APKDock Logo
Bab
Bagikan
Sampul Novel Perempuan dan Kuasanya

Perempuan dan Kuasanya

Setelah suaminya menyebarkan video persalinannya ke situs terlarang, hidup wanita ini hancur akibat perundungan siber. Upaya hukum orang tuanya justru berakhir tragis dengan kematian mereka akibat ditabrak oleh pihak tergugat. Di tengah kondisi fisik yang lemah, ia diusir mertua dan suaminya pada tengah malam, lalu disiksa hingga tewas oleh sekelompok orang kejam. Jasadnya dikubur diam-diam di gunung terpencil oleh sang suami. Namun, maut bukanlah akhir. Ia tiba-tiba terbangun kembali di hari pertama ia melahirkan anaknya.
Bab
Bagikan

Bab 3

Opini publik di internet menyebar cepat hingga ke kerabat dan teman-temanku.

Orang tuaku yang tinggal seribu kilometer jauhnya pun membaca berita tentangku di internet.

Mereka datang menginap di rumah selama tiga hari tiga malam.

Mereka berangkat dari rumah di desa dengan tergesa-gesa.

Ketika mereka melihatku, aku sedang berdiri di atap gedung apartemen. Tubuhku gemetar hingga mau terjatuh.

Ibuku berlutut di tanah, dia memohon padaku sambil menangis.

"Lina, kamu itu putri kesayangan Ibu satu-satunya. Jangan sampai kamu berpikiran yang nggak-nggak. Kalau nggak ... Ibu juga nggak akan sanggup hidup lagi!"

Ayahku juga sangat mencemaskanku, penyakit jantungnya sampai kambuh.

Dia memegangi dadanya sambil merintih kesakitan, lalu jatuh pingsan.

Aku melihat orang tuaku yang cemas dan menderita karenaku.

Kemudian, aku pun memutuskan untuk menyerah dan turun perlahan dari atap.

Setelah ayahku sadar, dia langsung menarik Sandi dengan marah, "Sandi! Putriku jadi begini gara-gara perbuatanmu!"

"Sekarang kamu cuma punya dua pilihan, mengaku dan mempertanggungjawabkan semuanya, atau ceraikan putriku!"

Sandi terlihat agak panik. Dia lalu menggendong anakku yang baru lahir sambil mengancamku.

"Lina, kalau sampai Ayahmu berani menjebloskanku ke penjara ...."

"Aku akan membuat keluargamu hancur lebur hari ini!"

"Sandi! Dasar binatang! Dia itu anakmu!"

Sandi menahan amarahnya. Wajahnya terlihat merah padam, kedua matanya membelalak lebar, "Anakku? Dia ini belum jelas anak siapa!"

Aku benar-benar tidak habis pikir Sandi bisa berkata seperti itu.

Padahal aku sudah bersama dengannya sejak di masa sekolah.

Aku bahkan tidak berani mengucapkan lebih dari satu kata saat mengobrol dengan pria selain dirinya.

Sekarang, demi menyelamatkan dirinya sendiri.

Sandi bahkan sampai menyalahkan dan memfitnahku.

Sepuluh tahun! Aku sudah mencintai dan akhirnya menikah dengannya selama sepuluh tahun.

Tapi dia malah berani mengucapkan kalimat hina seperti barusan pada orang yang paling mencintainya!

Sandi bahkan memanfaatkan anak kandungnya sebagai alat untuk mengancamku!

Dia sama sekali tidak pantas menjadi seorang suami, apalagi seorang ayah!

Aku benar-benar kecewa pada Sandi.

"Sandi, aku sudah memikirkannya. Aku mau kita cerai!"

Sandi malah langsung membawa anak kami dan memberikannya ke ibu mertuaku.

Dia lalu menampar wajahku dengan keras, "Pergi saja sana kalau memang mau pergi! Lagipula kamu sudah ternodai!"

"Kamu bukan siapa-siapa tanpa aku!"

Hatiku seolah-olah membeku dalam sekejap. Rasanya begitu dingin hingga membuatku sesak.

Aku menahan rasa sakit serta tidak nyaman pascamelahirkan.

Kemudian bergegas mengemasi pakaianku.

Aku dan orang tuaku berjalan keluar rumah sambil membawa koper dengan perasaan kecewa.

Begitu aku baru saja melangkah keluar.

Ibu mertuaku tiba-tiba datang dan mendorongku hingga terjatuh ke tanah.

"Cuih! Cepat pergi dari sini!"

Orang tuaku meminjam uang 1,2 miliar dari kerabat kami.

