APKDock Logo
Sampul Novel Penguasa Dewa Naga

Penguasa Dewa Naga

7.9 / 10.0
Akara menjadi bahan cemoohan dan dicap tidak berbakat akibat kegagalannya memadatkan energi aura di fase pembukaan ranah. Meski begitu, ia pantang menyerah dan siap melampaui kaum genius dengan usahanya sendiri. Di balik itu, ia menyimpan identitas rahasia sebagai Penguasa Dewa Naga pengendali waktu yang sangat disegani para Dewa. Perjalanan epik Akara untuk menguasai alam semesta dan memimpin eksistensi tertinggi pun dimulai.

Penguasa Dewa Naga Bab 1

Ribuan tahun yang lalu, Kaisar Amerta melawan para Dewa untuk mengubah tatanan dunia. Kala itu dunia dipenuhi oleh kekacauan di mana-mana, tidak semua orang dapat menggunakan energi, bahkan manusia biasa dijadikan seperti ternak. Orang-orang kuat kala itu tidak segan membunuh ratusan, bahkan ribuan manusia untuk dijadikan tumbal. Mereka menyerap jiwa manusia untuk mendapatkan umur panjang dan keabadian.

Akan tetapi, masa itu telah usai, kini telah berubah menjadi masa keemasan Aura. Setiap manusia kini dapat menggunakan energi, untuk membantu kegiatan sehari-hari, bahkan mencapai Abadi. Manusia dapat memadatkan suatu energi, menjadi sebuah aura yang jadi pertanda tingkat kekuatan. Semakin besar dan banyak aura yang dimiliki, menandakan bahwa semakin tinggi pula ranah yang ia punya. Tingkatan ranah yang tak terbatas, mulai hanya manusia biasa, seorang abadi, bahkan tingkatan yang lebih jauh lagi.

Binatang sihir di dunia ini juga bisa melakukan evolusi, hingga memiliki wujud seperti manusia. Insting alaminya ketika mencapai wujud manusia, akan berubah menjadi suatu kecerdasan yang cenderung lebih baik dari manusia biasa.

Penggunaan energi semakin berkembang dari waktu ke waktu, semakin banyak juga orang-orang kuat yang muncul. Beberapa ribu tahun ini telah berkembang ribuan teknik yang digunakan, dan masih terus berkembang. Tujuan utamanya merupakan keabadian dan kekuatan. Karena dunia yang kini telah berubah, ada aturan tak tertulis yang menyatakan 'Kekuatan untuk kehormatan'. Oleh sebab itu, semuanya berlomba-lomba untuk mendapatkan kekuatan yang luar biasa. Mereka tidak mau menjadi kaum yang diinjak-injak.

"Oleh sebab itu, dunia ini menjadi satu-satunya dunia Fana yang melahirkan pemimpin hebat lebih dari satu. Tepatnya 3 pemimpin hebat yang bahkan menguasai dunia Fana lainnya. Ketiganya merupakan Kaisar Amerta, Kaisar Gletser Abadi dan juga Kaisar Naga Sejati. Kerajaan Glint tempat kita berada termasuk wilayah Kaisar Amerta, tapi berbatasan langsung dengan wilayah kedua Kaisar lainnya."

Bugg..

Seorang wanita menutup bukunya kembali, setelah selesai membacakan cerita kepada anaknya. Ia duduk di samping tempat tidur, tepat di samping anaknya yang sedang tiduran. Dia merupakan seorang wanita yang begitu cantik. Wajah tirus dengan kulit seputih mutiara, dihiasi dengan bibir berwarna merah alami, lalu matanya yang lebar dengan alis lentik dan juga rambut hitam pendek di atas bahu yang begitu kontras dengan warna kulitnya.

"Mama, Akara ingin menjadi Kaisar Amerta selanjutnya!" teriak bocah laki-laki berusia 7 tahun kepada wanita itu.

"Hahaha, kalau begitu tidurlah, besok pendaftaran masuk akademi!"

Mendengar tawanya yang begitu lepas, membuat dinding keanggunan dan kecantikannya seakan runtuh. Tidak akan ada yang menyangka jika wanita secantik itu bisa tertawa begitu lepas.

