APKDock Logo
Bab
Bagikan
Sampul Novel Penyesalan Ibu Setelah Aku Tiada

Penyesalan Ibu Setelah Aku Tiada

Sejak tragedi masa kecil yang menewaskan sang kakak saat mereka membolos sekolah, kehidupan protagonis berubah menjadi neraka. Sang ibu menaruh kebencian mendalam dan menuduhnya sebagai penyebab kematian tersebut. Selain diperlakukan layaknya pembantu, posisinya digantikan oleh seorang anak angkat. Puncaknya, sang ibu menuntut donor ginjal demi anak adopsi tersebut. Memilih menyerah pada ketidakadilan ini, ia memberikan nyawanya, menyisakan penyesalan tak berujung bagi sang ibu yang terlambat menyadari kebenaran.
Bab
Bagikan

Bab 4

Aku melayang di udara, melihat keduanya berbahagia. Kemudian, ibuku mendapat panggilan dari rumah sakit. Katanya, hasil tes cocok. Aku bisa mendonorkan ginjalku kepada Valentine.

Ibuku menyuruh Valentine meneleponku. Mereka ingin memintaku membuat persiapan operasi. Namun, tidak ada yang menjawab panggilan. Aku sudah mati, bagaimana mungkin menjawab panggilan lagi?

"Ibu, Virginia nggak angkat telepon! Apa dia nggak mau mendonorkan ginjalnya padaku? Bu, huhu ...." Valentine berpura-pura menangis di hadapan ibuku.

"Benar-benar nggak berguna! Ditelepon saja nggak dijawab! Entah ke mana dia! Kalau sampai aku melihatnya, dia akan kuberi pelajaran!" Bentakan ibuku yang dipenuhi amarah bergema di pinggir pantai. Ibuku mencoba meneleponku lagi dan lagi. Setiap kali tidak ada jawaban, amarahnya makin berkecamuk.

"Aku rasa dia sudah bosan hidup!"

Valentine yang berdiri di samping tak kuasa mengernyit. "Ibu, apa mungkin Virginia marah sampai nggak mau mendonorkan ginjalnya kepadaku lagi? Sebelumnya, kami ...."

Sebelum Valentine selesai bicara, ibuku sudah menyela dengan tatapan tajam, "Marah? Atas dasar apa dia marah? Dia tinggal di rumah mewah dan diberi makan! Kalau bukan karena Vivian meninggal ...."

Ibu tiba-tiba berhenti bicara, seolah-olah baru sadar telah mengungkit masa lalu yang menyedihkan. Segera, dia terlihat dingin dan marah lagi.

"Pokoknya kalau dia berani menunda operasimu, aku bakal buat dia mampus! Tenang saja, Sayang. Ibu pasti akan menyembuhkanmu. Ibu cuma punya kamu!"

Valentine menarik lengan baju ibunya dan berucap, "Ibu, kamu harus janji ya. Ibu yang terbaik. Aku sayang sekali sama Ibu! Kamu satu-satunya ibuku!"

"Mungkin Virginia lagi sibuk dan nggak bisa angkat telepon. Coba kita telepon lagi."

"Sibuk? Nggak bisa angkat telepon?" Ibu terkekeh-kekeh mendengarnya. "Sejak kecil, dia cuma bisa buat repot. Dia kira dirinya sudah dewasa. Huh! Menyedihkan sekali!"

Saat ini, aku yang menyaksikan semua dari atas merasa sangat kecewa. Kukira kematian bisa membuatku terlepas dari kebencian. Siapa sangka, harapan terakhirku harus pupus.

Pembantu segera datang ke rumahku. Namun, tidak peduli bagaimana dia mengetuk pintu, tidak ada respons apa pun dari dalam.

Pada akhirnya, pembantu menggunakan kunci cadangan. Begitu masuk, dia menemukan jenazah berbau busuk. Pembantu itu segera menutup hidungnya dan keluar. Kemudian, dia mengeluarkan ponselnya dengan tangan bergetar dan menelepon ibuku untuk melapor, "Bu, Virginia sudah meninggal!"

