APKDock Logo
Bab
Bagikan
Sampul Novel Penyesalan Cinta Terdalam Mantan Suami

Penyesalan Cinta Terdalam Mantan Suami

Tepat pada hari ulang tahun ke-27 sekaligus peringatan pernikahan ketiga mereka, Felisha menerima kejutan pahit dari suaminya, Zarend Richardy. Bukan hadiah manis, melainkan selembar surat cerai yang disodorkan pria itu. Zarend menandatanganinya dengan dingin demi menuruti keinginan Valerie yang keras kepala. Baginya, perceraian ini hanyalah formalitas belaka agar Valerie mau menerimanya kembali. Felisha kini harus menghadapi kenyataan pahit saat suaminya meminta tanda tangannya tanpa rasa bersalah.
Bab
Bagikan

Bab 6

Krak ....

Felisha seolah mendengar jelas suara hatinya yang retak. Tujuh tahun hubungannya dengan Zarend yang sudah lama rapuh, kini akhirnya benar-benar hancur berkeping-keping.

Kuku jarinya menancap dalam ke telapak tangan. Dengan begitu, dia baru bisa menekan emosi yang bergolak di dada dan memaksa dirinya untuk bicara dengan nada tenang. "Pak Zarend memang sangat menyayangi Bu Valerie."

Wajah Zarend langsung menggelap, alisnya berkerut samar. Felisha tidak peduli dan melanjutkan, "Kalau begitu, berikan aku uang pengobatan 140 juta. Aku nggak akan menuntut tanggung jawab mereka lagi."

Valerie tampak ragu. "Cuma 140 juta?"

Felisha mengangguk mantap. "Ya, Cuma 140 juta."

Anggap saja 140 juta itu sebagai harga untuk menebus tujuh tahun hubungan mereka, dari cinta hingga perceraian. Untuk menutup bab terakhir dari kisah itu.

Zarend tidak bertanya lebih jauh. Setelah mentransfer uangnya, dia langsung pergi sambil menggandeng Valerie.

Kamar rawat itu kembali sunyi. Felisha membalikkan badan, menarik selimut menutupi kepala. Mungkin karena gerakannya yang membuat lukanya tertarik, bantal di bawah kepalanya perlahan menjadi lembap.

Dia dirawat hampir sepuluh hari. Selama itu, Zarend hanya datang menjenguk sekali. Namun, dia tidak ingin melihatnya. Setiap kali, Felisha pura-pura tidur untuk menghindarinya.

Setelah keluar dari rumah sakit, dia makan malam bersama beberapa teman dekat dan memberi tahu mereka bahwa dia akan segera pergi ke luar negeri. Ketika tahu dia akan kembali ke dunia hiburan, semua orang merasa ikut bahagia untuknya.

Di hari-hari terakhir sebelum keberangkatannya, Felisha menghitung waktu sehari demi sehari. Pada hari terakhir, saat pengadilan negeri baru saja buka, dia sudah tiba di sana. Satu bulan masa pendinginan perceraian akhirnya selesai dan dia resmi mendapatkan akta cerai.

Begitu keluar dari pengadilan negeri, ponselnya berdering. Begitu dibuka, ternyata pesan dari Valerie yang mengajaknya bertemu di sebuah klub pribadi.

Pandangan Felisha jatuh pada sertifikat cerai di tangannya, dan akhirnya dia memutuskan untuk datang memenuhi undangan itu.

Saat Felisha tiba di ruang VIP, Valerie sudah lebih dulu sampai. Dia mengangkat segelas susu di tangannya dan menyesap sedikit, lalu tersenyum menatap Felisha.

"Kak Felisha, aku mengajakmu datang ke sini bukan untuk hal lain, hanya ingin berterima kasih karena sudah merestui aku dan Kak Zarend."

"Tadinya setelah kalian bercerai, aku sudah ingin mencari kesempatan untuk berterima kasih. Tapi sebulan terakhir ini Kak Zarend benar-benar terlalu lengket padaku. Bahkan kalau kami berpisah tiga jam saja, dia nggak mau."