Wanita itu kemudian berdiri, meletakkan kembali bukunya pada rak di sisi tempat tidur, lalu berjalan keluar kamar anaknya.

…

Kota Biru, Kerajaan Glint

Keesokan harinya, saat sinar matahari masih diselimuti oleh kabut pagi. Ada sebuah bangunan besar yang berdiri di tengah-tengah kota. Bangunan yang dikelilingi tembok besar dan di atas gerbang masuknya bertuliskan akademi Biru. Pada halaman akademi, sudah berkumpul puluhan anak-anak berusia 7 tahun. Mereka menghadap ke arah suatu altar batu, berbentuk lingkaran seperti panggung, dengan dipenuhi oleh ukiran sajak. Di atasnya telah ada seorang pria paruh baya dan seorang anak kecil.

"Bintang 5? Jenius terbaik!"

"Tidak aku sangka, ada jenius sepertinya satu angkatan dengan kita!"

Mereka mengagumi Aura yang muncul di belakang pundak anak itu, diiringi oleh cahaya yang menyalakan sajak pada altar. Setelah 5 bintang, cahaya keemasan melambat membentuk bintang ke 6 dan masih saja menyala hingga akhirnya bintang ke 7.

"Berhasil memadatkan 7 bintang pada usia 7 tahun, keluarga Beton selalu saja mengejutkan!" seru pria paruh baya yang melakukan pengujian, hal itu diikuti oleh tepuk tangan dan sorakan anak-anak lainnya.

"Hahaha hebat!" Akara ikut kagum dan berdiri, menenteng dua pedang kayu yang segera ia letakkan di belakang punggungnya. Anak ini lalu perlahan maju saat anak dari keluarga Beton mulai turun.

"Dam Beton! Nomorku lebih tinggi darimu, jadi bintangku juga!" seru Akara ketika berpapasan dengan anak yang melakukan pengujian sebelumnya.

"Mana bisa!" seru Dam Beton dengan geram, seraya mengepalkan tangannya.

"Tentu bisa! Hahaha." Akara langsung berlari menuju altar dan pemadatan aura ranahnya dimulai. Saat pria penguji mengulurkan tangannya, mulailah menyala ukiran sajak pada altar batu. Para anak-anak sedikit terkejut, namun segera kagum saat melihat cahaya pada altar. Cahaya pada ukiran cahaya semakin terang, diiringi oleh raut muka penasaran anak-anak di sana. Akan tetapi, tiba-tiba saja semua cahaya itu padam seketika, bersamaan dengan padamnya ekspektasi mereka.

"Apa yang terjadi!?"

"Tidak muncul bintang sama sekali? Apa seburuk itu bakatnya?"

"Apa dia memang tidak memiliki bakat sama sekali?"

Semua anak menjadi bingung sekaligus panik, begitu juga sang penguji. Akan tetapi, Akara malah mengetuk-ngetuk altar menggunakan pedang kayu miliknya.

"Paman, benda ini tidak kuat menampung kekuatanku!" serunya kepada pria paruh baya yang melakukan pengujian.

"Ganti benda yang lainnya!" lanjutnya.

"Altar ini sudah ada dari ratusan tahun yang lalu, tidak mungkin rusak begitu saja," ujar pria penguji sambil mengamati sajak yang terukir pada altar.

"Karena sudah tua itu jadi rusak." Akara seakan tidak terjadi apa-apa, ia masih saja tenang, kini anak itu malah duduk bersila di atas altar.

"Bocah, kau turunlah terlebih dahulu!" Pria penguji mengusir Akara untuk turun, lalu memanggil peserta selanjutnya.

"Nomor urut selanjutnya!"

Akara segera turun, bersamaan dengan naiknya anak selanjutnya. Dengan santainya Akara duduk di tangga dan membelakangi altar pengujian.

"4 bintang energi! Lulus!" suara pria penguji kembali terdengar dan Akara langsung berdiri lagi dan melompat ke atas altar.

"Aku lagi!" teriaknya kepada pria penguji.

