APKDock Logo
Bab
Bagikan
Sampul Novel Penungguan Berakhir Pahit

Penungguan Berakhir Pahit

Setengah bulan menjelang hari pernikahan yang telah dipersiapkan selama dua tahun, Cecil Wijaya harus menghadapi kenyataan pahit. Bryan Jayadi kembali berniat menunda pernikahan mereka demi Yovita Baskara, adik tirinya yang sedang sakit. Yovita meminta Bryan meninggalkan segalanya untuk menemaninya melihat laut di Malde. Enggan menunggu lebih lama lagi, Cecil mengambil keputusan drastis. Jika Bryan enggan berkomitmen, Cecil siap mengganti posisi mempelai pria tersebut dengan orang lain.
Bab
Bagikan

Bab 7

Dirga terdiam. Sepertinya dia sama sekali tidak mengetahui tentang hal ini.

"Kenapa nggak jadi? Bukannya undangan sudah disebarkan?" tanya Dirga.

Bryan menundukkan kepalanya. Dia belum menemukan kesempatan untuk memberi tahu Dirga tentang penundaan pernikahannya. Bryan tidak menyangka Cecil akan lebih dulu membuka mulut menyinggung hal ini.

Cecil melemparkan pertanyaan kepada Bryan, "Paman sebaiknya bertanya pada Bryan saja tentang hal ini. Karena ini adalah keputusannya."

Dirga menatap Bryan dengan wajah serius, lalu bertanya dengan tegas, "Urusan apa yang lebih penting dari urusan seumur hidupmu? Undangan sudah disebarkan, apa kamu ingin membuat kerabat dan teman-teman menertawakan keluarga kita?"

Sebelum Bryan sempat membuka mulut, Yovita lebih dulu berkata dengan manja, "Ayah, jangan menyalahkan Kakak. Kakak menunda pernikahannya demi merawatku."

"Omong kosong!" Dirga sangat marah. "Kamu juga sudah bukan anak kecil lagi, kenapa nggak mengerti juga? Aku nggak tahu bagaimana ibumu mengajarimu."

Meskipun bukan anak kandungnya, Dirga memperlakukan Yovita seperti anaknya sendiri selama bertahun-tahun Yovita mengikuti Paula ke Keluarga Jayadi. Dirga menyayanginya seperti permata di telapak tangannya.

Dirga sangat jarang berbicara dengan sikap keras seperti ini kepada Yovita. Untuk sesaat, Yovita tidak bisa menerimanya. Air matanya seperti untaian mutiara yang putus. Wanita itu menangis sambil berlari keluar rumah.

"Apa harus sampai ribut seperti ini baru kamu merasa puas?" ujar Bryan.

Pria itu langsung mengejar keluar tanpa ragu.

"Lihat dirimu, kenapa kamu bicara begitu keras pada putrimu? Kalau Yovita sampai putus asa, aku nggak akan diam saja!" kata Paula.

Paula menatap Cecil dengan tatapan tajam, mengibaskan tangannya, lalu naik ke lantai atas.

"Cecil, kamu duduk saja dulu. Aku akan bicara baik-baik dengan bibimu." Dirga mengikuti Paula naik ke atas.

Tidak tahu sudah berapa kali adegan seperti ini berlangsung. Cecil sudah tidak terkejut lagi.

Cecil tiba-tiba merasa semua ini sangat membosankan. Drama ini sudah berlangsung terlalu lama, membuatnya merasa sangat muak.

Selain karena Bryan selalu memihak Yovita, alasan lain kenapa wanita itu bisa seenaknya mengganggu hubungan mereka adalah karena Paula yang tidak mendidiknya dengan disiplin.

Yovita adalah kesayangan orang tuanya. Namun, bukankah Cecil juga anak kesayangan orang tuanya?

Cecil ingin pergi, tetapi kesopanan dan didikan yang dia terima tidak mengizinkannya mengabaikan orang tua dan pergi begitu saja.

Cecil naik ke lantai dua, ingin berpamitan secara langsung kepada Dirga.

Namun, saat sampai di depan pintu kamar Dirga, Cecil mendengar suara Dirga dari celah pintu.

"Kenapa kamu bisa begitu bodoh? Ada kekurangan dana 40 miliar yang harus ditutup di perusahaan. Bank sudah menolak untuk memberikan pinjaman pada kita. Keluarga Wijaya itu punya banyak uang. Setelah Cecil menjadi menantu keluarga kita, baru aku akan meminta Keluarga Wijaya untuk menyuntikkan modal ke perusahaan kita. Kalau perusahaan bangkrut, dengan uang apa kamu akan membeli barang-barang mewah itu?"

"Aku tahu kalau Yovita menyukai Bryan. Apa kamu nggak bisa meminta dia bersabar sedikit lagi? Dia sampai membuat keributan seperti itu. Tunggu sampai perusahaanku pulih dulu. Nanti kalau Bryan ingin bersama dengan Yovita, aku nggak akan menentang. Sekarang kamu urus dia dengan baik. Jangan sampai dia membuat masalah lagi untukku!"

Ekspresi Cecil menjadi makin serius. Ternyata Paman Dirga yang penyayang di matanya, tidak lebih dari orang yang mengutamakan keuntungan, hanya ingin memanfaatkannya.

Lalu, bagaimana dengan Bryan? Apa pria itu setuju menikah dengannya dulu, juga untuk memanfaatkannya?

Ujung jari Cecil terasa dingin. Dia melangkah dengan susah payah, diam-diam meninggalkan kediaman Keluarga Jayadi.

