APKDock Logo
Bab
Bagikan
Sampul Novel Penyesalan Ibu setelah Aku Mati

Penyesalan Ibu setelah Aku Mati

Seorang gadis meregang nyawa di tangan psikopat tetangga sebelah rumahnya. Di saat kritis, sang pembunuh menelepon ibunya, namun panggilan minta tolong itu diabaikan karena sang ibu menganggapnya berbohong dan lebih memilih menenangkan adiknya yang cemas menghadapi ujian. Tiga hari berselang, tempat kejadian perkara dipenuhi polisi. Ibu yang bekerja sebagai ahli forensik dipanggil untuk mengautopsi jasad wanita tanpa kepala, tanpa pernah menyadari bahwa mayat yang terbujur kaku itu adalah putri kandung yang selalu ia benci.
Bab
Bagikan

Bab 3

Aku melayang di sisi Ibu dan Justin sepanjang perjalanan. Tiba-tiba, Ibu menerima telepon dari dosen pembimbingku.

“Halo? Apa ini wali Hana? Ponsel Hana nggak bisa dihubungi dan dia juga nggak ada di asrama. Dia sudah nggak masuk sekolah 3 hari.”

Ibu hanya menanggapi dengan acuh tak acuh dan langsung memutuskan sambungan telepon. “Nggak usah khawatir. Memangnya apa yang bisa terjadi padanya? Dia seharusnya lagi pergi keluyuran sama orang lain!”

‘Benar, nggak perlu khawatir. Aku memang nggak akan bisa buat kalian khawatir lagi,’ ucapku dalam hati.

Ibu sudah membenciku sejak kecil. Sebab, aku hanyalah alat yang digunakannya untuk mempertahankan rumah tangganya. Asalkan merasa sedikit tidak senang, dia akan langsung memukul dan memakiku. Sampai Justin lahir, semuanya pun berubah.

Justin yang berusia 10 tahun dimanjakan habis-habisan oleh Ibu. Meskipun hanya tergores, Ibu akan berjaga di sisinya semalaman. Namun, aku yang berusia 14 tahun malah harus sekolah sambil bekerja untuk menopang kebutuhan hidupku.

Dia bahkan menggunakan uang yang kuhasilkan untuk mendaftarkan Justin ke berbagai kelas tambahan. Uangku setara dengan uang Justin.

Meskipun aku pergi bekerja, Ibu akan selalu mengatakan aku pergi keluyuran, juga selalu mengutukku untuk mati. Sekarang, aku benar-benar sudah mati. Di keluarga ini, diabaikan dan ditindas adalah makanan sehari-hariku.

Di umur 15 tahun, aku demam tinggi hingga mencapai 41 derajat celcius. Aku berbaring di tempat tidur dan berkata dengan lemas, “Ibu, aku nggak nyaman banget. Boleh bawa aku ke rumah sakit?”

Ibuku hanya memelototiku dan berseru, “Mau pura-pura sakit supaya nggak usah ke sekolah? Jangan mimpi!”

Meskipun aku sudah mulai berhalusinasi saking tingginya suhu tubuhku, Ibu tetap tidak merasa kasihan padaku. Aku diseretnya ke sekolah seperti sebuah boneka usang. Malam itu, demamku terlalu tinggi hingga hampir membuatku meninggal saking sakitnya. Setelahnya, guruku yang sudah tidak tega melihat keadaanku buru-buru menelepon ambulans dan aku baru terselamatkan.

Sejak saat itu, aku tahu Ibu tidak menyayangiku.

Seiring dengan bertambahnya usiaku, Justin makin arogan. Dengan kasih sayang ibuku yang berlebihan, dia lebih cepat dewasa dari orang seumurannya. Hanya saja, aku tidak menyangka orang yang menindasku di sekolah adalah adik kandungku.

Justin mengambil foto telanjangku saat mandi yang menunjukkan dengan jelas semua bagian intim tubuhku. Dia juga memamerkan dan mengirim foto itu kepada semua murid serta guru sekolah. Seluruh sekolah pun dipenuhi dengan rumorku.

“Eh, sudah lihat? Dia masih begitu kecil, tapi tubuhnya sudah berkembang sempurna. Dia benar-benar seorang pelacur!”

“Aku kira dia sangat jujur dan seorang pekerja keras yang hanya tahu belajar. Ternyata, itu semua cuma sandiwara.”

Semua orang di sekolah menatapku dengan tatapan merendahkan.

Justin juga membawa sekelompok preman untuk menekanku ke dinding, lalu menjambak dan menamparku. Tidak ada seorang pun dari murid-murid yang menyaksikan hal ini membantuku atau melapor polisi. Mereka hanya menyaksikanku dihina dan diinjak-injak dengan ekspresi dingin.

Entah bagaimana ibuku mengetahui kasus penindasan ini. Dia pun datang ke sekolah dengan marah. Awalnya, aku mengira dia akan membantuku menangani masalah ini atau menghiburku. Namun, dia tidak melakukan apa-apa, malah menyalahkanku atas segalanya.

