APKDock Logo
Bab
Bagikan
Sampul Novel Penyesalan Abang dan Calon Suami

Penyesalan Abang dan Calon Suami

Setelah dikhianati hingga bangkrut oleh abang dan tunangannya demi sang sahabat, Rose mendapatkan kesempatan kedua dengan kembali ke masa tiga tahun lalu. Menyadari ketidakadilan mereka yang diam-diam memberikan proyeknya kepada orang lain, Rose memilih menyerah dan pergi ke luar negeri, yang justru dirayakan oleh keduanya. Namun, penyesalan terdalam menghampiri mereka saat Rose kembali tiga tahun kemudian sebagai istri dari presdir Grup Arkava di sebuah acara tender besar.
Bab
Bagikan

Bab 2

“Tiga tahun lalu, kamu seperti ini. Tiga tahun kemudian, kamu seperti ini lagi. Rose, apa maumu?”

Ketika disalahkan oleh Nelson, keningku pun berkerut.

“Apa maksudmu?”

Calon suamiku yang pernah berjanji setia seumur hidupnya itu malah sedang menatapku dengan tatapan penuh rasa benci.

“Semua orang di Kota Simbai juga tahu Grup Arkava sebenarnya ingin menjadikan Angel sebagai mitra kerja sama. Kalau bukan karena demi merebut proyek itu darinya, mana mungkin kamu tiba-tiba pulang dari luar negeri?”

Grup Arkava menginginkan Angel sebagai mitra kerja?

Kenapa aku tidak tahu soal itu?

Tatapanku sedikit berubah. Nelson justru salah paham mengira aku merasa gugup karena kebenarannya terbongkar. Rasa muaknya kini disertai dengan sedikit rasa meremehkan.

“Kamu kira karena kamu itu anggota Keluarga Tiara, kamu bisa menindas Angel dengan semena-mena?”

“Grup Arkava bukanlah perusahaan kecil di Kota Simbai. Mereka nggak akan peduli dengan statusmu sebagai anggota Keluarga Tiara. Seandainya kamu nggak ingin permalukan dirimu sendiri, lebih baik kamu segera tinggalkan tempat ini.”

Aku mengeluarkan kartu undangan, lalu menggoyangkan undangan di hadapannya. “Maaf, aku bisa menghadiri tender karena diundang. Kamu nggak berhak untuk mengusirku.”

“Kamu jangan nggak tahu diri ….”

Baru saja Nelson hendak mengancamku, tetapi saat mendengar suara bisik-bisik para wartawan yang mengelilingi kami, dia tiba-tiba terlihat menyadari sesuatu, lalu menatapku dengan pandangan penuh hinaan.

“Rose, sudah dari dulu aku beri tahu kamu bahwa pertunangan kita sudah dibatalkan. Bisa nggak kamu berhenti mengejarku? Nggak peduli bagaimana hubunganku dan Angel ke depannya, aku dan kamu sudah nggak mungkin lagi.”

“Kamu sudah berpikir kebanyakan. Aku datang ke sini hanya untuk mengikuti proyek tender. Aku sudah menikah. Aku sama sekali nggak tertarik dengan siapa pun yang menjalin hubungan denganmu.”

Aku tidak merendahkan suaraku. Penjelasan kepada Nelson bukan hal utama, yang paling utama adalah klarifikasi kepada para wartawan di sekitar.

Para wartawan yang tadinya mengerumuni kami mulai terdiam, sedangkan Nelson malah tersenyum sinis.

“Rose, apa kamu merasa seru? Kamu kira aku akan merasa panik setelah mendengar kamu berbohong soal pernikahanmu? Asal kamu tahu, trik tarik ulur sudah nggak efektif lagi. Aku sama sekali nggak peduli soal kamu sudah menikah atau belum.”

“Aku tahu.” Aku mengangguk, lalu memasuki lift yang baru tiba di lantai satu.

Hal yang paling penting adalah wartawan tidak sembarangan menulis. Soal Nelson percaya atau tidak, aku juga tidak peduli.

Saat menekan tombol menutup pintu lift, Nelson juga ikut memasuki lift. Pintu lift tertutup. Hanya tersisa kami berdua di dalam ruangan tertutup ini.

Nelson bertanya dengan raut muram, “Katakanlah, gimana caranya agar kamu baru bersedia untuk meninggalkanku?”

Aku tersenyum tipis. “Apa kamu begitu nggak yakin sama Angel?”

“Mana mungkin kamu bisa dibandingkan dengan Angel?” Nelson berkata dengan tersenyum, “Setelah Angel tanda tangan kontrak kerja sama dengan Grup Arkava, aku akan langsung melamarnya di tempat. Kalau kamu di tempat, aku takut dia akan salah paham.”

Aku membalas tanpa berekspresi, “Selamat.”

“Bisa nggak kamu jangan beronar lagi? Aku tahu kamu lagi cemburu, tapi masalah perasaan nggak bisa dipaksakan. Kalau kamu beronar lagi, semuanya juga nggak bagus buat kita.” Nada bicara Nelson terdengar agak lelah. “Begini saja, asalkan kamu tinggalkan tempat ini sekarang, aku akan bagikan dua proyek Grup Qindara kepadamu.”