Mereka mencari pengacara terbaik di kota untuk membantuku dalam kasus ini.

Mereka berusaha menguatkanku yang hampir hancur.

Mereka mencoba menenangkanku, "Lina, meskipun kamu bercerai, ayah dan ibu akan tetap berjuang menindak orang-orang yang sudah menyakitimu."

"Nggak ada yang boleh memfitnah putri kami."

"Lina putri kami adalah perempuan paling baik di dunia ...."

Sudah tiga tahun aku tidak bertemu orang tuaku karena memilih untuk tinggal jauh bersama Sandi setelah kami menikah.

Tapi saat aku sedang di masa paling kelam, justru hanya orang tuaku yang bisa kujadikan tempat bersandar.

Padahal dulu aku selalu menganggap mereka sebagai orang kampung yang tidak tahu apa-apa.

Aku merasa mereka terlalu naif dan keras kepala.

"Ayah, Ibu, maafkan aku ...."

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Benih Sang Paranormal
8.6
Intan, desainer sukses berusia 30 tahun, begitu fokus pada karier hingga mengabaikan asmara. Status lajangnya memicu gunjingan tetangga dan tekanan dari ibunya, Sukma. Terbebani situasi ini, Intan mencurahkan isi hatinya kepada sang sahabat, Luna. Menyadari sikap dingin Intan pada pria, Luna curiga ada pengaruh sihir di baliknya dan menyarankan pengobatan alternatif. Benarkah ada kekuatan gaib yang selama ini menghalangi jodoh Intan?
Sampul Novel Cintanya Bukan Untukku
9.5
Setelah kematian Ethan, Olivia menemukan album foto berisi Emma, gadis asuhan suaminya, serta kenyataan bahwa seluruh warisan jatuh ke tangan gadis itu. Meninggal dalam penyesalan, Olivia tiba-tiba terbangun di masa lalu sebelum pernikahan mereka. Bertekad tidak mengulang kesalahan, ia memilih pergi mengejar impiannya sendiri. Namun, keputusan Olivia justru membuat Ethan kehilangan kendali dan mencarinya ke berbagai belahan dunia.
Sampul Novel GAIRAH PEREMPUAN NAGA
8.1
Koh Ho Ming memercayai Diandra, putri piatu dari asisten rumah tangganya, sebagai reinkarnasi Perempuan Naga. Sejak kecil, ia memperlihatkan tanda spiritual kuat selaku titisan Dewi Kesayangan Langit. Diandra pun harus menghadapi rintangan berat serta tragedi hidup demi menggapai keberhasilan. Perjalanan takdirnya yang penuh liku diwarnai oleh kisah cinta yang mendalam serta sisi erotis yang membara.
Sampul Novel Hati Alpha yang Terlambat
7.9
Demi Timothy Oliver, Vanessa Price rela mendonorkan sumsum tulangnya. Namun, pengorbanan itu justru dibalas dengan kekejaman Timothy yang ingin membalas dendam demi ibu tirinya, Bryanna. Selama empat tahun Vanessa hidup dalam siksaan, hingga ia dinyatakan tewas di reruntuhan tambang. Penyesalan Timothy baru datang saat menemukan jasad Vanessa bersama bukti kehamilan. Kini, Vanessa bangkit kembali untuk menuntut balas atas kehancuran hidup dan kariernya.
Sampul Novel LINTANG Telik Sandi 69 - Prahara di Tanah Kematian
8.4
Demi menggali petunjuk penting, agen elite Telik Sandi 69 bernama Lintang rela memakai daya pikatnya untuk menjebak Bernardo yang mesum. Namun, ini barulah awal dari misi kerajaan yang jauh lebih besar. Bersama empat rekannya, Lintang dikirim untuk mengusut teror mencekam di Benua Swarna Dwipa. Penyelidikan menuntun mereka ke Tanah Kematian, sebuah area kejam tanpa hukum. Di sana, mereka harus menghentikan konspirasi gelap yang mengancam eksistensi umat manusia di Jagad Mayapada.
Sampul Novel SILUMAN HARIMAU
8.1
Zola terkejut saat mengetahui dirinya mewarisi darah siluman harimau yang mengerikan. Rahasia kelam ini berasal dari perjanjian mistis sang kakek di Kalimantan Barat pada masa lalu. Kutukan itu bangkit karena Zola melanggar pantangan dengan berhubungan intim bersama orang luar, padahal keturunannya wajib berpasangan dengan sesama sedarah. Kini, Zola dan kekasihnya, Arman, harus berjuang keras memutus ikatan gaib tersebut agar bisa kembali menjalani kehidupan yang normal.