APKDock Logo
Bab
Bagikan
Sampul Novel Perebutan Hati Kekuasaan

Perebutan Hati Kekuasaan

Aeliana selalu gagal lolos dari sekapan mafia kejam, Lord Zorian Valen. Padahal, ia sebenarnya telah terpikat pesona Zorian sejak belia. Keadaan kian pelik ketika kakak tiri Zorian, Orion Valen, pulang demi merebut kekuasaan. Di tengah konflik keluarga ini, Aeliana dipaksa melayani Orion hingga keduanya terlibat hubungan gelap. Kini, ia pun terjebak di antara rasa cintanya pada Zorian dan ambisi Orion yang ingin menguasainya.
Bab
Bagikan

Bab 3

Aeliana terdiam dalam langkah Zorian yang cepat. Pria itu menggenggam tangannya dengan begitu erat, seolah ingin memastikan dia tidak akan bisa melarikan diri lagi. Sebagai gadis yang selalu terbiasa dengan kebebasan dan hidup tanpa terlalu banyak keterikatan, perasaan terjebak ini begitu asing. Namun malam itu, ia merasa lebih terperangkap daripada sebelumnya.

Zorian tidak berbicara sepanjang perjalanan kembali ke kamar mereka, dan Aeliana pun tak berani membuka mulut. Kata-kata Orion masih menggema di telinganya, seperti bisikan gelap yang terus merayap di pikirannya. "Dia sudah milikku."

Aeliana menggigit bibirnya, mencoba mengusir pikiran itu. Tetapi semakin ia mencoba untuk melupakan kata-kata itu, semakin kuat ia merasakannya di dalam hati. Milikku. Kalimat itu tidak hanya sekadar sebuah klaim, melainkan ancaman yang mengintai dari balik senyum licik Orion.

Begitu mereka tiba di kamar, Zorian menarik pintu dengan kasar, membantingnya hingga berderak. Aeliana melangkah masuk, menundukkan kepala, takut jika ia melihat langsung ke mata Zorian. Namun pria itu tidak membiarkan diam itu berlangsung lama. Dia memutar tubuh Aeliana dengan satu tarikan lembut namun kuat, memaksa matanya untuk menatapnya.

"Kenapa kamu tidak mengatakan apa yang sebenarnya terjadi di sana?" suara Zorian terasa seperti desakan, menuntut jawaban. "Kenapa kamu tetap diam saat dia mengancammu?"

Aeliana menelan ludah, matanya mulai terasa panas. Ia berusaha menahan air mata yang sudah menggenang. "Aku... tidak tahu apa yang harus aku katakan, Zorian. Dia... Dia mengatakan hal-hal yang membuatku bingung."

Zorian mengerutkan kening, jelas terlihat frustrasi. "Dia sudah mengusikmu, Aeliana. Aku tidak akan membiarkan itu terjadi lagi."

"Aku tidak bisa menghindarinya, Zorian," jawab Aeliana dengan suara tercekat. "Dia lebih berkuasa daripada yang kamu kira. Lebih kuat daripada yang aku bayangkan. Dan aku... aku terjebak di antara kalian berdua."

Zorian tidak mengatakan apa-apa untuk beberapa detik, hanya menatapnya dengan tatapan penuh konflik. Aeliana tahu Zorian mencintainya, namun ia juga tahu ada sesuatu yang menghalangi mereka-sesuatu yang lebih besar dari hubungan mereka.

"Dia akan mengancam kita lagi, Aeliana," kata Zorian akhirnya, suaranya lebih rendah. "Dan aku tidak tahu bagaimana kita bisa keluar dari cengkeramannya."

Aeliana menatap Zorian, merasa hatinya semakin hancur. Mengapa harus seperti ini? Ia hanya ingin hidup tenang, bersama pria yang ia cintai. Namun kenyataannya, mereka terjebak dalam perang keluarga yang tidak mereka pilih. Semua yang mereka lakukan hanya membuat mereka semakin tenggelam dalam jaring yang dipasang oleh kekuasaan yang lebih besar.

