APKDock Logo
Bab
Bagikan
Sampul Novel Pengkhianatannya, Balas Dendam Mafia-ku

Pengkhianatannya, Balas Dendam Mafia-ku

Hatiku hancur saat suami membawa selingkuhan mendiang saudaranya yang hamil ke rumah kami dengan dalih tanggung jawab. Pengkhianatan kian nyata ketika kalung warisan ibuku sengaja dirusak, dan suamiku justru menampar demi membela wanita itu. Tindakan kasarnya memicu perang besar, sebab aku adalah putri seorang kepala mafia. Di makam ibu, aku bersumpah menuntut balas. Kuhubungi ayahku untuk menghancurkan seluruh kerajaannya yang kini tak lagi memiliki kehormatan.
Bab
Bagikan

Bab 3

Alesha POV:

Aku memperhatikan mereka sejenak lebih lama, sebuah tablo pengkhianatan. Lalu aku berbalik.

"Aku pergi," umumku pada punggung mereka.

Keheningan yang mengikuti benar-benar mutlak. Tidak ada protes. Tidak ada pertanyaan. Hanya suara isak tangis pelan Valentina. Mereka tidak peduli.

Aku pergi ke kamarku—kamar kami—dan mulai berkemas. Tapi pertama-tama, aku masuk ke dalam walk-in closet yang sangat luas. Di sisiku, deretan pakaian berwarna krem, abu-abu, dan biru tua tergantung dengan rapi. Warna-warna kalem seorang istri Kepala Keluarga. Seragam penjaraku.

Aku menyingkirkannya, meraih sebuah kotak di bagian paling belakang. Di dalamnya ada wanita yang dulu. Aku mengeluarkan sepasang jins usang yang pas di badan dan kamisol sutra berwarna merah darah. Aku menanggalkan gaun konservatif yang kukenakan dan memakainya. Aku melepaskan rambutku dari sanggul ketatnya, mengibaskannya di sekitar bahuku. Aku bercermin dan melihat orang asing, secercah gadis berapi-api yang telah kukubur empat tahun lalu. Ini adalah sebuah kebangkitan kembali.

Saat aku berkemas, setiap benda yang kusentuh adalah kenangan akan sebuah pengorbanan. Peralatan seni yang kusimpan karena Baskara menganggapnya berantakan. Syal cerah dan perhiasan mencolok yang berhenti kupakai karena ibunya, Eleanora, menyebutnya norak. Seluruh hidup yang telah kuserahkan, sepotong demi sepotong, untuk seorang pria yang saat ini sedang menenangkan wanita lain di dapurku. Kekosongan pengabdianku adalah rasa sakit yang hampa di dadaku.

Aku mengeluarkan ponsel terenkripsiku lagi dan mengirim satu pesan terenkode.

*Butuh bantuan. Si Rusa.*

Damien Perkasa, seorang kepercayaan dari organisasi ayahku dan teman setia sejak kecil, membalas hampir seketika.

*Satu jam. Tempat biasa.*

Aku meninggalkan rumah tanpa sepatah kata pun kepada siapa pun. "Tempat biasa" adalah sebuah bar tenang milik keluarga di pusat kota, tempat di mana urusan bisnis dilakukan dan rahasia dijaga dengan aman. Udaranya kental dengan aroma kayu tua dan wiski mahal.

Damien sudah ada di sana, sosok gelap yang kokoh di sebuah bilik sudut. Wajahnya muram.

"Alesha," katanya, suaranya rendah. Dia tidak perlu bertanya apa yang salah. Semuanya tertulis di wajahku.

Aku menceritakan semuanya padanya. Pelanggaran batas yang terus-menerus, mimpi buruk, pijatan kaki, kemeja itu. Aku menceritakan tentang rasa malu yang mendalam dan menghancurkan jiwa yang telah ditimpakan Baskara pada nama ayahku.

Damien mendengarkan tanpa menyela, ekspresinya mengeras setiap kata terucap. Dia memiliki naluri pelindung seorang wali baptis yang gelap, kesetiaannya pada keluargaku mutlak.

Ketika aku selesai, dia terdiam sejenak. "Apa kau yakin anak itu anak Marko?" tanyanya, suaranya terdengar santai namun menipu. "Valentina itu... cukup dikenal, sebelum bersama Marko."

Pertanyaan itu menggantung di udara, benih keraguan yang menanamkan dirinya di tanah subur kemarahanku. Sebuah konspirasi yang lebih dalam.

Aku begitu larut dalam pikiran itu sehingga aku tidak melihat Baskara sampai dia berdiri di atas meja kami.

Wajahnya adalah topeng kemarahan dingin. Sifat posesifnya terpancar darinya dalam gelombang. Dia di sini bukan karena khawatir. Dia di sini karena 'miliknya' telah meninggalkan pekarangan tanpa izin.

"Kau pulang. Sekarang," perintahnya, suaranya tidak memberi ruang untuk bantahan. Dia mencengkeram lenganku, jari-jarinya menancap di kulitku.