"Dia selalu ingin berada di sisiku, bahkan saat aku syuting, dia juga harus ikut ke lokasi syuting, sampai rela merendahkan diri jadi asisten pribadiku. Hari ini pun aku baru bisa keluar setelah susah payah mencari celah waktu."

Tangan Felisha yang memegang gelas air tanpa sadar menggenggam kuat. Ketika dulu Zarend jatuh cinta padanya, Zarend juga selalu menempel pada dirinya. Hanya saja kini, Zarend sudah sama sekali tidak peduli lagi padanya.

Valerie yang jeli segera menyadari perubahan ekspresi Felisha dan senyumnya semakin dalam. "Sepertinya Kak Felisha masih belum bisa melupakan Kak Zarend, ya? Sayang sekali, kalian sudah bercerai."

"Saat Kak Zarend mengejarku dulu, aku sudah bilang padanya, aku nggak mau jadi wanita simpanan. Demi aku, dia langsung mengajukan perceraian. Kelihatannya, di hatinya aku jauh lebih penting darimu, Kak Felisha. Kamu sudah jadi masa lalu."

Felisha bisa melihat dengan jelas, Valerie adalah wanita cerdas dan ambisius. Kalau tidak, mana mungkin bisa membuat Zarend tergila-gila selama tiga bulan dan bahkan membuat Zarend sampai menceraikan istrinya.

Felisha berbicara dengan tenang. "Kamu mengajakku ke sini sepertinya bukan hanya untuk pamer di depanku, 'kan?"

Valerie terkekeh pelan. "Kak Felisha memang cerdas."

Dia mengeluarkan selembar kertas dari tasnya dan menyerahkannya pada Felisha. Felisha mengernyit bingung, tidak mengerti maksud di balik tindakannya. Namun begitu menerima kertas itu, dia langsung melihat tulisan "Laporan Tes Kehamilan".

Otaknya kosong seketika, jantungnya terasa dingin. Valerie ... hamil?

Valerie tampak sangat puas dengan reaksi Felisha, dagunya terangkat dengan angkuh. Satu tangannya diletakkan di perut bagian bawahnya, suaranya terdengar begitu bangga. "Kak Felisha, aku dan Kak Zarend baru bersama sebulan saja, sudah mengandung anaknya. Sementara kalian menikah tiga tahun tapi bahkan nggak punya anak. Benar-benar gagal, ya."

Lembar hasil tes kehamilan di tangan Felisha tertekan sampai meninggalkan bekas. Dulu Felisha dan Zarend juga pernah punya anak.

Di tahun kedua pernikahan, dia baru saja mengetahui kehamilannya yang masih berusia sebulan. Saat sedang bersiap memberi tahu Zarend kabar baik itu, dia melihat bekas lipstik di kerah bajunya. Itu adalah pertama kalinya Zarend berselingkuh.

Malam itu, Felisha menangis sepanjang malam dan keesokan harinya keguguran karena terlalu sedih. Zarend sempat berlutut di samping ranjangnya bersumpah tidak akan selingkuh lagi. Namun kemudian, dia tetap mencari wanita lainnya.

Entah bagaimana, dia tidak akan membiarkan ada yang sampai hamil. Nyawa kecil yang pergi itu menjadi sesuatu yang terlarang di antara mereka. Sekarang tampaknya Zarend sudah melupakannya. Untungnya, mereka sudah bercerai. Dia tidak peduli lagi dengan siapa Zarend ingin bersama atau siapa yang dia buat hamil.

Felisha menekan emosi yang bergolak, lalu mengembalikan hasil tes kehamilan itu pada Valerie. "Selamat, sepertinya kalian akan segera berbahagia."

Kebanggaan di wajah Valerie mendadak terhenti. Dia tidak menyangka Felisha bisa menerima berita itu begitu tenang. Valerie bangkit dan meraih pergelangan tangan Felisha, sudut bibirnya terangkat dengan senyum mengejek.

"Kak Felisha, mulutmu bilang selamat, tapi pasti di dalam hati kamu sudah membenciku sampai mati, 'kan?"

"Memang kebetulan, aku juga nggak suka melihat mantan istri seperti kamu ada di dekat Kak Zarend. Aku akan membuatmu lenyap dari hidup Kak Zarend sepenuhnya!"