"Aku tidak tahu bagaimana caranya untuk bertahan, Zorian," Aeliana berbisik, matanya basah. "Aku takut jika aku memilih salah satu di antara kalian... aku akan kehilangan segalanya."

Zorian mendekat, menatapnya dengan intensitas yang hampir menyakitkan. "Kamu tidak akan kehilangan aku, Aeliana," katanya, suaranya bergetar penuh emosi. "Aku akan selalu melindungimu."

Tetapi kata-kata itu terasa kosong bagi Aeliana. Ia ingin percaya, ia ingin begitu banyak hal, tetapi kenyataannya berkata lain. Mereka terjebak dalam permainan ini, dan Aeliana tahu betul bahwa dunia mereka tidak akan pernah sama lagi.

Hari demi hari berlalu, dan meskipun Zorian berusaha untuk melindunginya, ia mulai merasakan ketegangan yang semakin intens di antara dirinya dan Orion. Setiap kali mereka bertemu, tatapan Orion penuh dengan ancaman, dan senyumnya yang penuh tipu daya hanya membuatnya semakin gelisah. Aeliana merasa seperti sebuah boneka yang ditarik kesana kemari, tidak bisa keluar dari jerat yang telah dibentuk untuknya.

Malam itu, setelah pertemuan terakhir yang menegangkan dengan Orion, Aeliana terbaring di tempat tidurnya, matanya terpejam namun pikirannya tidak bisa tenang. Pikirannya terus dihantui oleh pilihan-pilihannya-antara cinta dan pengkhianatan, antara hidup yang ia impikan dan hidup yang dipaksakan padanya.

Tiba-tiba, terdengar ketukan halus di pintu kamar. Aeliana terkejut dan segera bangkit, berusaha menenangkan diri. Ia membuka pintu, dan di sana, di hadapannya, berdiri Orion. Dengan tatapan dingin yang tidak bisa dibaca, dia masuk tanpa diundang.

"Apa yang kamu inginkan, Orion?" tanya Aeliana, mencoba menahan rasa takut yang merayap di dadanya.

Orion menatapnya sejenak, lalu melangkah lebih dekat. "Aku tahu kamu merasa terjebak, Aeliana," kata Orion, suaranya begitu tenang namun penuh dengan ancaman terselubung. "Tapi percayalah, kamu tidak akan bisa lari dariku. Kamu hanya akan membuatnya lebih buruk untukmu."

Aeliana merasa perutnya berputar. "Apa maksudmu?" tanyanya, suaranya terputus-putus.

Orion tersenyum tipis, dan kali ini senyum itu terasa lebih menakutkan daripada sebelumnya. "Zorian mungkin menganggap dirinya pelindungmu," katanya, mendekatkan wajahnya ke wajah Aeliana. "Tapi aku yang memiliki kekuasaan di sini. Kamu tahu itu, bukan?"

Aeliana berusaha mundur, tetapi Orion meraih tangannya dengan cepat, menahannya dalam genggamannya yang kuat. "Kamu akan menjadi milikku, Aeliana," bisiknya, suara rendah yang menyusup hingga ke tulang belulangnya. "Karena pada akhirnya, tak ada jalan keluar dari permainan ini. Kamu hanya bisa memilih siapa yang akan menguasaimu."

Setiap kata Orion menumbuk keras di dalam dadanya. Aeliana merasa terhimpit, dikelilingi oleh dua pria yang memiliki kekuasaan yang tak bisa ia lawan. Dan saat itu, ia tahu satu hal yang pasti: hidupnya tidak akan pernah sama lagi.

Apa yang akan Aeliana pilih? Cinta yang telah lama ia harapkan, atau kekuasaan yang tak bisa ia hindari?