Dia menjewer telingaku, menjambakku, dan menyeretku ke luar sekolah di bawah tatapan semua orang sambil mengomel, “Kenapa kamu begitu nggak tahu malu. Masih kecil, tapi bukannya belajar dengan baik. Siapa yang mau kamu rayu? Kamu memang kegatalan! Kenapa aku bisa lahirkan anak sepertimu! Kenapa kamu nggak disiksa sampai mati saja sama orang!”

Ibu menamparku sampai telingaku berdengung dan kepalaku terasa pusing. Sementara itu, Justin hanya tertawa bangga.

Ucapan Ibu bagaikan panah yang menusuk hatiku. Dia jelas-jelas tahu Justin yang sengaja mempermalukanku, tetapi masih tetap begitu pilih kasih dan memilih untuk menutup sebelah mata. Rasa sakit karena disakiti oleh keluarga jauh lebih menusuk daripada ditindas di sekolah.

Pada saat itu, aku sudah sepenuhnya merasakan apa yang namanya putus asa. Baginya, Justin selamanya adalah yang terpenting.

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Kelakuan Suami dan Ibu Mertuaku di Balik Pintu
8.3
Mengetahui bahwa anak yang disayanginya selama ini merupakan hasil hubungan sedarah, sementara darah dagingnya sendiri telah meninggal secara mengenaskan, tidak membuat wanita ini menyerah pada keterpurukan. Alih-alih hancur, ia memilih bangkit dengan tekad membara untuk menuntut keadilan. Langkah pembalasan dendam pun dimulai dengan menyeret sang ibu mertua ke balik jeruji besi dan menelanjangi semua kebusukan suaminya di hadapan publik, sebelum ia melangkah pergi memulai lembaran hidup yang baru.
Sampul Novel Melepas Dia Yang Tak Pantas
9.4
Pernikahan Mila dan Arfan selama sepuluh tahun mulai retak akibat campur tangan mertua. Saat jenuh, Mila dipertemukan lagi dengan Ferdy, cinta pertamanya, lewat urusan anak dan proyek kerja. Namun, kedekatan mereka ternyata adalah jebakan licik Nita, istri Ferdy. Nita sengaja memfitnah mereka berselingkuh demi memuluskan perceraiannya sendiri serta menutupi aibnya sebagai korban.
Sampul Novel Dituduh Sebagai Simpanan Setelah Membeli Guci Abu Seharga 16 Miliar
9.1
Saat pemakaman, sekelompok orang asing mengacau. Wanita yang memimpin mengaku sebagai kekasih suamiku dan menuduhku sebagai simpanan. Kerabat hanya menonton saat dia menyuruh orang merobek pakaianku. Demi menghormati suasana, aku memintanya menunggu, namun dia justru menghancurkan guci abu seharga miliaran yang dibeli pacarnya. Dia mengira itu abu ibuku, tanpa tahu bahwa guci itu berisi abu ibu mertuaku—yang merupakan ibu kandung dari kekasihnya sendiri.
Sampul Novel Pewaris Alpha, Hati yang Tak Ku-inginkan
8.4
Pernikahan Bima dan Keisha di Jakarta retak akibat masalah genetik. Demi mendapatkan keturunan, Bima menunjuk Rania sebagai ibu pengganti. Namun, Bima malah mencintai Rania dan menelantarkan istrinya. Kehancuran Keisha memuncak saat mengetahui Bima berniat menikah siri di vila impiannya. Sadar cintanya dikhianati kebohongan besar, Keisha berpura-pura tegar demi menyusun rencana rahasia untuk pergi dan lenyap selamanya.
Sampul Novel Saya dan Miliarder Cantik
8.3
Kehidupan tersembunyi Mateo terancam setelah Hillary, miliarder sombong, hadir dan memicu rasa ingin tahu Serina, jurnalis yang menyelidiki masa lalunya. Terjebak kasus pembunuhan masa lalu, Mateo terpaksa bersekutu dengan mereka untuk menyingkap kebenaran tragedi keji tersebut. Di tengah ancaman berbahaya, ketiganya harus menghadapi musuh tangguh dan menguji keyakinan mereka. Akankah keadilan terwujud, atau masa lalu justru menghancurkan mereka?
Sampul Novel Single Mom
7.8
Kehidupan seorang ibu tunggal dipenuhi duka mendalam dan rahasia kelam masa lalu. Di tengah tuduhan kejam sebagai wanita parasit, sebuah misteri besar mengancam kehidupannya. Konflik memuncak saat ia harus menghadapi konfrontasi tajam mengenai asal-usul sang anak. Benarkah ia menggoda ayah seseorang demi uang jutaan rupiah dan menghancurkan keluarga lain? Kini, kebenaran yang lama tersembunyi siap terungkap sepenuhnya.