Keesokan paginya, aku terbangun di kamar tamu. Lenganku memar di tempat dia mencengkeramku. Di meja nakas ada sebotol obat penghilang rasa sakit dan segelas air. Sebuah pengakuan bisu yang menyedihkan atas kebrutalannya.

Aku berjalan ke bawah. Pemandangan di dapur adalah lelucon yang kejam. Baskara menyiapkan sepiring obat penghilang rasa sakit untukku, tetapi dia telah menyiapkan hidangan mewah untuk Valentina—pancake, buah segar, jus jeruk. Dia merawat rasa bersalahnya padaku dan merawat perempuan itu dengan pesta. Sikapnya yang tidak peduli sungguh menakjubkan.

Aku berjalan ke meja, mataku terkunci dengan mata Valentina. Dia membuang muka, secercah ketakutan di matanya.

Aku membungkuk, suaraku adalah bisikan dingin yang pelan hanya untuk telinganya.

"Ini peringatan pertamamu dan satu-satunya. Jangan memprovokasiku lagi. Kau tidak tahu apa yang bisa kulakukan."

Aku menegakkan tubuh, menatap tatapan ngerinya. Dia melihat Ratu Mafia sekarang, dan dia pantas merasa takut.

Lanjut Nonton!
Ceritanya makin seru! Buka Aplikasi untuk lanjut membaca
Buka Semua Episode
Buka Situs Web Resmi

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Destination Reveange
8.3
Demi membalas dendam pada keluarga angkatnya, Jiang Shiqi memutuskan kembali ke Kekaisaran Ming. Namun, jalannya terhalang oleh Xuan Ming, seorang pangeran kejam tanpa belas kasih yang terobsesi memilikinya. Meski dipaksa tunduk, Shiqi keras kepala menolak perasaan sang pangeran. Saat malam pernikahan mereka yang dingin tiba, Shiqi justru menuntut perceraian dan berjanji akan pergi sejauh mungkin dari kehidupan pria keji itu untuk selamanya.
Sampul Novel Kisah Sang Penguasa
9.4
Fugaku rela menikahi Vior dari klan Diningrat demi menolong keuangan keluarga Vegas dan membalas budi Dimitri. Namun, pernikahan ini hanyalah siasat licik Vior untuk merampas rahasia bisnisnya. Di hari pernikahan, Fugaku disiksa, diracun, lalu dibuang ke laut. Setelah berhasil bertahan hidup secara ajaib, ia bangkit dan bergabung dengan pasukan elite Celestial di Kota Kastiya. Kini, penyintas misterius ini siap memulai lembaran baru kehidupannya.
Sampul Novel My Sweetheart is Nerd?
9.6
Shenia Ereshva, anak konglomerat yang aktif di geng motor penentang shadow economy, jatuh cinta pada Rafka, pemuda genius korban perundungan. Di balik kepolosannya, Rafka ternyata juga anggota geng motor. Mereka dipertemukan dalam misi besar meruntuhkan organisasi kuat bernama R Black. Di tengah tumpukan rahasia yang perlahan terungkap, mampukah cinta mereka bertahan tanpa mengacaukan misi berbahaya ini?
Sampul Novel Pembalasan Dendam Istri TKI
8.6
Bekerja di luar negeri, Mutia harus menahan kepedihan mendalam saat tahu suaminya berselingkuh dan menikah lagi. Rasa sakitnya kian tak terbendung ketika mendengar putri kesayangannya disiksa di rumah mereka sendiri. Begitu kembali ke Indonesia, Mutia menolak untuk terus menderita. Berbekal tekad kuat, ia menyusun rencana matang demi menuntut keadilan. Inilah saatnya bagi Mutia untuk membalas semua pengkhianatan dan kehancuran yang menimpa keluarganya.
Sampul Novel Pembalasan Dendam Seorang Ayah
9.3
Kebaikan putriku menolong orang tua ke ambulans berujung petaka di sebuah desa. Ketika aku berhasil melacak keberadaannya, ia telah meregang nyawa akibat pelecehan kejam. Kepedihan ini kian mendalam saat pelaku dibebaskan dari jerat hukum hanya karena dinyatakan mengidap gangguan jiwa. Menghadapi ketidakadilan ini, aku memilih jalan ekstrem. Aku memutuskan untuk ikut menggila dan sengaja menjadi pasien gangguan jiwa demi menuntut balas langsung kepada pembunuh putriku.
Sampul Novel Pemilik Hati Tuan Mafia
8.7
Hidup dalam penderitaan sejak kecil membuat Belle harus tegar menghadapi kejamnya dunia. Di tengah keterpurukan, ia menemukan jalan untuk membalas dendam kepada orang-orang yang telah menyakitinya. Bersama Albara, satu-satunya sosok pelindung yang ia percayai, Belle berusaha bangkit kembali. Meski trauma masa lalu membuatnya menutup diri dari cinta, keluarga, dan persahabatan, akankah kehadiran Albara mampu menyembuhkan hatinya dari bayang-bayang luka baru?