Lanjut Nonton!
Ceritanya makin seru! Buka Aplikasi untuk lanjut membaca
Buka Semua Episode
Buka Situs Web Resmi

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Istri Dekilku Anak Sultan
9.0
Penyesalan mendalam menghampiri Alif setelah menceraikan Shinta, perempuan yang dahulu ia anggap tidak menarik. Ia terkejut saat mengetahui mantan istrinya tersebut adalah pewaris tunggal konglomerat sekaligus pemilik baru perusahaan tempatnya bekerja. Di tengah konflik perebutan kekuasaan yang membahayakan nyawanya, Shinta harus berjuang mempertahankan diri dari musuh-musuhnya. Beruntung, ada Raka yang selalu siap melindungi Shinta, menumbuhkan harapan akan hadirnya cinta sejati di antara mereka.
Sampul Novel Kobaran Masa Lalu
7.8
Kehadiran wanita asing merusak rumah tangga sang protagonis dalam novel Kobaran Masa Lalu. Suami dan putranya justru membela wanita manipulatif itu hingga memicu perceraian. Di hari perpisahan, sang istri dikunci di kamar yang sengaja diledakkan dengan tabung gas. Tragisnya, sang suami yang bekerja sebagai pemadam kebakaran memilih menyelamatkan wanita lain karena mengira istrinya telah tewas. Ketika mereka bertemu kembali, tuduhan kejam justru kembali dilayangkan kepadanya.
Sampul Novel Pembalasan Dendam Sang Pemeran Figuran
9.2
Setelah tewas membeku akibat dikhianati keluarganya, Anggi Suharjo terbangun kembali di hari pernikahannya dengan Luis Giandra yang kejam. Menyadari dirinya hanya figuran yang dikorbankan demi sang adik kembar, Wulan, Anggi bertekad tidak akan lagi mengemis kasih sayang. Menggunakan kecerdasan strategi militer dan keahlian medisnya yang luar biasa, ia siap menaklukkan dunia. Saat keluarganya yang menyesal mulai memohon ampun, Luis yang awalnya dingin justru enggan melepaskan Anggi demi membayar utang nyawa.
Sampul Novel Pengorbanan Cinta Sang Letnan
9.6
Dua tentara elit Kopassus berlatar intelijen, Rey dan Alex, telah menjalin persahabatan sejak masa kecil. Namun, hubungan erat mereka kini diuji oleh perasaan cinta pada wanita yang sama. Di sela-sela perjuangan dan pengabdian besar mereka untuk negara, konflik batin yang sengit pun mulai membayangi. Takdir menuntut mereka menentukan pilihan sulit antara loyalitas pada tugas negara atau ego pribadi. Akankah cinta yang menang, atau justru persahabatan mereka yang hancur?
Sampul Novel Penyesalan Mantan Suamiku
9.8
Dua tahun menikah, kebahagiaan Sophia atas kehamilannya hancur karena Nathan meminta cerai. Saat nyawanya terancam dalam sebuah insiden pembunuhan, Nathan mengabaikan panggilan daruratnya hingga Sophia putus asa dan memilih pergi ke luar negeri untuk menata hidup baru. Namun, saat Sophia hendak menikah lagi, Nathan mendadak muncul kembali. Dengan penuh penyesalan, ia menuntut penjelasan mengenai anak yang telah dilahirkan oleh Sophia.
Sampul Novel Axia : The Assassin Who Reincarnated Into The Princess of The Kingdom
8.3
Ma Axia, pembunuh legendaris Tiongkok berjuluk iblis berdarah dingin, tewas dikhianati organisasinya sendiri akibat perkara upah. Namun, jiwanya justru bertransmigrasi ke raga permaisuri Kerajaan Zhang yang terkenal lemah dan tidak berdaya. Berbekal memori serta keahlian bertarung dari masa lalunya, Axia harus menjalani takdir baru dalam tubuh wanita yang kerap dipandang sebelah mata. Mampukah sang pembunuh bayaran profesional menaklukkan dunia barunya ini?