Lanjut Membaca

Daftar Isi Penguasa Dewa Naga

Ch. 1 Ch. 2 Ch. 3
Ch. 4
Ch. 5
Ch. 6
Ch. 7
Ch. 8
Ch. 9
Ch. 10
Ch. 11
all

Anda Mungkin Juga Suka

Novel Rilisan Baru

Sampul Novel Di Balik Kenangan
9.1
Tiga tahun lamanya Evelyn merawat Aidan yang berpura-pura hilang ingatan, bahkan bersedia menjadi pacar rahasianya. Namun, ia hancur saat tahu ingatan Aidan sebenarnya normal, dan pria itu bersama kekasihnya adalah pembunuh ayah Evelyn. Bertekad membalas dendam, Evelyn mengumpulkan bukti kuat hingga berhasil memenjarakan mereka di hari pernikahan mereka. Penyesalan Aidan yang baru menyadari cintanya kini sama sekali tidak berarti bagi Evelyn.
Sampul Novel Janda Cantik Dan Psycopat Dingin
8.2
Enggan tenggelam dalam kepedihan setelah mendapati suaminya berselingkuh, seorang wanita memilih bangkit. Ia merancang pembalasan keji untuk menyiksa balik orang-orang yang mengkhianatinya. Di tengah rencana tersebut, hidupnya terusik oleh kehadiran pria misterius yang tidak diduga. Lelaki itu rupanya seorang psikopat berdarah dingin yang sangat terobsesi dan mencintainya. Akankah pertemuan ini memperlancar aksi balas dendamnya, atau justru membawa kehancuran?
Sampul Novel Merelakan Suamiku Untuk Adik Tiriku
9.5
Mayra telah mencintai Gavin selama lima belas tahun, namun di malam sebelum pernikahan mereka, sang tunangan justru menggelar upacara adat dengan adik tirinya, June. Dianggap hanya sebagai selir meski memiliki akta nikah sah, Mayra memilih mundur tanpa keributan. Ia memutuskan menggugurkan kandungannya dan bergabung dengan tim penelitian Antartika yang terisolasi. Meninggalkan surat cerai sebagai hadiah perpisahan, Mayra pergi, membuat Gavin yang dahulu meremehkannya seketika beruban dalam semalam.
Sampul Novel Pelecehan Yang Menjadi Obsesi (Aku Dan Suami)
7.9
Rumah tangga Angga dan Ratih awalnya sangat harmonis dan bergelimang materi bersama putri mereka. Namun, kebahagiaan keluarga kecil ini hancur seketika saat rumah mereka disatroni pencuri. Tak sekadar menjarah harta, penyusup tersebut juga memaksa mereka melakukan tindakan di luar batas. Insiden tragis malam itu tidak hanya menyisakan trauma berat, tetapi juga memicu obsesi psikologis yang berbahaya. Akankah pernikahan mereka mampu bertahan setelah melewati malam kelam tersebut?
Sampul Novel Terjerat Birahi Kakak Tiri
8.3
Pesona fisik Aluna justru mengundang obsesi gelap dari kakak tirinya, Raka. Walau sempat menolak mentah-mentah, Aluna akhirnya luluh dan terjebak dalam pusaran asmara bersamanya. Sayangnya, jalinan cinta mereka langsung menghadapi ujian berat saat Raka harus menghadapi perjodohan dengan seorang model terkenal. Di tengah bayang-bayang pernikahan paksa tersebut, mampukah keduanya bertahan demi menjaga hubungan mereka yang rumit ini?
Sampul Novel The Guardian Devil
9.6
Selama ini, Cindy menikmati hidup tenang di bawah perlindungan rahasia Mr. Auredo. Namun, kedamaian itu sirna ketika peran pelindung diwariskan kepada sang putra yang bernama Chris. Meski tetap menjaga Cindy, miliarder muda ini bertindak dengan egois dan dominan. Sikap kejam Chris membuat Cindy merasa sangat tertekan, hingga menganggapnya sebagai iblis alih-alih penjaga. Di bawah kendali penuh pria itu, sanggupkah Cindy bertahan menghadapi cara proteksinya yang ekstrem?
Bab
Baca Sekarang
Bagikan