Lanjut Nonton!
Ceritanya makin seru! Buka Aplikasi untuk lanjut membaca
Buka Semua Episode

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Alexa
9.2
Alexandra Delacroix Adams, gadis tomboy dari keluarga terpandang, harus menjalani hukuman setahun di Desa Pelem sebagai Jamilah. Ia terpaksa memakai kebaya dan berusaha mendobrak patriarki di sana. Langkahnya ditentang oleh Jenggala Buana Sagara, petani modern yang menganggap remeh perempuan kota. Meski dituduh memicu kekacauan, Alexa tidak menyerah untuk memandirikan ekonomi para wanita desa.
Sampul Novel Hasrat Nikmat Bidadari Kampus
9.7
Penjelasan Adrian terbukti benar; perempuan itu sungguh memikat. Ia tidak hanya memiliki keindahan fisik yang terjaga dan wangi tubuh yang menawan dari jauh, tetapi juga menyandang gelar mahasiswi tercerdas dengan indeks prestasi tertinggi di kampusnya. Kombinasi sempurna antara kecantikan menawan, latar belakang kaya, serta kemampuan akademis yang luar biasa menjadikannya layaknya permata paling berkilau yang sangat dikagumi di seluruh area universitas.
Sampul Novel Istri Dari Masa Depan
8.2
Li Mei terbangun di rumah bobrok yang tak ia kenali setelah terjatuh dari tangga. Bukannya dirawat, ia malah dihadapkan pada Bai Changyi, pria rupawan yang mengaku suaminya. Bai Changyi berniat menceraikannya karena mengira Li Mei berniat mengakhiri hidup. Walau kebingungan dengan situasi di zaman kuno ini, Li Mei menolak bercerai demi ambisinya. Ia bertekad mengubah nasib dan menjadi pengusaha sukses bersama sang suami yang menyimpan misteri.
Sampul Novel Muda, Liar dan Bergairah
9.1
Lucas Traverson, calon koki yang terobsesi dengan kendali diri, harus menghadapi kenyataan pahit saat bekerja untuk Alyssa Deveraux. Mantan penari eksotik yang kini menjadi pemilik restoran barunya itu membawa kembali ingatan akan malam panas masa lalu mereka. Di tengah ketegangan gairah yang membara, Alyssa ternyata menyembunyikan rahasia gelap yang misterius. Lucas kini terjebak dalam batas tipis antara fantasi dan kenyataan berbahaya yang menguji pertahanannya.
Sampul Novel Nathan & Aubree
9.3
Sejak pertama kali bertemu, Aubree telah menyerahkan seluruh hatinya kepada Nathan. Sayangnya, Nathan masih tenggelam dalam kepedihan masa lalu dan rasa patah hati yang belum pulih. Walau kasih sayangnya tidak terbalas dan kerap menerima penolakan yang menyakitkan, Aubree tetap bertahan. Ia bertekad untuk terus berjuang mencairkan kebekuan hati pria itu. Akankah keteguhan Aubree berhasil merobohkan tembok pertahanan Nathan, atau ia akan selamanya tersisih dalam kisah yang rumit ini?
Sampul Novel Pengkhianatanmu Adalah Kesalahan Terbesarmu
9.4
Sebagai anak angkat di keluarga Haris, hidup Alya hancur setelah dikhianati Revan hingga berbadan dua. Demi nama baik keluarga, ia diusir dan dipaksa menggugurkan bayinya. Alya menolak, lalu memilih pergi demi membesarkan putranya, Rayan, seorang diri. Saat telah sukses, takdir justru mempertemukannya kembali dengan Revan yang kini datang memohon ampun. Meski pria itu mencoba menebus kesalahannya, kepedihan Alya terlanjur mendalam. Akankah ada kesempatan kedua?