Cecil tidak ingin tinggal sedetik pun di sini. Ketika memikirkan Bryan dan keluarganya, Cecil merasa mual. Enam tahun masa mudanya sudah terbuang percuma.

Cecil baru saja sampai di rumah ketika Bryan juga kembali.

Pria itu langsung berjalan ke kamar tidur untuk mengambil dua potong baju dengan terburu-buru. Tanpa sengaja, dia melihat koper yang ada di samping lemari.

"Apa ini?" tanya Bryan.

Cecil mencari alasan, "Sekarang pergantian musim, aku mau mendonasikan baju yang nggak terpakai."

Bryan mengangguk, sama sekali tidak mencurigai alasan ini.

"Yovita melukai dirinya sendiri lagi sampai dirawat di rumah sakit. Aku harus ke rumah sakit untuk merawatnya selama waktu ini. Beberapa hari ini aku akan tinggal di rumah sakit, nggak akan pulang," jelas Bryan.

Bryan pergi dengan sangat tergesa-gesa. Dia bahkan tidak menyadari ada banyak barang yang menghilang di rumah.

Saat melihat sosok Bryan yang menghilang di pintu depan, hati Cecil justru merasa lebih lega dan bebas.

Setelah Cecil memblokir semua kontak Bryan, dia menulis di secarik kertas.

[Bryan, kita putus saja. Aku akan menikah dengan orang lain.]

Cecil meletakkan kertas dan kunci di rak sepatu di pintu depan. Setelah melakukan semua ini, dia menyeret kopernya, langsung menuju bandara.

Sejak saat ini, tidak akan ada lagi Cecil di dunia Bryan.

Lanjut Nonton!
Ceritanya makin seru! Buka Aplikasi untuk lanjut membaca
Buka Semua Episode
Cari "B40918" di goodnovel para membaca buku selengkapnya.
Salin kode dan cari di aplikasi Goodnovel untuk melanjutkan membaca.
B40918
Salin

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Dendam Seorang Adik
8.6
Kematian tragis Danisa meninggalkan luka batin yang mendalam bagi Amara. Mengetahui sang kakak mengakhiri hidup akibat dikhianati keluarga Pramudya, Amara bersumpah menuntut balas. Berbekal pesona memikat, ia menyusup ke lingkaran mereka untuk menghancurkan reputasi serta kekayaan mantan suami, mertua, hingga ipar kakaknya. Namun, saat rencana penghancuran ini berjalan, muncul perasaan tak terduga yang mengancam misi utamanya. Mampukah Amara tetap menjaga hatinya agar tetap dingin?
Sampul Novel Dimanjakan suami kontrak
9.1
Sama-sama dikhianati di masa lalu membuatku sepakat menikah kontrak tanpa cinta dengan seorang duda kaya. Rencanaku hanya melahirkan, mengambil bayaran, lalu pergi demi masa depan adikku. Namun, aku justru terjebak dalam konflik para penguasa. Saat aku menegaskan hubungan kami tidak berarti apa-apa, dia malah meresmikan pernikahan kami secara nyata. Kini, di tengah bahaya yang mengintai, sang suami kontrak justru berdiri paling depan untuk melindungiku.
Sampul Novel Istri Kontraknya Ingin Bercerai
8.2
Akibat satu malam tak terduga, Emalee terikat pernikahan kontrak dengan Jonny. Namun, ia harus menerima kenyataan pahit bahwa suaminya masih mencintai wanita dari masa lalunya. Begitu perempuan itu kembali, Emalee memilih mundur dan meminta cerai untuk mengakhiri luka hatinya. Di luar dugaan, Jonny menolak keras tuntutan tersebut. Dengan sikap dingin, ia menegaskan bahwa Emalee adalah miliknya selamanya, sebab di keluarga mereka, perceraian dilarang dan hanya kematian yang bisa memisahkan.
Sampul Novel Istri Pengganti, Cinta Suami Untuk Lain
7.9
Lima tahun pernikahan dengan Yoga hanya memberi kehampaan bagi saya, meski cinta ini begitu besar. Kepedihan kian tak tertahankan saat perselingkuhan Yoga dengan adik angkatnya, Meiliana, terungkap. Saya pun nekat menjebak Yoga menandatangani surat cerai lewat dokumen asuransi palsu. Setahun setelah berpisah, saya menata hidup baru dan bertunangan dengan Luki. Namun, Yoga mendadak memohon untuk kembali, sementara Meiliana mengungkap perasaan Yoga yang sebenarnya. Kini keputusan ada di tangan saya.
Sampul Novel Membawa Kabur Benih Presdir
8.8
Kebahagiaan Aurora Winters sirna seketika saat mengetahui dirinya hamil. Sang suami, Julian Ryder, sejak awal telah menegaskan keengganannya memiliki anak dalam pernikahan mereka. Berada di posisi sulit antara naluri keibuan dan penolakan keras sang suami, Aurora bertekad bulat untuk tidak menggugurkan kandungannya. Demi menyelamatkan sang buah hati, ia pun mulai menyusun sebuah rencana rahasia untuk pergi dan menyembunyikan kehamilannya dari Julian.
Sampul Novel Suami Tiga Bulan
8.5
Manda, seorang direktur sukses berusia 35 tahun, terancam dicopot dari jabatannya jika tidak cepat menikah dan punya anak demi memenuhi syarat sang Oma. Di tengah keputusasaan, ia menawarkan kesepakatan gila kepada Adam, sekuriti tampan yang sedang terlilit utang. Manda bersedia melunasi seluruh utang Adam, asalkan pria itu mau menjadi suaminya selama tiga bulan dan membuatnya hamil. Akankah pernikahan kontrak ini berhasil menyelamatkan karier Manda?