Felisha belum sempat memikirkan maksud di balik ucapan Valerie, ketika tiba-tiba dia melihat Valerie melepaskan genggaman di pergelangan tangannya dan terjatuh keras ke lantai.

Darah segar mengalir di sepanjang pahanya, wajah Valerie memucat seketika sambil memegangi perut bagian bawahnya. Hati Felisha menegang, nalurinya membuat dia langsung mengeluarkan ponsel dan menekan nomor darurat.

Brak!

"Val!"

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Brave Heart
8.7
Kecelakaan tragis membuat fisik Seruni Arkadewi cacat. Kemalangan tak berhenti di situ; sang kekasih berkhianat dengan sahabatnya, dan ayah tirinya tega menjualnya kepada pria tua kaya. Menolak menyerah pada nasib, Seruni memilih melarikan diri demi membuktikan bahwa ia mampu mandiri. Langkahnya ini dinilai konyol oleh Antonio Brata Kesuma, konglomerat yang sangat antipati pada kelemahan fisik. Namun, kegigihan Seruni yang menolak belas kasihan perlahan menantang pandangan Antonio.
Sampul Novel CINTA DINGIN TUAN BESAR
8.4
Bekerja sebagai pelayan di rumah keluarga Austin, Marla tidak pernah menyangka bahwa Margaret berniat menjodohkannya dengan cucu tertuanya, Richard Branson Austin. Karakter Richard yang sangat kaku dan pendiam sangat berbeda dengan Ascar, adiknya yang pemberontak. Terperangkap di tengah perbedaan sifat ekstrem kedua pria tersebut, Marla kini dihadapkan pada pilihan sulit: mengikuti skenario perjodohan itu atau melarikan diri dari sana.
Sampul Novel Diselingkuhi Tunangan Dinikahi CEO Tampan
9.2
Dunia Dea runtuh akibat pengkhianatan ayah, sahabat, dan tunangannya. Saat mencari perlindungan di rumah sang ibu, ia justru nyaris dilecehkan oleh ayah tirinya. Beruntung, Bian yang merupakan kakak angkat sekaligus CEO rupawan datang menyelamatkannya. Meski Dea didera trauma mendalam dan enggan membuka hati, sebuah kesalahpahaman justru menyeret mereka ke dalam pernikahan. Sanggupkah Dea bertahan dalam ikatan tanpa cinta, dan menyadari ketulusan Bian yang lama terpendam?
Sampul Novel Invisible Rich Man
9.5
Demi mencari ketulusan cinta, Davin yang merupakan pewaris takhta bisnis global rela menyamar menjadi petugas kebersihan. Di Jakarta, takdir mempertemukannya dengan Vania, sosok wanita yang menerimanya tanpa peduli status sosial. Vania pun sukses membuktikan kesetiaannya melalui berbagai ujian dari Davin. Namun, hubungan mereka kini terancam hancur saat keluarga konglomerat Davin datang menentang keras dan mencoba memisahkan keduanya secara paksa.
Sampul Novel Lyana
8.4
Demi menghidupi keluarganya di desa, Lyana rela bekerja keras sebagai wanita sederhana. Malangnya, takdir mempertemukannya dengan Justin, seorang miliarder sombong yang kemudian menghancurkan masa depannya. Di bawah pengaruh alkohol hingga kehilangan kesadaran, Justin tega melakukan perbuatan keji yang meninggalkan penderitaan mendalam bagi Lyana. Di tengah keputusasaan ini, akankah pria kaya tersebut bersedia mempertanggungjawabkan tindakannya, atau justru memilih kabur?
Sampul Novel Menaklukan CEO Mesum
8.2
Demi menyelamatkan sang ibu dari jeruji besi akibat penggelapan dana satu juta dolar, Bianca nekat menemui CEO pusat di Singapura, Steve Dvalton. Namun, Steve justru menawarkan kesepakatan gelap yang menuntut Bianca menjadi pemuas nafsunya. Terjebak dalam dilema besar antara kesetiaan pada sang kekasih dan keselamatan ibunya, Bianca terpaksa masuk ke dalam hubungan intim yang penuh tipu muslihat. Di sisi lain, Steve merasa sangat tertantang oleh keliaran Bianca di ranjang.