sekarang menjadi sangat terkenal dan kesedihan karena mereka akan segera berpisah dengan sandi dan Andre

Dari kejauhan paman juru masakyang selama ini cukup dekat dengan sandi dan Andre tampak begitu haru. Ta bahkan sampai meneteskan air matanya karena merasa tak percaya dua sahabat yang dulu kecil itu kini telah beranjak dewasa dan meninggalkan panti.

Bukan hanya paman juru masak, tapi semua warga panti kini merasa sangat sedih karena harus kehilangan sosok dua sahabat itu.

"hyung semoga sukses di luar sana" ucap salah satu anak perempuan yang menghampiri sandi dan Andre

" terimakasih atas doanya, kau juga harus rajin belajar agar suatu saat nanti juga bisa menggapai mimpi-mimpi mu" ujar Andre pada bocah itu

Kini sandi dan Andre dikelilingi oleh semua warga panti, mereka berdua merasa begitu senang kala semuanya dapat melepas mereka dengan hati yang senang.

Sandi dan Andre memang tak ingin ada kesedihan dan air mata saat mereka pergi. Keduanya menginginkan semuanya ikut merasa bahagia kala melepas mereka pergi.

"San, Kookie sebelum kalian pergi, berilah kata-kata perpisahan untuk adik-adik kalian disini" ujar ibupada sandi dan Andre

"Kookie, kau saja yang memberikan kata-kata perpisahan" ujar Andre pada sandi

"ah kau ini, selalu saja aku" jawab Jungkook

Kini Andre mulai berdiri dan memandang kepada seluruh warga panti secara bergantian

"selamat pagi semuanya" teriak Andre penuh semangat

"selamat pagi" jawab semua yang ada disana

"sebelum aku dan sandi pergi, aku akan sedikit mengucapkan kata terimakasih pada semuanya.Terimakasih atas waktu yang telah kita lewati bersama-sama selama ini, terimakasih atas semua Cinta dan kasih sayang kalian selama ini. Mungkin kata terimakasih tidak akan cukup untuk semuanya tapi hanya ini yang aku dan Sandi bisa ucapkan saat ini" ujar Andre pada semuanya

" untuk adik-adik ku yang berada disini, semoga kalian selalu semangat dan tak akan menyerah dengan semua mimpi-mimpi kalian, yakinlah suatu saat nanti kalian akan bisa menggapai semuanya, sekali lagi semangat untuk kalian semua" ujar Andre lagi Semuanya bertepuk tangan kala andre selesai menyampaikan rasa terimakasih pada semua yang ada disana.

Kini tibalah saat sandi dan Andre benar-benar akan meninggalkan panti, rasa sedih kembali menghampiri semuanya.

Semuanya menatap kepergian Sandi dan Andre , kini kedua sahabat itu mulai memasuki mobil bersama ibu dan paman juru masak sebagai supir.

San dan Andre membuka kaca mobil dan melambaikan tangannya pada semua keluarga panti. Semuanya juga membalas

lambaian tangan itu dengan perasaan yang sedih karena perpisahan.

Ini adalah momen yang sangat mengharukan bagi Sandi dan Andre , merasa kini tak sanggup menahan air mata mereka kala melihat kembali panti yang selama ini menjadi pelindung mereka.

Saat mobil mulai berjalan meninggalkan panti Sandi dan Andre kembali mengingat semua kenangan yang telah mereka habiskan di panti. Semuanya akan benar-benar menjadi sebuah kenangan sekarang, kehidupan baru diluar sana telah menunggu keduanya."Selamat tinggal semuanya" gumam Taehyung di dalam hatinya

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel ANAK CEO TAMPAN
8.1
Akibat jebakan keji sang mantan suami, Candice terpaksa melewati malam bersama seorang lelaki asing. Empat tahun berselang, ia pulang ke tanah air membawa putra kecilnya yang sangat cerdas dan tampan. Siapa sangka, takdir justru mendekatkannya kembali dengan ayah kandung sang anak. Di kala hasrat membalas dendam kepada perusak hidupnya berkobar, mampukah Candice meraih akhir bahagia bersama keluarga barunya?
Sampul Novel Ayah yang Salah Untuk Anakku
8.0
Sebuah kecelakaan kecil memicu petaka ketika seorang anak tidak sengaja menjatuhkan air panas ke tangan kekasih ayahnya. Sang ayah yang murka tega memotong setengah telapak tangan anaknya sebagai hukuman. Akibat rasa sakit yang luar biasa, anak itu kehilangan arah hingga terjatuh dan tenggelam di danau. Meski sang ibu histeris meminta bantuan, sang suami menolak menolong dengan dingin. Keterlambatan penanganan ini merenggut nyawa sang anak, menyisakan penyesalan terlambat bagi ayahnya.
Sampul Novel Tidak Pernah Melihat Kembali: Hati Menginginkan Apa yang Diinginkannya
8.0
Lorenzo tega mendonorkan jantung putri mereka demi wanita lain, membuat Gracie sangat kecewa. Ia pun menuntut cerai dan bekerja sama dengan Waylon, paman Lorenzo, untuk menuntut balas. Rencana mereka berhasil menghancurkan hidup Lorenzo hingga pria itu memohon ampun. Namun, setelah dendamnya terbalaskan, Gracie justru tidak bisa pergi begitu saja. Waylon menolak melepaskannya, membuat Gracie kini terjebak dalam jerat dominasi sang paman mantan suaminya.
Sampul Novel Hati Yang Tersakiti
8.1
Linda selalu diabaikan oleh ayah dan abangnya yang lebih menyayangi kakaknya, Sanny. Ketika pemimpin mafia Fendi Sucipto hadir menyelamatkan dan menikahinya dalam pesta megah, Linda mengira ia akhirnya dicintai. Namun, saat hamil tujuh bulan, sebuah kebakaran di pesta sang ayah mengungkap kenyataan pahit. Linda mendengar Fendi mengakui bahwa pernikahan mereka hanyalah rencana demi mendapatkan sumsum tulang belakang bayinya untuk menyembuhkan leukemia Sanny. Sadar dirinya hanya dimanfaatkan, Linda memilih pergi.
Sampul Novel KANG CENDOL TERNYATA MILIARDER
8.4
Banyak orang meremehkan Irpan yang sehari-hari hanya terlihat sebagai penjual cendol biasa. Padahal, di balik kesederhanaan itu, ia adalah seorang miliarder yang menyembunyikan identitas aslinya. Takdir kemudian mempertemukannya dengan Putri dalam sebuah kejadian tak terduga, memicu benih cinta di antara mereka. Akankah Putri menyadari kekayaan melimpah yang dimiliki Irpan? Mampukah Irpan terus menjaga rahasia besarnya di tengah kisah cinta mereka yang penuh kejutan?
Sampul Novel Om Om Kaya
8.9
Demi menyelamatkan nyawa sang nenek yang sedang kritis di rumah sakit, Erin Tiathe terpaksa mengambil keputusan ekstrem. Gadis berumur 19 tahun ini nekat menemui Madam Egeline di sebuah kelab malam untuk menjual kesuciannya demi melunasi biaya medis yang sangat besar. Walau sempat diragukan oleh Madam Egeline, tekad Erin sudah bulat. Kini, di tengah situasi yang begitu mendesak, ia harus bersiap menyerahkan tubuhnya untuk pertama kali demi mendapatkan uang yang ia butuhkan.