Aku menggeleng dengan perlahan. “Aku nggak mau.”

Usai mendengar, terdengar nada suara tidak bersahabatnya. “Aku hanya nggak mau Angel merasa sedih saja. Lebih baik kamu jaga sikapmu. Jangan sampai kamu perbesar masalah, hati-hati nanti kamu nggak mendapatkan apa-apa.”

Selanjutnya, tidak peduli apa pun yang dikatakan Nelson, aku pun tidak melakukan respons sama sekali.

Saat pintu lift dibuka, sudah terlihat ekspresi gusar di atas wajah Nelson. Dia mengerutkan keningnya sembari berjalan keluar lift, kemudian berkata pada Carlos yang berdiri di depan pintu, lalu meninggalkan tempat dengan emosi tinggi. “Urus adikmu yang nggak tahu diri itu.”

Aku melihat saudara seibuku di luar pintu lift sembari menghela napas. Tadinya aku tidak ingin menghiraukannya, tetapi lenganku ditariknya saat berjalan keluar lift.

Carlos menarik paksa diriku ke tempat yang lebih terpencil, lalu menatapku dengan dingin. “Kamu mau ngapain?”

Aku membalas dengan datar, “Ikut tender.”

“Sembarangan. Segera pergi sekarang.” Carlos memarahiku. “Jangan-jangan kamu masih ingin seperti tiga tahun lalu, merebut proyek Angel lagi?”

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Ibu Mandul Melahirkan Sextuplets Untuk CEO Panas
8.9
Diceraikan Callan karena dituduh mandul, Amy nekat menghabiskan malam satu kali bersama gigolo sebelum pergi jauh. Enam tahun kemudian, ia kembali sebagai ibu dari enam anak kembar yang lucu. Namun, betapa terkejutnya Amy saat mendapati bos barunya di NorthHill adalah pria dari masa lalunya itu. Kini ia harus menyembunyikan rahasia besar tersebut dari sang CEO berkuasa, yang sebenarnya juga diyakini tidak dapat memiliki keturunan.
Sampul Novel Istri Bayaran
9.5
Seorang gadis muda terpaksa menjadi teman kencan sewaan demi melunasi biaya kuliah dan pengobatan ayahnya. Takdir mempertemukannya dengan seorang pria kaya berparas dingin yang merupakan kakak kliennya. Terpikat oleh sosoknya, sang tuan muda menawarkan pernikahan kontrak demi mengatasi masalah keuangan gadis itu. Walau dimulai tanpa cinta, hubungan mereka diuji oleh konflik keluarga dan rahasia masa lalu. Akankah benih asmara tumbuh sebelum masa kontrak usai?
Sampul Novel Istri Gendutku Berubah Jadi Cinderella
7.9
Sering dihina karena penampilannya, Reina hancur akibat dikhianati sang suami. Didorong rasa dendam pada mantan suami dan selingkuhannya, ia nekat ke Korea untuk operasi plastik. Di tengah jalan, ia bertemu Rendy, CEO kaya raya yang ternyata sudah lama menyukainya. Rendy pun membantu Reina membalas dendam dengan cara menikahinya dan menjadikannya ratu. Akankah perubahan fisik Reina ini mampu menghancurkan orang-orang yang dulu menyakitinya?
Sampul Novel Kenikmatan Di Kelas Bisnis
9.3
Setiap bulan, sahabatku selalu bepergian ke berbagai kota dengan penerbangan kelas bisnis dan kembali dengan wajah yang berseri-seri penuh kebahagiaan. Rasa penasaran membuatku bertanya-tanya tentang keistimewaan yang tersembunyi di balik tirai mewah pesawat tersebut. Sambil tersenyum penuh arti, ia pun membocorkan rahasianya. Mulai dari mahasiswa lugu, bos besar yang dingin dan berkuasa, hingga pria asing yang menawan, semua pengalaman romantis yang tak terbayangkan telah ia rasakan di sana.
Sampul Novel Melody Cinta Tuan Muda
8.9
Tindakan tulus Melody saat menolong seorang kakek dari upaya bunuh diri justru membawanya masuk ke lingkaran dinasti bisnis raksasa. Di tengah keluarga konglomerat ini, ia menyaksikan perebutan takhta yang penuh kelicikan. Sagara, sang pewaris sah sekaligus cucu kakek tersebut, menjadi target manipulasi anggota keluarga lain karena kepribadiannya yang sangat lugu. Kini, Melody terjebak dalam pusaran intrik perebutan harta dan konspirasi kejam demi menguasai perusahaan.
Sampul Novel Mual! Wajahku Merona Dimanjakan Bos yang Agresif
9.3
Akibat salah memasuki tenda saat acara kebersamaan kantor, Liana melewati malam tidak terduga bersama atasannya sendiri. Panik setelah menyadari kesalahannya di pagi hari, ia langsung melarikan diri dan berusaha bersikap biasa saja di tempat kerja. Namun, rahasia yang ia simpan rapat-rapat runtuh ketika dirinya dinyatakan hamil dua bulan kemudian. Saat Liana memutuskan untuk pergi jauh, sang CEO dari Perusahaan Barka bertindak cepat dengan menutup akses bandara dan menyudutkannya di dalam lift demi meminta pertanggungjawaban atas calon anak mereka.